2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38205

TNI-Polri Temukan Ladang Ganja Satu Hektar di Aceh

Jakarta, Aktual.co — Personel gabungan TNI-Polri menemukan ladang ganja siap panen seluas satu hektar di kawasan perkebunan Dusun Lhokdrien, Gampong Simiraj, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara.
Komandan Kodim 0103 Aceh Utara Letkol Inf Iwan Rosandriyanto melalui Danramil 25/NSA Lettu Inf Anhedrik mengatakan, ladang ganja seluas satu hektar tersebut ditemukan Selasa (24/2) sekitar pukul 10.30 WIB.
“Tanaman ganja yang ditemukan itu tingginya berkisar antara 60 centimeter hingga satu meter. Di ladang itu terdapat ribuan batang tanaman ganja, baik yang siap panen maupun sedang dalam pembibitan,” kata dia, Rabu (25/2).
Penemuan ladang ganja tersebut hasil operasi personel TNI Kodim 0103/Aceh Utara dan Satuan Narkoba Polres Lhokseumawe. Operasi tersebut dipimpin Danramil 25/NSA Lettu Inf Anhendrik dan Kasat Narkoba Polres Lhokseumawe AKP Sofyan.
Lettu Inf Anhendrik menyebutkan, dalam operasi penemuan ladang ganja tersebut tidak temukan pemiliknya. Diduga, pemiliknya kabur sebelum aparat keamanan tiba di ladang tanaman terlarang tersebut.
Di ladang tersebut, kata dia, ada 3.000 batang tanaman ganja siap panen dengan ketikan 60 centimeter hingga satu meter, serta ada sekitar 1.000 batang tanaman ganja yang sedang dibibitkan dengan ketinggian mencapai 20 centimeter.
“Dalam operasi itu, tanaman ganja tersebut dimusnahkan dengan jalan dicabut dan dibakar. Sebagian di antaranya diamankan ke Mapolres Lhokseumawe sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Lettu Inf Anhendrik.
Sebelumnya, personel TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0116/Nagan Raya, Provinsi Aceh, juga menemukan dan memusnahkan ladang ganja seluas satu hektare di Gampong Babah Suak, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya.
Ladang tersebut berada di kawasan perbukitan yang curam dan terjal. Jarak ladang sekitar dua jam berjalan kaki dari kampung terdekat. Tidak ditemukan pemilik tanaman ganja yang siap panen dengan ketinggian mencapai dua meter tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Sidang Mahkamah Partai Diskors

Jakarta, Aktual.co — Mahkamah Partai Golkar (MPG) menskors jalannya sidang dengan agenda mendengarkan keterangan dari pihak termohon terkait perkara dualisme kepengurusan DPP Golkar. Majelis menskors jalannya persidangan selama 45 menit.
Sekjen DPP Golkar versi Munas Bali, Idrus Marham mengatakan bahwa dalam persidangan lanjutan nanti akan menghadirkan sejumlah saksi-saksi untuk memperkuat pernyataannya.
“Usai diskors kita akan mengajukan saksi-saksi. Ketua DPD dan Sekretaris se Indonesia pada ingin bersaksi,” kata Idrus kepada wartawan, di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Rabu (25/2).
Idrus mengklaim bahwa pihaknya setidaknya akan menghadirkan 500 yang akan bersaksi dalam persidangan ini. Namun,  sambung dia, majelis MPG hanya membatasi 13 saksi saja untuk dihadirkan.
“Tetapi majelis hakim hanya boleh 13, padahal ada 500 yang ingin beraksi. Maka yang hadir baru 250 orang. Dan yang kita hadirkan bukan ketua dan sekretaris KW,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengakui bahwa pihaknya sudah menyampaikan sejumlah jawaban dari permohonan yang diajukan oleh kubu Agung Laksono.
“Kita sudah jawab dan tentu dalam waktu yang terbatas tak bisa kita tuangkan dalam tulisan. Nanti ada bukti-bukti yang kita sampaikan. Persoalannya yang penting Munas di Bali dihadri oleh peserta yang real dan secara legal. Dalil mereka kan ada yang tidak sah, itu yang kita buktikan,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Dekan Ngajak Carok, Mahasiswa UIN Malang Demo Rektorat

Malang, Aktual.co — Ratusan mahasiswa UIN Maliki Malang, menggelar demo di depan kantor rektorat. Mereka menuntut agar Wakil Dekan I Fakultas Humaniora untuk mundur dari jabatannya.
Abdurahman Sofyan, kordinator aksi mengatakan, ratusan mahasiswa ini menuntut agar rektor menghentikan wakil dekan fakultas humaniora, Basri Zain. Sebab, wakil dekan tersebut sudah melakukan kegiatan kekerasan baik secara verbal maupun fisik terhadap mahasiswa dan dosen yang tidak sejalan.
“Kami ada 6 fakultas disini menuntut Wakil dekan turun dari jabatannya,” Abdurachman, Rabu (25/2) di Malang, Jawa Timur.
Bahri Zain, dari laporan yang masuk, banyak melakukan aksi premanisme seperti pemukulan dan pencekikan, bahkan, ia pernah menantang carok dua mahasiswa dengan mengacungkan clurit.
“Inu memperkeruh suasana kerja sehingga proses akademik tidak berjalan dengan semestinya,” tegasnya.
Demo ini juga diwarnai aksi ricuh antara mahasiswa dengan satpam, usai melakukan longmarch, mahasiswa langsung masuk ke ruang rektorat UIN, tujuan awal para mahasiswa ini adalah kantor rektorat. Mengetahui rektor tak ada di tempat mereka berniat naik ke lantai 5 untuk memboikot sosialisasi beasiswa.
Mahasiswa yang dihadang satpam, sempat beradu mulut dengan satpam. Akhirnya adu pukul terjadi antara satpam dengan mahasiswa diiringi dengan saling mengejar antara dua kubu itu.
Mahasiswa yang terpukul mundur akhirnya kembali ke depan ruangan rektor. Usai kondisi membaik, Humas UIN, Sutaman, mengatakan kepada mahasiswa bahwa pak Rektor sedang ada acara di kantor KPPN.
“Bapak rektor tidak ada ditempat, beliau ada acara di KPPN,” kata Sutaman.

Artikel ini ditulis oleh:

Kabareskrim: Kita Pasti Jawab Surat BW

Jakarta, Aktual.co — Mabes Polri akan memberikan jawaban atas surat keberatan atau klarifikasi yang diajukan oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif Bambang Widjojanto (BW).
Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri, Komjen Budi Waseso menegaskan bahwa pihaknya pasti menjawab surat yang dilayangkan Bambang terhadap Wakapolri Komjen Badrodin Haiti dan anak buahnya Dirtipideksus Bbrigjen Kamil Razak.
“Ya pasti dijawab suratnya. Kan ditujukan ke Wakapolri dan ke penyidik saya, bukan ke saya,” kata Budi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (25/2).
Lalu ditanya soal apakah surat tersebut, merupakan bentuk penolakan BW untuk diperiksa? Hal itu dibantah oleh Budi Waseso.
“Tidak ya (bukan menolak). Ya kita jawab dululah secara tertulis apa yang jadi pertanyaan beliau (BW),” tegasnya.
Sebelumnya, pada Selasa (24/2) kemarin, Bambang Widjojanto mendatangi Bareskrim Mabes Polri. Namun, kedatangannya kali ini bukan untuk memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai tersangka melainkan hanya memberikan surat klarifikasi ke Wakapolri Komjen Badrodin Haiti dan Dirtipideksus Brigjen Kamil Rajak.
Sedianya, Bambang dijadwalkan penyidik untuk diperiksa sebagai tersangka atas kasus dugaan memerintahkan kesaksian palsu di bawah sumpah saat sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah di Mahkamah Konstitusi (MK) 2010.
Bambang mengatakan kedatangan hanya untuk memberikan surat klarifikasi terkait surat pemanggilannya. Dia yang di dampingi kuasa hukum mengaku belum menerima salinan BAP.
Sehingga dengan tegas, pria yang akrab disapa BW ini, bersama tim kuasa hukumnya menyatakan akan mentaati panggilan Bareskrim jika pihak Polri memenuhi janjinya untuk memberikan semua salinan BAP.
“Sampai sekarang BAP belum diterima. Dalam pasal 72 KUHAP itu hak tersangka,” kata BW saat akan menyerahkan surat ke Badrodin, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (24/2).

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Beras Bulog Stabil, Beras Premium Merangkak Naik

Kupang, Aktual.co — Harga beras di Kota Kupang dalam seminggu terakhir mengalami kenaikan yang cukup siginifikan. Pantauan di beberapa pasar tradisional, kenaikan harga beras bervariasi Rp1000 – Rp2000 per kilogram (kg).

Johny Dae Pani, salah seorang pedagang beras di Pasar Kasih Naikoten menuturkan, kenaikan harga beras tersebut sulit dihindari, lantaran beras yang dijual di Kota Kupang kebanyakan didatangkan dari Surabaya dan Sulawesi Selatan.

“Kalau di daerah penghasil beras saja sudah mengalami kenaikan, apalagi kita di NTT yang hanya pengkonsumsi beras. Mau tidak mau, harganya pasti naik,” papar Johny di Kupang, Rabu (25/2).

Johny mengakui dalam sepekan terakhir, beras jenis premium seperti cap Jeruk, Nona Kupang dan Lonceng sudah mengalami kenaikan, sedangkan beras Bulog masih stabil.

“Harga beras jenis premium cap Jeruk, Nona Kupang dan Lonceng naik antara Rp5 ribu sampai Rp 10 ribu per karung ukuran 20 kg. Dua hari lalu, beras cap Jeruk dijual Rp221,500 , Lonceng Rp210.000 dan Nona Kupang Rp211.000. Sedangkan untuk ukuran 40kg dijual dengan Rp414.500 – Rp448.000,” jelasnya.

Kata dia, naiknya harga beras jenis premium tersebut tidak diikuti oleh beras medium atau beras Bulog. Beras Bulog saat ini dijual dengan harga pada kisaran Rp10.000 – Rp11.000 per kg.

Sekarang ini, sebutnya, masyarakat kebih banyak memilih membeli beras jenis medium karena harga masih terjangkau. Sedangkan beras jenis premium hanya diminati kalangan menengah ke atas.

Naiknya harga beras juga diakui, Anwar, salah seorang pedagang beras lainnya di Pasar Oeba. Menurut Anwar, mahalnya harga beras di Pulau Jawa ikut mempengaruhi harga beras di NTT.

“Harga beras yang masih stabil adalah beras medium milik Bulog. Dalam seminggu terakhir harganya pada kisaran Rp10.000 – Rp11.000 per kg. Sementara beras premium Rp11.000 – Rp12.000 per kg,” katanya

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Tunggu Putusan PTUN, PPP Kubu Djan Faridz Gelar Doa Bersama

Jakarta, Aktual.co — Pengurus PPP dari kubu Djan Faridz menggelar doa bersama di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Rabu (25/2).
Doa bersama ini dilakukan agar hakim memenangkan pengurus PPP kubu Djan Faridz dalam putusan gugatan kepengurusan partai, yang diumumkan hari ini oleh pengadilan PTUN.
“Saya minta tertib tidak ada yang terprovokasi, karena di sini ada dua kelompok. Apapun yang jadi keputusan, keputusan terbaik,” kata Pengurus PPP kubu Djan Faridz, Abraham Lunggana.
Pengurus PPP kubu Djan Faridz sebelumnya melayangkan gugatan kepengurusan PPP atas Surat Keputusan Menkumham terkait penetapan pengurus PPP kubu Romahurmuziy.
Selain Abraham Lunggana, turut hadir beberapa pengurus DPD PPP Jakarta dan simpatisan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain