12 April 2026
Beranda blog Halaman 38312

RUU PUB Payung Hukum Keberagaman

Jakarta, Aktual.co — Rancangan Undang-undang Perlindungan Umat Beragama yang sedang disiapkan pemerintah akan menjadi payung hukum dalam mengatur berbagai masalah yang berkaitan dengan keberagamaan di Tanah Air.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengakui jika persiapan dan pembahasan Rancangan Undang-undang Perlindungan Umat Beragama (RUU PUB) itu sangat sensitif.
Selain itu, penyiapan RUU PUB tersebut juga memiliki kontroversi yang tinggi karena akan mendapatkan reaksi beragam dari berbagai pihak.
Namun, pemerintah membutuhkan RUU tersebut untuk dapat diberlakukan dalam mengatur kehidupan beragama di Tanah Air yang tidak jarang memunculkan potensi konflik.
Selama ini, potensi konflik tersebut sering membesar dan menjadi masalah tersendiri karena tiadanya regulasi yang dapat menjadi payung hukum bagi aparatur pemerintah.
“Jadi, kita memerlukan basis aturan yang cukup dalam menata kehidupan beragama,” Selain menjadi payung hukum, kata Lukman Hakim, di Medan, Kamis (5/3).
Penyiapan RUU PUB tersebut juga dimaksudkan untuk memberikan kenyamanan dalam kehidupan beragama di Tanah Air.

Artikel ini ditulis oleh:

Kemendagri Belum Kapok Mediasi Pemprov-DPRD DKI

Jakarta, Aktual.co —Kementerian Dalam Negeri (kemendagri) belum kapok untuk memediasi kisruh APBD DKI 2015 antara Pemprov DKI dan DPRD DKI, meskipun upaya hari ini berakhir ricuh.
Disampaikan Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kemendagri, Reydonnyzar Moenek, pihaknya yakin permasalahan antara eksekutif dan legislatif di Jakarta hanya di perbedaan pandangan saja.
Namun Donny melihat kedua belah pihak mempunyai tujuan sama, yakni menyempurnakan APBD DKI Jakarta. Karena itu pihaknya siap gelar mediasi lagi jika kedua belah pihak meminta. “Kalau mereka minta kami siap,” kata Donny, di kemendagri, Jakarta, Kamis (5/3).
Usai pertemuan tadi, ujar Donny, belum bisa diambil kesimpulan, karena evaluasi masih berjalan hingga 13 Maret nanti. 
Kedua belah pihak masih punya batas waktu untuk saling menyamakan pandangan hingga batas waktu tujuh hari untuk membahas hasil rekomendasi  Kemendagri. “Evaluasi masih tetap berjalan. Menteri minta diselesaikan sebelum tanggal 8 Maret, tapi kan kita masih ada waktu.”

Artikel ini ditulis oleh:

Wow.. Rp6,8 Miliar Disiapkan Untuk Brantas Begal Motor

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, menyediakan dana sebesar Rp6,8 miliar untuk memasang lampu penerangan jalan umum (PJU) sebagai antisipasi pelaku pencurian dengan kekerasan mengunakan sepeda motor di jalan raya (begal).
“Dana tersebut berasal dari APBD 2015 untuk memasang sebanyak 1.000 titik lampu,” kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar di Tangerang, Kamis (5/3).
Ahmed mengatakan, pemasangan lampu PJU itu dilaksanakan oleh aparat Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Pemkab Tangerang.
Namun anggaran itu untuk pemasangan, pemeliharaan serta perbaikan selama satu tahun agar jalan raya yang biasanya gelap menjadi terang.
“Ada sekitar 40 titik, yang rawan terhadap aksi kejahatan setelah mendapatkan laporan dari polisi,” katanya.
Bahkan pihaknya menanggapi serius terhadap imbauan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono memasang PJU karena lokasi rawan begal adalah sunyi dan jauh dari pemukiman penduduk.
Menurut dia, aksi begal yang paling rawan di wilayah Jabotabek seperti diutarakan Kapolda Metro Jaya berada di Kabupaten Tangerang, sehingga salah satu solusi adalah pemasangan lampu.
Sedangkan pemasangan lampu PJU itu tersebar pada 29 kecamatan dan mayoritas di kawasan Pantura seperti Kosambi, Teluknaga, Kronjo, Kresek, Sukadiri dan Pakuhaji.
Ahmed mengatakan, pemasangan lampu juga di Kecamatan Balaraja, Cikupa, Curug, Panongan, Pagedangan, Kelapa Dua dan Gunung Kaler.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Menpora Ingin Indonesia jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2022?

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi mengatakan, Indonesia siap menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 yang didukung dengan berbagai macam fasilitas.

“Indonesia tidak kesulitan terkait iklim, fasilitas, dan pastinya akan ada dukungan penuh dari warga Indonesia yang penggila bola,” katanya kepada wartawan saat berkunjung ke Pondok Pesantren Mambaul Maarif, Kecamatan Denanyar, Kabupaten Jombang, Kamis (5/3).

Ia mengatakan, keinginan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia sebenarnya pernah dicetuskan pada 2010, dimana pernah ada rekomendasi ke PSSI agar Indonesia bisa dipercaya menjadi lokasi Piala Dunia 2022.

Ia berharap, semangat untuk mengulangi kembali niatan menjadi tuan rumah kompetisi Piala Dunia bisa muncul dan Indonesia bisa menjadi tempat kompetisi sepak bola bergengsi itu.

Pihaknya mengaku yakin Indonesia mampu menjadi tuan rumah dalam kompetisi tersebut. Indonesia sendiri juga mempunyai banyak potensi serta mempunyai banyak bibit pesebakbola yang unggul.

“Indonesia punya banyak bibit dan disiapkan. 5-7 tahun lagi, masih memungkinkan,” katanya.

Untuk saat ini, pihaknya sudah berbicara ke Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan nantinya bisa ditembuskan ke Komite Eksekutif Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) terkait dengan minat Indonesia menjadi tuan rumah piala dunia. Ia yakin, hal itu nantinya bisa terealisasi.

Tahapan pemilihan tuan rumah Piala Dunia FIFA 2018 dan 2022 dimulai sejak Januari 2009, dimana asosiasi nasional memiliki waktu hingga 2 Februari 2009 untuk mendaftarkan diri.

Pada awalnya, tujuh negara mengajukan penawaran untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2018, tetapi Meksiko kemudian mengundurkan diri. Indonesia juga pernah menawarkan diri, tapi ditolak oleh FIFA pada Februari 2010 karena tidak adanya dukungan tertulis dari pemerintah.

Sementara itu, selama proses pemilihan, negara-negara non-UEFA secara bertahap mundur dari pemilihan tuan rumah 2018, sementara negara-negara UEFA mundur dari pemilihan tuan rumah 2022. Saat ini, tersisa lima penawaran untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia FIFA 2022, yaitu Australia, Jepang, Qatar, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Sampai saat ini masih belum jelas negara yang nantinya akan menjadi tuan rumah Piala Dunia.

Meski demikian, jika dikorelasikan niatan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 dengan persiapan Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Indonesia, Menpora belum bisa berbuat banyak.

Terbukti dengan Keputusan Presiden (Keppres) yang berguna menjadi payung hukum, yang hingga saat ini belum juga diterbitkan.

Selain itu, persoalan Menpora dengan PSSI dan PT Liga Indonesia (PT LI), yang mempersulit penyelenggaraan kompetisi Indonesia Super League (ISL).

Jika melihat dua hal tersebut di atas, keinginan Menpora untuk menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, bisa dikatakan hanya hayalan belaka.

Artikel ini ditulis oleh:

Polisi Bekuk Penjual VCD Porno

Jakarta, Aktual.co — Aparat Kepolisian Daerah Metro Jaya membekuk dua penjual cakram padat atau “video compact disk” film porno melalui online berinisial JH (34) dan SO (30).
“Pekerjaan tersangka mengunduh film porno melalui internet,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul di Jakarta Kamis (5/3).
Martinus mengatakan para tersangka menjual film khusus orang dewasa itu dari hasil unduhan melalui sejumlah situs.
Para tersangka mengunduh film tersebut melalui situs porno di rumahnya kawasan Tangerang Selatan Banten.
Usai “mendownload”, para pelaku memasarkan melalui Blog dengan menawarkan cakram padat berisi film khusus orang dewasa seharga Rp25 ribu per keping.
“Kebanyakan pembelinya berasal dari luar Jawa seperti Sumatera, Kalimantan, Bali, Sulawesi dan Papua,” ujar Martinus.
Martinus mengungkapkan pelaku mengirimkan pesanan konsumen melalui jasa perusahaan paket seperti Tiki atau JNE.
Selama dua tahun berprofesi sebagai penjual VCD film porno bajakan, kedua tersangka meraup untung hingga Rp10 juta per bulan.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

SKK Migas: Industri Gas Terkendala Distribusi dan Penyaluran

Jakarta, Aktual.co — Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) akan memperbaiki infrastruktur gas untuk memperlancar penyaluran gas domestik.

“Kami sudah sering mendengar masalah kebutuhan gas yang semakin meningkat sehingga kami sudah koordinasikan dengan pihak terkait untuk memperbaiki infrastruktur gas,” kata Kepala Humas SKK Migas, Rudianto Rimbono di Jakarta, Kamis (5/3).

Menurutnya, temuan-temuan gas cadangan di lapangan saat ini masih relatif cukup bagus.

“Namun, ada jarak antara kami sebagai pihak atau sumber utama dan di sana ada masyakarat yang membutuhkan sehingga kami akan menyambungkan jarak tersebut dengan memperbaiki infrastruktur penyalurannya,” katanya.

Ia mengatakan kendala yang terjadi dalam penyaluran gas adalah kondisi sumber-sumber gas yang ada di dalam hutan dan remote area sehingga menyulitkan dalam penyalurannya.

“Sehingga sampai saat ini, kami selalu aktif berkomunikasi dengan berbagai pihak karena gas sangat dibutuhkan oleh masyarakat maupun industri,” tuturnya.

Ia juga berharap dukungan dari pemerintah dan stakeholder lainnya untuk kelancaran proses perbaikan infrastruktur tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain