12 April 2026
Beranda blog Halaman 38418

Terpidana Mati Asal Prancis Serge Areski Dikunjungi Sang Istri

Jakarta, Aktual.co — Terpidana mati asal Prancis Serge Areski Atlaoui mendapat kunjungan dari sang istri Sabine Atlaoui di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pasir Putih, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (3/3).
Dari pantauan di Dermaga Wijayapura, Cilacap, Sabine datang ke tempat penyeberangan menuju Pulau Nusakambangan itu, pukul 07.55 WIB dengan menumpang mobil salah satu hotel di Cilacap.
Sabine yang menggendong seorang anak itu, didampingi dua perempuan dan dua pria, dua di antaranya sering terlihat berkunjung ke Lapas Pasir Putih, yakni Natalia dan Mohamed Areski.
Mereka pun segera memasuki Pos Penjagaan Dermaga Wijayapura guna mengurus perizinan sebelum menyeberang ke Pulau Nusakambangan.
Saat menggelar konferensi pers di Kedutaan Besar Prancis di Jakarta, Kamis (26/2), Sabine mengaku belum bertemu secara langsung dengan suaminya sejak kedatangannya pada 2013 dan mengatakan akan berangkat ke Lapas Pasir Putih Nusakambangan, tempat suaminya ditahan, sesegera mungkin.
Selain Serge Areski Atlaoui, terpidana mati asal Brasil Rodrigo Gularte yang mendekam di Lapas Pasir Putih juga dikunjungi keluarganya. Akan tetapi, kali ini Rodrigo hanya dikunjungi sepupunya, Angelita Muxfeldt Gularte.
Ibunda Rodrigo, Clarisse Muxfeldt Gularte dan sepupunya, Marlisse Gularte De Carvalho yang pekan lalu sempat berkunjung, dilaporkan telah kembali ke Brasil.
Saat melintas di depan wartawan, Angelita hanya tersenyum sambil mengucapkan salam. ‘Good morning, good morning’ (Selamat pagi, selamat pagi),” katanya sambil berjalan menuju Pos Penjagaan Dermaga Wijayapura.
Rodrigo Gularte dan Serge Areski Atlaoui merupakan terpidana mati kasus narkoba yang akan segera dieksekusi.
Rodrigo Gularte terlibat kasus penyelundupan 19 kilogram kokain dalam papan seluncurnya pada 2004, sedangkan Serge Areski Atlaoui terlibat dalam operasi pabrik ekstasi dan sabu-sabu di Cikande, Tangerang, dengan barang bukti yang disita berupa 138,6 kg sabu-sabu, 290 kg Ketamine, dan 316 drum Prekusor pada 11 November 2005.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Kenaikan Harga Beras Menggerus Pendapatan Buruh

Jakarta, Aktual.co — Kenaikan harga beras saat ini, terutama di Jakarta dan kota-kota satelitnya, mencapai 30 persen dan bahkan di beberapa daerah terjadi kelangkaan beras. Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera (KSBSI) menilai kondisi tersebut sangat memprihatinkan dan sangat memberatkan bagi lapisan rakyat Indonesia, terutama buruh yang baru saja mulai menikmati kenaikan UMP 2015 pada bulan Februari ini. “Setelah sempat tergerus akibat kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu, dan sempat sedikit bernafas, kali ini beban berat kembali menimpa kelas buruh akibat kenaikan harga beras,” tegas Presiden KSBSI Mudhofir, dalam siaran persnya Selasa (3/3). Lebih lanjut, Mudhofir mengaku kenaikan UMP dan UMK yang diperjuangkan oleh buruh setiap tahunnya ‎menjadi semakin kecil nilai manfaatnya akibat situasi ini. Ia mencontohkan, kenaikan harga beras mencapai 15 sampai 20 persen, itu akan berdampak terhadap kenaikan biaya konsumsi buruh dan keluarganya sebesar 30 persen dari upah.“Artinya akan menurunkan upah riil buruh‎ secara signifikan‎,” kata Mudhofir. Lebih jauh, ‎Mudhofir secara tegas mengkritisi peran Bulog dalam menjaga stabilitas harga beras yang tidak berjalan maksimal.  “Bulog seharusnya dapat mempersiapkan segala kemungkinan dalam upaya menjaga stabilitas harga beras, apapun situasinya, baik musim penghujan, ataupun bekerja sama dengan aparat terkait dalam menindak spekulan dan importir beras yang nakal,” ungkapnya. Ia mengatakan bahwa kondisi ini harus segera diakhiri, jika tidak nasib rakyat kecil akan semakin teraniaya, dan keadaan lapar tentunya akan membuat orang mudah marah, yang akan berdampak pada gangguan stabilitas nasional. “Pemerintah harus segera‎ menstabilkan harga beras agar normal kembali,” pungkas Mudhofir.

Artikel ini ditulis oleh:

Dilapor Tudingan Suap, Ahok: Panas Malah Bagus!

Jakarta, Aktual.co —Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku tak gentar dengan tudingan Panitia Hak Angket DPRD DKI Jakarta mengenai upaya suap dari eksekutif senilai Rp12,7 triliun. 
Ahok justru senang dengan rencana dewan melaporkan dugaan tersebut ke lembaga penegak hukum. “Nggak apa-apa laporin aja. Saling lapor bagus dong,” kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (2/3).
Namun dia sedikit menyindir berubah-ubahnya tuduhan dewan. Sebelumnya, tuduhan ditujukan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah. “Kok sekarang jadi nuduh gua yang sogok. Bener nggak?  Terus gua bego banget sogok pake UPS, sogok tuh pake lamborghini dong,” sindir dia.
Ahok menegaskan siap menghadapi laporan dewan tersebut. Justru dengan saling lapor, ujar dia, akan ketahuan siapa yang benar berdasarkan hukum. “Makin panas bagus.” 
Sebelumnya, Jumat minggu lalu Ahok melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai dugaan adanya oknum DPRD yang bermain anggaran ‘siluman’ hingga Rp12 triliun. Ternyata itu bersambut, giliran Panitia Hak Angket DPRD yang balas lapor. 
Usai gelar rapat perdana, Pansus Hak Angket mendapat temuan adanya dugaan percobaan suap yang dilakukan pihak Pemprov DKI. Jumlahnya pun tak kalah fantastis dengan temuan Ahok soal dana siluman, yakni sebesar Rp12,7 triliun.
“Penyuapan terhadap lembaga DPRD DKI Jakarta sebanyak 12,7 triliun,” ujar Ketua Pansus hak angket, M. Ongen Sangaji, saat ditemui di DPRD DKI, Senin (2/3).
Atas temuan itu, Pansus Hak Angket berencana melapor ke KPK atau Bareskrim. 
Ujar Ongen, rencana penyuapan dengan jumlah fantastis itu, terjadi saat pembahasan APBD tahun 2015. Rinciannya pun bermacam-macam. “Rp12,7 triliun itu isinya adalah tanah, alat berat, alat kesehatan, yang disuapin kepada lembaga ini (DPRD),” ujar dia.
Tidak ingin dibilang ‘peluru kosong’, Ongen mengaku pihaknya sudah menyiapkan bukti dan saksi untuk disertakan saat melapor ke KPK atau Bareskrim.
“Bentuk penyuapan, misalnya saya Pemprov ‘ini loh yang akan diberikan ke DPRD’. Bentuknya gimana? Itu (suap) ditolak sama lembaga itu, harus dicatat lembaga itu menolak penyuapan itu,” ujar dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Ditjen Minerba: Indonesia Butuh Empat Smelter Berkapasitas 4,6 Juta Ton

Jakarta, Aktual.co —  Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) R Sukhyar mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan empat pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) tembaga dengan total kapasitas 4,6 juta ton, untuk mengolah produksi konsentrat lima pemegang Kontrak Karya yaitu PT Freeport Indonesia, PT Newmont Nusa Tenggara, PT Kalimantan Kalimantan Surya Kencana, PT Gorontalo Minning dan Sumba Minning dan 68 Izin Usaha Pertambangan (IUP) pada 2025.

Menurutnya, pada 2025 diperkirakan produksi Freeport sendiri akan mencapai 3 juta ton hingga 3,8 juta ton, Newmont mencapai 1,75 juta ton, Gorontalo Mining sekitar 200 ribu ton hingga 400 ribu ton, dan kalimantan Surya Kencana rata-rata 200 ribu ton.

“Nanti pasca 2025 ada 4,3 juta ton hingga 4,6 juta ton konsetrat, (itupun) baru 4 perusahaan dari 5 perusahaan,” kata Sukhyar saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (2/3).

Ia menerangkan, saat ini smelter yang sudah pasti ada (existing) adalah smelter Gresik I di Jawa Timur yang berkapasitas 1 juta ton. Sedangkan smelter Gresik II yang akan dibangun Freeport sedang dalam proses pembangunan dan berkapasitas 2 juta ton, serta smelter Papua berkapasitas 900 ribu ton.

Meski begitu, lanjut Sukhyar, Indonesia masih tetap membutuhkan satu smelter lagi, dengan kapasitas lebih dari 500 ribu ton. “Satu lagi lebih dari 500, karena Sumbawa Minning belum masuk, dan 68 IUP belum,” ucapnya.

Sukhyar menuturkan, hingga saat ini belum ada pihak lain yang menyatakan siap membangun smelter. Namun, jika ada, maka pembangunan smelter paling lambat harus dimulai pada 2022. “Sehingga pada 2025 sudah bisa menerima pasokan,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Jokowi Berikan Arahan Rapimnas TNI-Polri

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi pengarahan kepada peserta Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) TNI dan Polri di Auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Jakarta, Selasa (3/3).
Presiden Jokowi tiba di Auditorium STIK di Jalan Tirtayasa Raya Nomor 6 Jakarta Selatan sekitar pukul 09.05 WIB.
Presiden Jokowi hadir mengenakan kemeja batik berwarna cokelat muda dan celana panjang hitam.
Tampak hadir dalam Rapimnas tersebut antara lain Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Mensesneg Pratikno, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandy.
Selain itu Menkopolhukam Tedjo Eddy Purdijatno, Kepala BIN Marciano Norman, Wakapolri Komjen Badrodin Haiti.

Artikel ini ditulis oleh:

Hatta Rajasa Tak Hadiri Penutupan Kongres PAN

Denpasar, Aktual.co — Kongres IV Partai Amanat Nasional resmi ditutup oleh Ketua Umum PAN terpilih Zulkifli Hasan, di The Werstin Hotel, Nusa Dua, Bali, Senin (2/3) malam. Namun, Mantan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa tak nampak menghadiri penutupan Kongres tersebut.
Dalam sambutan penutupan Kongres tersebut, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyoroti mengenai tantangan kebangsaan yang dihadapi saat ini dan mendatang. Dimana, tantangan kebangsaan yang dihadapi meliputi kemiskinan,pasar bebas (MEA) dan pengangguran. “PAN tidak lagi berbicara mengenai SARA, tetapi fokus pada tantangan kebangsaan,”tegas Ketua MPR RI tersebut.
Kemiskinan menjadi persoalan yang senantiasa membelenggu masyarakat Indonesia. Kemiskinan menjadi penting untuk diperhatikan, bila tidak bisa diatue maka ketimpangan sosial tidak akan berakhir. Selain kemiskinan tantangan kebagsaan saat berkaitan dengan pasar tunggal Asian. Negara-negara di Asian akan bebas berkompetisi,
“Tantangan terbesar kita dalam menghadapi pasar bebas yakni sumber daya manusia. Oleh karena itu, fokus PAN adalah bagaimana meningkatkan kemampuan sumber daya alam, ilmu pengetahuan dan teknologi,”jelasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain