17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38427

Penundaan ISL Ganggu Persiapan Pemain Persegres

Jakarta, Aktual.co — Manajer Persegres Gresik United, Bagus Cahyo Yuwono, mengakui penundaan pelaksanaan Liga Super Indonesia (LSI) 2015 yang diputuskan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, menganggu persiapan pemain.

“Apa yang diputuskan oleh Menpora terkait penundaan pelaksanaan kompetisi, sangatlah mengganggu persiapan pemain Persegres Gresik United, sebab tim kami sudah siap bertanding, hal ini secara tidak langsung memengaruhi mental pemain,” kata Bagus di Gresik, Kamis (19/2).

Ia mengaku secara materi tidak ada masalah bagi Persegres, sebab tim pelaksana pertandingan di Kabupaten Gresik belum mencetak tiket laga perdana antara Persegres GU melawan Pusam Borneo yang dijadwalkan tanggal 25 Februari 2015.

“Soal tiket yang sudah tercetak untuk laga perdana memang belum ada, dan secara materi juga tidak memengaruhi. Namun penundaan yang diminta Menpora mengganggu dari segi persiapan saja, seperti mental bertanding pemain,” katanya.

Meski demikian, Persegres GU mematuhi keputusan Menpora yang meminta penundaan pelaksanaan LSI 2015, karena mengacu pada PT Liga Indonesia sebagai operator kompetisi, serta sesuai dengan keputusan PSSI selaku induk organisasi sepak bola di Tanah Air.

Sebelumnya, jadwal kick off kompetisi tertinggi di Indonesia dilaksanakan pada Jumat (20/2), dan pertandingan pertama Persib Bandung melawan Persipura Jayapura di Stadion Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung.

Namun, Menpora Imam Nahrawi menunda hingga dua pekan, sebab sejumlah klub peserta liga dan PT Liga Indonesia belum memenuhi persyaratan yang ditetapkan BOPI.

Persyaratan itu antara lain seluruh klub peserta LSI harus melunasi tunggakan kepada pemain, pelatih dan ofisial tim dengan menyertakan bukti pelunasan.

Selanjutnya, klub wajib menyertakan dokumen kontrak kerja profesional pemain, pelatih dan ofisial tim kepada BOPI, ditambah garansi bank yang dapat dipenuhi klub paling lambat pertengahan musim kompetisi ISL 2015.

Selain itu, operator LSI serta klub peserta wajib menyerahkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sebagai bukti pembayaran dan pelunasan pajak, ditambah persyaratan lain yang telah ditetapkan BOPI.

Persyaratan ini, menjadi rekomendasi BOPI yang wajib dipenuhi dalam proses izin keramaian yang akan dikeluarkan oleh BOPI.

Artikel ini ditulis oleh:

Klenteng Sam Po Ko jadi Pusat Perayaan Imlek

Semarang, Aktual.co — Klenteng Sam Poo Kong yang berada di Gedong Batu, Kota Semarang, Jawa Tengah, menjadi pusat perayaan Imlek 2566, Kamis (19/2). Ribuan pengunjung dari berbagai warga pnggirian Kota Semarang, memilih Klenteng Sam Poo Kong menjadi tempat hiburan saat libur tahun baru Tiongkok kali ini.

Rata-rata pengunjung tidak hanya etnis tionghoa, melainkan pengunjung beragama muslim yang memadati lokasi Klenteng sebagai sarana tempat ibadah. Mereka menikmati berbagai hiburan dan atraksi-atraksi permainan barongsai yang lincah.

Atraksi permainan barongsai menjadi daya tarik dan pusat perhatian para pengunjung yang berjubel di dalam lokasi Klenteng. Mereka rela berdesak-desakan dibawah terik sinar matahari yang menyengat, sesaat hujan yang mengguyur.

Ketua Yayasan Klenteng Sam Poo Kong, Tutuk Kurniawan memastikan pengunjung hampir seluruhnya berasal dari luar kota. Klenteng Sam Poo Kong bukan sekedar lagi menjadi tempat sarana ibadah, melainkan tempat wisata yang dikunjungi mayoritas non etnis tionghoa.

“Pengunjung yang datang ke sini itu bukan lagi etnis Tionghoa, tapi lebih banyak pengunjung muslim. Mereka datang dari berbagai sekitar Kota Semarang,” kata dia di lokasi, Kamis (19/2).

Dia mengatakan, rangkaian perayaan imlek telah dilakukan sepekan lalu di Kampung Pecinan atau lebih dikenal Gang Lombok. Sementara, Klenteng Sam Poo Kong menjadi pusat ritual, dan selanjutnya dibuka untuk masyarakat umum.

Dengan begitu, kata dia, perayaan imlek sebagai memperkuat keragaman kultur, suku, dan kepercayaan yang berbeda. Keakraban timbul dan terjalin melalui rangkaian kegiatan untuk saling mengenal antara sesama beda agama. Hal itu akan memperkuat karakter kebangsaan dari bangsa yang memiliki berbagai suku yang berbeda.

Sebelumnya, rangkaian perayaan Imlek di fokuskan di Gang Pinggir maupun Gang Lombok Kampung Pecinan sejak seminggu. Acara yang setiap tahun diperingati dikenal dengan Pasar Semawis, selalu ramai setiap tahunnya. Berbagai stand pameran, kuliner, maupun stand-stand turut meramaikan rangkaian peringatan Imlek.

Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean panjang kendaraan bermotor bering-iringan terjebak macet di jalan Pamularsih. Macet yang disebabkan kendaraan roda empat terpakir di pinggir jalan akibat over load lahan parkir Klenteng Sam Poo Kong.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB tadi semakin siang bertambah ramai pengunjung hingga petang tadi. Bahkan menjelang petang pun pengunjung semakin ramai. Hingga saat ini, pengunjung mulai berangsur sepi dibandingkan siang tadi yang membludak ke halaman parkir.

Artikel ini ditulis oleh:

Ini Alasan Menpora Tunda Kompetisi ISL

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi menjelaskan bahwa keputusannya menunda Liga Super Indonesia untuk memastikan roda kompetisi itu bisa berjalan baik dan sesuai dengan aturan.

“Ya harus ditunda, karena berkaitan dengan prinsip yang harus dipatuhi semua pihak baik klub dan PT Liga Indonesia, seperti NPWP, kontrak pemain, status pemain asing, dan sebagainya itu,” kata Imam Nahrawi saat menghadiri rapat kerja Fraksi PKB DPR RI di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (19/2).

Menurut dia, kebijakan penundaan selama dua minggu (18 Februari sampai 4 Maret) itu, agar klub dan PT Liga Indonesia bisa memenuhi semua persyaratan sesuai yang telah ditentukan berdasarkan standar regulasi FIFA dan AFC serta Undang-Undang Standar Keolahragaan Nasional.

“Jadi posisi kita sebagai pemerintah, ingin memastikan bahwa seluruh persyaratan seperti yang diamanatkan UU SKN itu bisa di patuhi dan diikuti dengan baik oleh seluruh klub,” katanya.

“Kita dulu saja di partai politik, satu lembar fotokopi dari Ketua PAC saja tidak ada dicoret oleh KPU, apa lagi menyangkut hal-hal yang besar seperti ini,” tambahnya.

Karena itu, kata Imam, pihaknya telah memberikan tenggat waktu kepada klub-klub dan PT Liga Indonesia untuk melengkapi semua persyaratan melalui Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI).

“Intinya, kami tidak ingin lagi mendengar persoalan yang sudah berlangsung lama dan bertahun-tahun ini kembali terulang dikemudian hari. Makanya dengan verifikasi itu tidak ada lagi pemain yang gajinya ditunggak, karena pasti ujung-ujung larinya ke pemerintah,” jelasnya.

Mengenai apakah ada sanksijika dalam waktu dua minggu pihak klub tidak memenuhi persyaratan verifikasi oleh BOPI, Imam mengatakan akan menunggu sepenuhnya hasil dan rekomendasi BOPI dan tanggapan PT liga Indonesia.

“Nanti tergantung hasil dari BOPI dan PT Liga Indonesia. Yang jelas kita ingin perjalanan kompetisi ini berjalan sesuai aturan dan memiliki kejelasan yang jelas,” katanya.

“Kick-off” LSI semula dijadwalkan pada 20 Februari 2015 dengan laga perdana antara Persib melawan Persipura ditunda hingga 4 Maret 2015 sampai BOPI menilai klub peserta ISL dan PT Liga Indonesia layak diberikan rekomendasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisatawan Padati Pantai di Gunung Kidul

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 13.759 pengunjung memadati sejumlah objek wisata pantai di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menikmati libur Tahun Baru Imlek 2566.

Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbudpar) Gunung Kidul Hari Sukmono, mengatakan pada libur Imlek pantai di Gunung Kidul dikunjungi 13.759 orang.

“Jumlah tersebut belum dari destinasi wisata lainnya seperti Gua Pindul, dan Nglanggeran. Jumlah pengunjung ini masih sementara,” kata Hari di Gunung Kidul, Kamis (19/2).

Ia mengatakan, jumlah pengunjung terjadi peningkatan sekitar 20 persen dibandingkan hari biasa. Meski libur Imlek, Disbudpar tidak ada persiapan khusus menyambut wisatawan, seperti hiburan dan penambahan personel untuk pengamanan lokasi wisata.

“Untuk hari libur biasa seperti akhir pekan, rata-rata permhari jumlah kunjungan mencapai 9.000 orang,” kata dia.

Hari mengatakan dengan kunjungan yang meningkat setiap akhir pekan dan libur, target Pendapatan Asli daerah (PAD) 2015 sebesar Rp15 miliar dari sektor pariwisata bisa terlampaui. Dilihat dari pendapatan 2014 yang mencapai hampir Rp15,5 miliar dengan jumlah kunjungan sebanyak 2 juta orang.

“Kami optimistis bisa tercapai. Selain pantai. lokasi wisata lainnya sudah ditarik retribusi,” katanya.

Sementara itu, Pengelola Pokdarwis Dewa Bejo Subagyo mengatakan terjadi peningkatan sebsar 30 persen saat libur Imlek. “Memang ada peningkatan dibandingkan hari biasa,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kemenpora Ingin BOPI Dipandang

Jakarta, Aktual.co — Deputi V Bidang Keharmonisan dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto menegaskan, penataan ulang sistem kerja Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) adalah untuk mengoptimalisasikan kewenangan lembaga tersebut.

Dia menilai, selama ini BOPI terlihat seperti lembaga yang dianak tirikan. Padahal, seharusnya BOPI menjadi lembaga yang vital, karena menentukan baik buruknya penyelenggaraan kompetisi olahraga di Indonesia.

“Perbaikan sistem BOPI untuk memberikan optimalisasi kewenangan mereka. Karena BOPI belum ada yang dianggap. Banyak event yang peranan BOPI cuma dilirik. Seperti sepak bola setahun lalu, hari ini mereka minta ijin, besok keluar rekomendasinya,” papar Gatot ketika dihubungi wartawan, Kamis (19/2).

Gatot pun kembali menegaskan, kebijakan tersebut bukan untuk menjadikan BOPI sebagai lembaga yang mempunyai kewenangan tak terbatas. Karena menurutnya pada era Menpora sebelumnya, tugas dan fungsi BOPI belum berjalan dengan sebagaimana mestinya. Maka dari itu dia menganggap sekarang adalah waktu yang tepat.

“Jadi bukan untuk membuat BOPI menjadi badan ‘super power’. Karena mungkin kinerja BOPI ditahun sebelumnya belum bagus. Banyak hal salah satunya komitmen Menpora sebelumnya kurang,” jelasnya.

Seperti diketahui, di bawah pimpinan Menpora Imam Nahrawi, nama BOPI kembali terdengar di dunia olahraga Indonesia. Salah satu tugas BOPI adalah menindaklanjuti hasil verifikasi klub peserta kompetisi Indonesia Super League (ISL) yang dilakukan oleh PT Liga Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Banjir Kahatex Ganggu Kunjungan Wisatawan ke Garut

Jakarta, Aktual.co — Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) menyatakan banjir di kawasan industri Kahatex yang menggenangi badan jalan raya sehingga menyebabkan kemacetan di Jalan Raya Rancaekek-Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jabar, menganggu kenyamanan wisatawan ke Garut pada libur Imlek, Kamis (19/2).

Ketua PHRI Kabupaten Garut, Asep Irvan mengatakan banjir di Jalan Raya Rancaekek yang terjadi setiap tahun pada musim hujan itu telah berdampak buruk pada tingkat minat wisatawan untuk berkunjung ke Garut.

“Banjir di Rancaekek menjadi hal yang paling mengganggu bagi para wisatawan,” kata Asep.

Ia menuturkan, setiap banjir dan menyebabkan kemacetan panjang di jalan utama Bandung-Garut itu selalu dikeluhkan wisatawan.

Para wisatawan itu, kata Asep, mengaku waktunya habis di perjalanan, karena terjebak macet sampai berjam-jam di kawasan jalur nasional itu.

“Setiap tahun selalu saja terjadi banjir, ini yang sering dikeluhkan wisatawan, karena waktunya sebentar di Garut,” katanya.

Seperti banjir di jalur lintasan Kahatex yang terjadi, Rabu (18/2) atau pada libur Imlek, kata Asep, tingkat kunjungan atau hunian hotel di Garut hanya mencapai 67 persen.

Menurut dia, kunjungan ke Garut akan meningkat pada musm libur akhir pekan.

“Mungkin nanti seperti biasa akhir pekan, kunjungan akan meningkat,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain