17 April 2026
Beranda blog Halaman 37919

Menkeu Batalkan Pemberlakuan PPN 10 Persen Jalan Tol 1 April 2015

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah membatalkan waktu pemberlakukan pajak penambahan nilai (PPN) 10 persen jalan tol yang rencananya akan diterapkan 1 April 2015. Pemberlakuan PPN tersebut tetap dilakukan, hanya saja waktu dan skemanya yang diubah.

“Bukan tidak jadi, tapi diubah skemanya,” ujar Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta, Kamis (19/3).

Sebelumnya, DJP sempat mengeluarkan siaran pers mengenai pengenaan PPN kepada pengguna jasa jalan tol sebesar 10 persen mulai 1 April 2015. Ketentuan pengenaan pajak tersebut tercantum dalam Peraturan DJP Nomor PER-10/PJ/2015 tentang tata cara pemungutan PPN atas penyerahan jasa jalan tol.

Peraturan itu mengatur bahwa pengusaha jalan tol wajib melaporkan usahanya untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak dan memiliki kewajiban untuk memngut, menyetor, dan melaporkan PPN terutang.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Rumus Pembatasan KPU Rawan Politik Uang

Jakarta, Aktual.co — Lembaga pemantau pemilu Perkumpulan Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menyatakan rumus dalam rancangan peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengenai pembatasan pengeluaran dana, rawan politik uang karena jumlahnya cukup besar.
“Politik uang bisa masuk formula KPU ini, bahkan pembenaran memasukkan investor politik karena ada aturan legal,” ujar Ketua Perludem, Didik Supriyanto, di Gedung KPU, Jakarta, Kamis (19/3).
Dengan pembatasan dana yang masih besar, kampanye dapat dilakukan secara terbatas. Namun, sisa dananya dapat digunakan untuk membeli suara dan membayar petugas agar mendukung.
Dikhawatirkan, dengan pembatasan dana yang masih besar, calon terpilih menggunakan uang kampanye untuk politik uang.
Selain itu, dirinya mengkritisi pembatasan dana pilkada yang hanya untuk pengeluaran, tetapi tidak membatasi pemasukan sehingga memicu calon terpilih pilkada mencari dana seluas-luasnya dari mana saja.
“Tujuan pembatasan kampanye nyatanya tidak membatasi pemasukan, sama saja mempersilakan mencari dana sebanyak-banyaknya, menjadi beban harus membayar utang yang bisa menjadi sumber korupsi,” ujar dia.
Pembatasan dana kampanye diatur dalam pasal 74 ayat (9) menyatakan pembatasan dana kampanye pemilihan ditetapkan oleh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/kota dengan mempertimbangkan jumlah penduduk, luas wilayah dan standar biaya daerah.
Sementara UU Nomor 1 Tahun 2015 pasal 65 ayat (1) yang menyebut metode kampanye pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka dan dialog, debat publik antarcalon, penyebaran bahan kampanye pada umum, pemasangan alat peraga, iklan media massa, kegiatan lain, dan ayat (2) menyebut metode yang dibiayai APBN dan difasilitasi KPU adalah debat publik antarcalon, penyebaran bahan kampanye pada umum, pemasangan alat peraga dan iklan media massa.

Artikel ini ditulis oleh:

Izinkan Newmont Ekspor Konsentrat, Menteri ESDM Dituntut Mundur

Jakarta, Aktual.co — Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba), Kementerian ESDM, R Sukhyar mengatakan Newmont mendapatkan izin ekspor untuk enam bulan ke depan hingga 18 September 2015 sebanyak 447.000 ton konsentrat tembaga. Izin tersebut setelah tercapai kesepakatan membangun smelter dengan PT Freeport. Sukhyar memastikan, Newmont tidak akan membangun fasilitas pengolahan dan pemurnian bijih mineral (smelter) sendiri.

“Perpanjangan Izin Eksport Konsentrat yang diberikan Kepada Newmont jelas melanggar UU Nomor 4 tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara. Tidak lagi dibenarkan bahan mentah diekspor tanpa harus melewati pengolahan,” ujar Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (19/3).

Untuk diketahui, dalam UU Nomor 4 tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara ada larangan eksport barang tambang dalam bentuk konsentrat setelah 5 tahun sejak UU Minerba di berlakukan atau sejak 12 Januari 2014 jam 00:00 WIB. Kewajiban perusahaan pertambangan yaitu mengolah hasil tambangnya di dalam negeri sebelum diekspor.

UU Minerba ini diperkuat dengan Peraturan Pemerintah Nomor 1 tahun 2014 sebagai tindak lanjut sekaligus aturan turunan dari UU Nomor 4 tahun 2009 tentang Mineral dan Batu Bara.

“Sepertinya ada yang tidak beres di kementerian ESDM, KPK serta PPATK harus mengusut Rekening Menteri ESDM Sudirman Said dan pejabat di Kementerian ESDM karena disinyalir ada hanky-panky dengan Freeport dan Newmont. Keduanya kerap mencari celah untuk menolak diberlakukannya UU minerba dan tidak punya niat baik dalam melakukan bisnis di Indonesia dengan tidak mau membangun smelter,” ujar Arief yang juga merupakan koordinator Koalisi Rakyat Pembela Trisakti Dan Nawacita.

Menurutnya, Kedua perusahaan yang berafiliasi ke Amerika Serikat ini meraup untung besar dari ekspor mineral mentah. Sementara Indonesia tidak mendapat untung apapun kecuali royalti yang besarannya sangat rendah

“Izin Eksport Konsetrat pada Newmont telah menimbulkan akibat hukum, berupa hilangnya hak masyarakat untuk sejahtera,” jelasnya.

Oleh Sebab itu, Izin Eksport Konsentrat Pada Newmont adalah produk tata usaha negara yang merugikan masyarakat Indonesia dengan cara memperkosa UU dan peraturan yang sudah disepakati  serta melanggar janji Kampanye Jokowi-JK saat pilpres yang tertera didalam Tri Sakti dan Nawacita.

Dirinya meminta DPR Untuk mengajukan hak angket terkait dua izin eksport konsetrat bahan tambang Kepada Freeport dan NewMont yang sudah melanggar UU Minerba

“Jokowi harus segera mencopot Menteri ESDM Sudirman Said yang telah melanggar UU dan melakukakan pelecehan terhadap cita cita Jokowi yang tertera pada trisakti dan nawacita,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Tes Jari Sederhana untuk Ketahui Pria Derita Skizofrenia

Jakarta, Aktual.co — Penelitian terbaru menunjukkan, bahwa rasio panjang jari telunjuk pria pada jari manisnya dapat diketahui, apakah Anda menderita gangguan mental skizofrenia.

Dari riset penelitian, yang dilakukan antara tahun 2012 hingga 2013, para ilmuwan di Turki mengukur jari sekitar 103 pasien laki-laki penderita skizofrenia dan pria dari 100 orang yang sehat.

Kemudian, dihitung ‘rasio digit’ setiap peserta – panjang jari telunjuk dibandingkan dengan panjang jari manis – untuk masing-masing tangan.

Apa yang ditemukan oleh peneliti? Dibandingkan dengan pria sehat, pria yang mengalami skizofrenia memiliki rasio digit yang secara signifikan lebih tinggi di bagian tangan kanan.

Dengan kata lain, pria yang menderita skizofrenia cenderung memiliki jari telunjuk lebih panjang di sisi kanannya dan jari manis kanan lebih pendek. Di sisi kiri, pria yang mengalami skizofrenia memiliki ‘rasio digit’ signifikan lebih rendah dibandingkan laki-laki yang sehat.

Ini bukan pertama kalinya peneliti menghubungkan ‘rasio digit’ kesehatan dan perilaku. Studi sebelumnya telah terindentifikasi hubungan antara rasio digit dan orientasi seksual, prestasi akademik, aktivitas fisik, dan penyakit jantung.

Kemudian apa lagi yang dijelaskan oleh teori menarik itu? Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa seperti paparan tingkat ‘abnormal tinggi’ testosteron dan hormon lainnya di dalam rahim dapat mempengaruhi perkembangan otak dan cara yang mampu menimbulkan risiko skizofrenia dan gangguan mental lainnya, juga mempengaruhi perkembangan jari.

Karena penelitian tersebut hanya melibatkan laki-laki, namun belum mengungkapkan tentang kemungkinan adanya hubungan antara ‘rasio digit’ penderita skizofrenia pada wanita. Dan, para peneliti menerangkan, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menguatkan temuan mereka pada pria.

Sebuah makalah yang menjelaskan penelitian tersebut dipublikasikan secara online pada  16 Maret lalu, dalam Clinical Anatomi Journal.

Artikel ini ditulis oleh:

Hasil Investasi Asuransi Jiwa Melejit 458,2 Persen

Jakarta, Aktual.co —  Hasil atau keuntungan premi industri asuransi jiwa yang diinvestasikan mencatatkan pertumbuhan hingga 458,2 persen pada 2014, dan berkontribusi signifikan untuk pendapatan industri menjadi Rp167,7 triliun atau tumbuh 33,3 persen dibanding 2013 sebesar Rp125,82 triliun.

“Pertumbuhan hasil investasi pada 2014 itu menjadi Rp40,8 triliun dibanding 2013 yang hanya sebesar Rp7,32 triliun,” ujar Ketua Umum Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim di Jakarta, Kamis (19/3).

Menurutnya, hasil investasi karena didukung kondisi iklim investasi yang baik. Paling banyak ditopang oleh instrumen investasi saham, kemudian ada juga dari obligasi, dan lainnya.

“Selain investasi, pendapatan industri dipicu dari pertumbuhan pendapatan premi yang tercatat Rp121,62 triliun atau naik 6,7 persen dibanding 2013,” tambahnya.

Asosiasi melihat masyarakat pemegang polis asuransi semakin sadar untuk mempertahankan manfaat proteksi dan investasi dari asuransi, yang ditunjukkan dengan pertumbuan premi lanjutan sebesar 22,2 persen atau sebesar Rp51,59 triliun.

Meskipun demikian, asosiasi mengakui, jumlah premi dari masyarakat yang baru bergabung dengan asuransi menurun, jika melihat pertumbuhan premi bisnis baru yang melambat 2,4 persen menjadi Rp70,04 triliun dari 2013 yang sebesar Rp71,73 triliun.

Hendrisman menyebutkan faktor melambatnya premi bisnis baru karena ekses dari momentum politik Pemilihan Umum 2014 yang menyebabkan masyarakat dan investor “wait and see”.

Pelambatan itu diklaim Asosiasi hanya terjadi dari sisi nilai premi baru yang dibeli, namun tidak terjadi dari jumlah masyarakat yang tertanggung.

“Namun meski demikian, pendapatan premi di kuartal IV 2014 merupakan yang tertinggi sepanjang 2014,” ujar dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Isu ISIS, Masyarakat Diminta Fokus Pada Pembangunan Nasional

Jakarta, Aktual.co — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengingatkan agar rakyat Indonesia tidak terlalu fokus dengan isu kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). 
Masyarakat diminta mendorong pemerintah agar fokus pada pembangunan nasional.
“Mari kita lalui isu (ISIS) ini dengan cara mengatasinya. Lebih baik kita membangun daya tahan nasional secara serius,” kata Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/3).
Fahri berpandangan, isu ISIS dapat mengalihkan perhatian masyarakat dari isu dalam negeri yang lebih penting. Jangan sampai perhatian masyarkat menjadi lebih berfokus pada isu internasioanl tersebut.
Isu ISSI saat ini tengah menjadi perdebatan di tingkat dunia. Bahkan, terlihat secara jelas jika saat ini dunia internasional bingung menghadapi ulah kelompok tersebut.
“Saya ingin Indonesia melampaui persoalan-persoalan kecil ini. Dan lebih baik memberikan solusi kepada dunia,” ungkapnya.
Wakil Sekjen PKS itu mengatakan, mayoritas Islam di Indonesia sangat lekat dengan demokrasi. Sementara ISIS memaknai Islam dengan faham radikal. Sehingga, diyakini akan sangat mudah terdeteksi.
“Kita bisa bicara tema Islam dan demokrasi secara bersamaan. Sebagai bangsa yang besar, bahkan demokrasi terbesar nomor tiga di dunia, seharusnya kita menajdi leader dalam hal itu.”

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain