12 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38060

Mahfud MD: Mundurnya Dradjad Dalam Perpolitikan, Indonesia Merugi

Jakarta, Aktual.co — Pengunduran diri Dradjad Wibowo dan Tjatur Sapto Edy dari dunia politik pascakongres PAN mengagetkan sejumlah tokoh politik Indonesia.
Satu diantaranya, Mantan Ketua MK Mahfud MD. Mahfud menyatakan dalam akun twitternya @mohmahfudmd, secara pribadi ia kenal baik dengan Dradjad dan Tjatur. Dimatanya, keduanya adalah politisi muda yang baik, jujur, sportif, dan bisa diharapkan.
“Menurut saya kalau Drajat mundur dari politik, bukan hanya PAN yang rugi tapi juga dunia politik Indonesia. Ia adalah politisi yang berprinsip bersih,” cuitan Mahfud, Selasa (3/3).
Selain itu, Mahfud juga mempertanyakan mundurnya dua politisi PAN ini, “Tjatur adalah kader PAN yang dekat Amien Rais. Dia politisi muda yang lincah mengemban misi partainya. Mengapa pasca kongres mereka mundur?” tanyanya.
Mahfud juga berasumsi, ada yang salah dalam politik kita dewasa ini. Karena setiap selesai kongres/muktamar/munas selalu ada tokoh terbaik partai yang hengkang. Dulu, sambung dia, pada 1950-an, pimpinan selalu lahir karena permintaan yang masif dari bawah dan tanpa tim sukses, setelah pimpinan terpilih semua membantu. 
“Kongres telah memilih Zulkifli secara sah dan demokratis (menurut mereka). Lalu mengapa mereka tidak terus membantu Zulkifli berkhidzmah melalui PAN?,” tulisnya lagi.
“Mas Dradjad dan Mas Tjatur, perpolitikan kita yang buram masih perlu kehadiran anda untuk memperbanyak jumlah politisi-politisi yang bersih. Mas Dradjad dan Mas Tjatur, mungkin anda takkan bisa mengubah wajah perpolitikan kita yang becek, tapi minimal bisa menjadi penanda: masih ada,” demikian Mahfud.

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden Minta Polri dan TNI Deteksi Dini Pergerakan Teroris

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) instruksikan para pimpinan Polri dan TNI untuk mengawal target pertumbuhan ekonomi dengan stabilitas nasional.
Hal itu disampaikan Jokowi usai membuka rapat pimpinan (Rapim) Polri dan TNI tahun 2015 di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), Jakarta, Selasa (3/3).
“Saya menyampaikan dalam Rapim TNI dan Polri mengenai tantangan dihadapi saat ini maupun kedepan, baik berkaitan dengan politik, hukum dan keamanan maupun ekonomi,” kata Jokowi saat memberikan keterangan pers.
“Stabilitas keamanan betul-betul kita jaga agar target pertumbuhan ekonomi pembangunan infrastruktur yang kita lakukan betul-betul terkawal hingga tercapai,” paparnya. Salah satu upaya menjaga stabilitas, kata Jokowi adalah dengan tidak adanya permasalahan terorisme. Karena itu, presiden ke 7 itu meminta Polri dibantu TNI mampu mendeteksi pergerakan teroris sebelum terjadinya aksi.
“Masalah terorisme, tekanannya adalah pencegahan, jangan sampai kejadian baru kita selesaikan,” tegas Jokowi.
Lebih jauh dirinya meminta peran intelijen dan pencarian data-data di lapangan diperkuat guna mendukung upaya pencegahan terorisme.
“Informasi harus kita punyai. Jangan sampai sudah bergerak atau melakukan sesuatu baru kita bergerak,” pesannya.
Dalam Rapim kali ini, Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdikpol), Komjen Budi Gunawan yang tersangkut kasus dugaan gratifikasi tak tampak hadir. Namun, Presiden juga enggan berkomentar mengenai persoalan BG dan pimpinan KPK non aktif yang sempat membuat hubungan disharmonis Polri dan KPK.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Kawanan Bandit Berhasil Gasak Isi Mesin ATM BCA di Pekanbaru

Jakarta, Aktual.co — Kawanan bandit berhasil membobol mesin anjungan tunai mandiri (ATM) Bank BCA di Jalan Hang Tuah Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Selasa (3/3).
“Kami belum bisa berkomentar karena proses olah TKP belum selesai. Jumlah uang yang hilang juga belum bisa diketahui,” kata Kapolsek Tenayan Raya Kompol Meilki Bharata.
Berdasarkan informasi mesin ATM tersebut berada tepat di depan Toserba Kurnia Berkah. Pembobolan mesin uang itu pertama diketahui oleh warga setempat dan pegawai toko.
Mesin ATM tersebut terlihat dalam kondisi rusak parah dan panelnya meleleh seperti bekas terbakar. Bau menyengat dari karbit yang diduga sebagai alat pembakar oleh pelaku tercium disekitar ATM.
“Saya mendapat laporan pembobolan ATM dari seorang karyawan yang kebetulan tinggal dekat toko sekitar jam enam pagi,” kata Store Manager Kurnia Berkah, Putri.
Dia mengatakan, pihak BCA menyewa sebidang tanah di depan toserba sekitar empat tahun lalu. Dia menduga kejadian pembobolan ATM dilakukan ketika toko tutup di atas pukul 22.00 WIB.
Menurut dia, kondisi tempat kejadian perkara memang relatif sepi karena tidak ada satu pun petugas keamanan. “Kebetulan kamera CCTV toko sedang rusak, jadi tak bisa merekam. Tapi saya rasa ATM BCA itu ada CCTV,” katanya.
Hingga kini petugas Polsek Tenayan Raya masih melakukan olah TKP. Area ATM dipasang garis polisi.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Angel Karamoy Beberkan Rahasia Pola Hidup Sehat bagi Anak-anak

Jakarta, Aktual.co — Di sela-sela kesibukan dan padatnya rutinitas, Angel Karamoy masih mau berbagi tips dalam menjaga kesehatan kedua anaknya, Lovely Maria Rumangkang (7) dan Junio McKenzie Rumangkang (6).  

“Kalau kesehatan anak-anak, aku selalu perhatikan makanannya dari ikan, terus hindari juga yang berlemak kecuali yang lemak baik (positif) kaya alpukat,” ungkap Angel, kepada Aktual.co, di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Bintang sinetron ‘Cowokku Superboy’ mengungkapkan, hal pertama yang ia terapkan kepada kedua anaknya dalam menjaga kesehatan yakni mengubah pola dan gaya hidup (mindset) tentang kesehatan yang terbaik.  

“Suka susah mereka makan sayur, dan Lovely kan suka susah ke kamar mandi, susah buang air besar jadi aku bilang ke Lovely harus makan sayur supaya bisa keluar, dikasih gambaran seperti itu, akhirnya setiap makan di luar Lovely suka minta makan sayur supaya mudah ke belakang,” urainya lagi.

Wanita berusia 28 tahun ini merubah pola pikir sang anak, agar mereka mudah mengerti dan mau belajar, terutama dalam pendidikan kesehatan.

Artikel ini ditulis oleh:

Redam Pembegalan, Polres Bekasi Gencarkan Razia

Jakarta, Aktual.co — Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat, rutin menggelar razia untuk meminimalisir tindak pencurian dan pembegalan kendaraan bermotor.
“Kami terus mengintensifkan razia, kususnya pada malam hari mulai pukul 21.00-24.00 WIB,” kata Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota AKP Siswo di Bekasi, Selasa (3/3).
Menurut dia, kegiatan razia itu difokuskan setiap hari di beberapa ruas jalan yang rentan terjadi aksi kejahatan.
Lokasi itu di antaranya Jembatan Layang KH Noer Alie Summarecon di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Jalan Sultan Agung, Jalan KH Noer Alie Kalimalang, Jalan I Gusti Ngurah Rai, serta lokasi lainnya yang rawan.
Dia mengatakan, fokus razia dilakukan kepada pengendara yang tidak memiliki kelangkapan izin serta perangkat pengaman berkendara.
Kegiatan itu juga dimaksudkan untuk memberikan kenyamanan dan rasa aman pengendara dari segala bentuk ancaman kejahatan di jalan.
Siswo juga mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah kantor kepolisian di wilayah lain untuk menangkap para pelaku pembegalan maupun penadah barang hasil curian.
“Kami terus berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di daerah tetangga untuk menjaga kondusivitas wilayah,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Lihat Kasus BG, Ahok Khawatir Laporan Dana Siluman Dilimpahkan ke Kejagung

Jakarta, Aktual.co —Baru juga melapor Jum’at (28/2) minggu lalu, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah ragu laporannya mengenai dana siluman bakal digarap serius Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dia mengaku pesimis, melihat KPK melimpahkan kasus Komjen Budi Gunawan ke Kejaksaan Agung. Ahok khawatir nasib serupa bakal dialami laporannya soal dana siluman. “BG saja diambil alih Kejagung, saya juga bingung sama pimpinan KPK,” ujar dia, di Balai Kota, Jakarta, Selasa (3/3).
Ahok semakin dibuat ragu, ketika dengar kabar isu dari penyidik yang datang bahwa kasus dana siluman mau diambil alih Kejagung. 
Namun, keraguan Ahok dijawab Pelaksana Tugas (Plt) pimpinan KPK Johan Budi SP. Dia membantah laporan dana siluman Ahok telah dilimpahkan ke kejaksaan. 
“Tidak ada yang ngomong dilimpahkan ke kejaksaan. Gimana mau melimpahkan, dokumen saja baru ditelaah,” kata Johan, saat dikonfirmasi, Selasa (3/3).
Saat ini, laporan masih di bagian pengaduan masyarakat dan tengah ditelaah ada tidaknya indikasi tindak pidana korupsi seperti yang dilaporkan oleh Ahok. Jika ada indikasi tindak pidana, kata Johan, KPK akan melakukan pengumpulan data. Setelah itu, baru akan dilakukan penyelidikan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain