14 April 2026
Beranda blog Halaman 38289

PT KAI Klaim Dapat Dukungan Jokowi Perjuangkan Aset Negara

Jakarta, Aktual.co —  Vice President Non Railways and Assets PT Kereta Api Indonesia (KAI) Ahmad Najib mengatakan bahwa pihaknya telah mendapat dukungan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan para menteri terkait dalam usahanya merebut lahan ratusan juta meter per segi yang menjadi aset KAI.

Pasalnya, hingga saat ini dari total aset seluas 270 juta meter per segi baru sekitar 147 juta meter per segi atau 54% yang telah bersertifikat milik KAI. Sementara sisanya, masih ada yang dalam proses sertifikasi, digunakan pihak lain tanpa perikatan, atau hingga sedang dalam proses pengadilan.

“Presiden dan para menteri sudah kasih dukungan (untuk merebut), kalau itu memang aset kami,” katanya di Jakarta, Jumat (6/3).

Ia menjelaskan, seluruh pegawai KAI telah berkomitmen untuk mendapatkan kembali hak-haknya yang berbentuk aset tersebut sampai titik penghabisan.

“KAI berjuang mendapatkan kembali haknya. Kami berprinsip, kalau bukan aset kami, kami tidak akan senggol. Tapi kalau aset kami, maka kami akan berjuang sampai titik darah penghabisan,” jelas dia.

Sekadar informasi, total aset tercatat milik KAI seluas 270.670.874 meter per segi. Dari jumlah tersebut, baru sebanyak 147.512.092 meter per segi atau 54% tanah yang sudah bersertifikat. Selain itu, KAI juga tercatat memiliki aset berupa rumah dinas sebanyak 16.424 unit yang tersebar di Jawa dan Sumatera. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.517 unit atau 52% dinyatakan clean and clear, dan dapat diberdayakan oleh KAI.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

PT KAI Berjuang Selamatkan Aset Triliunan Rupiah

Jakarta, Aktual.co — PT KAI (Persero) menyatakan bahwa pihaknya saat ini tengah berjuang untuk menyelamatkan aset-asetnya. Sejauh ini sekitar 54% atau 147,512 juta meter per segi dari total 270,670 meter per segi lahan milik KAI yang sudah berhasil clean and clear.

“Aset kami sudah banyak di tengah kota, dulu memang asetnya di pinggir kota. Artinya, nilai asetnya menjadi tinggi sehingga banyak orang yang punya kepentingan,” kata Direktur Utama Edi Sukmoro di Jakarta, Jumat (6/3).

Selain sudah bersertifikat, aset lainnya yang masih dalam proses bersertifikat adalah 1% atau 1,618 juta meter per segi, sebanyak 59,405 juta meter per segi atau setara 22% yang digunakan pihak lain tanpa perikatan, sementara digunakan tidak sesuai harga sewa sekitar 44,044 juta meter per segi (16%).

Kemudian, lahan yang diduduki dengan bukti baru sebanyak 7,168 juta meter per segi (3%), lahan yang tengah dalam proses pengadilan sekitar 600.727 meter per segi, lahan sengketa dengan instansi pemerintah sekitar 9,966 juta meter per segi (4%), dan masih dilakukan validasi sekitar 462.037 meter persegi.

Di samping itu, total aset yang berupa rumah dinas sekitar 16.424 unit yang tersebar di Jawa dan Sumatera. Dari angka itu, jumlah 8.517 unit (52%) dinyatakan “clean and clear”. Sisanya, rumah dinas sebanyak 241 (1%) masih dalam proses sertifikasi, digunakan pihak tanpa perikatan sekitar 822 unit (5%), sekitar 4.633 unit (28%) digunakan tidak sesuai harga sewa, 19 unit yang diduduki dengan bukti baru, sedang dalam proses pengadilan sekitar 73 unit.

Kemudian 653 unit dalam sengketa dengan instansi pemerintah, 1.325 unit masih dilakukan validasi, serta 140 unit (1%) dibongkar.

“Untuk itu, kami sudah membentuk tim penelusuran untuk mendata dan menelusuri latar belakang dan kebenaran apakah aset-aset ini milik KAI,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

SBY Optimistis Partai Demokrat Kembali Berjaya

Denpasar, Aktual.co — Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, optimistis jika partai yang dipimpinnya akan kembali berjaya di masa mendatang. “Saya yakin partai kembali berjaya dan tampil lebih baik untuk Indonesia,” kata Yudhoyono, saat memberi pengarahan di Kantor DPD Partai Demokrat Bali, Jumat (6/3).
Dia menjelaskan, kunjungannya ke Pulau Dewata guna temu kader wilayah Indonesia timur, seperti Bali, NTB, NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.
“Kita juga gelar rapat Pleno dengan semua pimpinan daerah seluruh Indonesia,” kata dia.
Pada kesempatan itu, Yudhoyono menyampaikan kegemilangan Bali dalam mengantarkan kejayaan Partai Demokrat. Kongres pertama Partai Demokrat digelar di Pulau Bali. 
Demokrat berhasil mengantarkannya menjadi presiden. Kongres Demokrat di Bandung pada 2010 juga membawa kesuksesan bagi partai. “Tapi partai mengalami musibah. Maka kemudian diadakan KLB (Kongres Luar Biasa) di Bali pada tahun 2013,” papar Yudhoyono.

Artikel ini ditulis oleh:

Mantan Sekertaris Dinas Perhubungan DKI Divonis 5 Tahun Kasus TransJakarta

Terdakwa kasus TransJakarta Drajad Adhyaksa mengikuti sidang pembacaan vonis di Pengadilan Tindak Pidana Koruptor (Tipikor), Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2015). Mantan Sekertaris Dinas Perhubungan DKI Jakarta tersebut divonis pidana selama 5 tahun dan denda Rp. 250 Juta subsider tiga bulan karena terbukti bersalah dalam perkara korupsi pengadaan bus Trans Jakarta tahun 2013. AKTUAL/MUNZIR

Kongres Demokrat, Pasek Tetap Maju Jadi Balon Ketum

Jakarta, Aktual.co — Jelang kongres Partai Demokrat yang rencananya diselenggarakan Agustus 2015, setidaknya akan diikuti oleh sejumlah nama dalam pemilihan ketua umum nanti. 
Salah satu nama yang akan mengikuti bursa ketum adalah politisi partai berlambang mercy, Gede Pasek Suardika.
Pasek mengaku akan tetap maju, meski Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dikabarkan telah didukung oleh 90 persen pengurus Demokrat di daerah.
“Masih akan maju dong,” ucap Pasek, di Jakarta, Jumat (6/3).
Saat ini, Pasek yang juga senator di DPD RI, masih mencari cara untuk maju dalam Kongres. Sebab, dirinya mengatakan bahwa pendukungnya banyak ‘dipangkas’ dari posisi pengurus daerah.
“Kita masih terus cari celah yang ditutup mereka dengan berbagai cara,” pungkasnya.
Sebelumnya, juru bicara Demokrat Ruhut Sitompul, menyindir Pasek yang menyatakan niatnya maju jadi ketua umum.
“Mimpi kali ye. Kan dia baru beberapa bulan DPD, apa mau kembali lagi ke jalan yang benar, kembali ke kami. Tapi ya silahkan saja,” sindir Ruhut.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Pengamat: Demokrat Masih Butuh SBY

Malang, Aktual.co — Pengamat Politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dr Wahyudi menilai sosok Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat ini masih menjadi kunci utama di Partai Demokrat.
Jelang Kongres besar partai berlambang mercy ini, diprediksi SBY maju dan terpilih kembali sebagai ketua umum, dan akan bagus bagi stabilitas partai.
“Kalau Pak SBY maju ini akan menjadi bagus untuk stabilitas partai, karena tidak kita pungkiri eksistensi partai masih tergantung sosok,” kata Wahyudi kepada Aktual.co, di Malang, Jawa Timur, Jumat (6/3).
Disisi lain, dirinya menyoroti mandulnya kaderisasi PD. Menurutnya, Demokrat sejak jauh hari harus menyiapkan tokoh pengganti SBY.
“Memang kaderisasi adalah momok bangsa kita hampir pada setiap lembaga tak terkecuali partai politik. SBY masih diperlukan, tapi kaderisasi partai ini untuk jangka waktu yang lama juga harus dilakukan,” paparnya.
Lebih lanjut, ia menempatkan posisi SBY sebagai Ketum Partai sangat efektif untuk menatap pemilu legislatif periode mendatang. Sebab, figur lain yang menjadi second line, saat ini kurang bisa mengangkat elektabilitas partai untuk Pileg mendatang.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain