12 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37818

Fadel: Kriminal, Menkumham Manipulasi Putusan MPG

Jakarta, Aktual.co — Keputusan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly yang mengakui keabsahan Munas Ancol sebagai pengurus DPP Partai Golkar yang sah, menuai kritik keras dari pihak Aburizal Bakrie (Ical).
Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Fadel Muhammad menilai pernyataan dalam putusan menkumham lebih bersifat politis dan manipulasi.
“Ini (putusan Menkumham) manipulasi, sehingga harus dibawa ke ranah pidana ini orang (Yasonna),” ucap Fadel, usai menggelar rapat internal DPP Partai Golkar Munas Bali, di ruang Candi Pawon I, Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (10/3).
Dirinya mengkritisi pernyataan menkumham yang menjadikan putusan Mahkamah Partai Golkar sebagai dasar untuk menyatakan kepengurusan Agung Laksono sah. Padahal, ketua MPG, Muladi, menyatakan tidak memenangkan dua kubu yang berseteru.
“Mahkamah Partai katakan tidak. Kalau menkumham manipulasi keputusan MP maka dia kriminal. Kita mau laporkan itu dan bergerak sekarang. Semua daerah sekarang sedang melaporkan ke polisi. Kok seorang menteri memutuskan begini,” ucap dia.
Pihaknya akan melakukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) bila nantinya akta notaris kepengurusan Partai Golkar kubu Agung Laksono diserahkan ke kemenkumham dan keluar SK.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Dugaan Korupsi UPS, Polisi Garap Alex Usman

Jakarta, Aktual.co — Penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya terus menyelidiki kasus dugaan korupsi pengadaan Uninterrupted Power Supply (UPS) tahun 2014.
Kali ini, penyidik Sub Direktorat Tindak Pidana Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Kasie Sarana dan Prasarana (Sarpras) Suku Dinas Dikmen Jakarta Barat, Alex Usman sekaligus sebagai pemenang kontrak atas pengadaan UPS tersebut.
“Mereka dari pemenang kontrak, lalu AU yang kemarin tidak bisa hadir, hari ini akan hadir, dan ada beberapa lagi,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Pol Martinus Sitompul saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (10/2).
Berdasarkan informasi Alex memenuhi panggilan sekitar pukul 14.30 WIB. Namun, hingga pukul 20.45 WIB, dia belum juga selesai digarap penyidik.
“Masih ada didalam”, ujar sumber yang keluar dari ruang Unit II & IV Sat V/ Korupsi Dit Reskrimsus Polda Metro.
Selain Alex Usman, penyidik juga menjadwalkan memeriksa 3 orang lainnya sebagai saksi atas kasus tersebut. Dari pemeriksaan ini, Martinus mengatakan masih perlu pendalaman untuk kasus ini. Hasilnya pun, tambah dia, belum bisa dipublikasikan saat ini.
“Masih pendalaman, hasilnya belum bisa dipublikasikan,” tutupnya.
Sebanyak 22 saksi telah dipanggil dalam kasus pengadaan UPS 2014. 15 Saksi dilakukan Jumat lalu dan hari ini diperiksa 7 saksi. 2 Di antaranya dari Suku Dinas Pendidikan, mantan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat Alex Usman, dan mantan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat Iip Saifuddin.
Kasus UPS menjadi sorotan sejak Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menuding pengadaannya dalam APBD DKI Jakarta sebagai ‘anggaran siluman’. Dia curiga, ada penggelembungan dana dan rekayasa anggaran.
Dalam APBD 2015 menyebut pengadaan UPS untuk sekolah-sekolah mencapai miliaran rupiah. Padahal harga yang diungkapkan oleh Gubernur Ahok tidak mencapai angka Rp 200 juta.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Mangkir, Pengacara Belum Pastikan Samad Hadiri Pemeriksaan

Jakarta, Aktual.co — Tim kuasa hukum Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak aktif, Abraham Samad belum bisa memastikan kehadiran kliennya untuk menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.
“Belum tahu, apakah Pak Abraham Samad bisa hadir atau tidak. Tim kuasa hukum sementara melakukan diskusi soal pemeriksaan lanjutan Abraham Samad,” ujar salah satu anggota tim kuasa hukumnya, Abdul Azis di Makassar, Selasa (10/3).
Dia mengatakan, dirinya bersama anggota kuasa hukumnya yang lain terus melakukan koordinasi dengan Abraham di Jakarta untuk membahas agenda lainnya.
Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar itu juga mengaku jika ketidakhadiran Abraham dimanfaatkan oleh tim kuasa hukumnya yang lain untuk melakukan pertemuan di Kantor Anti Corruption Committe (ACC) sambil mengevaluasi langkah-langkah selanjutnya.
Dalam rapat itu dihadiri oleh Adnan Buyung Azis (Direktur LBH Makassar), Abdul Muthalib (Direktur ACC Sulsel), Abdul Kadir Wokanubun (Sekertaris ACC Sulsel, dan Abdul Azis (Direktur YLBHM).
Sebelumnya, Selasa (17/2), Polda Sulsel mengumumkan status tersangka Ketua KPK nonaktif Abraham Samad dalam kasus pemalsuan dokumen administrasi kependudukan.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Pertemuan Komnas HAM dan Plt Kapolri Tak Bahas BW

Jakarta, Aktual.co — Komisioner Komisi Nasional Hak Azasi Manusia Siti Noor Laila, menyatakan pertemuan dengan Plt Kapolri Badrodin Haiti dan tim sembilan, tidak membahas soal wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi non aktif Bambang Widjojanto.
Hal itu dikatakan Siti dikantor komnas HAM, Jl. Latulahari, Jakarta Pusat, Selasa(10/3).
“Tadi tidak ada, Tidak dalam konteks,” ujar dia, di Kantornya, Jakarta, Selasa (10/3).
Menurut dia, pada pertemuan itu, hanya dibahas soal somasi yang dilayangkan oleh kuasa hukum penyidik bareskrim mabes polri.
“Tapi dalam kontek ini kan beberapa orang direskrim memberikan kuasa pengacara itu, yang kemudian memberi somasi,” Kata Siti.
Ia menambahkan, dalam pertemuan itu pihaknya mendapat beberapa masukan dan akan mendiskusikan langkah-langkah selanjutnya terkait somasi tersebut.
“Kemudian Beliau (Badrodin)  mendengarkan seluruh masukan dan akan jadi pertimbangan di polri,” tambah Siti.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Polemik Cilamaya, SKK Migas Usulkan Pemerintah Bangun Pelabuhan di Balongan

Jakarta, Aktual.co — SKK Migas menyarankan kepada Pemerintah agar memindahkan lokasi pembangunan Pelabuhan yang semula di Cilamaya, Jawa Barat menjadi ke Balongan di Indramayu, Jawa Barat. Hal ini dianggap solusi guna menghindari terganggunya kegiatan operasional dari anak usaha PT Pertamina (Persero).

Vice President Management Representative SKK Migas Elan Biantoro mengatakan bahwa di Balongan sendiri saat ini telah berdiri sebuah pelabuhan kecil sehingga pemerintah tidak perlu menggelontorkan dana besar.

“SKK mengusulkan bangun didekat Balongan. Jadi kita punya tanker lewat situ juga. Kita tinggal lebarin aja pelabuhannya, tidak perlu investasi lebih mahal di Cilamaya. Harusnya alternatif itu jalan,” kata Elan di Jakarta, Selasa (10/3).

Menurutnya, banyak kerugian yang akan timbul jika pemerintah tetap bersikeras ingin mewujudkan pembangunan Pelabuhan Cilamaya. Salah satunya, pemasukan negara dari Pertamina sebesar 40 ribu barel per hari (bph) akan lenyap.

“Pasokan listrik ke Muara Karang berkurang, pabrik semen mati, pabrik pupuk mati. Belum lagi pemasukan 40 ribu bph untuk negara, jadi kan kira-kira USD2 miliar per hari, atau satu bulan itu sekitar USD750 miliar,” ungkapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Wagub DKI: Pembangunan “Flyover” Solusi Kemacetan

Jakarta, Aktual.co — Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, pembangunan jalan layang atau “flyover” khusus transjakarta rute Kapten Tendean-Blok M-Ciledug merupakan salah satu solusi mengurangi kemacetan lalu lintas di ibu kota.

“Jalan layang ini memang khusus untuk bus transjakarta karena kepadatan lalu lintas di sepanjang Ciledug hingga Blok M disebabkan oleh banyaknya kendaraan pribadi. Jadi, jalan layang ini merupakan salah satu upaya mengurai kemacetan itu,” kata Djarot di Jakarta, Selasa (10/3).

Menurut dia, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ingin menekan tingkat penggunaan kendaraan pribadi dan lebih meningkatkan penggunaan transportasi masal untuk mengurangi kemacetan lalu lintas.

“Dengan dibangunnya jalan layang khusus bus transjakarta itu, maka kita ingin mengurangi mobilitas warga yang menggunakan kendaraan pribadi dan lebih memprioritaskan transportasi masal. Kalau ‘flyover’ ini tidak dibangun, maka masalah kemacetan tidak akan berakhir,” ujar Djarot.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Yusmada Faizal menambahkan, jalan layang tersebut nantinya akan memiliki total panjang 9,3 kilometer yang terbentang dari Ciledug, perbatasan Jakarta dan Tangerang, menuju Blok M hingga Jalan Kapten Tendean.

“Selain itu, proses pembangunan jalan layang khusus bus transjakarta itu juga akan berdampak terhadap kemacetan arus lalu lintas di wilayah sekitarnya. Sehingga, kami mohon pengertiannya kepada seluruh pengguna jalan,” katanya.

Pembangunan ‘flyover’ khusus transjakarta itu terbagi dalam delapan paket dan dikerjakan oleh kontraktor yang berbeda-beda.

Paket tersebut adalah Tendean (1.000 meter) dikerjakan PT Adhi Karya, Santa (1.250 meter) oleh PT Yasa Patrisia Perkasa, Trunojoyo (1375 meter) oleh PT Jaya Kontruksi dan Taman Puring (1.200 meter) oleh PT Hutama Karya.

Kemudian, paket Kebayoran Lama (1.300 meter) yang dikerjakan oleh PT Pembangunan Perumahan, Kostrad (1.400 meter) oleh PT Istaka Karya CO bersama dengan PT Agra Budi, Ciledug (1.500 meter) oleh PT Waskita Karya dan Seskoal (1.500 meter) oleh PT Wijaya Karya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain