6 April 2026
Beranda blog Halaman 38031

Waketum Golkar Versi Agung Bantah Menkumham Intervensi

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Umum Partai Golkar versi Agung Laksono, Yorrys Raweyai, menilai tidak ada intervensi apapun dari Menkumham, Yasona Laoly terkait perselisihan kepengurusan Golkar.
“Menkum HAM hanya memberi legitimasi kepengrusan tentang suatu organisasi parpol harus didaftarkan. Menkum HAM on the track, tidak campuri ke mana-mana,” kata Yorrys, dalam sebuah diskusi, di Jakarta, Sabtu (14/3).
Menurut dia, Menkumham hanya memberi surat penjelasan atas putusan Mahkamah Partai (MP) mengenai dualisme kepengurusan antara Agung dengan Aburizal Bakrie. Isi surat juga meminta agar Agung Laksono segera berkoordinasi dengan Aburizal terkait putusan MP agar kepengurusan hasil Munas Bali diakomodir.
“Dia (Menkum) mengeluarkan penjelasan 10 Maret itu bukan keputusan dia hanya menyatakan sesuai dengan surat putusan MP mensahkan kubu Ancol dengan Ketum Agung Laksono. Kemudian ada perintah-perintah lain. Menteri belum beri keputusan beliau hanya beri surat kedua kubu. Dia memberi waktu kubu Agung untuk segera mengakomodasi kader kubu Bali secara selektif sesuai AD/ART Golkar,” tambahnya.
Yorrys keberatan dengan pernyataan politisi PKS Aboebakar Alhabsy yang menyebut Menkum melakukan intervensi terhadap parpol yakni PPP dan Golkar. Intervensi kata Aboebakar dapat dilihat dari proaktifnya Menkum mengirim surat ke kubu Agung.
“Dia (Menkum) tidak proaktif. Surat hanya menjelaskan, dia tulis surat kepada kami proaktif ke Aburizal untuk bangun rekonsiliasi. Tidak mungkin (surat) ke Aburizal kena keputusan MP (pengakuan) Agung Laksono,” ujar Yorrys.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

KADIN: Kebijakan Pemerintah Soal Rupiah Jadi Kendala Pelaku Usaha

Jakarta, Aktual.co — Melemahnya nilai Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) hingga mencapai level Rp13.200 membawa dampak yang cukup siginifikan bagi para pelaku usaha. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum KAMAR dagang dan Industri (Kadin), Yugi Prayanto.
“Kita ingin pemerintah menjaga agar nilai Rupiah bisa stabil. Dan bagi para pelaku usaha ya urusannya pasti ke swasembada,” ujar Yugi di Jakarta, Sabtu (14/3).
Lebih lanjut dikatakan dia, dengan pelamahan Rupiah dapat mendorong para pelaku usaha, terutama pelaku usaha ekspor untuk lebih berkembang. Namun, menurutnya hal itu tidak serta-merta menjadi lebih mudah.
“Kuncinya membuka peluang usaha dari hulu ke hilir, dan membuka peluang investasi. Tapi sekarang ini kan infrastruktur kita belum siap, ini cukup menyulitkan,” kata dia.
Yugi juga mengatakan agar kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi pelemahan Rupiah harus bisa adil. Pasalnya selama ini, kata dia, beberapa kebijakan pemerintah memiliki kendala bagi pelaku usaha.
“Kami minta kepada pemerintah agar setiap policy yang mau dikeluarkan itu tolong undang kami dulu, karena policy yang terlalu cepat dikeluarkan resistensinya tinggi,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Bloomberg Index Dollar siang ini mencatat pelemahan Rupiah sebesar Rp13.205 per Dolar AS. Rupiah melemah 0,17 persen terhadap Dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Pengamat LIPI: Semestinya Menkumham Lebih Profesional Pada Putusan Golkar

Jakarta, Aktual.co — Pengamat LIPI Siti Zuhro mengatakan menkumham jangan blunder dalam mengambil putusan konflik Partai Golkar. Sebab persoalan konflik tersebut belum dinyatakan final oleh mahkamah partai.
“konflik golkar belum usai, belum final dan apakah sudah hitam diatas putih oleh kumham. Tapi saya lihat dari kumham hanya mengendorse atas dasar final apa yang sudah dilakukan oleh partai, itu juga harus didaftarkan dan mendaftar, jangan blunder,” ujar Situ Zuhro saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (14/3).
Siti mengatakan sebetulnya pengajuan ke kumham itu hanya proses mendaftar, seperti halnya partai mendaftar pilkada ke KPU, KPU tidak bisa menerima jika ternyata ada dualisme kepengurusan. KPU hanya mengakui satu kepengurusan tapi tidak lalu mengintervensi harus membenahi atau menyarankan. Kemungkinan yang disampaikan KPU adalah penyelenggara pemilu tidak bisa menerima pendaftaran dualisme.
“Seharusnya dilakukan oleh kumham secara profesional, jadi kalo memang di mahkamah partai belum tuntas karena belum ada satu keputusan final yang mengikat. Mestinya kalo Kumham kurang jelas bisa panggil anggota mahkamah itu, mintakan klarifikasi karena kumham ingin merekonfirmasi sehingga betul-betul keputsan itu tidak menimbulkan kontroversi. Publik kan menyoroti semua,” katanya
Menurutnya, partai, pemerintah dan kementrian menjadi sorotan tajam, siapa melakukan, sudah propert atau tidak, sudah sesuai dengab tupoksi nya atau tidak, Kumham dalam kaitan ini jangan sampai melakukan blunder.
“ini bukan yang pertama juga, respon kumham yang sangat segera menentukan atau merespon konflik yang ada di PPP ternyata panjang ceritanya juga. jadi menurut saya kalau islah tidak mungkin dilakukan karena sudah mentok dan tidak diragukan oleh partai lalu partai menempuh jalur hukum ya sudah hukum itu yang harus di tuntaskan,” tambahnya.
Siti menilai bahwa tidak mungkin kalau mahkamah partai bisa memfinalisasi dan menjadi solusi konflik para elit.
“ini juga baru ujicoba dan ternyata anggota mahkamah sudah terlanjur berpihak lebih dulu sebelum melaksanakan tugasnya kemarin. Ini berat memang hanya jadi perdebatan di internal partai yang belum final,” katanya

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Komisi III DPR: Pemerintah Intervensi Putusan Golkar

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi III DPR, Aboe Bakar Al Habsyi, menuding pemerintah sengaja ikut campur atau intervensi terhadap ikwal kepengurusan Partai Golkar.
Abu mengatakan, mengacu kepada Undang-Undang Partai Politik, pemerintah hanyalah petugas administrasi dan tidak boleh berinisiatif semisal mengirimkan surat salah satu kepengurusan.
“Jadi sekali lagi saya tegaskan peran pemerintah hanyalah pembinaan dan administratif bukan mengintervensi,” kata Abu diskusi ‘Negara dan Pertaruhan Demokrasi’, di  Jakarta, Sabtu (14/3)
Menurut Abu, pengelolaan parpol harus sesuai aturan hukum berlaku. Pemerintah harus menjalankan fungsinya sebagai administrasi partai politik.
“Jangan intevensi, jangan proaktif,” ujar kader PKS itu.
Abu pun menilai sikap Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, yang mengirimkan surat kepada Agung Laksono adalah bentuk intervensi. Menurut dia, sikap tersebut berbeda ketika Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga ribut soal kepengurusan.
“Ada proaktif dari Menkumham untuk mengirim surat kepada salah satu kepengurusan Golkar untuk mengirim nama pengurusnya. Proaktif itu diduga makna intervensi,” ucap Abu.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

KADIN Minta Pejabat BI Jangan Asal Buka Suara dari Melemahnya Rupiah

Jakarta, Aktual.co — Pejabat Bank Indonesia (BI) diminta tak asal buka suara terkait melemahnya mata uang rupiah. Pasalnya pernyataan BI berpengaruh besar terhadap pasar.
Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), Yugi Prayanto, dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (14/3).
“Pejabat BI jangan asal keluarkan statement, pasar modal Indonesia akan bingung,” ujar dia. 
Salah satu contohnya, dituturkan dia, pernyataan yang menyatakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS sebesar Rp 13.000 masih aman.
Ia melanjutkan, melemahnya rupiah berdampak pula pada kelangsungan industri di Indonesia. Ia mengatakan, bisnis yang dasarnya mengandalkan impor dipastikan akan mengalami kelesuan akibat melemahnya rupiah.
“Internal di dalam negeri harus menghasilkan program yang tepat sasaran, agar dollar tidak terus menguat,” tandasnya.
Untuk diketahui, beberapa hari ini nilar rupiah mengalami penurunan dari dollar AS. Pada Jumat (13/3/2015) sore ini, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS melemah ke posisi Rp 13.191 dibanding hari sebelumnya Rp 13.176.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Gaya Ahok Dinilai Abaikan Nilai Sosial dan Budaya Bangsa

Malang, Aktual.co — Kisruh antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahya Purnama (Ahok) dan DPRD DKI Jakarta, dikarenakan Ahok selama ini mengabaikan nilai-nilai sosial dan budaya bangsa dalam menjalin pola  komunikasinya.
Gaya komunikasi Ahok dianggap sangat rawan untuk menjadi trandsetter bagi kepala daerah lain, lantaran, posisinya saat sebagai kepala daerah Ibu Kota Negara.
“Komunikasi politik itu tidak terlepas dari waktu, tempat dan budaya di masyarakat. Pengamatan saya, gaya komunikasi Ahok sudah menghilangkan hal tersebut, terutama pada terkait budaya kita,” kata Pengamat Komunikasi Politik Universitas Brawijaya (UB) Malang, Anang Sudjoko, Sabtu (14/3) di Malang, Jawa Timur.
Budaya masyarakat Indonesia yang santun dalam penyampaian sesuatu kepada orang lain, lanjut dia, seakan diabaikan oleh Ahok untuk mencapai tujuan tertentu. Apalagi, mudahnya Ahok akses ke media juga semakin membuat gaya-nya lebih diekspos kepada publik.
“Entah itu tujuannya baik atau tidak kita juga tidak tahu. Yang jelas, misalnya tujuan Ahok baik, namun dengan cara seperti itu, juga tidak pantas,” paparnya.
Cara-cara seperti Ahok yang rentan merembet ke daerah ini, dikatakan Anang, malah memperuncing hubungan antar lembaga, terlebih kisruh ini terjadi dengan anggota DPRD yang notabene-nya adalah wakil rakyat.
“Sebenarnya dibutuhkan tim untuk bekerja membangun daerah, Eksekutif dan Legislatif adalah sebuah tim. Ini kaitannya dengan E-Budgeting yang saat ini ramai diberitakan,” paparnya.
Anang menilai selama ini Ahok terlalu over percaya diri sehingga dengan mudah ia mengabaikan orang lain. “Saya juga tidak sepakat dengan gaya seperti itu, karena sekali lagi saya tandaskan ada budaya yang harus kita pegang,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain