18 April 2026
Beranda blog Halaman 38273

Kubah Hijau Nabi Muhammad Berubah Jadi Merah? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Jakarta, Aktual.com — Setiap hari selalu ada peristiwa unik dan langka yang terjadi di Bumi ini. Sebuah video yang diposting berdurasi 1 menit 5 detik yang beredar di beberapa jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, memperlihatkan kejadian yang tak lazim.

Dalam video berdurasi singkat itu tampak Qubbah Al-Khadlra’ (atau Kubah Hijau) tempat makam Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa Alihi wa Shohbihi wa Sallam di Masjid Nabawi, Madinah terlihat berwarna kemerah-merahan.

Kejadian yang terjadi pada Jumat (6/3) malam lalu atau sekitar waktu Isya tersebut membuat kaum Muslimin yang kebetulan berada di Masjid Nabawi histeris.  Para Jemaah berbondong-bondong berusaha mengabadikan kejadian langka tersebut melalui kamera smartphone atau handphone.

Video yang diunggah oleh Mohamed Thamer, bisa Anda lihat videonya (YouTube) di bawah ini: https://www.youtube.com/watch?v=aBeqH3mkEsQ

Salah seorang saksi Ummu Kautsar Hasan dan Mohammed Thamer yang menyaksikan langsung peristiwa bersejarah Kubah Hijau yang tiba-tiba berubah menjadi merah itu menuturkan, selama dirinya tinggal di Madinah, baru sekarang ada kejadian langka seperti itu.

Fenomena langka memerahnya Kubah Hijau itu membuat Umat Islam Madinah spontan berteriak lantang bershalawat bersama, sambil berkata seakan-akan memenuhi seruan panggilan Rasulullah SAW,  “Labbaik Ya Musthofa (Muhammad)… Labbaik Ya Musthofa (Muhammad)… Labbaik Ya Musthofa (Muhammad)… “.

“Ya Allah selama 8 tahun Ku tinggal di Madinah, baru pertama kali ada kejadiaan seperti ini, orang-orang pada shalawat sambil berkata Labbaika Ya Musthafa..,” tulis Ummu Kautsar dalam akun Facebook-nya.

اللهم صلى على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد وعلى اصحاب سيدنا محمد وعلى انصار سيدنا محمد وعلى ازواج سيدنا محمد وعلى ذرية سيدنا محمد وسلم تسليما كثيرا

قبة النبي ص بالمدينة تغير لونها من الأخضر الى الأحمر

Pengunjung mendapati munculnya warna kemerahan di bagian atas Kubah Hijau Masjid Nabawi. Semua merasa keheranan atas kejadian tersebut. Ajaibnya, ada yang mengatakan fenomena itu menunjukkan tanda kemarahan Nabi.  Namun demikian, ada juga yang menyebut itu pertanda munculnya Imam Mahdi.

Tapi berbagai pendapat yang keluar dari mulut para Jemaah, berikut penjelasan yang diberikan oleh pegawai pengawal yang menjaga Masjid Nabawi di pintu Bab Bilal dan Bab Quba terkait peristiwa Kubah Hijau berubah menjadi Merah.

Sebenarnya, apa yang terjadi di sana yaitu cahaya berwarna merah yang kelihatan pada Kubah Hijau tersebut, berasal dari pantulan cahaya lampu merah yang berdekatan dari Kubah Hijau itu.

Untuk diketahui, lampu tersebut sudah 30 tahun tidak dinyalakan. Beberapa waktu yang lalu, pernah dinyalakan dengan tujuan untuk menunjukkan tanda masuk waktu Maghrib dan waktu berbuka Puasa di bulan Ramadhan.

Jumat malam, sewaktu video para Jemaah merekam fenomena Kubah Hijau berubah jadi Merah, lampu merah itu dinyalakan atas perintah dan petunjuk dari atasan Masjid Nabawi. Benar, saat lampu itu dipasang para jemaah ramai berkumpul di sana.

Mereka berhamburan keluar mengabadikan melihat perubahan warna pada Kubah Hijau tersebut.

Intinya, perubahan warna merah pada Kubah Hijau tidak terkait dengan suatu keajaiban atau fenomena. Justru, sebagai seorang Muslim yang baik, sepatutnya kita mengkaji dan memahami berita yang disebarkan dalam media jejaring sosial.

” Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepada-Mu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar Kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu.”

Sejarah Kubah Hijau
Kubah yang ada di atas kuburan Nabi sallallahu’alaihi wa sallam, dahulu tidak ada hingga abad ketujuh. Yang (pertama kali) membangunnya adalah Sultan Qalawun. Dahulu berwarna kayu, kemudian berwarna putih, biru dan hijau. Dan warna hijau yang berlanjut hingga sekarang.

Ustadz Ali Hafid hafizahullah mengatakan, “Belum pernah ada kubah di atas kamar yang suci (kuburan Nabi). Dahulu di atap masjid yang sejajar dengan kamar ada kayu memanjang setengah ukuran orang untuk membedakan antara kamar dengan sisa atap Masjid lainnya.

Sulton Qalawun As-Shalihi yang pertama kali membuat Kubah di atas kuburan tersebut. Dikerjakan pada tahun 678 H, berbentuk empat persegi panjang dari sisi bawah, sedangkan atasnya berbentuk delapan persegi dilapisi dengan kayu. Didirikan di atas tiang-tiang yang mengelilingi kamar, dikuatkan dengan papan dari kayu, lalu dikuatkan lagi dengan tembaga, dan ditaruh di atas kayu dengan kayu lain.

Kubah tersebut diperbarui pada zaman An-Nasir Hasan bin Muhammad Qalawun, kemudian papan yang ada tembaganya retak. Lalu diperbarui dan dikuatkan lagi pada masa Al-Asyraf Sya’ban bin Husain bin Muhammad tahun, 765 H. Akan tetapi ada kerusakan, dan diperbaiki pada zaman Sultan Qaytabai tahun 881 H. Rumah dan kubah terbakar pada (waktu) kebakaran Masjid Nabawi tahun 886 H. Pada zaman Sultan Qaytabai tahun 887 H, kubahnya diperbarui. Dan dibuat pondasi yang kuat di tanah Masjid Nabawi, dibangun dengan kayu dengan puncak ketinggian. Setelah kubah selesai seperti yang telah dijelaskan, ternyata bagian atasnya koyak kembali.

Ketika merasa tidak mungkin lagi dipugar, Sultan Fayyabi memerintahkan untuk menghancurkan bagian atasnya. Lalu diulangi lagi pembangunannya lebih kuat dengan semen putih. Dan selesai dengan kokoh dan kuat pada tahun 892 H. Pada tahun 1253 H Sultan Abdul Hamid Al-Utsmani mengeluarkan perintah untuk mengecat kubah dengan warna hijau. Beliaulah yang pertama kali mengecat kubah dengan (warna) hijau. Kemudian cat tersebut terus menerus diperbarui setiap kali dibutuhkan, sampai hari ini. Dinamakan kubah hijau setelah dicat hijau. Dahulu dikenal dengan Kubah Putih, Fayha dan Kubah Biru.” (Fushul Min Tarikh Al-Madinah Al-Munawwarah, Ali Hafiz, hal. 127-128)

Indosat Bantah Tudingan Kerjasama Penyadapan dengan Asing

Jakarta, Aktual.co —Manajemen Indosat menyatakan telah memiliki audit atas sistem keamanan jaringannya. Sistem keamanan itu sudah berstandar internasional yakni ISO 27001 dan ISO 31000. Indosat mematuhi ketentuan lawful interception dan dengan tegas menyatakan tidak memiliki kerjasama dengan pihak asing yang bertujuan untuk melakukan penyadapan.
Demikian disampaikan Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/3), menanggapi isu penyadapan oleh Australia sebagaimana bocoran dokumen rahasia milik bekas kontraktor NSA Edward Snowden.
Menurut dokumen rahasia Snowden, badan spionase elektronik Australia yakni Australian Signals Directorate (ASD) telah bekerjasama dengan Biro Keamanan dan Komunikasi Selandia Baru (GCSB) untuk menyadap jaringan telekomunikasi di seluruh Indonesia dan Pasifik Selatan.
Selandia Baru dan Australia, menurut dokumen tersebut, menyadap satelit komunikasi satelit dan kabel telekomunikasi bawah laut. Mereka berbagi data panggilan telepon, email, pesan media sosial dan metadata. Data-data sadapan itu lantas dibagi bersama jaringan ‘Five Eyes’ atau jaringan spionase ‘Lima Mata’.
“Kami mempunyai manajemen tata laksana kebijakan dan pengendalian operasional dalam bentuk penerapan sistem manajemen standard ISO 27001 (Information Security Management) dan ISO 31000 (Risk Management) yang juga menyangkut audit keamanan sistem jaringan,” tegas Rusli.
Dijelaskan, sistem adalah jaringan publik yang menggunakan standar seperti yang ditentukan oleh pemerintah. Dan satu-satunya tindakan penyadapan yang diizinkan adalah yang dilakukan oleh lembaga resmi negara berdasarkan aturan hukum yang berlaku. Dalam hal ini UU 36/1999 tentang Telekomunikasi.
Indosat hanya menyediakan fasilitas penyadapan kepada Aparat Penegak Hukum. Tidak hanya itu, seluruh perangkat Indosat telah memiliki sertifikat dari Kemenkominfo sesuai PM 29/2008 tentang Sertifikasi Alat dan Perangkat Telekomunikasi dan sebagaimana telah disebutkan bahwa keamanan jaringan Indosat sudah berstandar internasional sesuai ISO 27001.
“Indosat memiliki standar audit yang meliputi penerapan security control, business process, kepatuhan terhadap kebijakan serta pengujian teknis terhadap kerentanan jaringan, sehingga keamanan jaringan tetap terpelihara,” kata dia.
Indosat secara tegas menyatakan bahwa tidak ada kerjasama penyadapan dengan pihak luar terutama dengan pihak asing karena jelas hal tersebut melanggar Undang-undang yang berlaku serta merugikan kepentingan negara dan bangsa Indonesia sendiri.
Indosat adalah operator penyelenggara telekomunikasi dan informasi terkemuka di Indonesia yang memberikan layanan telepon selular, telepon tetap, komunikasi data dan internet (MIDI). Di kuartal 3 2014, perusahaan memiliki 54,2 juta pelanggan selular melalui berbagai merek antara lain, IM3, Mentari dan Matrix. 
Indosat mengoperasikan layanan sambungan langsung internasional (SLI) melalui kode akses 001, 008 dan Flatcall 01016. Perusahaan juga menawarkan layanan solusi korporat yang didukung oleh jaringan telekomunikasi terintegrasi di seluruh Indonesia serta jasa layanan satelit melalui satelit PALAPA-C2 dan PALAPA-D. Indosat adalah anak perusahaan dari Grup Ooredoo (sebelumnya lebih dikenal dengan Qtel Group). Saham Indosat tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX:ISAT).`

Artikel ini ditulis oleh:

Lima Rumah di Tangerang Diterjang Puting Beliung

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak lima rumah penduduk yang berada di Desa Koper, Kabupaten Tangerang, Banten, rubuh diterjang angin puting beliung.

“Rumah yang rubuh itu kebanyakan dindingnya terbuat dari anyaman bambu dan papan,” kata Kepala Desa Koper, Kecamatan Kresek Surgawi di Tangerang, Minggu (8/3).

Surgawi mengatakan rumah penduduk yang rubuh itu masing-masing milik Asjaya (56) warga RT 01/03, Darlis (50) di RT 08/03, Lamsuri (52) di RT 10/04, Asmari (48) di RT 12/05 dan Harkat (51) di RT 02/01 Desa Koper, Kecamatan Kresek.

Menurut dia, rumah warga yang rumah tersebut memang dianggap tidak layak huni, karena sebagian masih lantai tanah. Para korban angin puting beliung itu adalah buruh serabutan yang bekerja di pasar tradisional setempat. Bahkan ada juga pemilik rumah tersebut adalah pengarap sawah milik tuan tanah yang bermukim di Kota Tangerang dan Jakarta.

Akibat rubuh, para warga itu akhirnya mengungsi ke rumah keluarga dan mendiami rumah kerabat untuk sementara waktu menjelang adanya bantuan perbaikan. Sementara itu, Asmari mengatakan dirinya bersama keluarga terpaksa tidur dengan alas tikar seadanya menunggu uluran tangan warga.

“Untuk membangun rumah kembali, kami tidak punya biaya karena bekerja hanya membeli beras dan lauk pauk,” kata Asmari, bapak tiga anak itu.

Asmari mengatakan dirinya dan warga lainnya membutuhkan bantuan material bangunan dari pihak terkait, karena hingga kini belum ada yang mengulurkan tangan.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemda Telusuri Warganya Terkait 16 WNI yang Hilang di Turki

Jakarta, Aktual.co —  Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar akan mencari informasi apakah ada warga Jawa Barat dalam rombongan 16 warga negara Indonesia (WNI) yang menghilang di Turki dan dikabarkan akan bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

“Saya belum tahu tapi saya akan cek dan mencari informasi terlebih dahulu,” kata Deddy Mizwar, usai menghadiri acara Re-launching Majalah Tata Ruang Indonesia di Bandung, Minggu (8/3).

Ia mengaku hingga saat ini belum mendapatkan laporan dari pihak manapun bahwa ada warga asal Jawa Barat ikut dalam rombongan tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Bandung M Ridwal Kamil menyatakan prihatin terkait 16 WNI yang hilang di Turki. “Kalau dari saya ikut prihatin dan mudah-mudahan tidak seperti yang kita khwatirkan, karena rutenya Turki identik dengan Timur Tengah,” kata dia.

Pria yang akrab disapa Emil ini akan mengecek ke setia kecamatan di Kota Bandung apakah ada warganya yang ikut dalam rombongan tersebut. “Pokoknya nanti saya akan cek ke kecamatan-kecamatan ya, untuk memastikan,” kata dia.

Sebelumnya, sebanyak 16 WNI yang hilang di negeri itu sewaktu berwisata, sedangkan sejumlah rumor menyebutkan mereka kemungkinan bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengingat Turki berbatasan dengan baik Irak maupun Suriah, dua negara yang bagian besar wilayahnya dikuasai ISIS.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemda Telusuri Warganya Terkait 16 WNI yang Hilang di Turki

Jakarta, Aktual.co —  Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar akan mencari informasi apakah ada warga Jawa Barat dalam rombongan 16 warga negara Indonesia (WNI) yang menghilang di Turki dan dikabarkan akan bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

“Saya belum tahu tapi saya akan cek dan mencari informasi terlebih dahulu,” kata Deddy Mizwar, usai menghadiri acara Re-launching Majalah Tata Ruang Indonesia di Bandung, Minggu (8/3).

Ia mengaku hingga saat ini belum mendapatkan laporan dari pihak manapun bahwa ada warga asal Jawa Barat ikut dalam rombongan tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Bandung M Ridwal Kamil menyatakan prihatin terkait 16 WNI yang hilang di Turki. “Kalau dari saya ikut prihatin dan mudah-mudahan tidak seperti yang kita khwatirkan, karena rutenya Turki identik dengan Timur Tengah,” kata dia.

Pria yang akrab disapa Emil ini akan mengecek ke setia kecamatan di Kota Bandung apakah ada warganya yang ikut dalam rombongan tersebut. “Pokoknya nanti saya akan cek ke kecamatan-kecamatan ya, untuk memastikan,” kata dia.

Sebelumnya, sebanyak 16 WNI yang hilang di negeri itu sewaktu berwisata, sedangkan sejumlah rumor menyebutkan mereka kemungkinan bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengingat Turki berbatasan dengan baik Irak maupun Suriah, dua negara yang bagian besar wilayahnya dikuasai ISIS.

Artikel ini ditulis oleh:

Kakek 70 Tahun Tewas Usai Konsumsi Obat Kuat dan Gagahi PSK

Malang, Aktual.co — Seorang kakek berusia 70 tahun ditemukan tewas di salah satu lokalisasi di Slorok, Kromengan, Kabupaten Malang. Pensiunan PJKA ini, ditemukan terbaring kaku di salah satu ranjang wisma lokalisasi tersebut pada Sabtu (7/3) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Kapolsek Kromengan, AKP Okta Panjaitan mengatakan, korban pada Sabtu malam ditemukan sudah tak bernyawa pada ranjang salah saty wisma lokalisasi. “Korban ditemukan tewas di tempat, di ranjang salah satu wisma lokalisasi Slorok, saat kencan dengan salah satu PSK,” Kata Okta Panjaitan, Minggu (8/3) di Malang, Jawa Timur

Kakek berinisial Sn pada Sabtu petang menurut laporan polisi berangkat dari kediamannya sekitar pukul 19:00 WIB untuk mencari hiburan. Ia tiba di lokalisasi slorok dan berkencan dengan salah satu PSK di lokalisasi yang masih aktif beroperasi setelah Pemkab Malang menutupnya pada 24 November 2014 lalu.

“Setelah melaksanakan hajatnya, yang bersangkutan kemudian berkeringat, jatuh di tempat tidur dan meninggal, tepatnya sekitar pukul 19:30,” tandasnya.

Sang kakek dari hasil penyelidikan diketahui mengkonsumsi obat kuat terlebih dahulu sebelum melaksanakan hajatnya pada PSK, korban meracik sendiri obat kuat yang ia minum. “Diketahui korban mengkonumsi obat kuat sebelum ke lokalisasi,” kata Okta

Melihat kondisi itu, penghuni wisma segera menghubungi kepolisian terdekat dan segera ditindak lanjuti dengan olah tempat kejadian perkara. “Setelah di sana kami menghubungi kerabat korban dan perangkat Desa Ngebruk. Atas permintaan kerabat, di sana dibuatkan surat pernyataan kerabat untuk tidak melakukan otopsi atas jenazah korban yang ditandatangani oleh anak tertua korban,” papar Okta.

Hingga saat ini pihak kepolisian belum menemukan adanya unsur pidana dalam kejadian tersebut, meskipun penyelidikan masih terus berlangsung.

Terkait lokalisasi yang masih beroperasi setelah ditutup permanen pada 24 November lalu, aparat mengaku akan berkoordinasi dengan Pemda setempat. “kami juga terkejut, ternyata lokalisasi masih beroperasi setelah ditutup. Kami akan berkoordinasi dengan Pemda untuk tindak lanjut lokalisasi ini,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain