8 April 2026
Beranda blog Halaman 38340

Benarkah Rano Karno Kena Santet Bukan Penyakit Bell’s Palsy?, Ini Penjelasannya

Jakarta, Aktual.co — Menjelang pelantikannya sebagai Gubernur Banten definitif menggantikan Ratu Atut Chosiyah yang terseret kasus hukum, Rano Karno tiba-tiba menderita sakit.

Dalam dunia medis, penyakit yang sedang dialami oleh Rano bernama “Bell’s Palsy”. Penderita penyakit tersebut biasanya mengalami masalah saraf di wajah di mana bagian otot di wajah sulit untuk digerakan.

Namun dari kacamata spiritual, ada yang menyebutkan, bila Rano Karno itu terkena guna-guna atau santet. Rano sendiri tersenyum geli ketika dirumorkan terkena santet.

“Dokter saja sudah mengetahui kalau saya kena virus, hari gini masih mikir begitu (santet, red), dolar sudah Rp 13 ribu,” kata Rano sambil tersenyum, kepada Aktual.co.

Sementara itu, Paranormal Mbah Mijan mengakui kepada Aktual.co,  merasakan ada sesuatu aneh yang dikirim kepada orang nomor satu di Provinsi Banten tersebut.

“Dokter sah-sah saja memvonis sakit. Tapi, kok saya merasakan bahwa beliau terkena serangan gaib,” kata Mbah Mijan.

Dia kembali mengatakan, bahwa sakit yang terjadi secara mendadak, padahal tubuh dalam kondisi segar bugar menjadi ciri-ciri serangan gaib atau penyakit tak wajar.

“Pasti ada yang tak suka, tapi saya nggak mau menyebut siapa mereka. Saya-kan warga Tangerang, jika diizinkan saya akan menjenguknya. Babeh sakit, saya juga ikut merasa sedih,” kata Mbah Mijan.

Sebelumnya, Mbah Mijan menuliskan terkait penyakit yang dialami Rano Karno di situs jejaring sosial-nya.

“Serangan ghoib sekarang lebih lembut, bergaya medis. Org sehat tiba2 lumpuh, vonis medis syaraf putus. Besok pagi harus bisa jalan ya ndan, Bismillah,” tulis Mbah Mijan dalam akun Twitter @mbah_mijan, Selasa (3/3).

Ketika dihubungi, Mbah Mijan mengakui merasakan ada sesuatu aneh yang dikirim kepada orang nomor satu di Banten tersebut.

“Dokter boleh sah saja memvonis sakit. Namun, kok saya merasakan bahwa beliau terkena serangan gaib,” beber Mbah Mijan.

Sebagai warga Tangerang Banten, Mbah Mijan ikut merasakan kesedihan yang mendalam.

“Saya warga Tangerang, bila diijinkan saya akan menjenguknya. Babeh sakit, saya juga ikut merasa sedih,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Inilah Dua Opsi Wajah Baru SKK Migas

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah harus segera membentuk badan bersifat permanen baru untuk menggantikan SKK Migas yang bersifat adwork. Bahkan, keberadaan SKK Migas untuk periode yang lama pun dinilai oleh sejumlah kalangan tidak sesuai dengan konstitusi dan cenderung telah merugikan negara.

Staf Khusus Kementerian ESDM Said Didu mengatakan bahwa saat ini pemerintah tengah mempersiapkan badan baru pengganti SKK Migas. Dikatakannya bahwa saat ini sudah ada pilihan-pilihan yang telah disiapkan pemerintah.

“Ada dua pilihan. Digabung ke Pertamina atau dijadikan BUMN Khusus,” kata Said di gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Rabu (4/3).

Said menjelaskan, awalnya pemerintah memiliki tujuh pilihan.  Setelah dikaji mendalam, mengerucut menjadi dua pilihan. Opsi yang pertama adalah SKK Migas digabung dengan PT Pertamina dan yang kedua adalah SKK Migas menjadi BUMN khusus dan Pertamina tetal penjadi operator.

“Jadi kira-kira seperti ini: apakah SKK Migas digabung dengan Pertamina atau Pertamina menjadi operator murni dan SKK Migas jadi BUMN khusus. Itu saja,” terangnya.

Mantan sekretaris Kementerian BUMN ini juga mengungkapkan bahwa dalam menentukan dua opsi ini, ada lima kriteria yang dipertimbangkan oleh pemerintah. Pertama, setiap keputusan politik dan sosial harus bisa diterima (acceptable). Kedua, harus bersifat menguntungkan (profitable) secara ekonomi dan bisnis. Ketiga, harus legal secara hukum. Keempat, harus bisa dilaksanakan secara birokrasi (workable).

“Kelima, secara internasional, harus bisa dipahami (adjustable),” jelasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pro Kontra Perpres No 26 Tahun 2015

Jakarta, Aktual.co — Terbitnya Perpres No 26 tahun 2015 tentang kewenangan Kepala Staf kepresidenan, mendapat tanggapan dari sejumlah pihak.
Perpres tersebut memberikan kewenangan tambahan kepada Kepala Staf Presiden untuk mengendalikan program prioritas nasional. Seperti yang tertera dalam Pasal 9 ayat (1) Perpres No 26/2015 yang berbunyi “Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, Kepala Staf Kepresidenan dapat membentuk tim khusus dan gugus tugas lintas kementerian dan/atau lembaga terkait untuk penanganan masalah tertentu,”.
Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra S Dasco Ahmad menilai positif penerbitan Perpres ini. Menurutnya Presiden Jokowi ingin memastikan bahwa visi misi saat kampanye lalu diterjemahkan dengan baik hingga tingkat pelaksana teknis.
“Satu spirit yang ingin ditunjukkan Presiden Jokowi dengan menerbitkan Perpres tersebut adalah ia ingin orang-orang kepercayaannya  seperti Luhut Pandjaitan bekerja berdasarkan peraturan perundang-undangan yang jelas, bukan sekadar mengandalkan kedekatan emosional,” kata Dasco, Rabu (4/3).
Sementara, Pengamat Hukum Tata Negara Wasis Susetio menilai Perpres ini tidak hanya berpotensi menyebabkan tumpang tindih, tetapi juga tidak memiliki dasar hukum yang jelas terkait kewenangannya.
“Jika kewenangan untuk mengendalikan program dan mengoordinasi menteri-menteri, dasar hukumnya bisa dipertanyakan,” kata Wasis.
Menurut Wasis, sesuai UUD 45 dan UU No 39 tahun 2008 tentang kementerian Negara, wewenang koordinasi menteri hanya ada pada presiden, wakil presiden, dan menko.
Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengaku tak ikut dalam penyusunan Perpres No 26 tahun 2015 tentang Kantor Staf Presiden.
“Saya tidak mengikuti sama sekali, jadi saya tidak ada komentar,” kata Pratikno.
Untuk diketahui, Perpres no 26 Tahun 2015 ditandatangani presiden pada 23 Februari 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Relawan Jokowi Santroni Kantor Luhut untuk Dapatkan “Jatah”

Jakarta, Aktual.co — Relawan pemenangan Jokowi-JK pada Pilpres lalu “menyatroni” kantor Kepala Staf Kepresidenan untuk mendapatkan “jatah”.
Mereka berdatangan hampir setiap hari dengan harapan mendapatkan jabatan di kantor Kepala Staf Kepresidenan.
“Beri saja Luhut kesempatan untuk memilih dan menentukan siapa yang mau beliau rekrut. Jangan disatroni terus menerus,” kata Anggota Dewan Pendiri Lembaga Kajian Strategis Nasional, Irwan Suhanto di Jakarta, Rabu (4/3).
Dari infornasi yang dihimpun aktual.co di kantor Staf Kepresidenan setiap harinya, kegiatan para relawan itu mulai dari sekedar kongkow-kongkow sampai dengan melobi dan mencari peruntungan agar dapat terakomodir sebagai staf atau bahkan deputy staf Kepresidenan yang smpai hari ini tak kunjung diumumkan oleh Kepala Staf Kepresidenan, Luhut Binsar Panjaitan.
Tercatat beberapa nama kerap muncul di kantor tersebut seperti Beathor Suryadi, Fadjroel Rachman, Budi Arie Setiadi dan lainnya

Artikel ini ditulis oleh:

Rupiah Kembali Anjlok 20 Poin, Dekati Level Rp13.000

Jakarta, Aktual.co — Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak melemah sebesar 20 poin menjadi Rp12.982 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp12.962 per dolar AS.

“Indeks dolar AS masih kokoh dalam penguatannya terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah menjelang rapat moneter bank sentral Eropa (ECB) pada pekan ini,” ujar Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu (4/3).

Menurut Ariston, penguatan indeks dolar AS masih terkait dengan perbedaan kebijakan moneter bank sentral AS (Federal Reserve) dengan bank sentral negara maju lainnya.

“Federal Reserve masih diekspektasikan menaikkan tingkat suku bunga (fed fund rate) tahun ini, sementara bank sentral lainnya masih sedang menjalankan kebijakan pelonggaran moneter untuk memperbaiki ekonominya,” katanya.

Ia mengemukakan bahwa Amerika Serikat akan mengumumkan data Non-farm Payrolls AS versi ADP (Automatic Data Processing), data non-manufaktur AS, data stok minyak mentah mingguan AS, serta pidato dari Presiden Bank Sentral AS cabang Chicago tentang outlook moneter.

“Data itu akan memberikan volatilitas ke pasar keuangan. Sejauh ini, ekspektasi data AS masih mengalami perbaikan,” katanya.

Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan bahwa laju rupiah berbalik arah ke area negatif terhadap dolar AS setelah sempat mengalami kenaikan pada sesi pagi tadi meski tipis.

“Dolar AS masih diminati investor pasar uang karena ekspektasi kenaikan suku bunga AS (fed fund rate) masih cukup kuat, meningkatnya fed fund rate dapat meningkatkan imbal hasil investasi disana,” kata Reza.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu (4/3) ini tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp12.963 dibandingkan hari sebelumnya, Selasa (3/3) di posisi Rp12.62 per dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pemerintah Terapkan Akuntansi Berbasis Akrual

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah menerapkan akuntansi berbasis akrual untuk meningkatkan kualitas pelaporan keuangan dan menciptakan laporan keuangan yang lebih transparan. Pada hari ini, Kementerian Keuangan mengadakan “Kick Off” Implementasi Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual untuk menciptakan momentum awal penerapan akutansi berbasis akrual.

“Kick off akuntansi berbasis akrual ini mengingatkan terutama kepada para sekjen di semua bidang untuk melaksanakan akuntansi berbasis akrual,” kata Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo di Jakarta, Rabu (4/3).

Ia menyampaikan momentum implementasi akuntansi pemerintahan berbasis akrual menjadi langkah penting bagi pemerintah dalam menyediakan informasi yang lebih baik terutama dalam menyajikan indromasi terkait pengukuran kinerja pemerintah.

Akutansi berbasis akrual tidak hanya dapat menghasilkan nilai beban yang telah dibayarkan oleh pemerintah namun seluruh beban yang diperlukan sehingga biaya pelayanan publik dapat dihitung secara wajar. Dengan demikian pengelolaan keuangan negara dapat dikelola secara tertib, taat pada pertaturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif dan transparan.

Akuntansi pemerintahan berbasis akrual ini telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-Undang Nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan serta Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan bahwa tahun 2015 merupakan awal penyusunan laporan keuangan berbasis akrual oleh pemerintah.

Mardiasmo mengatakan implementasi ini harus sudah dijalankan agar tidak lupa dengan amanat Undang-Undang tersebut. Ia mengatakan pemerintah telah melakukan persiapan untuk menerapkan akuntansi pemerintahan berbasis akrual seperti penyesuaian regulasi di bidang akuntansi dan pelaporan keuangan, pembangunan sistem aplikasi, peningkatan kapasitas SDM serta penguatan komitmen penyelenggaraan pemerintah.

“Kompetensi standar untuk SDM sudah ada, sistem akuntannya sudah ada dan sudah di luncurkan, sosialisasi juga sudah dilakukan,” kata dia.

Masing-masing kementertian dan lembaga juga ditunjuk Duta Akrual yang diharapkan dapat menciptakan komunikasi dan koordinasi serta menjadi fasilitator atas perubahan penerapan basis akuntansi akrual di pemerintah pusat. Nantinya akuntansi berbasis akrual ini juga akan diterapkan ke pemerintah daerah.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain