1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38302

Lion Air Sudah Kembalikan Dana Talangan ke AP II

Jakarta, Aktual.co —Maskapai Lion Air sudah kembalikan dana talangan yang dipinjam dari Angkasa Pura II untuk refund ke penumpangnya yang mengalami delay terbang. 
Direktur utama Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi mengaku sudah menerima pengembalian uang dari Lion Air sebesar Rp. 526.893.500 pada Minggu (22/2). “Lion Air hari ini sudah transfer uang talangan oleh AP II sebesar Rp 526.893.000,” kata Budi dalam Konferensi Pers di Jakarta, Minggu siang (22/2).
Saat meminjamkan dana talangan itu, kata Budi, pihaknya tidak memberi ke pihak Lion Air. Namun langsung diberikan kepada penumpang yang menjadi korban delay.
“Uang itu tidak pernah kita berikan kepada lion air, uangnya langsung diberikan kepada penumpang,” kata dia.
Total dana yang disediakan AP II adalah Rp4 miliar. Namun hanya terpakai Rp 526.893.000 untuk refund tiket 548 penumpang. Selebihnya, uang tersebut dikembalikan ke kas AP II. Refund dilakukan pada Jumat (20/2). 

Artikel ini ditulis oleh:

Hebat! Hormon Ini Membuat Pria Makin Setia dan Anti Poligami

Jakarta, Aktual.co —  Sebuah penelitian yang dipublikasi dalam Proceedings of the National Academy of Sciences menyatakan ada sebuah hormon yang dapat memertahankan kesetiaan pasangan. Hormon ini bahkan terbukti dapat mencegah pria untuk melakukan poligami.

Penelitian tersebut melibatkan tes pada 20 pria yang rata-rata memiliki hubungan dua tahun lamanya. Mereka disemprotkan sebuah hormon dan diperlihatkan foto pasangan, wanita lain dan sebuah rumah. Hasilnya, saat melihat foto pasangannya, pusat otak yang membuat rasa senang sangat aktif ketika melihat foto pasangannya. Hal inilah yang membuat pria merasa senang, tenang dan bertahan dalam sebuah hubungan monogami.

Adalah oksitosin, hormon cinta dalam tubuh manusia yang punya pengaruh penting dalam sikap kasih sayang seseorang. Oksitosin juga terkenal karena perannya dalam membangkitkan gairah seksual dan reproduksi. Disinyalir hormon ini jugalah yang bertugas memerintahkan otak seseorang dengan pasangannya untuk saling bergandengan tangan, berpelukan, hingga berciuman. Hormon ini juga dilepaskan tubuh ketika seorang ibu menyusui bayinya dan menyebabkan ikatan batin yang kuat.

Dalam momen pdkt, hormon oksitosin inilah yang memacu anda untuk terus menelpon pasangan, berbincang dengan pasangan hingga larut, hingga memberikan perhatian-perhatian romantis kepada pasangan. Oksitosin juga yang membuat Anda dan pasangan tetap bersama dan tak saling meninggalkan ketika melalui masa-masa sulit.

“Monogami seksual sebenarnya cukup mahal untuk laki-laki, sehingga harus ada beberapa bentuk mekanisme (hormon) yang mengikat pria dan wanita bersama-sama, setidaknya untuk beberapa waktu,” ujar penulis studi Dr Rene Hurlemann, seorang profesor psikiatri di Universitas Jerman.

Paul J.Zak, direktur Center for Neuroeconomics Studies  juga menjelaskan bahwa oksitosin juga berkaitan dengan terjadinya orgasme, mengakhiri konflik, mengurangi kecemasan, dan membuat kita lebih tenang menghadapi orang asing.

Studi dalam jurnal Psychoneuroendocrinology juga menulis, bahwa pasangan dengan tingkat oksitosin tinggi lebih sering tertawa, dan saling menyentuh daripada mereka dengan tingkat hormon oksitosin rendah.

Banyak studi yang telah membuktikan secara ilmiah bahwa hormon cinta ini dapat mencegah pria berpoligami, pun menyulap pria untuk lebih setia kepada pasangannya. Lalu bagaimana caranya untuk meningkatkan hormon super hebat ini? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kadar hormon tersebut:

Mandi Air Hangat
Para peneliti dari Swedia membuktikan bahwa guyuran air hangat di kulit bukan hanya membuat rileks tapi juga efektif meningkatkan level oksitosin.

Curhat Dengan Orang Terdekat
Perbincangan hangat Anda dengan orang-orang terdekat juga dapat memicu lepasnya hormon oksitosin dalam tubuh. Itu sebabnya ada rasa nyaman dan lega setelah Anda curhat dengan orang-orang terdekat.

Pijatan
Oksitosin juga dipicu oleh sentuhan dan pijatan. Kegiatan memijat atau dipijat dipercaya dapat mendorong meningkatnya oksitosin dalam tubuh seseorang.

Menonton Film
“Oksitosin membuat kita tersentuh sampai ke level emosional. Karena itu menonton film yang menggugah emosi bisa memicu hormon ini,” ujar Paul J. Zak, Direktur Center for Neuroeconomics Studies yang membuat penelitian tentang hormon oksitosin.

Bermain Dengan Hewan Peliharaan
Dalam studi yang dimuat dalam Annals of the New York Academy disimpulkan bahwa bercengkerama dengan hewan peliharaan bisa mengaktifkan pelepasan oksitosin.

Mendengarkan Musik
Studi yang dimuat di Journal of Clinical Nursing, yang memonitor efek musik pada pasien paska operasi jantung menemukan bahwa mereka yang mendengarkan musik menenangkan memiliki level oksitosin lebih tinggi dalam darahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Hasil Penelitian: Bertengkar dengan Pasangan Picu Kegemukan

Jakarta, Aktual.co —  Tak hanya mengancam keharmonisan rumah tangga, pertengkaran yang terjadi antar pasangan juga dapat memicu masalah kesehatan. Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan bahwa seseorang yang sering terlibat pertengkaran dengan pasangannya berisiko lebih cepat gemuk dibanding dengan pasangan yang jarang bertengkar.

Hasil penelitian yang dilakukan Behavioral Medicine Research di Universitas Ohio itu menyebut pertengkaran yang berujung pada depresi dan kecemasan dalam rumah tangga dapat meningkatkan risiko obesitas pada orang dewasa. Hal ini karena depresi yang disebabkan oleh pertengkaran dengan pasangan akan mempengaruhi kinerja tubuh dalam memproses makanan berlemak tinggi. Demikian seperti dilansir Huffingtonpost.

Peneliti menemukan fakta bahwa tubuh seseorang yang sering bertengkar dengan pasangan hingga mengalami depresi, lebih lamban membakar lemak dibandingkan dengan orang yang jarang bertengkar dengan pasangannya. Pasangan yang kerap bertengkar juga diketahui memiliki tingkat insulin lebih tinggi yang akan memicu penumpukan lemak yang lebih cepat. Selain itu, melambatnya pembakaran kalori akan menyebabkan seseorang bertambah berat badan lebih banyak dalam waktu satu tahun.

Hasil penelitian ini juga mendukung hasil penelitian sebelumnya. Penelitian yang melibatkan 43 pasangan sehat berusia 24 sampai 61 tahun yang sudah menikah sekitar tiga tahun lamanya ini mengungkapkan bahwa wanita yang sedang stres akan mengalami kenaikan berat badan karena metabolisme yang melambat. Dalam penelitian tersebut, para partisipan diminta untuk mengisi penelitian yang sudah disediakan yang berisi tentang kepuasan, gangguan suasana hati selama ini dan gejala depresi.

Setelah itu, para partisipan disuguhkan makanan tinggi lemak setara dengan makanan di restoran cepat saji. Setiap 20 menit selama tujum jam setelah makan, peneliti mengukur berapa kalori yang terbakar oleh setiap partisipan. Mereka juga mengambil sampel darah untuk mengukur insulin dan lemak dalam darah yang berisiko sakit jantung.

Di tengah-tenah pengujian, peneliti meminta para pasangan tersebut untuk berdiskusi secara pridai dan mencoba untuk membahas masalah dalam hubungan mereka. Pada saat itu, peneliti merekam dan mengukur emosi, kebingunan dan kritik satu sama lain. “Argumen cenderung menciptakan permusuhan dalam pernikahan,” ujar Jan Kiecolt-Glaser, Ph.D, psikiater dan psikolog serta direktur dari Institute for Behavioral Medicine Research di Universitas Ohio, Amerika.

Jan Kiecold-Glaser dari Ohio State University selaku peneliti utama mengatakan, temuan ini mengungkapkan betapa pentingnya memperhatikan dan mengobati masalah kesehatan mental.

“Temuan ini tidak hanya mengidentifikasi bagaimana stres kronis dapat menyebabkan obesitas, tetapi juga menunjukkan betapa pentingnya untuk menjaga mood tetap baik sepanjang hari. Intervensi untuk kesehatan mental jelas bermanfaat juga bagi kesehatan fisik,” ungkap Kiecold-Glaser.

Artikel ini ditulis oleh:

Angkasa Pura II Talangan Dana Klaim Penumpang Lion Air

Direktur Keuangan AP II Andra Y Agusalam, Kepala Otoritas Bandara Wilayah I Basuki Mardianto,Direktur Utama AP II Budi Karya Sumadi (dua dari kanan),Direktur Operasional dan Engineering Djoko Murjatmodjo,saat memberikan keterangan soal pemberian dana talangan kepada Lion Air di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Minggu (22/2/2015). PT Angkasa Pura II (Persero) memberikan penjelasan soal pemberian dana talangan kepada Lion Air untuk mengganti dana refund dan kompensasi calon penumpang yang terkena delay parah sejak Rabu (18/2/2015) hingga Jumat (20/2/2015) lalu. Menurut pihak Angkasa Pura II, dana talangan itu diberikan karena pihak Lion Air tidak dapat menyiapkan dana tersebut dengan segera. AKTUAL/MUNZIR

Pulau Serangan, Destinasi “Water Sport” Baru Favorit Wisatawan Tiongkok

Jakarta, Aktual.co — Wisatawan Tiongkok (China) paling antusias meramaikan objek wisata olahraga air (Water Sport) di perairan Pulau Serangan yang berlokasi sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Denpasar, Bali.

“Wisatawan Tiongkok menyukai olahraga air di perairan Serangan, karena keindahan alam bawah bawah lautnya yang banyak dihuni spesies terumbu karang, ikan nemo, maupun biota laut lainnya yang mempesona,” kata Marketing Manajer Serangan “Dive and Water Sport”, Wayan Darna, di Denpasar, Minggu (22/2).

Ia menjelaskan, wisatawan Tiongkok yang mengunjungi Pulau Serangan usai perayaan Tahun Baru Imlek 2566 mencapai 500 orang per hari jauh di atas angka kunjungan wisatawan negara lainnya. Sedangkan pada hari hari biasa kunjungan wisatawan asing dan domestik di Pantai Melasti Pulau Serangan mencapai 200 orang, sebanyak 30 persen diantaranya wisatawan dari Jepang, Australia dan Eropa.

Menurut dia, upaya promosi akan terus digiatkan sehingga pada musim liburan Maret hingga April diharapkan angka kunjungan wisatawan asing bisa terus ditingkatkan hingga 800 orang per hari. Wayan Darna menambahkan, untuk dapat melihat keindahan bawah laut tersebut, para wisatawan harus menyelam dengan kedalaman tujuh meter agar dapat mengakses keindahan dan kekayaan laut yang ada di Pulau Serangan itu.

“Wisatawan Tiongkok sangat menyukai keindahan alam bawah laut Pantai Melasti Pulau Serangan dan mereka cenderung menyukai kegiatan menyelam tanpa harus berenang atau ‘Underwater Seawalker’ itu, selain olahraga lainnya seperti menyelam atau “diving”, dan “turtel island”.

Selain itu, kegiatan olahraga air yang dapat dilakukan di Pulau Serangan itu yakni “jet ski, donut boat, banana boat, snorkeling, fly fishing, parasailing, wakeboard dan waterski”. Ia mengungkapkan wisatawan Tiongkok merasa sangat menikmati olahraga menyelam tanpa harus berenang dengan 30 menit hingga 60 menit (satu jam), karena biasanya banyak wisatawandari negara berjulukan “Negeri Dibalik Tirai Bambu” itu banyak yang kurang bisa berenang.

“Kalau wisatawan Jepang, apalagi Australia dan Eropa lebih senang melakukan kegiatan menyelam,” ujarnya.

Ia megakui wisatawan Tiongkok senang ke Pulau Serangan karena dapat berinteraksi langsung dengan biota laut yang unik seperti terdapat ikan nemo, honey-honey dan terumbu karang atau koral original yang berwarna – warni serta sejumlah karang buatan berupa gapura yang sudah menyerupai karang aslinya.

Pulau Serangan merupakan tempat penangkaran penyu hijau dan saat tertentu ada momen menarik yang bisa disaksikan langsung di Pulau tersebut yakni proses melepaskan anak penyu hijau atau tukik ke laut. Selain dapat menyaksikan penyu-penyu di pulau tersebut, wisatawan juga dapat mengabadikan keindahan Desa Serangan yang terkenal dengan pantainya yang indah dan deburan ombaknya.

Selain itu, Pulau Seragan juga memiliki hutan bakau yang sangat dilestarikan ekosistemnya dan masyarakat lokal dan para penggiat kelestarian alam ikut bahu-membahu menanam bibit bakau. “Hutan bakau sangat signifikan peranannya karena memiliki perananan dalam menjaga kelestarian alam perairan Pulau Serangan,” demikian ungkap Darna.

Artikel ini ditulis oleh:

Gubernur Kepri: 2018, Batam Jadi “Kota Gas”

Jakarta, Aktual.co — Batam, Provinsi Kepulauan Riau, akan menjadi “Kota Gas” pada 2018, saat seluruh kebutuhan energi di wilayah itu menggunakan bahan bakar gas, mulai dari listrik, industri, rumah tangga hingga transportasi. Hal itu dikatakan Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani usai menghadiri sarapan pagi bersama masyarakat Kecamatan Batam Kota di Batam, Kepri, Minggu (22/2).

Penetapan Batam sebagai Kota Gas disepakati bersama oleh Pemprov Kepri dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dalam kunjungan Menteri Sudirman Said, akhir pekan lalu. “Kota Gas, semua menggunakan gas. Mobil, industri, rumah tangga pakai gas, sehingga tidak ada lagi yang menggunakan bensin, solar,” kata Gubernur.

Pelaksanaan Kota Gas harus menunggu pengaliran gas dari sumur Gajah Baru di Natuna ke Batam, yang rencananya selesai pada 2017. Gubernur menyatakan dalam rapat tertutup bersama Kementerian ESDM, hak-pihak terkait sepakat untuk segera membangun jaringan pipa sepanjang 4,5 km dari Pulau Pemping ke Batam. Dan pembangunan pipa itu membutuhkan waktu satu hingga dua tahun. Jika pipa itu sudah tersambung, maka gas dari sumur Gajah Baru akan mengalir ke Batam sebanyak 40 mmbtu.

Sebagai tahap awal, gas itu digunakan untuk pembangkit listrik tenaga gas milik PT Bright Pelayanan Listrik Nasional Batam di Tanjunguncang. Untuk gas Domestik Market Obligation ke Kepri, Gubernur mengatakan pemerintah masih harus menyiapkan pengelolanya. Sedangkan untuk distribusi seluruhnya diserahkan kepada PT Perusahaan Gas Negara yang sudah memiliki infrastruktur jaringan pipa gas.

Sebelumnya di Batam, Menteri ESDM Sudirman Said menggadang Batam menjadi Kota Gas, setelah mayoritas energi yang digunakan di kota itu menggunakan bahan bakar gas. “Kami punya satu kesepakatan dengan Pak Gubernur, kami jadikan Batam sebagai kota gas dengan energi bersih,” kata Menteri.

Saat ini, sebagian industri besar dan kecil di Batam sudah menggunakan bahan bakar gas. Sedangkan untuk kebutuhan rumah tangga, jumlah pelanggan yang dialiri relatif sedikit. Assistant VP Corporate Communication PT Perusahaan Gas Negara Irwan Andri Armanto mengatakan pihaknya siap mendukung penetapan Batam sebagai Kota Gas. Namun, untuk menjadi Kota Gas, Batam membutuhkan dukungan infrastruktur jaringan gas yang baik dan pasokan gas. “Karena kalau ngomong gas itu, harus ada tiga yang mendukung yaitu, pasokan, infrastruktur dan market,” kata dia.

Dan energi gas tidak hanya digunakan untuk bahan bakar listrik, industri dan rumah tangga, melainkan juga penggunaan energi untuk transportasi. PGN akan membangun infrastruktur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas di Kecamatan Batam Kota sebagai langkah awal mendukung gas sebagai bahan bakar transportasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain