17 April 2026
Beranda blog Halaman 37918

Pembatasan Dana Pilkada Akan Disimulasi

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemilihan Umum akan melakukan simulasi pembatasan dana pengeluaran pemilihan kepala daerah (pilkada) yang dinilai Perkumpulan Pemilu dan Demokrasi masih menghasilkan angka yang tinggi.
“Sementara kami akan terus simulasikan. Ini soal acuan daftar pemilih atau daftar penduduk,” kata Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Kamis (19/3).
Rumus penentuan pembatasan dana pilkada juga akan dikonsultasikan dengan pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat untuk menentukan perhitungan yang tepat.
Hingga kini, rumus yang akan diajukan adalah jumlah pemilih dibagi jumlah wilayah dikali indeks biaya daerah untuk menentukan pembatasan dana pengeluaran untuk pilkada oleh calon kepala daerah.
“Hingga kini rumusnya masih jumlah pemilih dibagi jumlah wilayah dan dikali indeks biaya daerah untuk menentukan pembatasan dana,” kata dia.
Terkait pembatasan dana pengeluaran pilkada yang jumlahnya jauh lebih besar dibandingankan pilkada sebelumnya, hal tersebut tergantung pada indeks biaya di daerah yang berbeda-beda.
Sebelumnya, Perludem menyatakan pembatasan pengeluaran dana yang ditetapkan KPU belum membatasi karena rumus rancangan peraturan KPU Dana Kampanye masih menghasilkan jumlah sangat besar.
Dengan jumlah pembatasan pengeluaran dana pilkada yang besar, Perludem meminta KPU mengubah rumus untuk menentukan angka yang tepat. Sementara Perludem mengusulkan KPU menggunakan basis kepadatan penduduk karena sudah mencakup jumlah penduduk dan luas wilayah serta memakai standar biaya daerah kegiatan berdasar Kementerian Keuangan dengan menggunakan standar berbeda untuk setiap daerah.
Pembatasan dana pengeluaran pilkada dilakukan berdasar pasal 74 ayat (9) yang bertujuan menjaga pasangan calon terpilih mengutamakan kepentingan pemilih daripada penyumbang serta menghindari pemborosan dana untuk kampanye.

Artikel ini ditulis oleh:

Ekspor Perikanan Sulut Turun 50 Persen

Jakarta, Aktual.co — Kinerja ekspor khusus perikanan di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengalami penurunan yang cukup tajam akibat kebijakan moratorium, transhipment kapal penampung ikan.

“Tiga bulan pertama tahun ini, ekspor perikanan Sulut diperkirakan mengalami penurunan hingga 50 persen jika dibandingkan sebelum diberlakukan kebijakan moratorium transhipment tersebut,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulut, Ronald Sorongan, di Manado, Kamis (19/3).

Penurunan ekspor perikanan Sulut ini, menyusul berkurangnya bahan baku akibat produksi berkurang cukup banyak secara otomatis.

“Penurunan kinerja ekspor tersebut selain memberi dampak kepada perusahaan juga terhadap tenaga kerja khususnya di Kota Bitung Provinsi Sulut yang banyak telah dirumahkan,” katanya.

Kebijakan pemerintah pusat ini, selain memantau pencurian ikan di perairan Indonesia, juga untuk meningkatkan kembali biota laut yang selama ini diambil secara tidak wajar.

“Kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti tentang moratorium izin kapal asing dan pelarangan transhipment di tengah laut membuat banyak negara kekurangan ikan sehingga mulai terlihat menguntungkan Indonesia,” katanya.

Pemerintah Provinsi Sulut telah menyurat dan berdiskusi langsung dengan ibu menteri agar meninjau kembali moratorium tersebut.

Mengingat kondisi Sulut yang berbatasan langsung dengan Filipina dan kondisi geografis setiap daerah yang berbeda-beda.

Dia mengatakan, rencananya moratorium tersebut akan dicabut oleh menteri pada akhir April 2015 nanti.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Bendol Naik Pitam Terkait Pernyataan Legenda Kamerun

Jakarta, Aktual.co — Pelatih sementara Tim Nasional (Timnas) Sepakbola Indonesia Senior, Benny Dollo, naik pitam dengan peryataan legenda sepakbola Kamerun, Roger Milla.

Milla yang saat ini berusia 62 tahun, menyebutkan bahwa, Timnas Kamerun tak pantas jalani laga ujicoba dengan Indonesia, karena berbeda level.

“Tidak hanya melecehkan (Indonesia), namun juga menunjukkan arogansinya,” ujar Bendol geram di Jakarta, Kamis (19/3).

Mantan pelatih Persija Jakarta itu, menyayangkan pernyataan Milla yang pernah merumput di Indonesia dengan klub Pelita Jaya pada 1994/95 itu.

“Dan sebagai warga negara Indonesia, saya pikir pernyataan itu tidak pantas dikeluarkan oleh pemain sekaliber dia (Milla),” sesal Bendol.

Milla beberap hari kemarin, sempat melontarkan pernyataan terkait dengan rencana Timnas Kamerun yang akan melakukan uji coba dengan Timnas Indonesia, yang rencananya akan diselenngarakan di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (25/3) pekan depan.

Dijadwalkan, Kamerun akan melakukan uji coba dengan dua tim asal Asia tenggara, Indonesia dan Thailand.

“Menghadapi Indonesia dan Thailand itu hanya akan merendahkan Kamerun,” ujar Milla.

Artikel ini ditulis oleh:

Nasib 16 WNI, JK: Kami Sudah Berbicara dengan Turki

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Republik Indonesia membahas nasib terkait 16 warga negara Indonesia yang diduga datang ke Turki untuk bergabung dengan negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).
“Kami sudah berbicara dengan Turki,” kata Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (19/3).
Pihak yang bisa mencegah agar tidak ada orang yang masuk ke Suriah adalah otoritas Turki, namun hal tersebut juga mengalami kesukaran karena banyaknya turis yang ada di negara tersebut.
JK mengemukakan bahwa ada kemungkinan bahwa ke-16 WNI yang masuk ke Turki belum tentu memiliki keinginan untuk bergabung dengan ISIS yang ada di Suriah.
Saat lawatannya di Jepang, JK juga mengatakan bahwa Pemerintah Republik Indonesia dan Turki bekerjasama dalam mengatasi radikalisasi agama terutama terkait dengan fenomena sejumlah orang yang bergabung dengan gerakan ISIS.

Artikel ini ditulis oleh:

Harga Berangsur Turun, Bulog Hentikan Operasi Pasar Beras

Jakarta, Aktual.co — Direktur Pelayanan Publik Perum Bulog Lely Puspitasari S menyatakan bahwa mulai besok pihaknya sudah tidak lagi menggelar operasi pasar, dikarenakan harga sudah mulai turun.

“Operasi beras mulai kami hentikan besok. Mulai Jumat, kami berhenti operasi pasar,” kata Lely di kantor Perum Bulog, Jakarta, Kamis (19/3).

Ia mengklaim harga beras saat ini telah berangsur turun, untuk itu pihaknya memutuskan menghentikan operasi pasar.
Dikatakannya, di Pasar Induk Beras Cipinang, harga sudah turun karena sudah mulai banyaknya pasokan beras dari sentra produksi.

“Mulai masuk panen dan harga mulai stabil,” kata Lely.

Meski begitu, Lely menuturkan bahwa pihaknya bisa saja sewaktu-waktu menggelar operasi pasar jikalau harga beras mulai bergejolak.

“Tingginya harga itu biasanya disebabkan oleh tingginya permintaan, namun pasokan kurang. Tergantung situasi harga. Sekarang sudah mulai normal,” tandas dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Rupiah Lemah, Nasdem: Tingkatkan Perekonomian Nasional

Jakarta, Aktual.co — Ketua Fraksi Partai Nasdem, Johnny G Plate mengatakan lemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar dinilai sebagai momentum baik bagi pemerintah untuk dalam meningkatkan perekonomian nasional. 
Dalam hal ini termasuk jugamendorong produk ekspor dan menekan import nasional.
“Ini bisa menjadi faktor pendorong untuk ekspor sangat tinggi non mouturial pelemahan rupiah. Kemudian, kondisi sekarang bisa mendorong impor barier penghambat impor, pelemahan ini bukan negara, yang dibutuhkan adalah pelaku rupiah harusnya stabil,” ucap Johnny, di Gedung DPR, Senayan, Kamis (19/3).
Anggota Komisi XI DPR ini berharap agar para analis dan ekonom tidak membuat pernyataan yang membuat panik masyarakat atas kondisi pelemahan rupiah. menurutnya, pelemahan rupiah tidak terjadi di era Presiden Jokowi saja.
Tidak hanya itu, Jhonny mengklaim penguatan dollar ini juga tidak hanya dirasakan oleh Indonesia saja, namun hampir semua negara juga merasakan imbasnya.
“Pelemahan hampir semua mata uang Paket 6 ekonomi yang mendorong. kebijakan itu diantisipasi oleh pasar agar tetap menjaga,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain