15 April 2026
Beranda blog Halaman 37934

IHSG Berpotensi Alami T-Bound

Jakarta, Aktual.co — Pada perdagangan hari ini, Asjaya Indosurya Securities memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak di kisaran 5.389– 5.514.

Kepala Riset Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan, IHSG tengah bergelut di dalam fase konsolidasi dan sedang berusaha melepaskan diri menuju reli naik berikutnya, melakukan akumulasi pembelian pada kondisi IHSG yang sedang berada dalam jalur uptrend adalah tindakan tepat.

“Peluang koreksi sehat adalah moment berharga yang sayang untuk dilewatkan begitu saja,” kata William dalam risetnya, Kamis (19/3).

Menurutnya, target resisten terdekat berada pada level 5.514. Support terjaga kuat pada 5.389 merupakan indikasi bahwa IHSG masih memiliki kekuatan naik yang cukup besar dalam waktu dekat.

“Hari ini IHSG berpotensi melakukan T-bound,” ujar dia.

Dalam risetnya William juga mengemukakan sejumlah saham yang dapat dipertimbangkan pada perdagangan hari ini, yakni PGAS, EXCL, WTON, MYOR, INDF, MAPI, BBNI, DSNG, dan JSMR.

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden Jokowi: Penanganan Korupsi Jangan Hanya Seremonial

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan kesepakatan untuk mencegah dan menindak kejahatan korupsi jangan sekedar hanya seremonial namun harus diimplementasikan dengan baik.
“Pencegahan tanpa penindakan tidak tegas. Demikian juga penindakan tanpa pencegahan tidak ada pendidikan,” kata Jokowi saat menghadiri penandatanganan nota kesepakatan aksi bersama penyelamatan sumber daya alam di Istana Negara Jakarta, Kamis (19/3).
Jokowi meminta semua pihak untuk memiliki pemahaman yang bersama terkait pencegahan dan penindakan kejahatan korupsi. “Penindakan (harus dilakukan-red) tanpa untuk mengejar popularitas masing-masing (lembaga penegak hukum-red).”
Dia mengatakan, sejumlah hal yang harus menjadi pegangan bagi lembaga penegak hukum yaitu yang pertama koordinasi dengan mitra pemberantasan korupsi sehingga tidak ada ego kelembagaan. “Bangun sinergitas antar lembaga agar korupsi bisa kita hilangkan,” kata dia.
Hal yang kedua adalah membangun kerja sama dengan pihak terkait baik eksekutif, legislatif maupun yudikatif. “Satukan visi dan misi sehingga ada sinergi. Ini penting untuk bebaskan Indonesia dari korupsi,” kata dia.
Menurut dia, saat ini masih banyak persoalan, sehingga diperlukan KPK untuk koordinasi dan supervisi sehingga perbaikan bisa diwujudkan. “Ini pekerjaan besar dan berat, dengan komitmen bersama kita bisa tuntaskan. Nota kesepakatan aksi bersama itu ditandatangani oleh seluruh kementerian dan lembaga. Pimpinan KPK, Polri, Kejaksaan Agung dan TNI juga menandatangani kesepakatan aksi bersama itu.”

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

DPR: Sengkarut Negara adalah Tontonan yang Dibuat Presiden

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua DPR Desmond J. Mahesa mengatakan ketidak kompakan Presiden dan menteri kabinet dikarenakan ketidakmampuan manajemen Jokowi dalam memimpin.
“Ini bukan masalah menteri dan presiden, ini bicara tentang manajemen seorang Jokowi yang mengawal kita, ini bicara kemampuan intelektual dan kemampuan manjemen dia, kalo hari ini dia tidak percaya dengan staf atau menetrinya, ini bicara ketidakmampaun dia yang memang tidak mampu, ketidakmampuan presiden yang mungkin dulu di Solo keliatan ada hasilnya, tapi di Jakarta nggak ada hasilnya apalagi Indonesia,” ujar Desmond di Jakarta, Kamis (19/3).
Menurutnya, persoalan carut marut negara saat ini adalah tontonan yang dibuat oleh Presiden yang bermasalah dengan kepemimpinan.
“Ini ketidakmampuan orang ini,kedepan tontonan yang dipertontonkan Jokowi karena ketidakmampuan menterinya, ini kan bukan masalah menteri ini masalah kepemimpinan,” ungkapnya.
Selain itu, Desmond mengatakan lakukan dulu pembiaran terhadap persoalan ini, jika sudah diluar kendali maka baru adakan gerakan tapi bukan untuk kudeta Presiden.
“Kalau kita turunkan Jokowi aja ngapain, biarkan itu jadi tontonan rakyat, sebenarnya ini hukuman bagi kita sebagai anak bangsa jangan di bodohi lagi, tinggal ayo sama-sama kita bergerak kalo gak puas sama tontonan ini, kalo gak kita tonton aja sampai bangsa ini rusak sekalian,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Jelang Pertemuan The Fed, IHSG Berpotensi Melemah

Jakarta, Aktual.co — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin pasca bertahannya BI rate pada level 7,5 persen direspon dingin oleh pelaku pasar. Hal ini dilihat dari aktivitas transaksi yang tidak banyak dilakukan pelaku pasar.

“Pelaku pasar pun lebih banyak terimbas aksi wait and see terhadap jelang pertemuan dua hari The Fed, seperti halnya laju bursa saham Eropa dan AS sebelumnya yang berakhir di zona merah,” ujar kepala risetdari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.

Di lain sisi, penguatan mayoritas bursa saham Asia yang dibarengi dengan kembali menguatnya laju Rupiah belum mampu mengimbangi aksi profit taking pada IHSG.

Pada perdagangan Kamis (19/3) IHSG diperkirakan Reza berada pada rentang support 5.400-5.407 dan resisten 5.427-5.437. Menurutnya, laju IHSG masih berpotensi mengalami pelemahan, meski dirinya berharap hanya terbatas seiring masih maraknya aksi jual.

“Diharapkan aksi jual dapat lebih mereda, terutama jika hasil keputusan The Fed belum mengindikasikan kenaikan Fed Fund Rate dalam waktu dekat,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Ketua Dewan Jurnalis Harap Verifikasi Saat Buat Berita dari Medsos

Jakarta, Aktual.co — Ketua Dewan Pers Bagir Manan mengatakan pers harus melakukan verifikasi setelah membuat berita dari media sosial untuk memastikan kebenaran dari informasi tersebut.
“Pers harus melakukan kewajiban pers, jadi mempunyai kewajiban verifikasi dan cover both side ketika mengambil informasi dari twitter misalnya,” kata Bagir Manan dalam diskusi bertajuk ‘Sosial Media untuk Kepentingan Publik dan Peran Jurnalisme’ di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu (18/3).
Ia menegaskan berita yang diambil dari media sosial sudah menjadi tanggung jawab pers sehingga saat muncul masalah dari berita tersebut, pers lah yang harus bertanggung jawab.
“Setelah menjadi produk berita, pers tidak bisa tidak bertanggung jawab karena dia memiliki kebebasan mengambil dan tidak mengambil kutipan dari media sosial untuk dijadikan berita,” tutur dia.
Ia juga mengimbau semua jurnalis melakukan seleksi dan memilah informasi dari media sosial untuk dijadikan berita sesuai dengan kode etik jurnalistik.
Sementara salah satu cara Dewan Pers mengontrol pers melakukan pemberitaan dengan mengutip pernyataan tokoh di media sosial adalah verifikasi seperti yang telah disebutkan di atas.
Menurut dia, media sosial merupakan gejala dunia yang perkembangannya tidak dapat dielakkan sehingga pemanfaatannya harus diiringi tanggung jawab.
Di lain hal, ia mengatakan pers juga membutuhkan media sosial untuk menginformasikan informasi tertentu.
Perkembangan berita melalui media sosial, kata dia, juga diiringi kepentingan publik yang menginginkan informasi secara cepat sehingga peminat berita melalui media sosial akan terus meningkat. Disinilah pentingnya pers memberitakan informasi dengan penuh tanggung jawab.

Artikel ini ditulis oleh:

Belum Ada Kepastian Fed Fund Rate, Rupiah Diprediksi Menguat

Jakarta, Aktual.co — Laju Rupiah kemarin menguat pasca rapat dewan gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang masih mempertahankan level BI rate 7,5 persen. Selain itu, adanya perkiraan The Fed yang masih bersikap dovish memberikan angin segar pada laju Rupiah.

“Di pasar spot global, terjadinya aksi ambil untung terhadap laju Dolar AS turut memberikan sentimen positif bagi Rupiah,” ujar kepala riset dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.

Pada Kamis (19/3) laju Rupiah diperkirakan Reza berada di atas target level resisten 13.200, yakni Rp13.168-13.159 (kurs tengah BI). Menurutnya, pergerakan laju Rupiah masih dapat berlanjut.

“Apalagi jika diiringi dengan hasil dari The Fed yang belum akan memberikan kepastian kenaikan Fed Fund Rate,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain