4 April 2026
Beranda blog Halaman 37866

Tuding Pengelola Tak Becus, Menpora Nafsu Ambil Alih GBK

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, sangat bernafsu untuk mengambil alih pengelolaan kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Menpora menuding, pengelola saat ini yang dipegang oleh Pusat Pengelolaan Kawsan Gelora Bung Karno (PPKGBK), yang dipimpin oleh Raja Parlindungan Pane, tidak becus.

Gigihnya Menpora untuk mengambil alih pengelolaan kawasan GBK, karena beberapa hari belakangan, ramai di media sosial dan pemberitaan terkait penggunaan Stadion Utama Gelora Bung Karno yang akan dipakai untuk menggelar konser boy band One Direction.

Padahal, dua hari berselang, SUGBK akan digunakan untuk menggelar kualifikasi Piala AFC U-23, mulai 27-31 Maret.

“Ini menjadi kegalauan saya jika ada perebutan pemakaian stadion,” kata Politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu di kantornya, Jakarta, Kamis (19/3).

Menpora berdalih, jika stadion GBK menjadi kewenangan Kemenpora, tentunya akan lebih mudah untuk mengelola dan mengembalikan fungsi stadion menjadi kegiatan olahraga.

“Saat ini pengelolaan dana untuk renovasi dan revitalisasi SUGBK dilakukan oleh pengelola GBK, sehingga mereka berwenang untuk mengizinkan acara non olahraga diselenggarakan agar ada pemasukan dana,” kata Menpora.

Menpora mengaku, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan menteri-menteri terkait untuk bisa menguasai kawasan GBK.

“Kami sudah melakukan langkah untuk mengambil alih, namun masih ada persoalan teknis antara Setneg dan Kementerian Keuangan,” ungkap Imam.

Artikel ini ditulis oleh:

Warga Palestina Luka Parah Akibat Ditembak Tentara Israel

Jakarta, Aktual.co — Pejabat keamanan dan kesehatan Palestina mengatakan, tentara Israel menembak hingga luka parah warga Palestina di dekat kampung pengungsi Jelazoun di wilayah jajahan Tepi Barat.

Mereka menyebut namanya sebagai Ali Mahmud Safi, 20 tahun, dan menyatakan dadanya dipukul dalam bentrokan dengan tentara di dekat kampung di utara Ramallah itu.

Wanita juru bicara tentara menyatakan orang itu adalah salah satu dari sekitar 50 warga Palestina pelempar batu ke prajurit tersebut, yang semula menanggapi dengan peralatan pemecah kerusuhan, kemudian menembakkan peluru tajam senjata kecil ketika kerumunan itu menolak bubar.

“Setelah mereka menolak mengosongkan daerah itu dan menahan diri dari kekerasan lebih lanjut, pasukan menembakkan peluru kaliber 22 ke arah ‘penghasut utama’ dan mengenainya,” katanya dalam bahasa Inggris, dikutip AFP, Kamis (19/3).

Serangan besar terkini Israel ke Jalur Gaza membuat lebih dari 34.000 perempuan Palestina kehilangan tempat tinggal, kata kelompok hak asasi manusia berpusat di Jalur Gaza.

Rakyat Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza memperingati Hari Perempuan Internasional pada Minggu (8/3) lalu, di tengah seruan pemberdayaan perempuan, perlindungan buat mereka, pengakhiran pendudukan tentara Israel dan pembentukan negara Palestina merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.

Pusat Al-Mezan bagi Hak Asasi Manusia dalam laporannya menyatakan pembantaian oleh Israel pada tahun lalu atas Jalur Gaza mengakibatkan 34.697 perempuan Palestina kehilangan tempat tinggal, sementara 791 wanita lain Palestina kehilangan pasangan mereka dan 600 lagi keguguran.

“Israel melakukan kejahatan perang terhadap perempuan Jalur Gaza pada tahun lalu,” kata laporan tersebut. Menurut pemantauan dan catatannya, gerakan tentara Israel pada musim panas lalu ke Jalur Gaza itu menewaskan 293 perempuan.

Rumah 34.697 perempuan tersebut hancur, sementara 2.604 rumah lagi milik kaum perempuan diratakan dengan tanah oleh pasukan Israel, kata laporan itu.

Pusat tersebut mendesak kelompok hak asasi manusia dunia mendukung perempuan Jalur Gaza dan melindungi mereka dari pelanggaran Israel.

Artikel ini ditulis oleh:

Ahok Kasih Password E-Budgeting ke Prasetio, Pimpinan DPRD Terbelah?

Jakarta, Aktual.co —Dikasih password untuk akses sistem e-budgeting oleh Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi senang.
Ditemui saat hendak menghadiri pertemuan menginput anggaran lewat e-budgeting bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di Balai Kota DKI, politisi PDI-P itu mengatakan, Ahok ternyata masih punya itikad baik selesaikan kisruh APBD DKI 2015 bersama legislatif.
“Ya terima kasih berarti dia masih menghargai saya,” ucap dia, di Balai Kota DKI, Kamis (19/3). 
Tapi, tak semua kalangan dewan senang diberikan ‘kunci’ sistem e-budgeting oleh Ahok. Salah satunya, Wakil Ketua DPRD DKI Abraham (Lulung) Lunggana. Dia heran ‘kunci’ e-budgeting baru diberikan ke DPRD di saat-saat terakhir, setelah berminggu sebelumnya jadi biang masalah polemik eksekutif-legislatif. “Kenapa sesudah jadi masalah baru kita dikasih password e-budgeting?” kata Lulung di DPRD, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (19/3).
Jika memang e-budgeting digadang-gadang bisa menjadikan managemen yang baik dan teruji, kata Lulung, mengapa tidak dibahas bersama sejak awal. Apalagi e-budgeting disebut-sebut akuntabilitasnya dapat dikontrol dan bisa mengurangi sisa anggaran dan mencegah korupsi. “Tapi kok malahan e-budgeting dikunci (Ahok) sebelum pembahasan dengan DPRD?” ujar dia.
Kendati demikian Lulung membantah anggapan bahwa DPRD saat ini ‘terpecah’ dengan diberikannya password e-budgeting ke Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi untuk menjalankan fungsi pengawasan. Kata Lulung, hal itu bukan bentuk tindakan dualisme ketua dewan. “Nggak ada dualisme, kita kan belum rapat Banggar (Badan Anggaran). Kita harus rapat evaluasi terakhir di Banggar,” kata dia.
Sedangkan Ahok sendiri saat ditanya alasannya memberi password e-budgeting ke DPRD, mengatakan agar Ketua DPRD bisa mengunci program atau anggaran yang tak sesuai hingga satuan ketiga.
“Jadi biar dia (Prasetio) bisa melihat, nanti kita ajarin juga. Kalau menurut dia tidak sesuai bisa di-lock (kunci). Kita akan buka termasuk rincian anggaran terkecil di satuan ketiga kita mau buka. Sehingga masyarakat bisa menilai kalau misal ada anggaran nggak pantas gitu ya,” ucap dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Kemana Kapolri Kita?

Jakarta, Aktual.co — Pekan depan sudah politik dalam negeri kita kembali panas. Musababnya tetap perihat pemilihan Kapolri.

Sudah dua bulan sejak Jenderal Sutarman dicopot oleh Presiden Joko Widodo, Polri belum memiliki pimpinan tertinggi atau Kapolri definitif. Ini baru pertamakalinya terjadi di Indonesia. Tapi tanpa seorang Kapolri, polisi tetap bekerja. Itu hebatnya.

Semua dimulai dari pencalonan Komjen Pol Budi Gunawan. Seorang polisi yang dekat dengan garis politik Presiden Jokowi. Budi yang namanya sudah disodorkan kepada pimpinan DPR RI untuk dimintai persetujuan malah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dan kita semua tahu langkah itu berujung pada penetapan tersangka dua pimpinan KPK Abraham Samad dan Bambang Widjojanto. Sulit untuk tidak menduga peristiwa itu sebagai rangkaian balasan.

Budi kemudian kita tahu lolos dari jerat hukum setelah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan gugatanya. Namun Jokowi tidak melantik mantan ajudan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati itu. Presiden memilih menyodorkan Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri. Penyerahan nama dilakukan Presiden saat DPR memasuki masa reses.

Pekan depan DPR baru akan membuka surat tersebut. Komisi III DPR sebagai penentu lolos tidaknya Badrodin belum menentukan jadwal sidang. Namun menarik jika kita melihat dinamika politik satu bulan terakhir. Utamanya kondisi politik internal Partai Golkar pasca keputusan Kementrian Hukum dan HAM yang mengesahkan kubu Agung Laksono.

Kubu Aburizal Bakrie yang saat ini masih kuat pengaruhnya di DPR tentu tidak akan tinggal diam dengan kondisi ini. Informasi yang dihimpun Aktual menyebutkan sikap partai berlambang beringin ini akan sangat menentukan nasib Badrodin. Bahkan jika Golkar menolak sikap yang sama akan ditempuh oleh salah satu partai pendukung pemerintah.

Bila itu terjadi bisa dibayangkan bagaimana kemelut akan kembali ke istana Presiden. Belum lagi kabar di internal Kepolisian yang menyebutkan akan memasangkan Badrodin dengan Budi Gunawan sebagai Wakapolri. Tentunya jika pilihan itu yang diambil sudah pasti akan gaduh. Berbarengan dengan rupiah yang terus melemah dan harga minyak dunia yang tak tentu arah.

Pas sudah. Mari berdoa.

Oleh: Wahyu Romadhony

Jalan Denpasar Macet Akibat Masyarakat Antusias Melihat Ogoh-ogoh

Denpasar, Aktual.co — Umat Hindu Bali, pada Sabtu (21/3) akan merayakan tahun baru Caka 1937. Dan perayaan itu, akan dilakukan dengan ibadah Nyepi.

Selain Nyepi, umat Hindu Bali juga akan melakukan arak-arakan ogoh-ogoh (patung raksasa terbuat dari bambu dan kertas/stereoform) keliling kota. Arak-arakan ini dilakukan pada malam pengrupukan atau sehari sebelum Nyepi.

Belum juga hari pengrupukan, ogoh-ogoh milik banjar (setingkat RT) sudah dipajang di pinggir-pinggir jalan. Meski even tahunan, namun sejumlah warga Denpasar tetap antusias melihat lebih dekat rupa-rupa ogoh-ogoh yang dibuat dalam wujud raksasa, binatang dan cerita pewayangan itu.

Kariyem, warga asal Solo, Jawa Tengah, mengaku beru pertama kali akan merayakan Nyepi di Bali. Ia antusias melihat lebih dekat ogoh-ogoh yang dipajang di bibir jalan.

“Baru pertama Nyepi di Bali. Ingin merasakan Nyepi itu seperti apa. Baru lihat juga ogoh-ogoh. Bentuknya seram, tapi kreatif,” kata Kariyem yang datang melihat ogoh-ogoh bersama anak dan cucunya itu, Kamis (19/3).

Pantauan di lapangan, lantaran antusiasme warga melihat rupa-rupa ogoh-ogoh, hampir seluruh jalan di Kota Denpasar mengalami kemacetan. Macet terjadi lantaran sejumlah warga berhenti dan memarkir kendaraan di bibir jalan untuk melihat ogoh-ogoh.

Sementara itu, tokoh spiritual muda dari Paguyuban Parerepan Sari Denpasar, Jro Paksi menuturkan, jika ogoh-ogoh adalah ekspresi kemeriahan warga menyambut pergantian tahun. “Ogoh-ogoh bukanlah kegiatan adat, tetapi sebuah ekspresi seni yang dijadikan sebagai tradisi atau kebiasaan,” kata Jro Paksi.

Sama halnya dengan pergantian tahun baru Masehi, di mana warga akan menyalakan kembang api, pun halnya ogoh-ogoh pada tahun baru Caka.

“Dalam menyambut tahun baru Caka, identik ada kemeriahan. Seperti tahun baru tanpa kembang api terasa hambar. Tidak ada sebuah keharusan saat menyambut Nyepi dengan ogoh-ogoh, itu hanya wujud ekspresi seni muda-mudi untuk memeriahkan tapa brata penyepian,” demikian Jro Paksi.

Artikel ini ditulis oleh:

Kim Mengaku Bangga Dipanggil Dalam Skuat Timnas

Jakarta, Aktual.co — Kim Kurniawan, yang masuk dalam skuat Timnas Indoneisa Senior, mengaku senang dengan dipanggilnya kembali masuk dalam tim asuhan Benny Dollo.

“Saya merasa senang dan bangga bisa kembali dipanggil masuk timnas,” ucap pemain Pelita Bandung Raya sambil tersenyum, Kamis (19/3).

Timnas Indonesia, akan melakukan pertandingan uji coba dengan dua timnas pada akhir Maret mendatang.

Pada pertandingan pertama, Indonesia akan menjamu Timnas Kamerun pada 25 Maret. Dan pada pertandingan kedua, Indonesia akan menjamu Timnas Myanmar. Kedua pertandingan uji coba tersebut, akan dilaksanakan di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur.

“Semoga mendapat kesempatan bermain dan bisa menunjukkan penampilan terbaik untuk negara tercinta,” harapnya.

Kim tercatat baru sekali memperkuat skuad Merah Putih yakni, Timnas U-23 pada 2012 lalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain