14 April 2026
Beranda blog Halaman 38290

Jokowi Bakal Naikkan Harga Beli Gabah

Jakarta, Aktual.co —  Presiden RI Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah akan menaikkan harga beli gabah dari petani untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

“Akan ada perubahan harga gabah, tetapi menunggu ‘timingnya’ pas, jangan sampai merugikan petani,” ujar Presiden Joko Widodo usai panen raya di Dukuh Jetis, Desa Jetis Kabupaten Ponorogo, Jumat (6/3).

Presiden mengatakan kenaikan itu akan dilakukan dan sesuai dengan kondisi yang ada. Sementara terkait stok nasional, Kepala Negara mengatakan persediaan beras nasional dalam kondisi baik.

“Kemarin kita gelontorkan untuk raskin 300.000 ton untuk operasi pasar 100.000 ton. Nanti kalau pasar masih kurang gelontorkan lagi,” katanya.

Kepala Negara memastikan berapa pun stok yang dibutuhkan akan disiapkan.

“Apalagi ini sekarang sudah mulai panen, Bulog, saya kira pada minggu ke-3 atau akhir bulan ini, sudah mulai beli dari petani, sudah serap dari petani,” tegasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Bappenas Klaim Program Nasional Sudah Berjalan 20 Persen

Jakarta, Aktual.co — Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas menyatakan sekitar 20 persen dari total keseluruhan program nasional di 2015 sudah dimulai pelaksanannya.

“Dari sekitar 4.500 program pemerintah, 20 persen yang sudah dimulai mayoritas program infrastruktur seperti pembangunan irigasi, jalan tol dan pelabuhan,” ujar Menteri PPN/Kepala Bappens Andrinof Chaniago di Jakarta, Jumat (6/3).

Indikasi tersebut didapat dari total serapan total belanja barang dan jasa. Data tersebut merupakan perhitungan yang diperoleh Bappenas dari program kerja pemerintah. Dirinya tidak menampik data tersebut berbeda dengan data dari sistem pengadaan melalui elektronik (e-procurement) dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) yang menyebutkan nilai transaksi lelang proyek dan pembelian baru 1 persen dari total belanja barang dan jasa atau senilai Rp8,7 triliun per Jumat 2015.

LKPP menyatakan masih satu persen berdasarkan hitungan total pagu untuk pengadaan barang dan jasa di 2015 yang menurut Kepala LKPP Agus Rahardjo sebesar Rp860 triliun.

Andrinof mengakui tidak semua K/L sudah bertransisi menggunakan sistem elektronik dalam pengadaan barang dan jasa. Presiden Joko Widodo telah meminta agar pengadaan barang dan jasa dapat diarahkan melalui “e-procurement”.

Demi percepatan, Presiden juga mengeluarkan Perpres Nomor 4/205 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah serta Inpres 1/2015 tentang Percepatan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, di mana Presiden meminta proses lelang proyek pemerintah harus selesai akhir Maret 2015.

“Pemerintah akan mengevaluasi kembali jika hingga penghujung Maret, proses pengadaan proyek yang berdampak pada penyerapan anggaran dinilai tidak maksimal,” ujarnya.

Andrinof juga meminta K/L untuk -berpartisipasi dalam “e-procurement” untuk pengadaan barang dan jasa.

Adapun, sejumlah proyek yang sudah dimulai pembangunannya di antaranya proyek infrastruktur jalan tol Medan-Binjai di Sumatera, proyek pelabuhan di Makassar, Proyek diversifikasi produk dan pengembangan Alumunium PT Inalum (Persero), proyek pelabuhan di Kuala Tanjung, di bidang jasa seperti program pembentukan Badan Ekonomi Kreatif, dan lainnya.

Tahun ini, Andrinof juga mengatakan pemerintah akan memulai pembangunan pembangkit listrik berkapasitas 7-10 ribu MW yang menjadi bagian program listrik 35 ribu MW untuk lima tahun ke depan.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Adnan: Sejak KPK Berdiri, Pimpinan Jilid III Paling Melenceng

Jakarta, Aktual.co — Pengacara senior Indonesia, Adnan Buyung Nasution sebut kepemimpinan Abraham Samad (AS) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjadikan lembaga tersebut melenceng dari hakekat pendiriannya.
Dia menilai, jika dibandingkan dengan masa Taufiqurrahman Ruki bahkan Tumpak Hatorangan Panggabean menjadi pimpinan KPK, keputusan-keputusan AS secara tidak langsung menunjukkan telah melemahnya semangat independensi dan integritas lembaga antirasuah.
“Sejak KPK berdiri, hanya angkatan pertama dan saya sendiri pendirinya termasuk Ruki, Tumpak yang paling baik. Iya dalam arti menjaga tegaknya hukum,” ujar Adnan di gedung KPK, Jumat (6/3).
Dan keputusan pimpinan KPK jilid III yang paling mencengangkan menurut Adnan adalah ketika mereka menetapkan Komjen Pol Budi Gunawan (BG). Dia mengatakan, keputusan tersebut sebagai bukti jika KPK sekarang sudah disusupi kepentingan politik.
“Saya tidak bisa paham sampai sekarang. Saya 20 tahun jadi jaksa, kalau saya sudah menyelidik dan menyidik orang tersebut (BG), saya tidak tunggu sepuluh tahun sampai lima tahun baru dinyatakan tersangka,” sesal Adnan di gedung KPK, Jumat (6/3).
“Dan kenapa BG ini, begitu diangkat calon Kapolri tiba-tiba KPK memotong, iya dengan menetapkan tersangka. Padahal dalam sidang praperadilan ketauan belum ada penyelidikan, belum ada penyidikan dan belum pernah dipanggil. Dan ini perlu dipahami masyarakat,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Widhyawan: Pertamina Mampu Kelola Blok Mahakam

Jakarta, Aktual.co — Kementerian ESDM menyatakan PT Pertamina (Persero) sanggup mengelola Blok Mahakam, Kaltim pascahabis kontrak dengan Total E&P Indonesie pada 2017.

“Harus bisa. Masa meragukan anak bangsa sendiri,” kata Kepala Unit Pengendalian Kinerja Kementerian ESDM Widhyawan Prawiraatmadja di Jakarta, Jumat (6/3).

Hal itu dikatakannya ketika ditanya apakah setelah menerima proposal Pertamina, pemerintah melihat BUMN itu sanggup melanjutkan pengelolaan Mahakam setelah 2017. Menurutnya, Menteri ESDM Sudirman Said sudah menerima proposal Pertamina untuk mengelola Mahakam pasca-2017 pada Senin (2/3).

“Dari proposal itu, Pertamina menyatakan sanggup mengelola Mahakam,” ujarnya.

Ia mengatakan, kesanggupan tersebut tergambar dari sisi teknis dan keuangan pada proposal yang disampaikan Pertamina tersebut. Pertamina menyatakan kesiapan melanjutkan produksi Mahakam dan juga akan menyiapkan pendanaannya.

“Dalam proposalnya, Pertamina akan melakukan kegiatan eksplorasi di Blok Mahakam untuk menambah cadangannya,” ujarnya.

Pertamina, lanjutnya, juga menyatakan akan mengajak seluruh pegawai Total pasca-2017. Saat ini, pemerintah tengah mengkaji proposal Pertamina itu.

“Namun, pemerintah keinginannya sudah jelas, memberikan ke Pertamina,” katanya.

Pemerintah, tidak bisa mengabulkan permintaan Total untuk tetap menjadi operator pada masa transisi selama lima tahun pada periode 2017-2022. Pemerintah akan memutuskan kelanjutan pengelolaan Mahakam ke Pertamina itu dalam waktu dekat.

“Mudah-mudahan Maret ini,” katanya.

Pertamina akan mendapat kontrak Mahakam hingga 30 tahun, karena pasca-2017 statusnya sama dengan blok baru. Widhyawan juga mengatakan, pemerintah menyerahkan kepada Pertamina apakah mau mengajak kembali Total atau tidak.

“Hal ini mesti dibicarakan dengan Total dari sekarang,” ujarnya.

Kalau mengikutsertakan Total kembali pasca-2017, Pertamina bisa memakai skema pertukaran (swap) dengan blok milik perusahaan asal Prancis tersebut di luar Indonesia.

Ia juga mengatakan, Total tetap harus mengeluarkan investasi sesuai komitmen sampai 2017.

“Mana boleh Total stop investasi. Dia sudah ada persyaratan sampai kontrak habis. Total juga merupakan ‘realiable and prudent operator’,” ujarnya.

Pemerintah, lanjutnya, juga akan menjamin pengembalian seluruh investasi yang dikeluarkan Total.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Workshop Seni Grafis & Kompetisi Internasional Trienal Digelar di Bali

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —  Bentara Budaya Bali (BBB), lembaga kebudayaan nirlaba Kompas-Gramedia di Ketewel, Kabupaten Gianyar, menggelar workshop grafis dan sosialisasi Kompetisi Internasional Trienal Seni Indonesia V 2015.

Kurator pameran tersebut Hendra Wiyanto di Denpasar, Jumat, mengemukakan workshop untuk memeriahkan pameran tunggal Theresia Agustina Sitompul, juara III Kompetisi Trienal Grafis Indonesia V tahun 2012 itu akan berlangsung Minggu (8/3).

Ia mengatakan, Theresia Agustina Sitompul, alumnus Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, akan membagikan pengalaman proses kreatifnya serta bagaimana dirinya mengeksplorasi sebuah tema tertentu guna menyampaikan perenungannya selama ini.

Selain itu juga tampil kritikus dan redaktur seni budaya, Bambang Bujono (Tempo) dan Putu Fajar Arcana (Kompas), yang bertindak sebagai juri kompetisi trienal.

Keduanya akan menyosialisasikan ketentuan-ketentuan dan latar tema Kompetisi Internasional Trienal Seni Grafis Indonesia V tahun 2015.

Theresia Agustina Sitompul, kelahiran Pasuruan, 5 Agustus 1981 itu pernah menggelar pameran tunggal ‘Yearning in Via – via Cafe Yogyakarta (2004), serta beberapa pameran bersama.

Pameran bersama itu antara lain Lessedra 4rd Annual Mini Print, Bulgaria (2005), ‘DRAW’, Biasa Art Space, Bali (2006), Biennale IX, Studio Grafis Minggiran, JNM, Yogyakarta (2007), Hello Print, Edwin Gallery dan Jakarta (2008).

Selain itu juga Red District Project,Fund Rising Art Exhibition dan Koong Gallery, Jakarta (2009).

Theresia Agustina Sitompul pernah meraih penghargaan First Mural Champion ITC ‘Belanja Grosir Sambil Plesir’ di Surabaya dan Pemenang III Kompetisi Trienal Grafis Indonesia IV (2012).

Theresia Agustina Sitompul menggelar pameran tunggal menampilkan belasan karya seni itu berlangsung selama seminggu, 8-15 Maret 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Meski Inpres Terbit, KPK Tetap Jalankan Strategi Sendiri

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi tetap akan mengerjakan rencana strategis yang sudah sudah ditetapkan KPK sebelumnya meski Presiden Joko Widodo berencana akan menerbitkan instruksi presiden (inpres). 
“KPK punya rencana strategis sendiri dan memposisikan pencegahan dan penindakan sama pentingnya, dilakukan secara simultan dengan kecepatan yang sama,” kata pelaksana tugas pimpinan KPK Johan Budi di Jakarta, Jumat (6/3).
Sekrataris Kabinet Andi Widjojanto menyatakan bahwa inpres kepada kementerian dan lembaga terkait pemberantasan korupsi berisi instruksi detail kepada kementerian lembaga untuk terkait pencegahan dan penindakan.
Namun Johan tidak berkomentar mengenai apakah KPK akan mendukung pelaksanaan inpres tersebut.
“Itu domain Presiden,” tambah Johan.
Menurut Andi, inpres tersebut tidak membatasi penindakan KPK tapi mengombinasikan antara pencegahan dengan penindakan yaitu menciptakan sistem untuk akuntabel dan transparan dalam setiap pembelanjaan pemerintah yaitu melalui Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara dan anggaran pendapatan dan belanja daerah.
Pengusul dari inpres tersebut adalah Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional dan sudah masuk di Sekretariat Kabinet yang saat ini masuk dalam masa finalisasi dalam waktu satu minggu.
Seskab mengatakan selama tiga tahun terakhir pemerintah selalu mengeluarkan rencana aksi tersebut. Inpres tersebut tidak mengatur mengenai KPK namun terkait strategi nasional pemberantasan korupsi.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain