18 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38419

Berikut Harta Kekayaan Dua Plt KPK

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo resmi melantik tiga pelaksana tugas (Plt) pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yaitu Taufikurahman Ruki, Indriyanto Seno Aji dan Johan Budi, Jumat (20/2).
Ruki yang merupakan Ketua KPK 2003-2007 dan Johan yang sebelumnya menjabat Deputi Pencegahan KPK tercatat sudah menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Johan Budi Sapto Pribowo tercatat melapor pada 12 Mei 2010 saat menjabat sebagai Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK dengan total kekayaan sebesar Rp 395,385 juta.
Harta tersebut terdiri atas harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp 297,188 juta yang berada di kota Tangerang Selatan dan kabupaten Bogor.
Selanjutnya harta alat transportasi dan mesin sejumlah Rp 150 juta yaitu mobil Toyota Kijang Innova dan harta bergerak lain dan logam mulia senilai Rp 11,5 juta.
Johan juga tercatat memiliki giro senilai RP 166,687 juta dan piutang sejumlah Rp 120 juta, namun juga mempunyai utang Rp 350 juta. Pada 2005, Johan masuk ke KPK dan bekerja di Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK hingga meningkat menjadi Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK pada 2009 sekaligus juru bicara (jubir) KPK.
Johan sudah menjadi jubir KPK sejak 2006 atau tiga tahun setelah KPK resmi berdiri pada Desember 2003 berdasarkan UU No 30/2002 mengenai KPK. Dia pernah juga merangkap sebagai Jubir dan Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK pada 2008-2009, selanjutnya pada 2009 Johan menjadi Kepala Biro Humas KPK.
Karir Johan kemudian meningkat sejak dilantik sebagai Deputi Pencegahan KPK pada 17 Oktober 2014.
Sementara Taufikurahman Ruki terakhir melaporkan harta kekayaan pada 20 Januari 2010 saat menduduki posisi sebagai anggota Badan Pemeriksa Keuangan. Dia memiliki harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp 226,530 juta yang berada di tiga lokasi di kabupaten Tangerang.
Kemudian Ruki juga melaporkan harta bergerak berupa alat transporasi yaitu mobil merek Toyota New Camry dan Toyota Vios senilai total Rp 595 juta ditambah giro dan setara kas lain senilai Rp 138,613 juta dan 10 ribu dolar AS.
Total kekayaan Ruki mencapai Rp 996,143 juta dan 10 ribu dolar AS. Ruki adalah purnawirawan polisi yang terakhir berpangkat inspektur jenderal yang menjabat sebagai Kepala Kepolisian Wilayah Malang (1992-1997.
Dia kemudian berkarir di bidang politik dengan menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi TNI Polri pada tahun 1992-2001 hingga menjadi Ketua KPK 2003-2007.
Pensiun dari KPK, dia menjadi Komisaris Krakatau Steel. Pada 2009, Ruki terpilih sebagai Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan menyelesaikan tugas pada 2013 lalu. Kemudian menjabat sebagai Komisaris Bank Jabar Banten. 

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Jaksa Agung: Labora Sitorus Berhasil Dieksekusi

Jakarta, Aktual.co — Terpidana Aiptu Labora Sitorus akhirnya berhasil dieksekusi dari kediamannya. Labora berhasil dieksekusi oleh jaksa beserta bantuan dari aparat Kepolisian dan TNI.
“Labora Sitorus telah berhasil dieksekusi pada pagi ini pukul 08.25 Wita,” kata Jaksa Agung HM Prasetyo saat dikonfirmasi, Jumat (20/2).
Prasetyo mengatakan, eksekusi tersebut dibantu oleh 600 personel Polri, 60 personel TNI AL dan 60 personel TNI AD. Proses eksekusi juga tidak sampai menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
“Masyarakat memahami, jadi proses eksekusi berlangsung lancar dan tidak menimbulkan suatu apapun,” ujar Prasetyo.
Saat ini, Labora telah berada kembali di Lapas Sorong, Papua. Prasetyo mengatakan selanjutnya jaksa akan berkoordinasi dengan Kemenkumham untuk langkah selanjutnya.
“Apakah akan dipindahkan atau tetap di sana. Setelah ini kita bicarakan dengan Kemenkumham,” imbuh Prasetyo.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Lion Air Delay, Menteri Jonan Menghilang

Jakarta, Aktual.co — Sosok tegas Menteri Perhubungan Ignasius Jonan seolah tak berkutik pada kejadian delay Lion Air. 
Demikian disampaikan Ketua Harian YLKI Tulus Abadi saat dihubungi di Jakarta, Jum’at (20/2).
“Masih segar dalam ingatan saat kasus AirAsia, Menteri Jonan gagah perkasa marah-marah. Tapi kenapa saat Lion Air Menteri Jonan ‘menghilang’?,” katanya.
Kata dia, kejadian Lion Air ini selalu berulang dan tak pernah ada sanksi tegas pada maskapai ini. 
“Katanya Menteri Jonan pemberani, sekarang tunjukkan,” sambungnya.
Di media sosial pun banyak mengaitkan hilangnya gigi pemerintah ke Lion karena posisi Rusdi Kirana yang menjadi penasihat presiden Jokowi.
“Ini menyangkut public service,” demikian Tulus.

Artikel ini ditulis oleh:

Rasisme Fans Fanatik Chelsea ‘The Blues’ Menular Hingga ke Prancis

Jakarta, Aktual.co — Seorang pria berkulit hitam, Souleymane S mendapatkan perlakuan tidak manusiawi dari warga ibukota Prancis pada Rabu (18/2) waktu setempat. Dia diolok-olok dan dilarang masuk ke dalam kereta oleh warga kota Paris menjelang pertandingan Liga Champions antara Paris Saint-Germain melawan Chelsea.

Kejadian yang terjadi di stasiun Richelieu-Drouot itu mendapatkan perhatian dari orang-orang yang tengah berada di sana. Terdapat sebuah rekaman video yang membuktikan peristiwa tersebut.

Dalam wawancara dengan salah satu media Prancis, Le Parisien, Souleymane mengungkapkan, bagaimana peristiwa tersebut terjadi. Menurut pengakuannya, dia ditahan tidak boleh masuk ke dalam gerbong kereta. Sambil menahannya, para penumpang yang diduga pendukung ‘The Blues’ itu juga bernyanyi dengan kalimat, “Kami rasis, kami rasis dan itu cara yang kita suka”.

Souleymane menerangkan, bahwa dia tidak tahu maksud orang-orang itu menahannya masuk ke dalam kereta. Tapi, pria berusia 33 tahun itu meyakini karena warna kulit yang dimiliki membuat dirinya jadi target ejekan.

“Apa yang bisa dikatakan pada anak-anak saya? Apa saya harus bilang, ‘tidak boleh naik kereta karena kulit saya hitam? Itu akan jadi sia-sia,” ujar Soulemane, dilansir dari BBC, Jumat (20/2).

Namun demikian, ayah tiga orang itu tetap tidak terima dengan perlakuan tersebut. Souleymane pun berencana untuk melaporkannya kepada pihak Kepolisian Paris. Karena menurutnya, jika hal itu dibiarkan akan berdampak lebih buruk, bahkan dapat menimbulkan konflik.

“Apa yang sudah terjadi, tidak boleh dibiarkan begitu saja. Orang-orang ini fans Inggris, mereka harus dicari, dihukum dan masuk penjara,” tegas Soluemane.

Rekaman video tersebut telah dilihat oleh Perdana Menteri Inggris, David Cameron. Dia pun mempunyai pandangan yang sama dengan Soulemane. “Itu sangat menggangu dan mengkhawatirkan,” ujar David.

Artikel ini ditulis oleh:

Wartawan Bekasi Gelar Aksi Solidaritas Kecam Kekerasan terhadap Jurnalis

Jakarta, Aktual.co —Wartawan Kota Bekasi pagi ini akan menggelar aksi solidaritas mengecam kasus kekerasan terhadap seorang wartawan lokal, Kamis (19/2) kemarin.
Randy (27) yang merupakan wartawan dari harian lokal Radar Bekasi dianiaya dan mendapat ancaman oleh oknum politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Bekasi hingga mengalami luka-luka. 
Saat Aktual.co menghubungi salah satu wartawan di Bekasi, Erik, didapat informasi aksi akan digelar pukul 10.00Wib di Kantor DPD PAN Kota Bekasi, Centra Niaga Plaza, Jalan Ahmad Yani No. 1, Bekasi, Jawa Barat. Sebelum ke sana, para wartawan akan lakukan aksi di Gedung DPRD Kota Bekasi.
“Kita anggap kekerasan terhadap wartawan yang berulang kali terjadi di Bekasi sebagai bentuk upaya pembungkaman,” ujar Erik, saat dihubungi Aktual.co, Jumat (20/2).
Erik menyayangkan sikap arogan yang dipertunjukkan oknum politisi PAN di Bekasi. “Bukannya menggunakan hak jawab atau mengajukan somasi ke Dewan Pers, mereka malah melakukan aksi kekerasan yang tak pantas dilakukan terkait pemberitaan,” ujar dia.
Adapun oknum politisi PAN yang dilaporkan melakukan kekerasan terhadap Randy yakni, Ketua DPD II PAN Kota Bekasi Faturrahman, Ketua DPC PAN Bekasi Utara, Iriansyah, dan tiga orang yang diduga preman bayaran.

Artikel ini ditulis oleh:

Eksekusi Mati Bali Nine Ditunda, Menlu Australia Ucapkan Terima Kasih Ke Wapres JK

Jakarta, Aktual.co — Ditundanya eksekusi hukuman mati terhadap dua warga negaranya yang menjadi terpidana kasus narkoba “Bali Nine”, Menteri Luar Negeri Australia Julia Bishop berterimakasih kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Demikian disampaikan juru bicara Wapres, Husain Abdullah di Jakarta, Kamis (19/2).
“Lewat sambungan telepon, Menlu Julia ucapkan terima kasih pemerintah Indonesia sudah menunda eksekusi tersebut,” ungkapnya. 
Kata Husain, penundaan ini bukan karena tekanan Pemerintah Australia akhir-akhir ini, tetapi dikarenakan oleh masalah teknis semata. 
“Penundaan tidak ada hubungannya dengan tekanan yang diberikan oleh Australia selama ini,” ucapnya.
JK dan Bishop pun berkomitmen, ke depannya Indonesia dan Australia akan sama-sama memerangi narkoba. 
“Kedua negara menyadari bahwa narkoba akan sangat berbahaya bagi masa depan bangsa,” demikian Husain.
Perlu diketahui, Indonesia telah menegaskan bahwa Andrew Chan (31 tahun) dan Myuran Sukumaran (33 tahun), pemimpin kelompok perdagangan narkoba yang disebut Bali Nine, akan berada di antara kelompok narapidana berikutnya yang akan menghadapi regu tembak. Namun, pihak Indonesia masih tutup mulut tentang kapan eksekusi akan berlangsung dan narapidana asing mana saja yang akan bergabung dengan dua warga Australia itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain