13 April 2026
Beranda blog Halaman 37756

Disnakertrasn Tangerang Jembatani Buruh PT ACU Tuntut Uang Lembur

Jakarta, Aktual.co —  Aparat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, berupaya untuk menjembatani para buruh PT ACU di Kecamatan Curug yang menuntut tambahan uang lembur.

“Para buruh meminta sebesar Rp3.000 hingga Rp5.000 per jam karena sebelumnya hanya Rp2.500 per jam,” kata Kabid Pengawasan Ketenagakerjaan dan Industri Disnakertrans Pemkab Tangerang Marihot Marbun di Tangerang, Rabu (25/3).

Marihot mengatakan pihaknya berupaya menyelesaikan masalah tuntutan itu dan diupayakan untuk mendatangi ke lokasi pabrik.

Pernyataan tersebut terkait ratusan buruh PT ACU yang berada di Desa Cukang Galih, Kecamatan Curug melakukan demo Selasa (24/3) mereka menuntut kenaikan upah lembur.

Namun tuntutan buruh tersebut dianggap wajar karena sebelumnya pengusaha pernah menjanjikan untuk membayar.

Buruh pabrik yang memproduksi lemari untuk pendingin daging dan buah-buahan juga meminta agar manajemen mempekerjakan kembali sebanyak 15 rekannya yang kena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Para buruh menyesalkan kebijakan pimpinan pabrik melakukan PHK terhadap belasan pekerja yang pernah aktif mengikuti kegiatan serikat pekerja.

Dia mengatakan tuntutan buruh itu telah sesuai aturan yang berlaku yakni Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.102 tahun 2004 tentang Waktu Kerja Lembur dan Upah Kerja Lembur.

Dia menambahkan perlu memanggil pimpinan perusahaan untuk mengetahui masalah sebenarnya yang terjadi termasuk tentang tuntutan uang lembur itu.

“Bila tidak bersedia dipanggil, maka kami yang mendatangi pabrik itu untuk klarifikasi masalah,” katanya.

Sementara itu, Mn (30) seorang buruh PT ACU mengatakan selama tuntutan uang lembur tidak dinaikan pengusaha, maka mereka enggan bekerja.

Pendapat Mn tersebut dibenarkan oleh Sy (34), buruh lainnya yang juga meminta agar identitas dirinya menggunakan inisial, bahwa mereka menagih janji pengusaha untuk menaikan uang lembur.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Kanada Perluas Serangan Udara Terhadap ISIS

Jakarta, Aktual.co —  Kanada akan memperluas serangan udara terhadap kelompok yang menamakan diri Negara Islam (atau ISIS) di Suriah, kata Perdana Menteri (PM), Stephen Harper.

“Pandangan kami adalah, ISIL (ISIS) seharusnya tidak memiliki tempat aman di Suriah,” kata Harper di depan Majelis Rendah negaranya.

Misi Kanada terhadap ISIS juga akan diperpanjang satu tahun, melebihi pemilihan umum bulan Oktober sampai dengan tahun 2016 mendatang.

Pemimpin oposisi mengecam Harper, karena melibatkan Kanada dalam sebuah perang tanpa tujuan yang jelas.

Tindakan tersebut berarti Kanada akan menjadi negara NATO pertama, selain Amerika Serikat, yang melakukan penyerangan di dalam Suriah.

ISIS menguasai wilayah di kedua wilayah perbatasan Irak-Suriah, dan AS meningkatkan serangan udara terhadap kelompok militan ke Suriah pada bulan September.

Aksi ini digabungkan dengan serangan sejenis oleh Bahrain, Arab Saudi, Yordania dan Uni Emirat Arab (UEA).

Perdana Menteri Kanada mengumumkan, perubahan tersebut sementara dirinya meminta dilakukannya pemungutan suara di Majelis Rendah pada Selasa (24/03) kemarin.

Artikel ini ditulis oleh:

Jual Dekat SMA, Ratusan Botol Miras Disita

Makasar, Aktual.co — Sebanyak 242 botol minuman keras kembali disita oleh aparat gabungan yang dibentuk oleh Satuan Polisi  Pamong Praja (Satpol PP)  Kota Makassar.
Minuman keras tersebut disita di toko Kudus jalan taman makam Pahlawan, Makassar, Selasa (24/3).
Kasatpol PP kota Makassar, Iman Hud mengatakan, pihaknya terus aktif melakukan razia penjualan minuman keras sebagai bentuk penegakan Peraturan Daerah (Perda) yang ditetapkan oleh pemerintah kota Makassar. 
“Ini dalam rangka penegakan  Perda nomor 4 tahun 2014 tentang pengawasan dan pengendalian pengadaan, peredaran dan penjualan minuman beralkohol,” tutur Iman.
Iman menjelaskan, dalam perda tersebut telah diatur dan dijelaskan bahwa penjualan minuman keras hanya diperbolehkan di lima lokasi. Yakni hotel, karaoke, bar, pub dan diskotik. “Selain 5 lokasi tersebut dilarang,” tegasnya.
Dalam razia kali ini, sebanyak 20 personil petugas satpol diterjunkan untuk menyita minuman keras di toko yang berdampingan dengan SMAN 5 Makassar.
“Ironisnya lokasi penjualan  berdampingan dengan sekolah. Ini bahaya, tidak menutup kemungkinan ada anak sekolah disitu beli. Penyitaan ini kami lakukan berkat aduan dari masyarakat di sekitar lokasi penjualan,” kata Iman.
Lebih lanjut Iman menegaskan, bahwa pemilik toko tersebut terancam   hukuman maksimal 3 bulan penjara dan denda 50 juta. 
Adapun jenis miras yang disita antara lain, Draft BGGR Bali Hai 23 botol, Anker Beer 168 Botol, Guinnes Bir Hitam 11 botol dan Panther stout 40 botol.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Usaha Hiburan Malam  (AUHM) kota Makassar, Sulkarnaen Ali Naru, saat dikonfirmasi mengatakan, sangat mendukung langkah pemerintah dalam penegakan perda guna mewujudakan kota yang lebih nyaman. 
“Intinya kami mendukung upaya penegakan perda yang selama ini dilakukan,”tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Densus Bekuk Penyandang Dana ISIS Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Mabes Polri membenarkan bahwa personel Detasemen Khusus 88 Polri telah menangkap seorang terduga pengikut Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Malang, Jawa Timur, Rabu (25/3)
Berdasarkan informasi, ‎satu orang pengikut ISIS bernama Helmi Alamudi (51) itu ditangkap sekitar pukul 10.00 WIB pagi tadi. Yang bersangkutan tinggal di Jalan Soputan 2 RT 01 RW 01 Kelurahan Karang Besuki, kecamatan Sukun, Malang.
Helmi diduga penyandang dana yang berperan untuk memberangkatkan sejumlah WNI dari Jawa Timur ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS. ‎
Helmi ini adalah kelompok Salim Mubarok dan abu Jandal, salah satu pimpinan ISIS di Suriah yang sempat menantang Panglima TNI Jenderal Moeldoko beberapa waktu lalu melalui video di Youtube beberapa waktu lalu.
Kepala Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Anton Charliyan mengatakan bahwa penangkapan satu orang terduga teroris tersebut terkait dengan penangkapan sejumlah terduga pengikut ISIS sebelumnya di berbagai tempat.
“Iya benar, memang ada operasi tim Densus di Jawa Timur,” ujar Anton, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (25/3).
Dikatakan Anton, pihaknya sudah menangkap enam terduga pengikut ISIS. Dari enam orang itu, empat di antaranya diduga kuat terlibat mendanai pemberangkatan warga negara Indonesia untuk berperang di Suriah.
Polisi sebelumnya menggerebek sejumlah rumah terduga teroris di Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, Bekasi, dan Bogor pada Sabtu dan Minggu (21-22/3). Menurut Polri, mereka yang ditangkap diyakini berperan menyebarkan paham ISIS.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

DPR: Waspada Gejala Separatisme Muncul di Papua dan Aceh

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Siddiq mengingatkan bahwa separatisme jauh lebih berbahaya bagi kedaulatan Indonesia dibanding terorisme.
Teroris, menurut dia tidak punya cara sistematis yang bisa mengganggu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dibandingkan separatisme yang membahayakan kedaulatan negara.
Karena itu, terkait kedaulatan NKRI, isu separatisme jauh lebih berbahaya daripada isu terorisme. “Teroris tidak punya sistem yang bisa mengganggu kedaulatan NKRI tapi para separatis menggunakan segala cara untuk mengganggu NKRI,” ujar Mahfudz, Rabu (25/8).
Dia pun mencontohkan kekhawatirannya ketika Komisi I berkunjung ke Aceh dan bertemu para “stakeholder” di sana. “Para ‘stakeholder’ mulai membiasakan diri untuk mengucapkan bahwa ada pemerintahan kami dan Pemerintah Indonesia,” katanya.
Terminologi ini mulai dipopulerkan dan akan menghidupkan bibit separatisme.
“Kedua, masalah Papua, ada isu perpanjangan kontrak Freeport dan lain-lain. Saya rasa pemerintah harus cermat. Karena bagaimanapun Amerika Serikat punya kepentingan terhadap keberadaan Freeport,” katanya.
Selain itu, mereka juga memanfaatkan isu Melanisia bersama Papua Nugini, Vanuatu, Fiji dan Salomon Island. “Padahal kalau mau melihat justru suku Melanisia paling banyak ada di Indonesia, selain Papua juga ada di Maluku dan NTT,” katanya.
Jadi, kata politisi PKS itu, seharusnya yang berhak mengklaim sebagai suku Melanisia itu Indonesia. “Mereka mau membangun sentimen ras. Ini tidak boleh,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Vaksinasi Musiman Bisa Berikan Perlindungan dari Virus Flu Burung?

Jakarta, Aktual.co —Sebuah studi baru menunjukkan vaksinasi flu musiman memberikan sedikit perlindungan  dari virus flu burung.
 
Peneliti dalam studi tersebut mengamati 28 orang yang telah menerima suntikan flu tahunan sejak tahun 2007 lalu, dan mengukur tingkat antibodi mereka, yang merupakan protein dalam sistem kekebalan tubuh yang mengikat patogen untuk membuat mereka tidak berbahaya.
 
Para peneliti secara khusus melihat 83 antibodi yang dikenal untuk mengikat ‘H3N2’, flu yang termasuk dalam vaksin flu musiman.

Mereka menemukan, bahwa sebagian kecil dari antibodi ini sekitar tujuh persen mampu mengikat virus flu H7N9, dimana flu burung yang pertama kali muncul di Tiongkok pada tahun 201.  Sejauh ini, virus tersebut telah  menyerang ratusan orang dengan tingkat kematian sekitar 30 persen.
 
Namun demikian, cara itu tidak diketahui apakah tingkat antibodi terlihat pada peserta penelitian akan cukup untuk memberikan perlindungan penuh terhadap infeksi H7N9.

“Saya menduga bahwa vaksinasi dengan vaksin flu musiman tidak akan sepenuhnya melindungi dari H7N9, tetapi jika mereka divaksinasi tidak terinfeksi virus, ini ‘reaktif’ antibodi dapat meningkatkan kondisi mereka. Misalnya, dengan mengurangi berapa lama mereka sakit atau bagaimana mereka sakit,” urai Profesor Kedokteran dari University of Chicago, Patrick Wilson,

Studi tersebut juga menemukan, bahwa dari tujuh  persen dari antibodi yang terikat H7N9, mampu sepenuhnya menetralisir virus. Kemudian, para peneliti memberi antibodi ini pada tikus sebelum menginfeksi tikus dengan dosis mematikan yakni virus H7N9. Tikus yang mendapat antibodi selamat, tapi tikus yang tidak mati karena infeksi.
 
Alasan lain, bahwa beberapa antibodi yang mampu menetralisir kedua virus flu musiman dan virus flu burung kemungkinan besar karena antibodi ini mengikat ‘batang’ dari virus flu.

“Jika kita bisa berhasil menemukan antibodi ini, kita bisa memiliki vaksin influenza yang lebih baik,” kata Wilson.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain