1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38191

Tambah Kapasitas Landbank, PP Properti Rencanakan IPO

Jakarta, Aktual.co — PT PP Properti merencanakan untuk melepas sebagian sahamnya ke publik melalui mekanisme penawaran umum perdana saham (IPO) pada 2015 dalam rangka meraih pendanaan untuk melakukan pengembangan perusahaan.

“Sejauh ini belum ada perubahan dari rencana awal, mudah-mudahan semua proses IPO dan diselesaikan,” ujar Direktur Utama PT PP Properti, Galih Prahananto usai paparan mini dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (25/2).

Ia mengemukakan bahwa pihaknya akan melepas sekitar 30-35 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dan pihanya akan menggunakan buku keuangan periode Desember 2014 sebagai salah satu syarat dalam mengajukan IPO. Penggunaan dana IPO di antaranya untuk menambah cadangan lahan (landbank) di beberapa tempat strategis yang memiliki pertumbuhan properti bagus dan mendukung proyek-proyek perusahaan ke depannya.

“Membidik tempat yang pertumbuhan propertinya bagus seperti di Pulau Jawa,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa beberapa proyek perusahaan salah satunya terdapat di Surabaya, Jawa Timur seperti pembangunan apartemen, mall, superblock dengan nilai sekitar Rp6 triliun, rencananya pada tahun ini akan diluncurkan.

Sebelumnya, Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen mengatakan bahwa pada semester I tahun ini terdapat beberapa perusahaan yang sudah masuk dalam “pipeline” IPO, diantaranya bergerak di sektor properti, pertambangan, konsumer, bisnis ritel, telekomunikasi, manufaktur.

“Perusahaan itu di antaranya menggunakan buku keuangan periode November-Desember 2014,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Jokowi Undang Djarot ke Istana, Bahas Transportasi Massal

Jakarta, Aktual.co —Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat diundang rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo untuk bicarakan persoalan transportasi massal.
Djarot tak sendirian, selain dia juga diundang Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo (Pakde Karwo).
Karena yang dibicarakan tak hanya transportasi massal di Jakarta saja, tapi juga Jawa Barat, Banten, dan Jawa Timur. 
Kepada wartawan, Djarot mengatakan akan membicarakan soal Mass Rapid Transit, monorel, termasuk Busway ke Presiden Jokowi.
“Bagaimanapun transportasi juga melibatkan tak hanya DKI, tapi juga Jawa Barat, Banten,” kata dia, di Istana Presiden, Jakarta, Rabu (25/2).
Untuk Jakarta, kata Djarot, akan dibahas KRL dan kereta api yang menjadi bahasan tersendiri, karena dianggap penting. Salah satunya, seperti kereta api dari Batu Ceper ke Manggarai.
“Kita bicarakan supaya sinergi, bagaimana mengurai trafik di DKI sangat terkait dengan tiga provinsi ini. Bagaimana mensinergikan, bagaimana kebijakan tak sepotong-potong, tak berdasarkan kewilayahan hanya DKI saja. Minimal tiga provinsi ini,” ujar dia.
Tak hanya DKI, kata Djarot, masing-masing kepala daerah juga akan melaporkan kondisi transportasi massal di wilayahnya masing-masing.

Artikel ini ditulis oleh:

Gubernur Sumsel Perjuangkan Pembangunan Kilang Minyak di TAA

Jakarta, Aktual.co — Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin akan memperjuangkan agar pembangunan kilang minyak program pemerintah pusat ditempatkan di kawasan Tanjung Api Api Kabupaten Banyuasin.

“Pemerintah pusat akan membangun dua kilang yakni di Indonesia timur dan Indonesia barat, sehingga lokasinya harus diperjuangkan di kawasan Tanjung Api Api,” kata Gubernur, di Palembang, Rabu (25/2).

Hal ini karena kawasan Tanjung Api Api cukup stategis untuk dibangun kilang minyak karena pada areal itu nantinya dibangun pelabuhan samudra, kata dia lagi. Selain itu, areal tersebut juga terdapat Kawasan Ekonomi Khusus, sehingga kilang minyak merupakan faktor pendukung dalam meningkatkan perekonomian, kata dia lagi.

Namun yang lebih penting lagi kilang minyak Plaju-Sungai Gerong tidak strategis lagi untuk dikembangkan, sehingga perlu dibangun yang baru. Karena itu, pihaknya akan memperjuangkan agar pembangunan kilang di wilayah barat ditempatkan di Tanjung Api Api, ujarnya.

Memang, lanjut dia, kawasan Tanjung Api Api sudah diprogramkan menjadi wilayah tol laut, mengingat di daerah tersebut terdapat pantai. Sehubungan itu sekarang ini telah dibangun berbagai fasilitas pendukung dalam pengembangan kawasan Tanjung Api Api tersebut.

Menurutnya, sekarang ini sudah ada pelabuhan penyeberangan menuju Kepulauan Bangka Belitung. Jadi sangatlah wajar bila di kawasan tersebut juga dibangun kilang minyak, kata Alex Noerdin pula.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemkot Ternate akan Bangun Kampung Seni di Benteng Oranje

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, akan membangun kampung seni di kawasan Benteng Oranje yang merupakan pusat pengembangan kebudayaan daerah setempat.

“Para seniman di Ternate selama ini sering kesulitan karena belum ada tempat khusus yang representatif untuk menampilkan karya.

Dengan kampung seni, hal itu bisa teratasi,” kata Kepala UPT Perlindungan Museum dan Cagar Budaya Ternate Rinto Thaib di Ternate, Rabu (25/2).

Ia mengatakan, di kampung itu nanti pemusik, penari dan pelukis bisa leluasa menampilkan karya dalam bentuk pertunjukan maupun pameran, seperti di daerah lainnya di Indonesia yang memiliki sarana seperti itu.

Kampung seni tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk seminar dan berbagai kegiatan dialog terkait seni, termasuk pula untuk tempat pembinaan bagi generasi muda di daerah ini yang ingin meningkatkan keterampilan dan wawasannya mengenai seni.

Menurut dia, Ternate sebagai daerah kesultanan yang telah berusia 764 tahun sangat kaya dengan seni budaya, namun seiring dengan perkembangan zaman, terutama semakin populernya budaya barat maka banyak seni budaya di daerah ini yang terancam punah.

Namun Pemkot Ternate bersama berbagai pihak terkait lainnya, terutama Kesultanan Ternate telah melakukan berbagai terobosan untuk melestarikan seni budaya tersebut, di antaranya dengan menggelar berbagai kegiatan yang menampilkan seni budaya daerah ini.

Bahkan khusus Kesultanan Ternate sejak belasan tahun silam rutin menggelar Festival Legu Gam.

Festival itu terutama diisi dengan penampilan berbagai seni budaya, sehingga telah menjadi sarana promosi pariwisata.

Artikel ini ditulis oleh:

Sebanyak 31 Daerah Belum Anggarkan Pilkada

Jakarta, Aktual.co — Kementerian Dalam Negeri melansir sebanyak 31 dari 272 daerah belum menganggarkan dana untuk pemilihan gubernur, bupati dan wali kota pada Desember 2015. kata Kepala Pusat Penerangan Dodi Riyadmadji di Jakarta, Rabu.
“Terkait anggaran, sebagian besar daerah yang ikut pilkada serentak gelombang pertama sudah selesai menganggarkan. Memang masih ada 31 daerah yang masih perlu difasilitasi,” kata Kepala Pusat Penerangan Dodi Riyadmadji di Jakarta, Rabu (25/2). 
Ke-31 daerah tersebut termasuk di antara 68 daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir di Januari hingga Juni 2016. Sedangkan untuk ketiga daerah otonom baru, yakni Muna Barat, Buton Tengah dan Buton Selatan, sudah mengalokasikan anggaran untuk pilkada.
Dodi menjelaskan, fasilitas yang dimaksud tersebut menyangkut solusi payung hukum terhadap pembentukan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) supaya dana pilkada dapat tersedia dalam waktu dekat.
“Untuk kepentingan mendesak, seperti yang terjadi sekarang ini, pemda bisa saja membuat APBD tanpa persetujuan DPRD. Nanti persetujuan itu bisa menyusul berikutnya, itu dalil hukum yang kami (Kemendagri) anut.”

Artikel ini ditulis oleh:

Jamu Tolak Angin, Simbol Tuntutan Konsistensi Dewan di Hak Angket

Jakarta, Aktual.co —Jamu tolak angin diberikan organisasi massa dari “Masyarakat Jakarta Cabut Mandat Gubernur DKI Jakarta (Ahok)” kepada Anggota DPRD DKI, saat gelar aksi di Gedung DPRD DKI, Rabu (25/2).
Pemberian jamu merupakan simbol agar anggota dewan tidak mudah ‘masuk angin’ dalam pengguliran hak angket terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Koordinator aksi, Laode Kamaluddin mengatakan mereka akan terus mengawal agar sikap dewan tetap konsisten terkait hak angket, yang saat ini telah ditandatangani 95 persen anggota dewan.
“Kami sangat yakin. Ketika kami dapat info dari 108 sudah mencapai 102 dewan tanda tangan,ini tidak akan masuk angin,” ujar dia.
Dalam aksinya mereka juga membentangkan spanduk sepanjang 12 meter yang berisi tanda tangan masyarakat yang setuju pencabutan mandat Ahok. Mereka juga meminta tanda tangan anggota dewan, sebagai bentuk komitmen untuk penggunaan hak angket. 
“Aksi hari ini kami lakukan utuk kepada masyarakat Jakarta agar tangal 26 besok di rapat paripurna hak angket hadir semua,” ujar dia. 
Dari pantauan aktual.co, Ketua Fraksi Hanura Mohammad Ongen Sangaji dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik sudah membubuhkan tandatangannya di spanduk yang disiapkan untuk anggota dewan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain