15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38028

4 Tim Tangguh Diprediksi Langganan Lolos pada Play Off NBL 2015

Semarang, Aktual.co — Sebanyak empat tim papan kelas atas diprediksikan lolos pada laga Play Off  Liga Basket Profesional IndiHome National Basketball League (NBL) Indonesia musim reguler 2014-2015 kembali dihelat sejak tanggal 4-8 Maret 2015 di GOR Sabahat Semarang, Jawa Tengah.

Ada pun keempat tim yang langganan lolos adalah Hangtuah Sumsel IM (peringkat ke-6), Garuda Kukar Bandung (ketujuh), Stadium Jakarta (kedelapan), dan Bimasakti Nikko Steel Malang (kesepuluh) yang bakal menjadi sorotan selama seri ketujuh di Semarang nanti.

Senior Manager Communication PT DBL Indonesia, Yondang Tubangkit, mengatakan, kepada wartawan, bahwa tim-tim yang langganan lolos playoff selama empat musim sebelumnya, keempat tim itu belum benar-benar aman.

Bahkan, kemapanan mereka kini mendapat ancaman serius dari dua tim kuda hitam. Yakni JNE BSC Bandung Utama yang untuk sementara berhasil menyodok ke posisi lima besar, serta Satya Wacana ACA LBC Salatiga yang mengancam di posisi sembilan.

“Siapa yang lengah, sangat mungkin akan terpental dari delapan besar atau zona Championship Series,” beber dia, di lokasi pertandingan, Rabu (4/3).

Dia mengatakan, bahwa beban paling berat yang harus dihadapi Garuda pada seri Semarang nanti. Tim polesan Tjetjep Firmansyah itu harus bentrok dengan CLS Knights Surabaya (4/3), Stadium Jakarta (6/3), dan Satria Muda Britama Jakarta (7/3).

”Semangat kita sudah kembali sejak kemenangan di seri kemarin. Kini yang terpenting di menghadapi seri yang cukup panjang ini, harus ada rotasi pemain. Ini untuk menjaga kebugaran setiap pemain, sekaligus memaksimalkan setiap laga,” ujar Christ Gideon, small forward Garuda Kukar Bandung.

Menurut dia, persaingan di papan atas juga tak kalah seru. Posisi Pelita Jaya Energi Mega Persada Jakarta sebagai pemuncak klasemen sementara belum sepenuhnya aman.

M88 Aspac Jakarta di urutan kedua dan Satria Muda BritAma Jakarta (ketiga) sewaktu-waktu bisa menggusur. Termasuk CLS Knights Surabaya (kempat) yang sedang naik trennya belakangan ini.

CLS Knights mencatatkan tujuh kemenangan beruntun. Dimulai dengan mengalahkan Garuda Kukar Bandung 85-66 pada laga hari terakhir Seri IV di DBL Arena Surabaya, 25 Januari lalu.

Setelah itu, CLS sukses menyapu bersih kemenangan pada dua seri terakhir (Seri V Batam dan Seri VI Solo). Aspac dan Pelita Jaya ikut menjadi korban keganasan CLS Knights. Keduanya berhasil dikalahkan pada seri terakhir di Solo.

CLS Knights dijadwalkan berhadapan dengan Garuda pada hari pertama Seri Semarang, Rabu (4/3) besok. Setelah itu, mereka akan meladeni JNE BSC Bandung Utama (Kamis, 5/3), dan NSH GMC GSBC Jakarta (Sabtu, 7/3).

Artikel ini ditulis oleh:

DPR: Cadangan Energi Itu Minyak Mentah, Bukan BBM

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi VII DPR RI Kardaya Warnika  menilai ada yang aneh dengan keberadaan Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas yang mengatur BBM. Pasalnya, sepengetahuannya di negara lain, tidak ada suatu badan Pemerintah yang tugasnya mengatur BBM.

“Saya sering mengatakan, baik waktu di pemerintahan maupun tidak lagi di pemerintahan, bentuk BPH Migas itu menjadi daya tarik turis karena ada yang aneh,” kata Kardaya di gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (4/4).

Ia menjelaskan, di negara-negara lain, Pemerintahannya membentuk badan tertentu hanyalah untuk mengatur sektor-sektor seperti perhubungan, transportasi, bandara, dan telekomunikasi.

“Negara lain tidak ada yang mengurusi BBM,” ujarnya.

Selain itu, Kardaya juga mengkritisi usaha pemerintah untuk membuat strategic petroleum research, yakni cadangan nasional dalam bentuk BBM. Padahal pada umumnya cadangan nasional itu berupa minyak mentah.

“Strategic petroleum research itu yang dibicarakan BBM. Di luar negeri, strategic petroleum research membicarakan crude Oil (minyak mentah). Tapi, tidak apa-apa. Ya, boleh saja tampil beda,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

LPSK Janji Lindungi Saksi Kasus Anggaran ‘Siluman’ DKI

Jakarta, Aktual.co —Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) janji lindungi saksi-saksi di kasus anggaran siluman di APBD DKI 2015. 
Janji disampaikan agar pihak-pihak yang mengetahui informasi mengenai asal muasal anggaran siluman mau memberi keterangan. Mengingat besarnya tekanan yang bisa didapat para saksi jika bocorkan informasi mengenai ‘pemain’ anggaran siluman.
“Saksi bisa dari PNS DKI maupun Anggota DPRD DKI yang turut dalam penyusunan RAPBD DKI 2015,” ujar Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai, dalam siaran pers yang diterima Aktual.co, Rabu (4/3). Kata Haris, saksi itu diharapkannya bisa memberi informasi mengenai siapa dan motif apa yang melatarbelakangi pelaku memasukkan anggaran ke dalam RAPBD.
“Tentu hasil penyusunan bersama DPRD dan Pemprov DKI, maka merekalah yang sebenarnya bisa memberi titik terang,” ucap dia. 
Dia yakin, indikasi adanya tindak pidana korupsi dalam kasus anggaran siluman merupakan kerja kolektif, yang tidak dilakukan satu atau dua orang saja. “Maka dari itu ada kemungkinan pihak yang mengetahui upaya dimasukannya anggaran siluman tidak berani memberi keterangan,” ucap dia. Sedari itu LPSK jamin lindungi jika ada pihak yang mau beri keterangan, sesuai amanat UU Perlindungan Saksi dan Korban. “Saksi tindak pidana korupsi merupakan salah 1 saksi yang mendapat prioritas Perlindungan dari LPSK,” ujar Haris.

Artikel ini ditulis oleh:

Giliran Tak Diperiksa BW Datangi Bareskrim Polri

Jakarta, Aktual.co —  Wakil Ketua KPK nonaktif Bambang Widjojanto (BW) menyambangi kantor Bareskrim Mabes polri, Jln Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (4/3).
Tersangka kasus dugaan mengarahkan saksi untuk memberikan keterangan palsu dalam persidangan sengketa Pilkada Kotawaringin Barat di Mahkamah Konstitusi (MK) 2010, itu tiba sekitar pukul 15.15 WIB.
Dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang dibalut rompi abu-abu pria yang akrab disapa BW ini tak banyak banyak komentar ketika ditanyakan maksud kedatangannya.
“Nanti ya saya ketemu penyidik dulu” kata BW di Bareskrim Mabes Polri.
tiba-tiba berencana ingin mendatangi Bareskrim Mabes Polri tanpa adanya panggilan penyidik, hari ini, Rabu (4/3). Rencananya Bambang akan datang ke kantor Komjen Budi Waseso itu pada pukul 13.00 WIB.
Sebelumnya, menurut kuasa hukum BW, Muji Kartika Rahayu, bahwa kedatangan kliennya ke kantor bareskrim adalah inisiatifnya sendiri.
“Mas BW akan datang ke Bareskrim. Mas Bambang berinisitif untuk datang hari ini,” ujar Muji Kartika Rahayu, kuasa hukum BW saat dikonfirmasi.
Kendati demikian, dia mengaku belum mengetahui agenda kedatangan BW, termasuk apakah menjalani pemeriksaan.  “Enggak tahu. Yang penting Mas BW akan datang setelah hari Selasa. Pokoknya ke Bareskrim saja. Kalau nanti ada perubahan, ya tergantung,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Korupsi Bus Listrik, Bareskrim Geledah Kantor Kemenristek

Jakarta, Aktual.co —   Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri menggeledah kantor Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) terkait perkara kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Bus listrik di Kemenristek tahun 2013.
Penggeledahan tersebut dilakukan di dua tempat kantor Kemenristek yaitu di Jalan MH. Thamrin dan PT Sarimas Ahmadi Pratama (SAP) di kawasan Depok, Jawa Barat. Dalam perkara ini penyidik telah menetapkan tersangka berinisial P yang menjabat Deputi Iptek Industri Strategis Kemenristek.
Kasubdit I Tipikor Bareskrim Polri. Kombes Pol Samudi mencurigai ada sejumlah dokumen tentang perencaan, kontrak dan pembelian bus listrik tersebut di ruangan P.
“Target kami dokumen perencanaan pada saat dia kontrak, perencanaan pembelian bus listrik, kontraknya,” kata Samudi di Jakarta, Rabu (3/3).
Dijelaskan Samadi, pengadaan bus listrik pada Kemenristek tidak sesuai kontrak yang ditargetkan rampung pada Desember 2013 lalu dengan total 11 bus. Tetapi, rekanan atau pemenang tender yakni PT SAP itu baru dapat memenuhi permintaan pada Juni 2014 dengan hanya 8 unit bus saja.
“Busnya memang sekarang sudah ada. Tadinya dijanjikan dikontral itu 11 unit, ternyata itu hanya 8, yang 3 dibatalkan. Harusnya Desember 2013 sudah siap tapi sampai batas waktu tidak ada sampai 11 dan hanya berapa komponen,” jelasnya.
Berdasarkan penyidikan yang dilakukan pihaknya, sambung Samudi, ads kerugian negaea sebesar Rp 5 miliar.
Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Bareksrim Polri menjerat P dengan dugaan korupsi pengadaan bus listrik di Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) Tahun Anggaran 2013. Ia diketahui berperan sebagai pejabat pembuat komitmen di 2013.
Direktur Tipidkor Bareskrim Polri Brigjen Ahmad Wiyagus menjelaskan, saat tindak pidana berlangsung Dr P merupakan Plt Asisten Deputi Iptek Industri Strategis di Deputi Bidang Pendayagunaan Iptek Kemenristek. Peran Dr P adalah selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada kegiatan teknologi unggulan dan kebencanaan Kemenristek, di 2013 lalu.
Bermula di Bulan November 2013 dimana Kemenristek menggandeng PT SAP dalam pekerjaan pengadaan bus listrik yang ditandatangani P. Sementara dari PT SAP diwakili oleh DA selaku Direktur PT SAP.
“Harga kontraknya mencapai Rp 24.488.750.000,” kata Wiyagus dalam keterangan tertulisnya, Senin 2 Februsri 2014 lalu.
Namun, dari realisasi yang sudah dibayarkan tersangka kepada rekanan tidak sesuai dengan realisasi fisik penyelesaian pekerjaan.
“Ditemukan cukup bukti telah terjadi tindak pidana korupsi dalam pengadaan bus listrik tersebut,” ucap Wiyagus.
P dijerat dengan pasal 2 ayat 1 dan atau pasal 3 UU nomor 31 tahun1999 tentang Tipikor yang diubah dalam UU nomor 20 tahun 2001.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Dibalik Izin Tak Kunjung Selesai, SKK Migas: IDD Chevron Belum Submit Revisi POD

Jakarta, Aktual.co — Di balik Kisruh Polri-KPK, ternyata terdapat warisan Megaproyek IDD Chevron warisan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tengah bergerilya mencari persetujuan para petinggi negara. Sebelumnya, Mantan pelaksana Tugas Kepala SKK Migas J Widjonarko mengatakan, proyek dengan nilai investasi USD12 miliar tersebut sebelumnya direncanakan berproduksi 2018, namun diperkirakan mundur dua tahun menjadi 2020. SKK Migas yang menangani perizinan kontrak IDD Chevron menyatakan bahwa proses perizinan IDD Chevron masih dalam proses.

“Diskusi teknis mengenai revisi POD sudah berjalan pararel dengan finalisasi penyiapan usulan formal revisi POD,” ujar Kepala Humas SKK Migas, Rudianto Rimbono kepada Aktual, Rabu (4/3).

Untuk diketahui, ada beberapa tahapan perizinan yang perlu dilakukan untuk mendapatkan izin Migas. Tahap I yaitu KKS mengajukan Work Program and Budgeting (WP&B) yaitu Rencana Kerja & Anggaran. Sedangkan Tahap II, setelah kegiatan eksplorasi Migas berhasil menemukan cadangan migas, maka K3S kembali mengajukan permohonan Rencana Pengembangan Lapangan (atau yang lazim disebut Plan Of Development/POD). SKK Migas akan melakukan evaluasi terhadap rencana pengembangan lapangan (POD) yang selanjutnya memberikan rekomendasi untuk mendapatkan persetujuan Menteri ESDM.

Isi dari POD mencakup, studi-studi G&G (geologi, geofisika dan reservoir) yang dibutuhkan, rencana pengembangan sumur-sumur produksi, kegiatan akuisisi 3D Seismik,    Pembuatan fasilitas-fasilitas produksi, Supporting services (kapal, kendaraan, outsourcing man power) dan Maintenance sumur-sumur&peralatan. Untuk kasus IDD Chevron, ada fakta pembengkakan anggaran yang awalnya USD6,9 miliar kemudian membengkak jadi USD12 miliar. Namun, terkait total biaya POD yang bakal dibebankan, SKK migas mengungkapkan masih membahas hal tersebut.

“Total biaya POD masih dalam pembahasan. Diskusi pendahuluan sudah dimulai sejak 1-2 bulan lalu. Sedangkan usulan revisi POD masih belum di submit Chevron,” pungkasnya.

Sebagai informasi, PT Chevron Pasifik Indonesia sudah memegang proyek IDD sejak 2008. Proyek ini menggabungkan empat kontrak kerja sama yaitu Ganal, Rapak, Makassar Strait, dan Muara Bakau. Dalam keempat konsesi tersebut terdapat 5 lapangan yaitu: Lapangan Bangka, Gehem, Gendalo, Maha dan Gandang. Lapangan Bangka akan beroperasi terlebih dahulu pada 2016. Sementara untuk Gendalo dan Gehem akan beroperasi setelah Bangka, berturut-turut pada 2017 dan 2018.

Menurut Pengamat geopolitik-Energi Hendrajit, kerja sama tersebut sangat merugikan kepentingan nasional Indonesia.

“Data yang saya peroleh, 25 persen total produksi Proyek IDD dialokasikan untuk dalam negeri, sedangkan sisanya yang 75 persen untuk Chevron,” ujar dia.

Indonesia akan dapat jatah gas berupa gas alam cair sebanyak 179 kargo dengan rincian sebagai berikut, untuk FSRU Jawa Barat 53 kargo (2018-2021), Terminal Arun 20 kargo (2017-2021), FSRU Lampung 37 kargo (2016-2018), FSRU Banten 30 kargo (2016-2018), FSRU Jawa Tengah 39 kargo (2016-2021).

Ia menjelaskan, masalah jadi runyam ketika megaproyek ini terganjal kasus perpanjangan kontrak di Blok Makasar Strait yang habis pada 2020.

“Setidaknya ada dua indikasi yang memperkuat dugaan ini. Pertama, pernyataan ganjil dan misterius Menko Ekonomi Chairul Tanjung yang mengaitkan jaminannya untuk memperpanjang kontrak IDD Chevron di Blok Makasar Straint dengan sikap KPK dan Kementerian ESDM. Kedua, terkait fakta adanya pembengkakan anggaran proyek IDD yang awalnya USD6,9 miliar, kemudian membengkak jadi USD12 miliar,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain