11 April 2026
Beranda blog Halaman 37965

Rupiah Melemah, BI Siapkan Paket Kebijakan

Jakarta, Aktual.co —  Selain pemerintah, Bank Indonesia (BI) juga akan mengeluarkan paket kebijakan untuk meredam pelemahan Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS). Paket kebijakan tersebut rencananya akan dikeluarkan BI dalam waktu dekat.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara mengatakan paket kebijakan tersebut bertujuan untuk memperdalam pasar keuangan. Namun, pihaknya masih enggan menjelaskan secara rinci mengenai paket kebijakan tersebut.

“Instrumennya ada berbagai macam, termasuk produk juga nanti akan kita keluarkan,” ujar Tirta di gedung BI Jakarta, Selasa (17/3).

Lebih lanjut dikatakan dia, BI terus meningkatkan langkah-langkah stabilisasi nilai tukar Rupiah, termasuk intervensi di pasar valas maupun surat berharga negara (SBN) di pasar sekunder.

“Kita tidak pernah melepas rupiah, intervensi setiap saat kalau perlu. Kita tidak membiarkan Rupiah terus melemah,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ogoh-ogoh Sleman Semarakkan Kirab Budaya pada Hari Raya Nyepi

Jakarta, Aktual.co — Lima ogoh-ogoh dari Kabupaten Sleman ikut menyemarakkan Kirab Budaya Ogoh-ogoh dalam rangka memperingati hari raya Nyepi tahun baru saka 1937 yang digelar Panitia Nyepi Daerah Istimewa Yogyakarta, di sepanjang Jalan Malioboro hingga Alun-alun Utara. Jumat (20/3) mendatang.

“Peserta pawai kesenian tradisional ini, merupakan perwakilan dari masing-masing grup yang ditunjuk Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman,” kata Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Endah Sri Widiastuti, Selasa (17/3).

Menurut dia, lima kontingen yang menampilkan ogoh-ogoh tersebut adalah ogoh-ogoh dari upacara adat Saparan Bekakak Gamping, ogoh-ogoh kuda dari kelompok Jatilan Dusun Daratan, Minggir, ogoh-ogoh ayam jago dari sentra kuliner ayam goreng “Kalasan”, ogoh-ogoh PHRI Sleman dan ogoh-ogoh HPI Sleman.

“Mereka nanti akan dikawal bregodo atau pasukan tradisional dari upacara adat Saparan Bekakak, Gamping,” katanya.

Ia mengatakan, dalam kirab budaya yang digelar di halaman Kantor Gubernur DIY Kepatihan sekitar pukul 14.30 WIB tersebut juga melibatkan peserta dari seluruh Pura di Sleman, Yogyakarta dan Bantul, Kabupaten Gunung Kidul dan kelompok lintas agama serta pasukan bregodo dari Sleman.

“Dari Kepatihan kemudian bergerak menuju titik nol kilometer (simpang empat Kantor Pos) dan berakhir di Alun-alun Utara,” katanya.

Endah mengatakan, kirab tersebut juga akan dimeriahkan ogoh-ogoh yang sebelumnya mengikuti upacara Tawur Agung di pelataran Candi Pramvanan, yang rencananya juga dihadiri Presiden Joko Widodo.

“Selama menunggu ogoh-ogoh dari Prambanan, kontingen Sleman yang berkumpul di area parkir timur Monumen Jogja Kembali pada pukul 13.30 – 14.30 WIB sudah mulai melakukan perjalanan dan atraksi dari simpang empat Monumen Jogja Kembali sampai pertigaan Jalan Condrolukito,” katanya.

Setelah datang ogoh-ogoh dari Prambanan, kemudian dilanjutkan perjalanan berinringan dengan kendaraan menuju Kepatihan.

Endah mengatakan, tujuan dari kirab budaya ini adalah untuk mengembangkan agenda pariwisata dan membangun keharmonisan di antara umat beragama dengan momentum Hari Raya Nyepi.

“Kegiatan ini juga untuk melestarikan dan memberdayakan seni/tradisi rakyat yang berupa ogoh-ogoh, serta memberikan ruang ekspresi dan aktualisasi bagi pelaku seni tradisi,” katanya.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menciptakan iklim kreatif bagi pengembangan seni tradisi, mengembangkan objek wisata seni budaya serta mengembangkan dan menciptakan agenda pariwisata.

“Namun yang lebih dari itu adalah upaya untuk menjadikan upacara keagamaan sebagai sarana pemersatu umat dalam keberagaman kolaborasi seni sebagai daya dukung objek dan daya tarik wisata, mengingat Yogyakarta adalah pusat daerah seni dan budaya, pusat pariwisata/wisata dan daerah toleransi di tengah kebinekaan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

1.042 Kasus DBD Menyerang Warga Jakarta

Jakarta, Aktual.co — Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jakarta hingga Maret 2015 ini tercatat 1.042 kasus yang terjadi dengan jumlah korban jiwa ada lima orang namun hal tersebut menunjukan penurunan dari periode sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kusmedi mengatakan, pada 2014 dalam kurun waktu yang sama hingga bulan Maret mencapai 3.408 kasus dan wilayah yang paling tinggi adalah di Jakarta Selatan yang berada di daerah Pancoran, Kebayoran Baru, Cilandak, Tebet dan Pesanggarahan.

“Kebanyakan memang daerah selatan, dulu timur, sekarang selatan yang paling tinggi,” katanya  di Balai Kota Jakarta, Selasa (17/3) .

Kusmedi mengatakan dirinya belum mengetahui mengapa di wilayah selatan kasus DBD jadi tinggi. Tapi saat ini dilakukan inspeksi, dengan mengerahkan pemberantasan sarang nyamuk di 57 titik.

“Sabtu nanti 41 titik fokus, minggu 24 titik fokus. Hari ini pun ada kesepakatan dengan walikota jakarta selatan melawan nyamuk,” katanya.

Dia menambahkan total kasus pada 2014 mencapai sekitar 8.000 lebih kasus dan dirinya mendapat ini biasanya dari puskesmas atau rumah sakit. Dari data yang ada, kemudian dilakukan investigasi ke daerah.

“Kalau investigasi di sana positif, banyak jentik dan sebagainya, maka kami lakukan pengasapan. Tapi kalau negatif, dilakukan pemberantasan sarang nyamuk disertai pemberian larvadisasi dengan bubuk abate,” ujarnya.

Kusmedi menjelaskan pihaknya tidak melayani warga minta foging, tapi melayani PSN berdasarkan kasus ataupun kecurigaan terhadap daerah yang mengkhawatirkan tapi warga tidak dikenakan biaya karena anggarannya sudah ada di masing-masing Puskesmas.

“Tapi jika masyarakat tetap memaksa ingin fogging, harus ada kesepakatan dengan RT/RW setempat sebagai inisiatif warga,” katanya.

Terkait dengan honor bagi Juru Pemantau Jentik, Kusmedi mengatakan sudah mengusulkan untuk menaikannya. Jumantik tersebut beroperasi di setiap kelurahan dengan pembinaan di dinas kesehatan, tapi orangnya dari kelurahan.

Dengan datangnya musim pancaroba, Kusmedi berharap masyarkat berpartisipasi dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk serta mengingatkan kepada anak-anak, yang umumnya dari pukul 09.00 hingga 03.00 ada di sekolah, agar menghindari tempat yang berpotensi sebagai sarang nyamuk.

“Kebanyakan korban DBD yang meninggal berusia 5 hingga12 tahun. Jadi kebanyakan memang, anak-anak. Mohon kepada masyarkat untuk mengingatkan kepada guru-guru di sekolah anaknya tentang kebersihan lingkungan,” ucapnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Blok Mahakam Dikelola 100 Persen Jika Jokowi …

Jakarta, Aktual.co — Jelang berakhirnya masa kontrak Blok Mahakam pada 2017 nanti, Presiden Joko Widodo (Jokowi) diingatkan untuk bersikap tegas dengan mengambil alih pengelolaannya 100 persen.

Executive Director Energy Watch Indonesia, Ferdinand Hutahaean mengatakan bila presiden masih memiliki darah nasionalisme maka pengelolaan blok Mahakam harus diambil alih 100 persen oleh pemerintah.

“Kalau Jokowi darahnya masih merah putih pasti ambil alih total 100 persen Blok Mahakam,” ucap Ferdinand kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (17/3).

Ferdinand yang juga Sekjen Barisan Relawan Jokowi Presiden RI (Bara JP) pada Pilpres 2014 ini mengaku, kecewa jelang dua tahun berakhirnya masa kontrak Blok Mahakam, pasalnya belum ada sikap tegas dari pemerintah untuk mengambil alih secara keseluruhan maupun sebagian.

Padahal di tahun 2015 ini, sambung dia, pemerintah seharusnya mengerahkan Pertamina untuk masuk dalam sistem operasi blok Mahakam agar saat peralihan tidak sampai terjadi shutdown (berhenti total) yang akan merugikan keuangan negara. Ia pun myakini Pertamina memiliki kemampuan untuk mengoperasikan Blok Mahakam.

“Ketika kita tidak masuk ke sana dari sekarang, kita buta peta di dalam, akhirnya ini terjadi shutdown, ketika produksi Blok Mahakam itu shudown maka kita bukannya untung tapi akan rugi, karena kita akan butuh biaya besar lagi menghidupkannya kembali, nah inilah yang harus kita waspadai,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang
Eka

KPK Akhirnya Sita Mobil Sutan Bhatoegana

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyita kendaraan berupa mobil milik tersangka kasus suap penetapan APBN-P di Kementerian ESDM, Sutan Bhatoegana (SB). 
Kabar tersebut diungkapkan oleh Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha.
Dia menjelaskan, proses penyitaan yang sempat gagal itu berhasil dilakukan dengan dibantu oleh pihak dealer. Hal itu dilakukan karena saat penyitaan pihak keluarga tidak juga memberikan kunci mobil tersebut.
“KPK tetap melakukan penyitaan terhadap mobil Alphard (milik SB). Sebelumnya kan penyitaan gagal dilakukan karena ada perlawanan dari pihak keluarga. Lalu, Jumat (13/3) kemarin KPK minta bantuan kepada dealer karena kuncinya kan tidak diserahkan oleh pihak keluarga,” jelas Priharsa di gedung KPK, Selasa (17/3).
Lebih jauh disampaikan Priharsa, setelah meminta bantuan dealer, akhirnya penyitaan tersebut bisa dilakukan. Dan sekarang, mobil itu sudah berada di halam parkir gedung KPKM
“Jadi KPK minta bantuan dealer untuk membuka mobil tersebut, kemudian juga ada mobil derek untuk menderek mobil itu ke kantor KPK,” kata dia.
“Jadi sekarang mobil itu ada di KPK, diparkir di situ (sambil menunjuk kea arah area parkir),” pungkasnya.
Sebelumnya, pada 10 Maret 2015 lalu KPK sudah berupaya menyita mobil milik mantan Ketua Komisi VII DPR. Namun, upaya tersebut gagal karena pihak keluarga Sutan Bathoegana menghalang-halangi peyidik KPK.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Direktur Keuangan BRI Ditunjuk Jadi Bos BNI

Jakarta, Aktual.co — Rapat Umum Pemegang Saham Terbatas (RUPST) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk telah menyepakati untuk mengganti Direktur Utama BNI Gatot Suwondo dengan Achmad Baiquni sebagai Direktur Utama periode 2015-2020 menggantikan Gatot M. Suwondo. Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro.

“Iya, Direktur Keuangan BRI Achmad Baiquni jadi Direktur Utama BNI,” kata Imam melalui pesan singkatnya kepada Aktual.co, Jakarta, Selasa (17/3).

Seperti diketahui, Baiquni menjabat sebagai Direktur Keuangan BRI sejak 20 Mei 2010. Sebelumnya ia juga pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, dan Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal.

Berikut susunan direksi yang disepakati dalam RUPST hari ini, antara lain:
Direktur Utama: Ahmad Baiquni
Wakil Direktur Utama: Suprajarto
Direktur: Rico Rizal Budidarmo
Direktur: Herry Sidharta
Direktur: Adi Sulistyowati
Direktur: Bob Tyasika Ananta
Direktur: Anggoro Eko Cahyo
Direktur: Imam Budi Sarjito
Direktur: Sutanto

Adapun susunan komisaris dan direksi baru BNI, yakni:
1. Komisaris Utama: Rizal Ramli
2. Wakil Komisaris Utama: Pradjoto
3. Komisaris Independen: Anny Ratnawati
4. Komisaris Independen: Zulkifli Zaini
5. Komisaris Independen: Jos Luhukay
6. Komisaris: Pataniari Siahaan
7. Komisaris: Revrisond Basywir

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain