6 April 2026
Beranda blog Halaman 37647

PK Ditolak, Mary Jane Segera Dipindahkan ke Nusakambangan

Jakarta, Aktual.co — Terpidana mati warga negara Filipina Mary Jane Fiesta Veloso akan segera dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Wirogunan, Yogyakarta ke Pulau Nusakambangan, untuk menjalani eksekusi.
“Kita tinggal tunggu, nanti tinggal urusan jaksa. Nanti kalau jaksa memindahkan, kita terima, sudah kita siapkan,” kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jateng Yuspahruddin di Dermaga Wijayapura, Cilacap, Jumat (27/3).
Akan tetapi, dia enggan menyebutkan nama lapas di Pulau Nusakambangan yang bakal dihuni terpidana mati itu menjelang pelaksanaan eksekusi. “Nanti, masak dikasih tahu, orangnya saja belum datang.”
Kendati demikian, dia mengakui jika Mary Jane terlalu lama berada di Nusakambangan akan sangat riskan karena tujuh lapas di Pulau Nusakambangan tidak memiliki blok khusus perempuan.
Oleh karena itu, kata dia, pihaknya akan meminta agar pemindahan Mary Jane dilakukan beberapa hari sebelum pelaksanaan eksekusi sehingga terpidana mati tersebut tidak terlalu lama berada di dalam Lapas Pulau Nusakambangan.
“Ya seperti kemarin (saat pelaksanaan eksekusi tahap pertama pada tanggal 18 Januari 2015),” kata dia.
Mary Jane Fiesta Veloso yang terlibat kasus penyelundupan 2,6 kilogram heroin di Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta, merupakan salah satu terpidana mati yang akan segera dieksekusi oleh Kejaksaan Agung.
Terpidana mati asal Filipina yang menghuni Lapas Wirogunan itu pun mengajukan peninjauan kembali (PK) ke Pengadilan Negeri Sleman setelah grasinya ditolak oleh Presiden Joko Widodo. Akan tetapi, Mahkamah Agung menolak PK yang diajukan oleh Mary Jane.
 Oleh karena itu, Kejaksaan Agung akan segera memindahkan Mary Jane dari Lapas Wirogunan ke Pulau Nusakambangan untuk menunggu pelaksanaan eksekusi hukuman mati.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Pendudukan Ruangan Fraksi Golkar Atas Perintah JK?

Jakarta, Aktual.co — Keinginan Kubu Agung Laksono untuk menduduki fraksi Partai Golkar tak lain diduga atas perintah Wakil Presiden, Jusuf Kalla. Sebab, Jusuf Kalla tak punya bargaining terhadap Jokowi.
“Pak Jusuf Kalla gak bisa ngapa-ngapain terhadap Jokowi. Dengan menguasai Fraksi Golkar di DPR RI,  Pak JK punya daya tawar atau bargaining kepada Jokowi,” demikian sumber aktual.co di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat.
Menurut sumber itu, tak bisanya JK bermanuver karena adanya sosol Luhut Panjaitan.
“Gimana caranya JK bisa bermanuver dan menaikkan daya tawar, ya dengan menguasai fraksi Golkar,” sebut sumber itu.
Selain itu, sosok Surya Paloh juga ikut memberi andil perpecahan di tubuh Partai Golkar. Surya Paloh dan JK, kata sumber itu tengah bekerjasama menghancurkan Golkar.
“Kalau Surya Paloh karena dendam pribadi saat Munas III Partai Golkar di Pekanbaru Riau,” kata sumber tersebut.
Juga, kepentingan Surya Paloh adalah menjadikan Partai Nasdem bisa memenangkan Pemilu 2019.
“Paling tidak Nasdem masuk 3 besar. Caranya adalah dengan merusak Partai Golkar, karena Golkar terkenal solid,” sebut sumber itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Penyandang Tuna Rungu Dapat Alat Bantu Dengar Gratis

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, menggendong anak disela acara penyerahan alat bantu dengar di Gedung Aneka Bhakti, Kemensos, Jakarta, Jumat (27/3/2015). Kementerian Sosial dan Starkey Hearing Foudation mendonasikan alat bantu dengar telinga untuk penyandang disabilita rungu wicara. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Gelar Pameran Wisata, Astindo Fair 2015 Targetkan Transaksi Hingga Rp100 Miliar

Jakarta, Aktual.co — Untuk kali kelima, pameran wisata Astindo Fair kembali digelar. Astindo Fair 2015 sendiri telah resmi dibuka mulai hari ini di JIEXPO Kemayoran. Bagi Anda yang hobi berplesir, dapat mencari tiket promo berbagai destinasi dalam dan luar negeri dalam pameran ini.

Acara yang berlangsung dari 27-29 Maret ini dibuka oleh Elly Hutabarat selaku Ketua Astindo, dan dihadiri serta perwakilan dari Kemenpar, Kemenhub, serta BCA selaku bank partner, dan pelaku wisata lainnya.

“Astindo Fair 2015 diselenggarakan utamanya untuk menarik minat wisata masyarakat,” ujar Ketua Astindo, Elly Hutabarat pada pembukaan Astindo Fair 2015 di JIEXPO Kemayoran, Hall C, Jakarta, Jumat (27/3)

Dalam pameran ini, Asosiasi Tiket Penerbangan Indonesia menargetkan transaksi hingga Rp100 miliar atau naik 10 persen dibandingkan 2014 senilai Rp85 miliar. Ketua Panitia Penyelenggara Astindo Fair 2015 Anto Haditono dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (27/3) mengatakan dengan menargetkan Rp100 miliar, artinya pihaknya harus mampu mendatangkan hingga 85.000 pengunjung pada pameran yang diadakan di JIEXPO Kemayoran tersebut, dibandingkan 2014 dengan 75.000 pengunjung. “Sejalan dengan minat wisata masyarakat Indonesia yang terus meningkat, tahun ini diharapkan meningkat,” ujarnya, berharap.

Dia mengatakan selain diadakan di Jakarta, Astindo Fair juga diadakan di Surabaya yang akan dibuka pada 23-26 April 2015 untuk memenuhi minat dan kebutuhan masyarakat untuk berwisata, baik untuk liburan maupun bisnis. Anto mengatakan Astindo Fair 2015 diikuti oleh peserta 150 peserta pameran yang terdiri dari 51 agen perjalanan, 13 maskapai penerbangan, 17 badan promosi pariwisata internasional dan domestik (NTO) dan sisanya adalah perusahaan dari industri pendukung seperti hotel, wahana wisata, “cruise lines”, perlengkapan wisata, perbankan, asuransi perjalanan, telekomunikasi dan “media partner”.

Terdapat 13 maskapai yang tergabung dalam pameran tersebut, yaitu All Nippon Airways (ANA), Cathay Pacific Airways, China Airlines, Emirates, Eva Air, Garuda Indonesia, Malaysian Airlines, Qantas Airways, Qatar Airways, Saudi Arabian Airlines, Singapore Airlines, Thai Airways dan Turkish Arlines. Sementara itu, 17 NTO yang berpartisipasi, yakni dari Tiongkok, Dubai, Fiji, Hong Kong, Jepang, Kalimantan Timur, Keraton Kasepuhan Cirebon, Tanjung Lesung, Korea, Lombok-Sumbawa, Makau, Selandia Baru, Filipina, Sabah, Sarawak, Thailand dan Turki.

Ketua Astindo Elly Hurabarat mengatakan pameran yang kelima diharapkan bisa memfasilitasi kebutuhan masyarakat yang pola berwisatanya semakin terencana. “Diharapkan masyarakat Indonesia menjadi terbiasa untuk merencanakan perjalanan wisata sejak jauh hari, sehingga dapat memperoleh pengalaman berwisata yang aman, nyaman dan mengesankan,” tuturnya.

Staf Ahli Menteri Perhubungan Agus Edi Susilo dalam sambutannya mewakili Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan, bisnis tiket turut mengembangkan industri penerbangan Indonesia. “Saat ini harga tiket penerbangan semakin kompetitif dan memperluas pangsa pasar dan memiliki kontribusi besar terhadap industri penerbangan,” ucapnya.

Agus mengimbau dengan semakin bertumbuhnya industri penerbangan, maka para pelaku usaha tiket penerbangan tidak menampikkan aspek keselamatan bagi penumpang dengan mempertimbangakan, contohnya kondisi cuaca dan sebagainya. “Hak dan kewajiban penumpang harus terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.

Astindo Fair 2015 juga didukung oleh BCA yang memberikan penawaran dalam pembayaran tiket serta AIG Insurance Indonesia sebagai pendukung dalam menyediakan asuransi perjalanan gratis bagi pengunjung, baik domestik maupun luar negeri.

Artikel ini ditulis oleh:

Bahas Korupsi Sumber Daya Alam, KPK Temui DPD

Plt Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Taufiequrachman Ruki saat bertemu dengan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Irman Gusman di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (27/3/2015). Kedatangan KPK untuk membahas kasus korupsi di sektor sumber daya alam, juga membicarakan kesepakatan untuk memperbarui nota kesepahaman (MoU) yang sudah diteken pada 2006 silam. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Mabes Polri Berencana Pindahkan 12 WNI ke Panti Sosial

Jakarta, Aktual.co — 12 warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan otoritas Turki yang diduga terlibat kelompok radikal Islamic State of Irak and Syiria (ISIS),  telah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (26/3) malam.
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Rikwanto mengungkapkan 12 WNI itu langsung dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok setibanya di Jakarta.
“Untuk 12 WNI yang tadi malam baru datang dari Turki mereka langsung ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok,” kata Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (27/3).
ke 12 WNI itu, menurut Rikwanto, diperlakukan berbeda karena sebagian besar masih anak-anak. Mereka diberikan tempat layaknya sebuah pondok untuk beristirahat sambil diinterogasi seputar tujuan mereka pergi ke Turki dan keterkaitan mereka dengan kelompok ISIS.
“Karena dari mereka rata-rata anak kecil tata caranya juga berbeda. Lebih soft memperlakukan mereka. Jadi kami berikan pondok untuk istirahat sambil interogasi,” jelasnya.
Setelah dilakukan interogasi, sambung Rikwanto Mabes Polri berencana untuk memindahkan mereka ke Panti Sosial di daerah Cipayung, Jakarta Timur guna mendapat pembinaan dari berbagai pihak seperti Dinas Sosial dan Badan Nasioanal Pemberantasan Terorisme (BNPT).
Setelah itu, lanjut Rikwanton, merekan akan dipulangkan ke rumah mereka di Jawa Timur. Namun Rikwanto belum bisa memastikan waktu pemindahan itu karena masih dilakukan interogasi hingga saat ini.
“Rencananya hari ini akan dilimpahkan ke rumah sosial di Bambu Apus, Cipayung untuk tinggal sementara disitu sambil dikondisikan untuk dikembalikan ke keluarga di Jatim. Rencananya kalau tidak hari ini lusa,” demikian Rikwanto.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain