6 April 2026
Beranda blog Halaman 38036

Mendag Sebut Lemahnya Rupiah Momentum Memacu Ekspor

Jakarta, Aktual.co — Menteri Perdagangan Rachmat Gobel mengatakan pelemahan rupiah merupakan momentum memacu ekspor, terutama furnitur dan “handicraft”.
“(Pelemahan rupiah) setiap momentum harus dimanfaatin, ada peluang-peluang dan salah satunya adalah meubel dan handicraft,” kata Rachmat Gobel, di Jakarta, Sabtu (14/3).
Dia juga mengungkapkan, bahwa presiden telah melakukan diskusi dengan para pengusaha untuk memanfaatkan momentum ini.
Rachmat juga menegaskan, bahwa pelemahan rupiah ini hanya terjadi pada dolar AS saja.
“Rupiah ini (melemah) cuma pada dolar AS, terhadap yen Jepang, Euro Eropa menguat dan yang lainnya menguat,” ungkapnya.
Rachmat mengatakan, pasar meubel dan “handicraft” Indonesia paling besar ke Tiongkok, dan di AS sendiri cukup besar juga.
“Dan ini yang harus dimanfaatin momen ini,” katanya.
Ketua Umum Asmindo M Taufik Gani mengatakan dalam penyelenggaraan IFFINA 2015 ini diikuti oleh 500 peserta, diharapkan hadir 5.000 pembeli dari 100 negara.
“Target transaksi berjalan selama pameran diharapkan bisa mencapai 600 juta dolar AS atau naik dari target 2014 senilai 400 juta dolar dan realisasinya mencapai 500 dolar lebih,” kata Taufik.
Dia mengatakan mebel Indonesia disenangi pembeli luar negeri karena harganya relatif murah dan juga kualitas konstruksi, model, kenyamanan dan unik.
Taufik memprediksikan ada trend meningkatnya permintaan terhadap mebel rotan alam saat ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Dianggap Hina Haji Lulung, PPM Ultimatum Kaka Slank

Jakarta, Aktual.co —    Organisasi Masyarakat Pemuda Panca Marga Provinsi DKI Jakarta, meminta klarifikasi atas pernyataan  Akhadi Wira Satriaji atau  Kaka Slank yang mengatakan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana yang lebih dikenal sebagai Haji Lulung itu berbahaya.
 Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) DKI Jakarta Saharuddin Arsyad mengatakan, keluarga besar PPM DKI meminta Kaka Slank segera klarifikasi pernyataanya dan meminta maaf dalam dalam waktu 1 kali 24 Jam sejak hari ini.
 “Saya minta klarifikasi atas statemen Kaka Slank bahwa Haji Lulung berbahaya, berbahaya dalam konteks apa, kami PPM putra-putri para pejuang, Haju Lulung adalah ketua umum kami,kami masih punya itikat baik,” kata Saharuddin Arsyad, di Jakarta, Sabtu (14/03)
 Dia berpendapat, pernyataan Kaka Slank itu harus dijabarkan lebih lanjut berbahaya seperti apa, karena menyangkut pribadi Haji Lulung yang notabene adalah Ketua Umum Ormas PPM, yang diklaim satu-satunya organisasi masyarat yang memiliki Surat Keputusan Presiden ini.
 “Kami ingin dijabarkan dan diklarifikasi, karena jujur kami merasa tersinggung dengan bahasa Kaka Slank sehingga lebih baik dihapus saja dan meminta maaf,” katanya.
 Lebih lanjut, Saharuddin mengatakan, klarifikasi dan permintaan maaf tersebut akan ditunggu oleh pihaknya dalam waktu 1 kali sejak hari ini, jika melebihi maka akan dilanjutkan ke jalur hukum.
 ” Pertama kita akan berikan surat somasi ke markas Slank, Jika tidak mengindahkan hal tersebut kami akan melayangkan somasi pada Kaka Slank dan akan melaporkan pada pihak berwajib,supaya jelas apa mereka ada yang menunggangi atau tidak” ungkapnya.
Untuk teknisnya, kata Saharuddin, dia menginginkan Kaka Slank menyatakan mengklarifikasi dan menyatakan permintaan maaf yang dimuat di media massa jika pernyataan Berbahaya tersebut memang mengarah ke pernyataan yang buruk.
“Klarifikasi itu kan ada dua bisa baik dan buruk jika berbahaya itu maksudnya untuk korupsi kan baik namun jika berbahaya untuk negara kami tersinggung,kami sih berharap Kaka Slank melurukan yang dimaksud berbaha itu adalah berbahaya bagi Koruptor,” pungkasnya
 Sebelumnya dikabarkan Kaka Slank berkomentar tentang Haji Lulung di media massa dan menyebutkan Wakil Ketua DPRD yang juga merupakan Ketua DPW PPP itu berbahaya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Waketum Golkar Versi Agung Bantah Menkumham Intervensi

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Umum Partai Golkar versi Agung Laksono, Yorrys Raweyai, menilai tidak ada intervensi apapun dari Menkumham, Yasona Laoly terkait perselisihan kepengurusan Golkar.
“Menkum HAM hanya memberi legitimasi kepengrusan tentang suatu organisasi parpol harus didaftarkan. Menkum HAM on the track, tidak campuri ke mana-mana,” kata Yorrys, dalam sebuah diskusi, di Jakarta, Sabtu (14/3).
Menurut dia, Menkumham hanya memberi surat penjelasan atas putusan Mahkamah Partai (MP) mengenai dualisme kepengurusan antara Agung dengan Aburizal Bakrie. Isi surat juga meminta agar Agung Laksono segera berkoordinasi dengan Aburizal terkait putusan MP agar kepengurusan hasil Munas Bali diakomodir.
“Dia (Menkum) mengeluarkan penjelasan 10 Maret itu bukan keputusan dia hanya menyatakan sesuai dengan surat putusan MP mensahkan kubu Ancol dengan Ketum Agung Laksono. Kemudian ada perintah-perintah lain. Menteri belum beri keputusan beliau hanya beri surat kedua kubu. Dia memberi waktu kubu Agung untuk segera mengakomodasi kader kubu Bali secara selektif sesuai AD/ART Golkar,” tambahnya.
Yorrys keberatan dengan pernyataan politisi PKS Aboebakar Alhabsy yang menyebut Menkum melakukan intervensi terhadap parpol yakni PPP dan Golkar. Intervensi kata Aboebakar dapat dilihat dari proaktifnya Menkum mengirim surat ke kubu Agung.
“Dia (Menkum) tidak proaktif. Surat hanya menjelaskan, dia tulis surat kepada kami proaktif ke Aburizal untuk bangun rekonsiliasi. Tidak mungkin (surat) ke Aburizal kena keputusan MP (pengakuan) Agung Laksono,” ujar Yorrys.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

KADIN: Kebijakan Pemerintah Soal Rupiah Jadi Kendala Pelaku Usaha

Jakarta, Aktual.co — Melemahnya nilai Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) hingga mencapai level Rp13.200 membawa dampak yang cukup siginifikan bagi para pelaku usaha. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum KAMAR dagang dan Industri (Kadin), Yugi Prayanto.
“Kita ingin pemerintah menjaga agar nilai Rupiah bisa stabil. Dan bagi para pelaku usaha ya urusannya pasti ke swasembada,” ujar Yugi di Jakarta, Sabtu (14/3).
Lebih lanjut dikatakan dia, dengan pelamahan Rupiah dapat mendorong para pelaku usaha, terutama pelaku usaha ekspor untuk lebih berkembang. Namun, menurutnya hal itu tidak serta-merta menjadi lebih mudah.
“Kuncinya membuka peluang usaha dari hulu ke hilir, dan membuka peluang investasi. Tapi sekarang ini kan infrastruktur kita belum siap, ini cukup menyulitkan,” kata dia.
Yugi juga mengatakan agar kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi pelemahan Rupiah harus bisa adil. Pasalnya selama ini, kata dia, beberapa kebijakan pemerintah memiliki kendala bagi pelaku usaha.
“Kami minta kepada pemerintah agar setiap policy yang mau dikeluarkan itu tolong undang kami dulu, karena policy yang terlalu cepat dikeluarkan resistensinya tinggi,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Bloomberg Index Dollar siang ini mencatat pelemahan Rupiah sebesar Rp13.205 per Dolar AS. Rupiah melemah 0,17 persen terhadap Dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Pengamat LIPI: Semestinya Menkumham Lebih Profesional Pada Putusan Golkar

Jakarta, Aktual.co — Pengamat LIPI Siti Zuhro mengatakan menkumham jangan blunder dalam mengambil putusan konflik Partai Golkar. Sebab persoalan konflik tersebut belum dinyatakan final oleh mahkamah partai.
“konflik golkar belum usai, belum final dan apakah sudah hitam diatas putih oleh kumham. Tapi saya lihat dari kumham hanya mengendorse atas dasar final apa yang sudah dilakukan oleh partai, itu juga harus didaftarkan dan mendaftar, jangan blunder,” ujar Situ Zuhro saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (14/3).
Siti mengatakan sebetulnya pengajuan ke kumham itu hanya proses mendaftar, seperti halnya partai mendaftar pilkada ke KPU, KPU tidak bisa menerima jika ternyata ada dualisme kepengurusan. KPU hanya mengakui satu kepengurusan tapi tidak lalu mengintervensi harus membenahi atau menyarankan. Kemungkinan yang disampaikan KPU adalah penyelenggara pemilu tidak bisa menerima pendaftaran dualisme.
“Seharusnya dilakukan oleh kumham secara profesional, jadi kalo memang di mahkamah partai belum tuntas karena belum ada satu keputusan final yang mengikat. Mestinya kalo Kumham kurang jelas bisa panggil anggota mahkamah itu, mintakan klarifikasi karena kumham ingin merekonfirmasi sehingga betul-betul keputsan itu tidak menimbulkan kontroversi. Publik kan menyoroti semua,” katanya
Menurutnya, partai, pemerintah dan kementrian menjadi sorotan tajam, siapa melakukan, sudah propert atau tidak, sudah sesuai dengab tupoksi nya atau tidak, Kumham dalam kaitan ini jangan sampai melakukan blunder.
“ini bukan yang pertama juga, respon kumham yang sangat segera menentukan atau merespon konflik yang ada di PPP ternyata panjang ceritanya juga. jadi menurut saya kalau islah tidak mungkin dilakukan karena sudah mentok dan tidak diragukan oleh partai lalu partai menempuh jalur hukum ya sudah hukum itu yang harus di tuntaskan,” tambahnya.
Siti menilai bahwa tidak mungkin kalau mahkamah partai bisa memfinalisasi dan menjadi solusi konflik para elit.
“ini juga baru ujicoba dan ternyata anggota mahkamah sudah terlanjur berpihak lebih dulu sebelum melaksanakan tugasnya kemarin. Ini berat memang hanya jadi perdebatan di internal partai yang belum final,” katanya

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Komisi III DPR: Pemerintah Intervensi Putusan Golkar

Jakarta, Aktual.co — Anggota Komisi III DPR, Aboe Bakar Al Habsyi, menuding pemerintah sengaja ikut campur atau intervensi terhadap ikwal kepengurusan Partai Golkar.
Abu mengatakan, mengacu kepada Undang-Undang Partai Politik, pemerintah hanyalah petugas administrasi dan tidak boleh berinisiatif semisal mengirimkan surat salah satu kepengurusan.
“Jadi sekali lagi saya tegaskan peran pemerintah hanyalah pembinaan dan administratif bukan mengintervensi,” kata Abu diskusi ‘Negara dan Pertaruhan Demokrasi’, di  Jakarta, Sabtu (14/3)
Menurut Abu, pengelolaan parpol harus sesuai aturan hukum berlaku. Pemerintah harus menjalankan fungsinya sebagai administrasi partai politik.
“Jangan intevensi, jangan proaktif,” ujar kader PKS itu.
Abu pun menilai sikap Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, yang mengirimkan surat kepada Agung Laksono adalah bentuk intervensi. Menurut dia, sikap tersebut berbeda ketika Partai Persatuan Pembangunan (PPP) juga ribut soal kepengurusan.
“Ada proaktif dari Menkumham untuk mengirim surat kepada salah satu kepengurusan Golkar untuk mengirim nama pengurusnya. Proaktif itu diduga makna intervensi,” ucap Abu.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain