15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38029

Pemasok UPS Asal Surabaya Kesal Dianggap Fiktif oleh Ahok

Surabaya, Aktual.co — Ulya Abdillah dibuat geram pernyataan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Di mana Ahok menyebut perusahaan pemenang tender pengadaan uninterruptible power supply (UPS) untuk sekolah-sekolah di Jakarta yang masuk anggaran APBD 2014, kebanyakan fiktif.
Lantaran Ulya merupakan direktur CV Tunjang Langit, satu dari tiga perusahaan asal Surabaya, Jawa Timur, yang memenangkan tender pengadaan UPS.
Kata dia, perusahaannya yang beralamat di Jalan Kebon Sari, Surabaya itu memenangkan tender pengadaan UPS di SMKN 27 senilai Rp 5.832.618.000 (Rp5,8 miliar).
Ditegaskan Ulya, tender yang dimenangkan perusahaannya adalah legal dan tidak ada yang fiktif. Sebab pengadaan UPS dilakukan lewat proses yang telah diatur dalam PP 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
“Saya juga punya NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) dan bukti-bukti lain, termasuk nilai tendernya,” kata Ulya sambil menunjukkan berkas tendernya, di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (3/3).
Selain perusahaan miliknya, kata Ulya, masih ada dua perusahaan pemenang tender UPS yang tercatat beralamat di Surabaya dan Sidoarjo. Yakni PT Aurel Duta Sarana dan CV Wiyata Agri Satwa Sidoarjo dengan nilai proyek rata-rata Rp5,8 miliar. 
Saat ditanya apakah Ulya siap jika suatu saat dipanggil KPK untuk dijadikan sebagai saksi? Dia mengaku siap-siap saja. “Ya siap dong, kenapa ngga.”

Artikel ini ditulis oleh:

Pelindo: Kerjasama dengan Garuda Bentuk Sinergi BUMN Strategis

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —  Dirut PT Pelabuhan Indonesia III Djarwo Surjanto mengatakan, kerja sama dengan PT Garuda Indonesia merupakan bentuk sinergi BUMN yang strategis.

“Sinergi BUMN antara Pelindo III dengan Garuda Indonesia ini merupakan langkah strategis guna mengoptimalkan pemanfaatan potensi bisnis keduanya dengan prinsip saling menguntungkan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (4/3).

Pada Selasa (3/3), Pelindo III dan Garuda menandatangani nota kesepahaman korporasi untuk meningkatkan sinergi kedua BUMN, serta mendukung kelancaran kegiatan bisnis Pelindo III yang menangani kepelabuhanan dengan wilayah meliputi tujuh provinsi di Indonesia.

Pelindo III mengelola 43 pelabuhan di Indonesia dan mulai melebarkan bisnis usaha lainnya seperti perkapalan, energi, logistik, dan properti. Menurut Djarwo, dukungan penyediaan jasa transportasi udara dari Garuda akan meningkatkan efektifitas dan efisiensi kinerja perseroan tersebut.

Sementara itu Direktur Utama Garuda Indonesia M Arif Wibowo mengatakan, melalui kerja sama tersebut, Garuda akan menjadi maskapai resmi bagi perjalanan dinas guna menunjang kelancaran operasional seluruh pegawai Pelindo III serta anak perusahaan dan afiliasinya. “Kerja sama ini juga akan membantu program efisiensi Pelindo III secara jangka panjang mengingat melalui kerjasama ini Garuda akan memberikan potongan harga khusus dan layanan prioritas lainnya bagi seluruh pegawai Pelindo III dan afiliasinya serta keluarga,” katanya.

Selain itu, sinergi antarkedua BUMN ini juga akan dapat meng-optimalkan kinerja dan diharapkan dapat menjadi model bagi pengembangan sinergi BUMN lainnya. Saat ini, Pelindo III gencar melakukan investasi dengan sejumlah “flagship project” seperti Terminal Teluk Lamong, Java Integrated Industrial Port Estate (JIIPE) serta bisnis proyek lainnya dengan dukungan Garuda Indonesia.

Pemerintah saat ini sedang menyusun peraturan presiden terkait dengan upaya untuk mengurangi “dwelling time” (waktu bongkar muat di pelabuhan) yang dinilai bakal berdampak pada pengurangan biaya logistik. “Salah satu yang disusun tim satgas percepatan ‘dwelling time’ ini adalah perpres (peraturan presiden),” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo seusai rapat koordinasi tata kelola keelabuhanan di Kantor Kemenko Maritim di Gedung BPPT, Jakarta, Senin (2/3).

Artikel ini ditulis oleh:

Anang Diminta Warga Jember Untuk jadi Bupati

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi X DPR RI, Anang Hermansyah, diminta untuk menjadi Bupati Jember, Jawa Timur, periode 2015-2020. Permintaan ini, karena alasan politisi Partai Amanat Nasional itu, merupakan putra daerah.

Permintaan tersebut datang dari warga Desa Kemiri, Desa Suci dan Desa Mangli, yang meminta suami dari Ashanti itu, untuk menjadi bupati, ketika dirinya melakukan kegiatan reses dan melakukan dialog untuk menyerap aspirasi dan konstituennya ke masyarakat.

Kepala Desa Kemiri, Suryono mengungkapkan, keinginan warga desanya agar Anang mencalonkan diri sebagai Bupati karena Anang merupakan putra daerah asli, sehingga mengetahui masalah-masalah yang ada.

“Mas Anang putra daerah asli Jember, jadi nanti bisa dicarikan solusinya untuk memecahkan masalah yang ada,” ujar Suryono melalui siaran persnya yang diterima wartawan di Jakarta, Rabu (4/3).

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Desa Suci, Nursalim, alasannya Anang merupakan sosok pemimpin yang dicari, karena langsung turun ke tengah-tengah masyarakat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Anang mampu mendengarkan dan mampu memperjuangakan aspirasi kita,” ungkap Nursalim.

Anang yang mendengar keinginan konstituennya agar maju sebagai Bupati Jember periode 2015-2020, mengucapkan banyak terimakasih atas kepercayaannya. Anang juga menegaskan siapapun yang memimpin Jember harus mempunyai visi dan misi yang jelas, agar masyarakat Jember sejahtera dan pembangunannya baik fisik atau kualitas manusianya berjalan dengan baik.

“Terima kasih atas dukungan dan kepercayaanya, nanti akan dipertimbangkan, yang pasti siapapun yang akan maju menjadi Bupati Jember, harus punya visi dan misi yang jelas,” jelas Anang yang didampingi oleh Anggota DPRD Kota Jember Fraksi PAN Liliy Niamah dan Agus Widianto.

Artikel ini ditulis oleh:

Intervensi Konflik Internal Partai, Oposisi Awasi Pelanggaran Konstitusi Pemerintah

Jakarta, Aktual.co — Direktur Pusat Studi Sosial dan Politik Indonesia, Ubedilah Badrun mengatakan kelompok partai politik oposisi di parlemen akan menunjukan perlawanan berdasarkan pelanggaran konstitusi yang dilakukan pemerintah.
Hal ini dikatakan terkait dugaan adanya indikasi intervensi pemerintah dalam menyikapi konflik internal partai.
“Misalnya APBN-P 2015 nanti kalau ada upaya judicial review UUD 45 di MK menunjukan ketidaksesuaian antara APBN-P yang dibuat pemerintah dengan konstitusi, saya kira itu sebuah pelanggaran,” kata Ubedilah, Rabu (4/3).
Menurutnya, parpol oposisi di parlemen akan lebih melihat sisi pelanggaran konstitusi.
“Kalau itu terjadi dan publik melihat dengan ‘mata telanjang’, tidak ada pilihan lain bagi rakyat misal rezim diakhiri. Itu pilihan paling mungkin,” ujarnya.
Sementara, oposisi di luar partai ditentukan dari seberapa vulgar pemerintah melakukan kesalahan. Jika makin vulgar maka makin deras respon kekuatan non partai melawan rezim. “Saya kira peristiwa itu mungkin terjadi jika dinamikanya makin vulgar.”

Artikel ini ditulis oleh:

Hasil Tak Maksimal di Blitar, Arema Evaluasi Tim

Malang, Aktual.co — Pasca menggelar partai uji coba melawan PSBK Blitar dan Putra Blitar, Arema Cronus melakukan evaluasi menyeluruh kepada seluruh tim. Dalam uji coba di Stadion Soeprijadi Blitar tersebut, Arema kurang mendapat hasil maksimal.

Asisten pelatih Arema, Joko Susilo mengaku sudah memberi beberapa catatan merah untuk segera dibenahi. Catatan itu dilakukan agar tim ‘Singo Edan’ segera berbenah sebelum kick off ISL.

“Beberapa hal seperti teknik, mental dan psikologis pemain harus segera dibenahi agar mampu melakono ISL,” kata Joko Susilo, Rabu (4/3) di Malang, Jawa Timur.

Hanya saja, kata pelatih yang akrab disapa Gethuk ini, masih belum menjelaskan secara rinci, lini mana saja yang perlu mendapat pembenahan.

“Saya sudah catat apa saja yang kurang,” terangnya.

Karenanya mantan pemain Arema era 90-an ini meliburkan pemainnya satu hari untuk latihan guna melakukan recovery sebelum melakukan sesi latihan lagi pada besok, Kamis (5/4) dengan materi yang lebih ketat.

Arema meraih hasil kurang maksimal, sebab kalah dengan skor 1-0 dengan PSBK Blitar dan pertandingan kedua menang skor 3-0.

Artikel ini ditulis oleh:

DPR Sayangkan Kenaikkan Tarif KA Ekonomi

Jakarta, Aktual.co — Rencana PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk menaikan tarif untuk kelas ekonomi hampir mencapai 500 persen pada 1 April mendatang terus menuai kritikan.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Yudi Widiana Adia menyayangkan atas rencana kenaikan tarif kereta ekonomi sebesar 500 persen tersebut.
“Kita menyayangkan atas kenaikan tersebut, sebaiknya subsidi jangan hanya untuk komuter di Jabodetabek saja, melainkan ekonomi yang jarak jauh juga,” kata Yudi dalam keterangan tertulisnya yang diterima Aktual.co, di Jakarta, Rabu (4/3).
Menurut dia, kalangan ekonomi bawah justru mengandalkan alat transportasi kereta api sebagai salah satu transporatasinya. Karena, kereta sudah menjadi identik dengan mereka.
“Kalau subsidinya dicabut sama saja kemenhub menginginkan kesan bahwa kereta api hanya untuk orang berduit saja,” tandasnya.
Seperti diketahui,  mulai 1 April 2015, tarif kereta api (KA) ekonomi bersubsidi dari Pemerintah, baik KA jarak jauh ataupun KA lokal mengalami kenaikan. Kenaikan tarif KAI ini menunjuk pada perjanjian antara PT Kereta Api Indonesia (persero) dengan Dirjen Perkeretaapian No. HK.221/I/1/kKA-2015 tanggal 2 Januari 2015 tentang Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik (PSO) Bidang Angkutan Kereta Api Pelayanan Kelas Ekonomi Tahun Anggaran 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain