14 April 2026
Beranda blog Halaman 37942

DPR: Bahaya, Rupiah di Atas Rp13.000 Melebihi Bulan Maret

Jakarta, Aktual.co — Nilai tukar rupiah dalam beberapa pekan terakhir telah melebihi level Rp13.000, sedangkan secara konstitusi terutama APBN 2015, Rupiah dipatok di posisi Rp12.500 sebagai acuan belanja modal pemerintah. Pasalnya, jika kurs Rupiah melebihi nilai tersebut maka akan berpengaruh terhadap belanja modal, terutama barang-barang impor.

“Pelemahan nilai rupiah tidak boleh melebihi bulan Maret. Ini akan sangat berbahaya jika sampai melebihi bulan Maret,” ujar Anggota komisi XI DPR RI, Misbakhun kepada Aktual di Jakarta, Rabu (18/3).

Dirinya masih memberikan sinyal warning kepada pemerintah dan Bank Indonesia. Ibaratnya dalam lalu lintas jalan, masih kedip-keding kuning, belum lampu merah. Bank Indonesia yang mengemban amanah negara menjaga stabilitas nilai rupiah sampat saat ini kehadirannya masih kurang dirasakan di pasar.

“Saya meragukan keseriuasan BI melakukan stabilitas nilai tukar rupiah, termasuk langkah antisipasi-antisipasi harus segera dilakukan,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Kasus Golkar, Penyidik Bareskrim Turun ke Daerah

Jakarta, Aktual.co — Penyidik Bareskrim Mabes Polri langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan terkait laporan yang dilayangkan oleh Partai Golkar (PG) versi Musyawarah Nasional (Munas) Bali.
Partai berlambang beringin yang dikomadoi Aburizal Bakrie (Ical), melaporkan adanya dugaan  pemalsuan dokumen dan penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan kubu Agung Laksono pada saat menggelar Munas Partai Golkar di Ancol.
Kepala Bagian Penerangan Umum Div Humas Polri Kombes Rikwanto mengatakan, pihaknya sedang mendalami laporan tersebut. Selain itu, penyidik juga sudah memeriksa beberapa saksi yang datang dalam Munas Ancol.‎
“Penyidik sudah ke daerah-daerah  untuk memeriksa atau mendatangi pihak-pihak yang diduga menggunakan surat mandat palsu atau ilegal. Prosesnya masih berjalan itu,” ujar Rikwanto, di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (18/3).
Namun demikian, penyidik belum berencana memanggil penyelenggara Munas Ancol. Saat ini kepolisian masih fokus pada saksi-saksi yang datang ke Munas.
“Kita lihat, keterang saksi itu selalu menimbulkan pertanyaan baru. Siapapun yang perlu dipanggil nanti akan kita panggil,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Bos Pindad Usulkan Pemerintah Bentuk Holding Perusahaan Industri Pertahanan

Jakarta, Aktual.co — Direktur Utama PT Pindad (Persero) Silmy Karim mengusulkan untuk dibentuk holding perusahaan yang bergerak di bidang industri pertahanan. Hal itu bertujuan untuk dapat mewujudkan kemandirian bangsa.

“Holding perusahaan industri pertahanan itu urgency-nya mempercepat kemandirian, efisiensi mulai dari pembiayaan, Sumber Daya Manusia, perencanaan dan sebagainya,” kata Silmy di kantor pusat Pindad, Bandung‎, Rabu (18/3).

Contohnya, kata dia, salah satu hal yang selama ini membuat kendala adalah produksi Plopeler. Dimana selama ini pembuatan dilakukan oleh PT Dahana (Persero) namun dalam hal penyediaan bahan peledak ada di PT Pindad. Tidak hanya itu, saat melakukan produksi roket, Pindad perlu bekerja sama dengan PT Dirgantara Indonesia (Persero) dalam hal kajian aerodinamika pergerakan roket. Sedangkan produksinya sendiri murni dilakukan oleh Pindad.

“Kalau disatukan kan semua akan lebih mudah, itu juga seiring kebijakan pemerintah mengholdingkan perusahaan sejenis seperti pupuk, semen dan perkebunan,” tegas dia.

Ia mengaku hal itu juga telah disampaikannya kepada Menteri BUMN, Rini Soemarno.

Perlu diketahui, saat ini ada beberapa BUMN yang tergolong sebagai perusahaan yang bergerak di industri strategis bidang pertahanan. Perusahaan itu selain PT Pindad (Persero) seperti PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT Dahana (Persero), dan PT PAL (Persero).‎

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Melukis pada Baju Kaos untuk Siswa SD-SMP Digelar pada 1 Mei

Jakarta, Aktual.co —  Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny Selly Dharmawijaya Mantra mendukung kegiatan lomba menggambar “T-Shirt Painting” atau melukis pada baju kaos untuk siswa sekolah dasar (SD) hingga SMP yang akan digelar 1 Mei 2015.

“Kami sangat mendukung kegiatan tersebut untuk meningkatkan kreativitas anak-anak,” katanya saat tatap muka panitia penyelenggara kegiatan menggambar dari Fajar Bali di Denpasar, Rabu (18/3).

Selly Mantra yang juga selaku Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Denpasar mengatakan kegiatan itu sejalan dengan kegiatan Pemerintah Kota Denpasar dalam meningkatkan kreativitas anak-anak, khususnya siswa sekolah.

“Kami mendukung kegiatan lomba tersebut. Bahkan kami terus mengadakan program kreativitas anak-anak, seperti kegiatan parade ‘ogoh-ogoh’ atau boneka raksasa dan berbagai lomba yang bertemakan lingkungan.

Ia mengatakan secara berkesinambungan melakukan pemberdayaan kepada penyandang disabilitas di Kota Denpasar dengan memberikan ruang kreativitas kepada difabel tersebut.

“Setiap kegiatan budaya maupun kegiatan peringatan hari besar nasional kami selalu melibatkan difabel dalam mengisi acara, seperti bernyanyi, menabuh gamelan dan menari,” ujarnya.

Dari kegiatan tersebut nantinya diharapkan dapat bergabung dengan kegiatan budaya yang ada di Kota Denpasar, seperti pada kegiatan “Rare Bali Festival” yang dilaksanakan setiap memperingati hari anak-anak Nasional di Kota Denpasar.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi Fajar Bali, Edo mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Denpasar dan Ketua Tim Penggerak PKK Denpasar Ny. Selly Dharmawijaya Mantra yang telah mendukung acara itu.

“Kami juga mendapat dukungan dari Wali Kota Denpasar Rai Dharmawijaya Mantra dengan memberikan fasilitas di Gedung Sewaka Dharma Lumintang untuk melaksanakan kegiatan ini yang melibatkan ratusan peserta siswa sekolah,” ujarnya.

Kegiatan ini melibatkan siswa SD dan SMP. Kegiatan lomba menggambar di atas media kaos ini akan dibagi menjadi tiga kategori. Untuk anak SD dari siswa kelas satu hingga kelas tiga, siswa kelas 4 hingga kelas 6, dan kategori siswa SMP dengan perlengkapan menggambar dan media kaos yang telah siapkan panitia.

Artikel ini ditulis oleh:

KPK Mesti Tindaklanjuti Testimoni Nazaruddin Soal Ibas

Jakarta, Aktual.co — Nama Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono kerap kali disebut ikut terlibat dalam beberapa kasus dugaan korupsi. Meski demikian, tak satupun dari perkara itu ditindaklanjut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menanggapi hal tersebut, Pakar hukum pidana dari Universitas Muhammadyah Jakarta, Chairul Huda, menyatakan, sikap KPK tersebut mesti dipertanyakan. Terlebih, tak sekalipun KPK memeriksa putra bungsu mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.
“Kan sudah banyak dugaan korupsi yang dialamatkan kepada Ibas, didalami semua itu,” ujar Chairul ketika berbincang dengan Aktual.co, Rabu (18/3).
Sebelumnya, nama Ibas kembali disebut mantan Bendahara Umum (Bendum) Partai Demokrat, M Nazaruddin, memperoleh duit dari proyek pembangunan Wisma Atlet Jakabaring, Palembang. Selain itu, Ibas juga disebut menikmati duit pada proyek SKK Migas.
“Di SKK Migas itu kontraknya itu ada ratusan juta dolar,” kata Nazaruddin.
Dari proyek tersebut, Nazar menuturkan, Ibas menerima fee antara lima hingga tujuh persen. “(Jadi) ya uangnya itu jutaan dollar lah. Ada yang US$1 juta, US$500 ribu, ada yang US$405 ribu,” imbuh dia.
Duit tersebut, diutarakan Nazar, berbeda dari uang yang dia terima dari sejumlah pihak. Bahkan, Nazar menyebut, Ibas juga mendapat uang dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sebelum Jero Wacik.
“Mas Ibas juga ada perintah untuk mengambil duit dari Menteri ESDM sebelum Pak Jero. Ada juga saya suruh ngambil ambil untuk kas DPP, jadi banyak. Nanti banyak proyek, banyak penerimaan,” terang Nazar.
Nazar bahkan berani menjamin keterangan yang dia berikan benar. Bahkan, Nazar menyebut, Anas Urbaningrum bisa memberi keterangan tambahan terkait dugaan penerimaan putra bungsu Susilo Bambang Yudhoyono yang menenikmati proyek bancakan.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

14 Bangunan Ditertibkan di Johar

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 14 bangunan semi permanen yang berdiri diatas jalur hijau di Jalan Kramat Jaya Baru, Kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat, ditertibkan oleh petugas.
Demikian disampaikan oleh Lurah Suherman, Lurah Johar Baru, Rabu (18/3).
“Ada 14 bangunan yang kita tertibkan. Rata-rata bangunan digunakan untuk membuka usaha seperti toko kelontong, bengkel motor dan warung makan,” katanya.
Dikatakan Suherman untuk melaksankan penertiban tersebut, sebanyak 100 petugas gabungan dari unsur Satpol PP, Sudin Kebersihan, TNI dan Polri diterjunkan.
“Lokasi ini nantinya akan kembali difungsikan menjadi jalur hijau serta taman kota,” paparnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain