12 April 2026
Beranda blog Halaman 37684

Tingkatkan Transparansi Anggaran, Kemenag Terapkan Sistem Akutansi Akrual

Jakarta, Aktual.co —  Kementerian Agama menerapkan sistem akutansi pemerintahan berbasis akrual menggantikan sistem kas untuk meningkatkan transparansi anggaran dan salah satu upaya meraih predikat wajar tanpa pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan.

“Harapannya bisa memenuhi sisi-sisi akuntabilitas dan transparansi terkait akurasi keuangan yang lebih baik daripada sistem kas,” kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (27/3).

Seusai menghadiri acara “Kick Off Meeting Implementasi Akutansi Pemerintahan Berbasis Akrual pada Kementerian Agama Tahun 2015”, Lukman mengatakan sistem yang berangsur-angsur diterapkan di Kemenag itu penting.

Salah satu alasannya, Kemenag memiliki satuan kerja yang cukup luas bahkan terbesar dibanding kementerian lainnya. Apabila diterapkan dengan baik maka efeknya juga akan berdampak pada pelayanan masyarakat yang lebih baik lagi.

“Kemenag ini pertama di antara kemenyerian lain yang melaksanakan “kick off meeting” (pertemuan perdana) seperti ini. Dari 34 kementerian, Kemenag itu satuan kerjanya adalah yang terbesar sebanyak 3.484 satker,” kata Menag.

Menag mengatakan sistem akutansi akrual memiliki keuntungan lantaran membuat pencatatan laporan keuangan dan transaksi dilaksanakan pada saat peristiwa itu terjadi. Berbeda dengan sistem kas yang menerapkan pencatatan hanya saat uang tersebut diterima atau dibayarkan.

Pertemuan perdana penerapan sistem akrual di Kemenag itu sendiri diikuti oleh sejumlah satuan kerja kementarian seperti dari unit keuangan tingkat pusat hingga provinsi serta sejumlah pemangku kepentingan di lingkungan kementerian.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Komitmen Berantas Korupsi, DPD-KPK Gelar Pertemuan Tertutup

Jakarta, Aktual.co — Pimpinan DPD RI dan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi mengadakan pertemuan tertutup di ruang rapat Pimpinan DPD RI untuk membicarakan berbagai hal.
“Nanti semua komisioner KPK hadir, membahas berbagai isu karena masalah korupsi ini masalah kenegaraan,” kata Ketua DPD RI Irman Gusman di Gedung Nusantara III, Jakarta, Jumat (27/3).
Irman mengatakan, dalam pertemuan tersebut bakal membahas sejumlah isu dan pihaknya juga ingin berdiskusi tentang langkah-langkah pemberantasan korupsi.
Dia menjelaskan DPD sebagai lembaga negara mau mendengar apa langkah kerja KPK dalam upaya pemberantasan korupsi.
“Pertemuan ini merupakan permintaan dari KPK namun saya belum tahu persis apa yang akan dibahas,” ujarnya.
Dia memperkirakan kedatangan para komisioner KPK untuk bersama-sama berkomitmen memberantas korupsi sebagai musuh bangsa.
Ditegaskan, DPD tidak memiliki kepentingan politik praktis dan yang menjadi fokus adalah bagaimana mewujudkan pemerintahan yang bersih.

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden Jokowi Berharap Investor Tiongkok Kerjasama Kemaritiman

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo mengundang investor dari Tiongkok untuk bekerja sama di bidang kemaritiman karena kedua negara memiliki kesamaan visi di bidang tersebut. Undangan itu disampaikan Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok Le Keqiang di Great Hall of The People Beijing, Jumat (27/3).

“Saya mengajak dan menjajaki kemungkinan gagasan dan inisiatif, respon dari Tiongkok saya ingin sekali investor dari Tiongkok bisa berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur pelabuhan, galangan kapal, dan industri perikanan,” kata Presiden Jokowi.

Kepada PM Li, Presiden mengatakan pertemuan dengan Presiden Xi pada hari sebelumnya sangat produktif dan dalam kesempatan itu ditandatangani delapan MoU yang merupakan kemitraan strategis dan komprehensif antara Tiongkok dan Indonesia.

Menurut dia, kerja sama di bidang maritim telah dibicarakan antara kedua negara. “Indonesia dan Tiongkok punya misi yang sama, Tiongkok punya jalur sutera maritim dan Indonesia punya gagasan poros maritim dunia,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, PM Li Keqiang mengatakan Indonesia dan Tiongkok memiliki banyak kesamaan tradisi dan sama-sama ingin mendorong menciptakan perdamaian dunia. “Yang Mulia Presiden Joko Widodo adalah teman lama bagi saya, saya ingin bertukar pikiran,” kata PM Li.

Ia mengatakan kerja sama ekonomi bisa dilakukan di banyak bidang yang saling melengkapi termasuk di bidang infrastruktur, pertambangan, perikanan, dan lain-lain. “Ini mencerminkan Indonesia punya keinginan kuat untuk mendukung pengembangan perikanan dan perindustrian, karena syarat untuk menjadi negara modern prasyaratnya memajukan perindustrian,” katanya.

Ia mengaku Tiongkok memiliki teknologi yang bagus dan produktivitas tinggi dalam bidang infrastruktur dan perindustrian. “Kalau menggabungkan potensi yang dimiliki dalam bidang industri saya yakin akan membawa kemanfaatan bagi dua pihak. Kelebihan kami selain produksi besar, harga juga menarik. Kerja sama menggabungkan kelebihan dan potensi akan membawa dampak yang baik,” katanya.

Setelah bertemu dengan PM Li sekitar 20 menit, Presiden Jokowi menghadiri dan memberikan sambutan dalam Forum Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Tiongkok yang dihadiri para pelaku bisnis dari dua negara.

Forum yang juga digelar Great Hall of The People itu bertujuan untuk memperdalam kerja sama saling menguntungkan antara kedua negara dan tukar pikiran kesempatan pengembangan bisnis.

Artikel ini ditulis oleh:

Temui Wapres, CEO GE Electrik Bahas Minat Buat Pembangkit Listrik di Indonesia?

Jakarta, Aktual.co — Wakil Direktur GE dan Presiden & CEO GE Global Growth Jhon G Rice menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (27/3).

Rombongan yang menumpang tiga mobil tiba di Istana Wapres sekitar pukul 08.45 WIB dan langsung menuju gedung utama. Tepat pukul 09.00 WIB rombongan dari GE Electric ditemui Wapres Jusuf Kalla. Awak media diperkenankan untuk mengambil gambar saat rombongan dan Wapres bersalaman.

Pertemuan tersebut tidak berlangsung lama, sekitar 30 menit kemudian rombongan meninggalkan gedung. Tidak diketahui tujuan kedatangan rombongan perusahaan tersebut menemui Wapres karena rombongan tampak terburu-buru meninggalkan gedung. “Maaf kami ada acara lain,” kata CEO GE Electric Indonesia Handry Satriago saat dimintai keterangan oleh wartawan.

Wartawan yang mengejar rombongan sampai ke mobil tidak mendapatkan sedikitpun keterangan mengenai pertemuan tersebut.

Sementara itu sebelumnya, perusahaan penyedia komponen mesin industri General Electric (GE) ini pernah mengemukakan minatnya menjadi Independent Power Producer (IPP) atau pembuat pembangkit listrik swasta.  CEO GE Indonesia Handry Satriago mengatakan bahwa GE selalu berminat untuk menjadi lebih dari sekedar penyedia mesin turbin untuk pembangkit listrik. “Kami tidak tertutup ya, tapi kita harus liat dulu kondisi. Apakah GE jadi IPP sendirian? Tidak. Kita butuh lokal partner, sebagai another multinational sebagai partner,” ujar Handry di Bale Soto, Jakarta, Selasa (10/3).

GE, aku Handry, memang tertarik untuk berkontribusi dalam proyek pembangunan pembangkit listrik 35 ribu megawatt (mw) yang dicanangkan Pemerintah. Namun sebagai perusahaan penyedia komponen industri listrik, GE hanya mampu menyuplai mesin seperti turbin gas. Sementara untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan pembangkit listrik, perusahaannya harus berbentuk IPP.

“Spectrum-nya luas, kalau kita pembuat turbin, generator dan sebagainya. Tapi cuma jual alat, kontribusi ke Indonesia belum signifikan. Kalau ditanya mau gak IPP? Kita mungkin ingin tapi tidak besar. Kita open kalau harus exsist di Indonesia,” imbuhnya.

Seperti diketahui, tahun lalu GE berhasil mengakuisisi perusahaan IPP asal Prancis Alstom. Namun, Handry mengaku masih enggan untuk membahas tujuan dari akuisisi tersebut. “Terlalu dini untuk bicara itu, statement kita masih dalam proses. Belum banyak kita lakukan, kalau apakah kita ingin energi terbarukan yes, apa saja bio masa dan angin yang ingin kita introduce, dua hal ini fokus kita,” tegasnya.
 

Artikel ini ditulis oleh:

Ledakan ‘Hebat’, Gedung di Kota New York Ambruk dan Terbakar

Jakarta, Aktual.co — Sebuah gedung ambruk setengahnya dan yang lainnya terbakar di kota New York, karena sebuah ledakan. Warga di sekitar East Village Manhattan, dekat New York University, terpaksa diungsikan.

Layanan darurat berada di tempat kejadian mengatakan paling tidak satu orang mengalami luka parah. Tayangan langsung di TV Nasional setempat memperlihatkan api dan asap keluar dari gedung bertingkat lima. Sementara itu, petugas pemadam kebakaran bahu membahu memadamkan api pada bangunan.

Tim pemadam kebakaran mulai menyemprotkan api, tetapi harus bergerak mundur karena api terlalu kuat,  demikian lapor kantor berita setempat, WABC.

Stasiun tersebut melaporkan muncul kekhawatiran gedung lain juga akan ambruk. Dan, pengungsian di gedung-gedung sekitar sedang berlangsung.

New York Times melaporkan, lebih dari 100 petugas kebakaran dikirim ke tempat kejadian. Tim darurat mulai menerima sejumlah telepon tentang kebakaran pada sekitar pukul 15:17 waktu setempat.

Beberapa penelpon mengatakan mereka mendengar satu ledakan keras.

Artikel ini ditulis oleh:

Rebut Ruang Fraksi, Bamsoet: Kayak Preman Pasar

Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Fraksi Partai Golkar Munas Bali, Bambang Soesatyo seakan mengejek rencana tindakan dari kubu Agung Laksono yang rencannya akan melakukan mengambil alih kantor fraksi Partai Golkar pasca sholat Jumat, siang ini.
“Weleh..weleh… Emang dia siapa? Apa dia punya nyali? Kayak preman pasar saja mau main usir,” kata Bambang kepada wartawan dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (27/3).
Menurut Anggota Komisi III itu, kalau sudah diakui secara kelembagaan di DPR baru boleh bersikap kayak jagoan.
“Kalau sekarang ya belum bisa. Nanti Poltak Sitompul bilang, bisa di ketawain kodok,” celetuk Bendahara Umum DPP Golkar Munas Bali.
Untuk diketahui, Informasi dari Ketua DPP Ancol Bowo Sidik Pangarso, hari ini pasca jumatan kubu Agung akan mengambil alih fraksi Golkar. 

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain