6 April 2026
Beranda blog Halaman 37997

Pengamat: Islah PPP Lebih Ideal daripada Jalur Hukum

Jakarta, Aktual.co — Pengamat Politik Gun Gun Heryanto mengatakan islah yang dilakukan PPP lebih ideal daripada pengajuan pengadilan untuk menyelesaikan konflik partai. 
Namun, islah juga bisa mengalami kendala yang berpengaruh pada pengajuan pilkada serentak.
“Islah adalah mekanisme kultural yang ideal ditempuh karena tidak ada sejarah partai politik yang bisa nyatu karena opsi pengadilan.  Rata-rata kalau lewat pengadilan pasti ada yang keluar dari partai atau menjadi partai baru,” ujar Gun gun, di Jakarta, Senin (16/3).
Mekanisme lewat islah dirasa sebagai pendekatan ideal, karena lebih mudah menghubungkan kembali kohesi politik diantara fraksi-fraksi yang bertarung, seperti kubu Romi dan Djan Faridz di PPP, dibanding pengadilan seperti yang ditempuh Partai Golkar di PN Jakbar dan PTUN Menkumham.
Namun, menurutnya islah bukan cara yang mudah karena difasilitasi dan dimediasi secara internal, maka item yang bisa membuat PPP menyatu biasanya akan mengalami kendala.

Artikel ini ditulis oleh:

Belum Masuk Musim Panen, Harga Beras di Kebumen Masih Tinggi

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kabupaten Kebumen menyatakan harga beras di sejumlah pasar tradisional di kawasan selatan Provinsi Jawa Tengah, hingga kini masih cukup tinggi karena belum musim panen.

“Harga beras masih tinggi karena belum memasuki musim panen,” kata Kepala Seksi Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pengelolaan Pasar Pemkab Kebumen, Agung Patuh, di Kebumen, Senin (16/3).

Hasil pantauan petugas dinas itu di sejumlah pasar tradisional skala besar menunjukkan bahwa harga beras jenis Rojolele Rp12.000 per kilogram dan Mentik wangi Rp11.000. Meskipun masih tergolong tinggi harganya, katanya, beras jenis IR64 untuk kelas medium turun dari Rp9.800 menjadi Rp9.250 per kilogram.

“Karena belum memasuki musim panen sehingga pasokan beras dari luar daerah ini menjadi berkurang,” katanya.

Ia mengatakan pasokan beras ke daerah setempat, antara lain berasal dari Delanggu, Kabupaten Klaten dan Yogyakarta. Ia mengatakan umumnya masyarakat masih mampu menjangkau harga beras tersebut.

Pada kesempatan itu, ia menyebut perkembangan harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat di berbagai pasar tradisional di daerah setempat. Harga gula pasir naik dari Rp9.000 menjadi Rp9.200 per kilogram, minyak goreng barko dari Rp15.000 menjadi Rp15.500, elpiji ukuran 12 kilogram dari Rp138.000 menjadi Rp145.000 per tabung.

Sejumlah barang kebutuhan pokok lainnya mengalami penurunan harga, antara lain daging ayam ras dari Rp25.000 menjadi Rp22.000 per kilogram, telur ayam ras dari Rp18.000 menjadi Rp17.000. Selain itu, harga kentang turun dari Rp10.000 menjadi Rp9.000 per kilogram, wortel dari Rp6.000 menjadi Rp5.000, ikan teri asin dari Rp25.000 menjadi Rp23.000, ikan asin layur dari Rp23.000 menjadi Rp22.000.

“Kami terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

UPS Masuk APBD Versi E-Budgeting, Ahok Malah Tuding SKPD

Jakarta, Aktual.co —Gaya kepemimpinan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang ‘gemar’ menyalahkan anak buah, kembali diperlihatkan saat ditemukan ada item proyek pengadaan UPS (uninterruptible power supply).
Dia langsung menunjuk ada anak buahnya yang ‘bermain’ dengan DPRD, sebagai alasan masih lolosnya proyek pengadaan UPS di APBD 2015 versi dia yang kerap disebut-sebutnya bersih. “Makanya itu ada main SKPD sama oknum DPRD,” tuding dia, di Balai Kota, Senin (16/3).
Ancaman ‘standar’ pun dilontarkannya untuk selesaikan temuan itu. Ahok mengaku akan ‘staf-kan’ pejabatnya yang kedapatan kongkalingkong dengan dewan. Dengan sistem e-budgeting, mantan Bupati Belitung Timur ini sesumbar tahu siapa saja oknum SKPD yang bermain. “kelihatan, kita sudah tahu, makanya aku stafin semua,” ucap dia.
Namun saat ditanya siapa oknum SKPD yang sudah ketahuan ‘bermain’ dengan dewan terkait pengadaan UPS 2015, Ahok tak menyebut nama. Dia hanya mengatakan ada dari kalangan tingkat eselon 4, eselon 3. “Eselon 2 juga mungkin terlibat,” ujar dia.
Sikap Ahok yang gemar menyalahkan anak buah dan enggan akui kesalahannya, mendapat komentar dari peneliti Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2P-LIPI) Firman Noor.
Kata dia, gaya kepemimpinan Ahok yang suka melempar kesalahan ke anak buah tidak mencerminkan etika seorang pemimpin. “Dalam konteks kepemimpinan demokrasi, gaya Ahok ini agak jarang,” kata Firman, di Jakarta, Minggu (15/3) kemarin.
Firman menjelaskan, ada tiga kriteria pemimpin dalam demokrasi. Pertama adalah soal kecerdasan.”Kecerdasan visi misi,” ujar dia.
Yang kedua, adalah populisme. Di mana seorang pemimpin yang dipilih langsung oleh rakyat tidak bisa dilepaskan oleh rakyat di mana dia dipilih.”Sementara Ahok ini hanya menggantikan. Dalam berbagai survei, kemenangan pilkada 2012 juga tidak terlalu signifikan,” ucap dia.
Yang terakhir, adalah patuh pada aturan main. “Di sini Ahok harus paham dan patuh terhadap konstitusi,” ujar dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Polisi India Tangkap 8 Pelaku Pemerkosaan di Benggala Barat

Jakarta, Aktual.co — Kepolisian Benggala Barat, India, berhasil menangkap delapan pelaku pemerkosaan dan penyerangan di sekolah Convent of Jesus and Mary, di Ranaghat, Sabtu (14/3) pagi waktu setempat. Penangkapan tersebut sukses dilakukan setelah polisi menelusuri rekaman CCTV yang terpasang di lokasi kejadian.

Melalui gambar yang tersebar, Polisi setempat sempat menawarkan imbalan sebesar 100 ribu Rupee (atau setara dengan Rp 20,992 juta) bagi masyarakat yang mampu memberikan informasi valid keberadaan tersangka. Upah tersebut diduga sangat membantu Kepolisian.

Dari rekaman CCTV, polisi berhasil mengidentifikasi empat dari enam tersangka pelaku pemerkosaan. Sedangkan, informasi empat orang lainnya didapat setelah menyelidiki, para tersangka yang sudah diketahui identitasnya.

Menurut penuturan Uskup Agung Calcutta, Thomas d’Souza, dalam aksi ‘biadab’ itu telah menelan lima korban. Thomas menyebut, sebelum memerkosa seorang biarawati, para pelaku lebih dulu melakukan pengrusakan. Mereka juga mencuri sejumlah uang dari Biara tersebut.

“Selain Biarawati 74 tahun diperkosa, saat itu juga ada tiga wanita. Satu dianiaya, dua orang lagi dan satu penjaga diikat ke kursi,” ujarnya,  demikian lapor BBC, Senin (16/3).

Menanggapi peristiwa tersebut, Kepala Pemerintahan Benggala Barat bejanji akan bergerak cepat dan menindak tegas ke delapan pelaku tersebut. Untuk penyidikan lebih lanjut, pemerintah setempat telah meyerahkan kasus ini ke Kepolisian Federal India.

Sekedar informasi selain Taj Mahal, India juga dikenal sebagai negara yang rawan akan pemerkosaan. Kasus yang paling menyulut kemarahan publik ketika seorang Mahasiswa berusia 23 tahun diperkosa dan dibunuh oleh sekelompok orang di New Delhi pada 2012 silam.

Artikel ini ditulis oleh:

Hari Ini, Plt Pimpinan KPK Temui Pimpinan DPR

Jakarta, Aktual.co — Pimpinan Plt Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan akan menemui beberapa pimpinan DPR hari ini, Senin (16/3).
Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan bahwa pertemuan ini untuk membicarakan persoalan yang dihadapi lembaga anti rasuah itu.
“Harusnya ketemu jam 10 tapi jam 11 hari ini. Kami ingin dengar apa yang dirasakan KPK menghadapi masalah ini,” ucap Fahri, di komplek parlemen, Senayan, Jakarta.
Dikatakan Fahri, pimpinan DPR juga akan memberikan masukan terhadap Taufiequrachman Ruki dan kawan-kawan. Dia berharap konflik antar lembaga seperti benturan antar KPK dengan Polri tak terjadi lagi.
“Kami pimpinan DPR juga akan berikan masukan ke KPK bahwa tidak bisa masalah ini dilihat sebagai kasus per kasus. Sudah selayaknya KPK ada keberanian melihat akar masalahnya,” ungkap Wakil Sekjen PKS tersebut.
Sebelum ke DPR, pimpinan KPK pagi ini menemui Presiden Joko Widodo di Istana Presiden. Pertemuan ini terkait penjelasan KPK soal rencana kerja di bidang pencegahan pada tahun 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Jatuh Cinta Tingkatkan Kinerja Otak Manusia, Ini Buktinya

Malang, Aktual.co — Jatuh cinta ternyata membuat beberapa fungsi dalam otak manusia meningkat. Hasil penelitian Professor Xiaochu Zhang dari University of Science and Technologi of China, menyebut, ada perbedaan yang sangat signifikan antara otak manusia yang sedang dilanda asmara (jatuh cinta) dengan orang yang sedang single atau orang yang baru mengakhiri hubungan cintanya.

Manusia yang sedang dalam hubungan asmara atau jatuh cinta, ternyata memiliki peningkatan aktivitas pada beberapa area otak, kondisi tersebut berbanding terbalik dengan mereka yang saat ini menyandang status single, dimana aktivitas otak mereka terlihat kurang.

“Studi ini memberikan bukti empiris akan terjadinya perubahan dalam struktur dan fungsional otak manusia yang sedang jatuh cinta,” terang Professor Xiaochu, demikian dilansir dari DailyMail, Senin (16/3).

Tim peneliti dari Universitas tersebut menggunakan 100 siswa berjenis kelamin laki-laki dan perempuan sebagai bahan riset mereka. Para siswa ini dibagi menjadi tiga kelompok yakni orang yang sedang jatuh cinta, lajang dan mereka yang baru saja mengakhiri hubungan asmara.

Masing-masing dari 100 orang tersebut dilakukan proses scan otak dengan menggunakan alat pengukur aktivitas aliran darah dalam otak (atau FMRI). Mereka diminta untuk menutup mata dan memikirkan berbagai hal selama proses scanning, sehingga peneiliti bisa menemukan perubahan dalam otak yang disebabkan emosi cinta dan romantisme.

“Hasil studi ini ternyata menemukan suatu hal, yakni jatuh cinta dapat dihubungkan dengan peningkatan konektivitas dalam jaringan otak tertentu,” lanjutnya.

Peningkatan aktivitas otak manusia, ini ternyata bisa terdeteksi dari bagian nucleys caudatus, NAC, amigdala dan insula. Tak hanya itu, tes ini juga menemukan banyaknya aktivitas otak pada daerah tertentu yang berkorelasi dengan durasi waktu seseorang yang telah jatuh cinta.

Penelitian itu  juga menyebutkan, bagi mereka yang baru saja mengakhiri hubungan asmara atau pernah jatuh cinta sebelumnya, ternyata aktivitas otak langsung berubah dan dapat dilihat dari tolok ukur lamanya waktu sejak perpisahan. Hal itu ditemukan oleh para peneliti pada bagian nucleus caudatus yang berhubungan dengan harapan, penghargaan dan output sensorik.

Namun, bagi mereka yang sedang putus cinta tidak perlu khawatir, sebab hasil penelitian menemukan, ada aktivitas pada daerah tertentu yang disebut mereka (peneliti) sebagai tanda pemulihan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain