16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38026

Taufik Tak Percaya Kemendagri Loloskan APBD ‘Versi’ Ahok

Jakarta, Aktual.co —Rencana Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memutuskan APBD DKI 2015 versi Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), ditanggapi dingin oleh DPRD DKI. 
Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik masih yakin tugas Kemendagri hanya mengevaluasi anggaran saja. “Mana mungkin Mendagri bisa berpihak, Mendagri itu tugasnya mengevaluasi,” kata Taufik di DPRD DKI, Jakarta Rabu (4/3).
Taufik yakin dengan pendapatnya, karena draf yang pernah dikirim Pemprov DKI dulu juga dikembalikan Kemendagri. Sehingga menurutnya tidak mungkin jika sekarang draf APBD versi Ahok diloloskan. “Saya kira enggaklah, Mendagri pasti tahu aturan,” ujar politisi Gerindra itu.
Dia juga memastikan draf APBD versi DPRD DKI juga sudah dikirim ke Kemendagri. Sehingga bisa dibandingkan mana yang sesuai dengan aturan dan mana yang tidak dalam menyusun anggaran pemerintahan.
Hari ini, Kemendagri telah anggap draf APBD DKI 2015 versi Pemprov DKI yang dikirimkan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), tidak lagi bermasalah.
Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, evaluasi sudah dilakukan Dirjen Keuangan Daerah Reydonnyzard Moenoek terhadap revisi draf APBD DKI 2015 yang dikirim Ahok. 
“Secara keseluruhan tidak ada masalah. Memang kalau kita runut di anggaran ada hal-hal yang harusnya tidak perlu terulang kembali. Karena sesuai Nawacita Pak Presiden, setiap sen anggaran adalah uang rakyat. Itu prinsip,” ujar Tjahjo, di Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (4/3). 
Mengenai anggapan bahwa draf APBD DKI yang dikirim Ahok bisa dianggap palsu lantaran tak melewati persetujuan DPRD DKI, Tjahjo kembali tegaskan enggan ikut campur. Dalihnya, itu merupakan wewenang pihak berwajib. 
“Secara struktural Kemendagri sudah menerima pengajuan dari gubernur resmi. Soal itu palsu atau tidak biar hukum yang menyelesaikan,” ucap dia.
Karena Kemendagri, sambung dia, hanya memiliki wewenang di urusan administrasi saja. “Silakan masukkan anggaran apapun, toh secara administrasi ada aturan,” ujar dia. 

Artikel ini ditulis oleh:

Aset Fuad Amin Yang Disita KPK Berupa Tanah di Suramadu

Jakarta, Aktual.co —  Tim penyidik KPK menyita asat tanah milik tersangka suap minyak gas dan pencucian uang, RKH Fuad Amin Imron, di akses tol Jembatan Suramadu sisi Madura, Rabu (4/3).
Tim KPK berjumlah tujuh orang. Mereka tiba di Bangkalan sekitar pukul 13.00 WIB dan selanjutnya tim menuju Desa Pangpong dan Desa Morkepek, Kecamatan Labang, Bangkalan.
“Sebanyak tiga personel polisi kami terjunkan guna mengamankan penyitaan aset itu atas permintaan KPK,” kata Kapolres Bangkalan AKBP Soelistijono.
Penyitaan aset berupa tanah milik Fuad Amin Imron ini pertama kali dilakukan di Desa Pangpong, Kecamatan Lahan di lahan seluar 509 meter persegi dengan memasang plang. Selanjutnya tim bergerak menuju lokasi lain di Desa Morkepeng, Kecamatan Labang, Bangkalan.
KPK menetapkan tersangka mantan Bupati Bangkalan RKH Fuad Amin Imron pada 2 Desember 2014 sekitar pukul 01.00 WIB di rumahnya di Jalan Raya Saksak, Kelurahan Kraton, Bangkalan.
Saat itu, petugas langsung melakukan penggeledahan di rumah tokoh Kiai Bangkalan Fuad Amin itu sekitar 30 menit, dan selanjutnya pada pukul 01.00 WIB, mantan Bupati Bangkalan itu dibawa tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Jakarta.
“Ada sebanyak 1 peleton Sabhara Polres Bangkalan, 1 Unit Sat Intel dan 1 unit Sat Reskrim yang ikut mengamankan di sekitar TKP pada penangkapan dini hari tadi itu,” kata Wakapolres Bangkalan Kompol Yanuar Herlambang.
Tidak banyak media yang mengetahui penangkapan Ketua DPRD Bangkalan Fuad Amin Imron saat kejadian. Bahkan rekan sekerjanya di DPRD mengaku, baru mengetahui berdasarkan pesan singkat yang disampaikan masyarakat.
Selain Fuad, KPK juga menangkap anggota TNI AL, serta seorang lagi dari kalangan swasta. Satu koper tas berisi uang senilai Rp700 juta juga disita petugas.
Kasus dugaan korupsi yang diduga melibatkan mantan Bupati Bangkalan Fuad Imron ini, menurut KH Imam Bukhori Kholil, tidak hanya pada sektor gas sebagaimana dirilis Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja di Jakarta, akan tetapi banyak kasus.
Antara lain pungutan pada tenaga harian lepas (THL), serta dugaan gratifikasi pada PT Madura Seaport International City (MISI) senilai Rp1,5 miliar.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

PGRI Semarang Galang Kursus Mahir Pramuka

Semarang, Aktual.co — Himpunan Mahasiswa Bimbingan dan Konseling (Hima BK) Universitas PGRI Semarang (Upgris) tahun 2015 menggalang kegiatan kepramukaan melalui kursus pembina mahir tingkat dasar (KMD) periode 2015-2016. Kegiatan yang dilaksanakan selama seminggu, dimulai sejak tanggal 2-6 Maret 2015.

Imada Wahyu Syahputra, Ketua umum Hima BK Upgris mengatakan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 205 peserta dari jurusan BK Upgris.

“Peserta dipungut biaya pendaftaran Rp460ribu dengan rincian Rp200 ribu diberikan ke Kwarcab Kota Semarang sisanya untuk penyelengaraan acara (konsumsi, perlengkapan) yang dikelola panitia,” kata Imada,  Rabu (4/3/2015).
 
Imada menyebutkan, kegiatan tersebut dilaksanakan selama sepekan. Sesi pertama tiga hari dilaksanakan di kampus Upgris. Sedangkan, satu hari dilaksanakan di lapangan tembak Arhanud Meteseh Semarang berupa outbond dan api ungun.
 
Peserta kali ini , menurut dia, begitu antusias. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya peserta yang sudah memahami akan kursus pramuka yang diadakan organisasinya tersebut.

“Peserta mulai memahami akan makna Gerakan Kepanduan Praja Muda Karana (Gerakan Pramuka), sebagai salah satu wadah pembinaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia generasi muda melalui kepramukaan,”sebutnya.
 
Sementara itu,  Ketua Panitia, Ilman Agnia menyebutkan, tujuan diadakan acara KMD adalah untuk memberi bekal pengetahuan dasar dan pengalaman praktis membina Pramuka.

“Melalui Kepramukaan dalam Satuan Pramuka ialah Perindukan Siaga, Pasukan Penggalang, Ambalan Penegak dan Racana Pandega,” katanya lagi.
 
Ilman mengatakan, adapun syarat peserta KMD dapat diikuti oleh semua anggota dewasa Gerakan Pramuka

“Yaitu Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang membantu membina Satuan Pramuka serta anggota masyarakat dewasa yang memenuhi persyaratan,”ungkapnya
 
Adapun syarat tersebut diungkapkan Ilman, meliputi: sehat rohani dan jasmaniya, bersedia dan sukarela menjadi Pembina Pramuka, berpendidikan formal minimal setingkat SMU dan mendapat rekomendasi dari Gudep/Kwartir.
 
“Selain itu telah berusia sekurang-kurangnya 19 tahun, bersedia mengikuti KMD secara penuh, bersedia membayar biaya kursus dan mengisi formulir biodata,” sebutnya.

Artikel ini ditulis oleh:

IHSG Ditutup Turun 26,56 Poin

Jakarta, Aktual.co —  Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah sebesar 26,56 poin seiring pelaku pasar yang kembali melakukan aksi lepas saham untuk merealisasikan keuntungan.

IHSG BEI ditutup melemah 26,56 poin (0,49 persen) menjadi 5.448,05. Sementara kelompok 45 saham unggulan(indeks LQ45) turun 6,59 poin (0,69 persen) ke level 946,51.

Senior Fund Manager BNI Asset Management Hanif Mantiq mengatakan bahwa setelah harga saham-saham di dalam negeri mengalami “rally” penguatan beberapa hari terakhjir ini, sebagian pelaku pasar mengambil kesempatan untuk melakukan aksi ambil untung.

“Hal itu wajar, namun potensi pelaku pasar kembali melakukan aksi beli masih cukup kuat karena kondisi ekonomi Indonesia secara fundamental masih sangat bagus,” ujarnya di Jakarta, Rabu (4/3).

Di sisi lain, ia menambahkan bahwa aksi lepas saham oleh pelaku pasar saham itu juga dikarenakan data pengangguran Amerika Serikat yang cenderung mengalami tren penurunan sehingga memicu ekspektasi penurunan suku bunga AS (fed fund rate) kembali muncul di pasar keuangan.

“Sebagian investor menarik sebagian dananya mengantisipasi sentimen AS itu, namun selama Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang kuat, dana asing akan tetap mengalir ke dalam negeri,” katanya.

Analis HD Capital Yuganur Wijanarko menambahkan bahwa keadaan jenuh beli pasca kenaikan IHSG BEI secara berkelanjutan selama beberapa hari terakhir ini membuat keadaan pasar saham di dalam negeri masuk dalam fase konsolidasi sehingga memperlambat momentum kenaikan.

“Namun, koreksi saat ini dapat dijadikan momentum untuk pelaku pasar untuk kembali melakukan akumulasi,” katanya.

Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 210.967 kali dengan volume mencapai 3,97 miliar lembar saham senilai Rp4,55 triliun. Efek yang mengalami kenaikan sebanyak 90 saham, yang melemah 223 saham, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 86 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng melemah 237,40 poin (0,96 persen) ke 24.465,38, indeks Bursa Nikkei turun 111,56 poin (0,59 persen) ke 18.703,60, dan Straits Times melemah 4,20 poin (0,12 persen) ke posisi 3.417,91.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Jelang Eksekusi Mati, Wakapolda dan Pejabat Jateng Gelar Rapat di Nusa Kambangan

Jakarta, Aktual.co — Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Brigadir Jenderal Pol Slamet Riyanto mendatangi Pulau Nusakambangan, Cilacap menjelang pelaksanaan eksekusi mati terpidana kasus narkoba.
Dari pantauan di Dermaga Wijayapura, Cilacap, Rabu, Wakapolda yang didampingi sejumlah pejabat Polda Jateng tiba di tempat penyeberangan Pulau Nusakambangan itu pukul 13.45 WIB.
Selain Wakapolda, dalam rombongan yang menggunakan belasan mobil itu tampak Kepala Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Ulung Sampurna Jaya, Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap Edyward Kaban, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Batu Nusakambangan Marasidin Siregar, Kalapas Narkotika Nusakambangan Frans Elias Nico, Kalapas Pasir Putih Nusakambangan Hendra Eka Putranto, dan sejumlah pejabat kejaksaan.
Saat hendak ditanya wartawan, Kapolres Cilacap AKBP Ulung Sampurna Jaya hanya tersenyum, demikian pula dengan Kalapas Pasir Putih Hendra Eka Putranto.
Sementara Kalapas Batu Marasidin Siregar yang berjalan berdampingan dengan Kalapas Narkotika Frans Elias Nico diam ketika disapa wartawan.
Setelah seluruh rombongan berada di atas kapal ro-ro Pengayoman IV, para pejabat itu segera diseberangkan menuju Dermaga Sodong di Pulau Nusakambangan, sedangkan mobil yang mereka tumpangi ditinggal di sekitar Dermaga Wijayapura.
Informasi yang dihimpun, rombongan wakapolda dan sejumlah pejabat itu akan menggelar rapat koordinasi terkait persiapan eksekusi terpidana mati kasus narkoba.
Kejaksaan Agung beberapa waktu lalu merilis 10 nama terpidana mati kasus narkoba yang segera dieksekusi, yakni Andrew Chan (warga negara Australia), Myuran Sukumaran (Australia), Raheem Agbaje Salami (Nigeria), Zainal Abidin (Indonesia), Serge Areski Atlaoui (Prancis), Rodrigo Gularte (Brasil), Silvester Obiekwe Nwaolise alias Mustofa (Nigeria), Martin Anderson alias Belo (Ghana), Okwudili Oyatanze (Nigeria), dan Mary Jane Fiesta Veloso (Filipina).
Selain itu, satu terpidana mati kasus pembunuhan berencana atas nama Syofial alias Iyen bin Azwar (WNI) juga akan dieksekusi kejaksaan.
Eksekusi tersebut direncanakan akan dilaksanakan serentak di Pulau Nusakambangan pada waktu yang belum ditentukan.
Akan tetapi hingga saat ini, Mary Jane Fiesta Veloso masih berada di Lapas Wirogunan, Yogyakarta, karena sedang menjalani sidang peninjauan kembali di Pengadilan Negeri Sleman.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Daniel Bolly: Semestinya Ketika Pemeriksaan, Jangan Suka-sukanya BW

Jakarta, Aktual.co — Tersangka Bambang Widjojanto mendatangi Bareskrim Mabes Polri. Namun, Bareskrim Polri memastikan tak ada jadwal pemeriksaan terhadap Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif itu.
“Untuk hari ini Pak BW tidak konfirmasi ke penyidik mau datang. Jadi saya bingung itu kok mau datang, tidak ada konfirmasi ke penyidik terkait pemeriksaan yang bersangkutan,” kata Kepala Subdirektorat VI Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Kombes Daniel Bolly Tifaona di Bareskrim Polri, Rabu (3/3).
Daniel menjelaskan, penyidik telah menjadwalkan pemeriksaan meski saat dua panggilan sebelumnya Bambang kerap mangkir. Tetapi ia memastikan tidak ada pemanggilan pada hari ini.
“Ya karena jadwal pemeriksaan lain sudah ada. Jangan suka-suka dia dong, harusnya kemarin dia datang,” ucap Daniel.
Bambang Widjojanto ditetapkan tersangka kasus dugaan mengarahkan saksi memberikan keterangan palsu dalam sidang MK terkait sengketa pilkada di Kotawaringin Barat  2010 silam.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain