16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 37861

Jalan MH Thamrin Macet, Jalur Larangan Motor Tak Berlaku

Jakarta, Aktual.co — Kebakaran yang melanda Wisma Kosgoro Thamrin, Jakarta Pusat tidak hanya melumpuhkan aktivitas perkantoran di Wisma tersebut serta kemacetan. Dari pantauan Aktual.co, larangan motor melintas di kawasan Thamrin juga tidak berlaku hari ini  Selasa, (10/3).
Bundaran HI yang biasanya jadi titik akhir bagi pengendara motor terpaksa ditutup untuk parkir mobil pemadam. Petugas kepolisian yang berjaga pun tampak membiarkan motor-motor melintas bebas melewati kawasan yang seharusnya terlarang.
Sampai saat ini, petugas pemadam kebakaran masih terus menyemprotkan air ke lantai atas Wisma Kosgoro yang hangus terbakar. Meski nyala api sudah tak nampak, kepulan asap masih membumbung tinggi keluar dari jendela-jendela gedung yang rontok karena api.

Artikel ini ditulis oleh:

Besok, Bambang Widjojanto Dijadwalkan Bersaksi untuk Zulfahmi

Jakarta, Aktual.co — Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim) kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap Bambang Widjojanto, Rabu (11/3) besok. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi nonaktif itu bakal diperiksa sebagai saksi.
“Ya Rabu besok, BW akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Z (Zulfahmi),” kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Kombes Pol Victor Edi Simanjuntak, Selasa (10/3).
BW dalam pemeriksaan besok diharapkan hadir. Pasalnya sesuai jadwal, BW dipanggil sebagai saksi tersangka Zulfahmi pada Senin (9/3) kemarin. Namun, BW mangkir dengan alasan jadwal yang padat. Sehingga BW meminta penyidik kembali menjadwalkan ulang.
Sepert diketahui, BW akan diperiksa soal, kasus yang sama yakni dugaan mengarahkan saksi memberikan keterangan palsu di sidang MK pada 2010 lalu soal sengketa Kotawaringin Barat.
Peranan tersangka Zulfahmi sebagai koordinator saksi saat sidang di MK. Dan, memang keterangan BW sangat dibutuhkan sebagai saksi dalam tersangka Zulfahmi.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Kemenkumham: Persiapan Ruang Isolasi Nusakambangan 100 Persen

Jakarta, Aktual.co — Persiapan Pulau Nusakambangan, Cilacap, sebagai tempat eksekusi terpidana mati telah mencapai 100 persen. Maka dalam hal ini, eksekusi mati dalam waktu dekat akan segara dilaksanakan.
“Kami sudah siap 100 persen sejak tanggal 28 Februari. Tinggal tunggu hari H, itu urusannya Jaksa Agung,” kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jateng Yuspahruddin saat dihubungi, Selasa (10/3).
Dalam hal ini, kata dia, pembuatan sekat untuk ruang isolasi di Lembaga Pemasyarakatan Besi, Pulau Nusakambangan, sudah selesai. Maka dalam hal ini, tidak benar jika ada kabar bahwa Nusakambangan belum siap.
“Pemasyarakatan sudah siap, lapas di Nusakambangan sudah siap ‘full’. Kalau masalah PK (peninjauan kembali) dan gugatan PTUN (pengadilan tata usaha negara) bukan urusan kami, itu urusan kejaksaan.”
Disinggung mengenai sejumlah truk pengangkut material yang masih terlihat keluar masuk Nusakambangan, Yuspahrudin mengatakan bahwa material itu tidak ada kaitannya dengan persiapan eksekusi.
Menurut dia, material yang diangkut truk-truk itu digunakan untuk kegiatan pemeliharaan sejumlah lapas di Pulau Nusakambangan.
“Saat ini kan awal tahun, mungkin ada anggaran untuk perbaikan di lapas-lapas. Itu tergantung kalapasnya dan sekarang ini ada pemeliharaan.”
Saat ditanya mengenai kemungkinan telah adanya surat pemindahan terpidana mati warga negara Filipina Mary Jane Fiesta Veloso dari Lapas Wirogunan (Yogyakarta) ke Nusakambangan, dia mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima pemberitahuan itu.
“Belum, belum ada,” katanya.
Kejaksaan Agung beberapa waktu lalu merilis 10 nama terpidana mati kasus narkoba yang akan dieksekusi, yakni Andrew Chan (warga negara Australia), Myuran Sukumaran (Australia), Raheem Agbaje Salami (Nigeria), Zainal Abidin (Indonesia), Serge Areski Atlaoui (Prancis), Rodrigo Gularte (Brasil), Silvester Obiekwe Nwaolise alias Mustofa (Nigeria), Martin Anderson alias Belo (Ghana), Okwudili Oyatanze (Nigeria), dan Mary Jane Fiesta Veloso (Filipina).
Eksekusi tersebut direncanakan akan dilaksanakan serentak di Pulau Nusakambangan pada waktu yang belum ditentukan. Akan tetapi hingga saat ini, Mary Jane Fiesta Veloso masih berada di Lapas Wirogunan, Yogyakarta, karena masih menunggu putusan sidang PK di Pengadilan Negeri Sleman.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Bursa AS Sukses Ditutup di Zona Hijau

Jakarta, Aktual.co — Bursa Amerika Serikat berhasil ditutup di zona hijau pada akhir perdagangan Senin (9/3) waktu AS (atau Selasa dinihari WIB).

Indeks Standard & Poor 500 berhasil menguat 0,39 persen ke level 2.079,43. Sementara itu, Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 0,78 persen ke level 17.995.72.

“Ada perasaan yang lebih baik terkait dunia dan Eropa,” kata Kepala Investasi Philadelphia Trust Co Richard Sichel,  demikian dilansir dari Bloomberg, Selasa (10/3).

Sementara itu, tambah ia, masih ada kekhawatiran akan kemungkinan dinaikannya suku bunga tahun ini oleh Bank Sentral AS Federal Reserve (The Fed).

The Fed sendiri dijadwalkan akan menggelar rapat pada 17-18 Maret 2015 mendatang.

Artikel ini ditulis oleh:

Kejati Tetapkan Dua Tersangka Kasus Bintek DPRD Jambi

Jakarta, Aktual.co — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menetapkan dua orang tersangka terkait kasus dugaan korupsi dana Bimbingan Teknis (Bintek) DPRD Kota Jambi periode 2009-2014 senilai sebesar Rp 2,7 miliar.
Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jambi, Elan Suherlan mengatakan, kedua tersangka dugaan korusi dana Bintek DPRD Kota Jambi itu adalah berinisial R dan J.
“Setelah kasusnya ditingkatkan ke penyidikan maka kita telah tetapkan dua orang tersangka, pertama inisialnya Ir R, dan kedua J SH,” kata Elan di Jambi, Selasa (10/3).
Keduanya diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dengan kerugian negara kurang lebih untuk sementara hasil perhitungan penyidik sebesar Rp 600 juta.
Dalam hal ini terungkap bahwa modus yang dilakukan kedua tersangka adalah melakukan kegiatan fiktif yaitu bimbingan teknis. Selain itu ada juga penyalahgunaan anggaran dengan berhubungan kegiatan tersebut.
Dalam kasus juga ada Surat Perjalanan (SPJ) yang fiktif dalam menggunakan anggaran Bintek tersebut.
Elan juga mengatakan, dalam penggunaan anggaran tersebut, R merupakan pengguna anggaran, sedangkan J sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).
Untuk saat ini R masih menjabat sebagai Sekretaris DPRD Kota Jambi sedang J yang saat ini menjabat Kabag Keuangan DPRD Kota Jambi.
Penyidik Kejati Jambi dalam waktu dekat ini akan segera memeriksa saksi-saksi untuk melengkapi berkas perkara kedua tersangka.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Anggota Pramuka Dikenalkan Habitat Puspa Langka Rafflesia

Jakarta, Aktual.co — Komunitas Pemuda Padang Guci Peduli Puspa Langka Kabupaten Kaur, Bengkulu mengenalkan habitat puspa langka rafflesia ke anggota pramuka dari berbagai sekolah di daerah itu.

“Ratusan anggota pramuka dari 10 sekolah sudah kami kenalkan ke habitat rafflesia arnoldii dengan harapan mereka turut melestarikan,” kata Koordinator Komunitas Pemuda Padang Guci Peduli Puspa Langka Kabupaten Kaur, Bengkulu, Noprianto di Bengkulu, Selasa (10/3).

Ia mengatakan selain anggota pramuka, siswa yang bergabung dalam organisasi pecinta alam juga dikenalkan untuk melestarikan habitat bunga langka itu.

Anggota pramuka yang sudah berkunjung ke habitat bunga rafflesia di hutan Kabupaten Kaur tersebut yakni pramuka SMKN 3, SMKN 5, SMPN 1 Tanjung Ganti, MTsN 1 Kelam Tengah, SMPN 1 Padang Guci Hulu, Pramuka Siaga SDN 08 Desa Manau Sembilan serta SMPN 1 Kaur Utara.

Sedangkan, siswa pecinta alam yang mengunjungi habitat puspa langka di sekitar Desa Manau Sembilan, Kecamatan Padang Guci tersebut yakni Pasukan Pecinta Alam (Paspala) SMAN 4 Kaur Utara dan Siswa Pecinta Alam dari SMAN 2 Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan.

“Kami berharap siswa dapat mengenal keunikan flora dari daerahnya sendiri, termasuk rafflesia yang memiliki habitat di hutan Bengkulu,” ujar dia.

Noprianto mengatakan, hasil pemetaan komunitas itu, ada tiga lokasi habitat rafflesia di wilayah Kabupaten Kaur yakni dua titik di hutan sekitar Sungai Penangkulan Manau Sembilan Padang Guci Hulu dan di hutan Sakaian Mayan.
Ada dua jenis rafflesia yang tumbuh di wilayah itu yakni Rafflesia arnoldii dan jenis Rafflesia bengkuluensis.

Pengenalan habitat puspa langka kepada generasa penerus itu menurut Nopri untuk menggugah kepedulian mereka melestarian flora langka dan khas Bengkulu.

“Kami juga menyampaikan kepada masyarakat tentang bunga langka dan berharap mereka turut melindungi puspa kebanggaan Bengkulu itu,” tambahnya.

Pembina Pramuka SMPN 1 Kaur Utara, Aslin yang membawa 60 anggota pramuka dari sekolah itu mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan komunitas puspa langka Padang Guci.

“Ini sangat positif untuk mengenalkan flora fauna dan habitatnya yang perlu dilestarikan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain