2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38201

Harga Beras Mahal, Permainan Spekulan Agar Keran Impor Dibuka

Jakarta, Aktual.co — Melambungnya harga kebutuhan Beras belakangan ini membuat masyarakat ketar-ketir. Badan Urusan Logistik (Bulog) dituding sebagai pihak yang paling bertanggungjawab atas kejadian ini.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menilai kelangkaan dan tingginya harga beras ditenggarai ada pihak yang bermain, dalam hal ini para spekulan atau penimbun beras.

“Saya curiga ini permainan para spekulan. Tujuannya agar pemerintah terdesak dan membuka keran impor beras. Ini permainan lama,” ujar Ketua Komisi IV Edhy Prabowo di Jakarta, Rabu (25/2).

Edhy berpendapat, semua kalangan baik pejabat hingga rakyat tidak terburu-buru memvonis Bulog tak becus mengelola beras. Sebab, saat ini Bulog hanya mengelola 14 persen saja dari seluruh perputaran beras. Selebihnya (86 persen) beras dikuasai oleh pasar atau pihak swasta.

“Jangan terburu-buru menyalahkan Bulog. Kecuali beras yang dikelola Bulog ‎86 persen dan harga menjadi mahal, itu baru salah mereka. Kita harus jernih menyikapi persoalan ini,” jelasnya.

Dirinya sudah mendapat informasi dari pemerintah dalam hal ini Menteri Pertanian, bahwa dalam waktu dekat akan ada gabah panen sebanyak 1,3 juta ton di Jawa Tengah. Artinya, persedian beras di Tanah Air sejauh ini masih dalam kondisi aman.

“Daripada menyalahkan Bulog lebih baik pemerintah mengerahkan secara maksimal aparatnya untuk mencari para spekulan beras. Kalau perlu kerahkan intelijen dan cari tahu dimana beras itu berada,” tandas politikus Partai Gerindra.

Edhy juga mewanti-wanti kepada pemerintah agar tidak terlalu panik dan terburu-buru membuka impor beras. Sebab, persoalan tingginya harga beras dapat terselesaikan bila aparat mampu mengungkap para penimbun beras dan memberikan porsi yang lebih kepada Bulog dalam mengelola beras.

“Kami sangat mendukung langkah Mentan yang konsisten tidak memberikan peluang impor beras. Kalau sampai pemerintah panik dan membuka impor beras, kami akan menolak habis-habisan. Sebab, impor hanya akan menyengsarakan para petani. Kami di DPR akan terus support pemerintah agar tak melakukan impor beras,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pemuda Muhammadiyah Desak Tony Abbott Minta Maaf

Massa yang tergabung dalam Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menggelar aksi terkait pernyataan Perdana Menteri Australia Tony Abbott di Kedutaan Besar Australia , Jakarta, Rabu (25/2/2015). Dalam aksinya mereka mendesak Tony Abbot untuk meminta maaf kepada Rakyat Indonesia dan juga mendesak Presiden Joko Widodo agar segera melakukan eksekusi hukuman mati terhadap Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

KY Tak Bisa Sebut Intepretasi Hakim Sarpin Salah

Jakarta, Aktual.co — Salah satu pengacara Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Budi Gunawan (BG), Maqdir Ismail menegaskan bahwa Komisi Yudisial (KY) tidak bisa memutuskan kalau intepretasi hakim Sarpin Rizaldi salah.
Dia mengatakan, satu-satunya yang bisa membatalkan putusan praperadilan yang menyatakan penetapan status terangka kliennya oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Pol Budi Gunawan tidak sah adalah putusan pengadilan.
“Harus ada putusan yang mengatakan kalau intepretasi itu salah. Nggak bisa KY,” tegas Maqdir, di gedung KPK, Rabu (25/2).
Selain itu, Maqdir juga mengkritik pernyataan dari beberapa pihak pendukung KPK yang menyatakan kalau putusan praperadilan sama saja dengan melawan legalitas. Padahal menurutnya, yang diperjuangan BG di praperadilan adalah mutlak haknya sebagai warga negara.
“Saya kira alasan mereka katakan bahwa itu melawan azas legalitas, nggak benar. Azas legalitas itu hanya bisa digunakan untuk menghukum seseorang. Yang kita lakukan ini mempertahankan hak,” kata dia.
Maka dari itu, dia meminta pihak lembaga anti rasuah untuk mendalami kembali Kitab Undang-Undang (UU) Hukum Acara Pidana (KUHAP).
“Saya lihat hukum acara berkali-kali. Hukum acara itu untuk membatasi kegiatan penegak hukum, bukan membatasi kegiatan warga negara,” pungkasnya.
Seperti diketahui, pihak KPK saat ini masih mencari upaya untukt bisa menggagalkan putusan praperadilan BG. Sebelumnya, mereka sudan mencoba mengajukan Kasasi ke Mahkamah Agung (MA) melalui Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).
Namun sayang, Kasasi tersebut ditolak. Hal itu karena KPK baru memberikan pernyataan akan mengajukan Kasasi dan belum melengkapi memori Kasasi yang menjabarkan kekeliruan akan pertimbangan hakim Sarpin Rizaldi.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Ribuan Aparat Keamanan Dikerahkan Jelang Kedatangan JK ke Papua

Jakarta, Aktual.co — Situasi keamanan Papua aman terkendali menjelang kedatangan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang dijadwalkan Kamis (25/2).
Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Fransen Siahaan mengatakan, situasi keamanan di Papua saat ini aman dan terkendali sehingga tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Saat ini sebanyak 2.000 aparat keamanan dikerahkan untuk mengamankan kunjungan Wakil Presiden Jusuf Kalla selama di Jayapura.
“Wapres Jusuf Kalla yang akan berada di Jayapura selama sekitar empat jam itu dijadwalkan memberikan pengarahan pada peserta Kongres KNPI ke-14,” kata dia, Rabu (25/2).
Ribuan prajurit yang berasal dari TNI dan Polri saat ini sudah siap mengamankan kunjungan Wapres.
Seusai memberikan pengarahan Wapres dengan pesawat khusus akan melanjutkan perjalanan ke Ambon.

Artikel ini ditulis oleh:

Harga Beras Mahal, DPR Pinta Jokowi Ganti Tim Ekonomi

Jakarta, Aktual.co — Dalam beberapa hari ini, harga beras di berbagai daerah melonjak drastis membuat rakyat Indonesia menjerit. Pasalnya beras merupakan konsumsi utama dari rakyat indonesia. Kritikan pedas pun datang dari Anggota DPR RI.

“Tim Ekonomi Presiden Jokowi harus bisa secepatnya mengatasi masalah ini atau mereka harus diganti dengan yang lebih baik lagi agar dapat menyelesaikan semuanya dengan cepat,” ujar anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Bambang Harjo di Jakarta, Rabu (25/2).

Menurutnya, mahalnya harga beras disebabkan oleh banyak lahan pertanian gagal panen yang disebabkan oleh banjir. Kemudian banyak lahan pertanian yang produktif tetapi tidak dimaksimalkan karena tidak ada dukungan dari pemerintah dalam menyukseskan swasembada beras di Indonesia.

“Mahalnya harga beras juga disebabkan oleh faktor spekulan yang bermain terhadap stok beras kita, untuk itulah perlu adanya ketegasan pemerintah khususnya Mmendag dalam membuat regulasi yaitu dengan mematok harga sembako secara ketat di pasar,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan jika regulasi ini nantinya harus diawasi oleh Pemerintah Pusat, Pemda, dinas perhubungan provinsi/kabupaten kota dan dibantu oleh pihak kepolisian seperti yang dilakukan di Malaysia.
“Kita berharap harga sembako dimanapun harus sama agar bisa dijangkau oleh rakyat banyak. Apabila semuanya tidak terealisasikan bukti bahwa tim ekonomi jokowi buruk kualitasnya,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Indonesia Tour Karya di Jerman Pada Maret-Oktober 2015

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komite Pelaksana Frankfurt Book Fair, Gunawan Moehammad menjelaskan rincian acara pameran buku di Jerman yang akan menghabiskan 10 juta euro dalam rangka memperkenalkan karya-karya Indonesia.
“Kesempatan menjadi tamu kehormatan adalah kesempatan langka bahkan mungkin tidak terjadi lagi, ini bukan hanya pameran buku tapi peradaban,” ujar Gunawan, di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Rabu (25/2).
Menurutnya, Indonesia tidak dikenal sebagai penghasil karya sastra mendunia. “untuk itu kita harus usaha ekstra berkaitan dengan 70 tahun kemerdekaan,” katanya.
Gunawan menjabarkan acara pameran yang berlangsung mulai Maret-Oktober 2015 dengan menggelontorkan dana sebesar 10 juta euro.
“Maret ada pameran buku di Frankfurt, kita mengirimkan delegasi untuk tembakan pertama ke Frankfurt Book Fair. Agustus ada festival museum tepi sungai terbsar di eropa, kita sudah dapat ruangan 800 meter persegi, kita akan isi sebagus mungkin dan sehemat mungkin. Pada saat itu juha ada pameran arsitektur di museum arsitek Jerman,” tuturnya.
Ia menambahkan, pada bulan Juli ada seminar Islam pluralisme Indonesia. Pada September di hamburg, komunitas Indo mengadakan acara di pasar Hamburg selama tiga hari. Terakhir pada Oktober di perpustakaan Berlin akan ada pameran naskah selama tiga minggu. Di luar FBF juga akan banyak acara, pameran seni rupa di galeri yakni Fotografi dan  pekan film selama sebulan.
“Menerjemahkan buku ngga mudah, festival besar ini akan memampilkan Indonesia masa kini yang sedang bekembang. Korea denga film dan produk industri bagus. Terjemahan sastra konsisten. Indonesia gak boleh kalah dengan negeri kecil yang namanya Korea,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain