Samad: Kami Bukan Malaikat Tapi Juga Bukan Penjahat
Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nonaktif, Abraham Samad mengklaim bahwa penetapan dirinya dan Bambang Wijojanto sebagai tersangka merupakan sebuah rekayasa politik. Menurutnya, dia dan Wakil Ketua KPK nonaktif telah lolos dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sebelum akhirnya diangkat menjadi komisioner KPK.
“Kami menegaskan kembali, proses kami menjadi pimpinan KPK tidak mudah. Kami ditrakcing sampai enam bulan dan kami bersih,” papar Samad di gedung KPK, Rabu (18/2).
Meski begitu dia pun sadar bahwa tidak ada yang sempurna. Samad tidak memungkiri jika dia pernah berbuat kesalahan. “Kami tahu kami bukan lah malaikat, dan yang pasti kami bukan lah seorang penjahat,” tegasnya.
Seperti diketahui, Samad telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pemalsuan dokumen oleh Polda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar). Dia diduga telah memalsukan dokumen Kartu Kependudukan Ferriany Liem (FL) untuk perizinan paspor dan melanggar hukum karena memasukkan nama FL ke dalam Kartu Keluarga miliknya.
Artikel ini ditulis oleh:
Nebby
















