16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38497

BPBD Peringati Pendaki Tak Dekati Kawah Gunung Lokon

Jakarta, Aktual.co — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), memeringatkan pendaki tidak mendekati kawah Gunung Lokon yang saat ini untuk sementara berstatus siaga level III.

“Saat ini sebagaimana informasi dari pos pengamatan gunung api, telah terjadi peningkatan aktivitas Gunung Lokon sejak Minggu (15/2) pukul 09.00 WITA. Informasi ini harus disikapi bijaksana oleh para pendaki sehingga terhindari dari bahaya letusan,” kata Kepala BPBD Robby Kalangi, di Tomohon, Selasa (17/2).

Kalangi menambahkan, jajarannya selain memberikan informasi kepada warga yang menetap di kawasan rawan bencana (KRB) letusan Gunung Lokon sejauh tiga kilometer, juga telah memasang empat papan peringatan tidak melakukan pendakian ke kawah.

Hal ini kata dia, penting dilakukan agar informasi bahwa saat ini sementara terjadi peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Lokon menyebar luas dan menjadi tanda awas seluruh warga yang melakukan aktivitas di radius bahaya termasuk pendaki.

“Artinya begini, pemerintah kota telah berusaha memeringatkan siapapun untuk tidak melakukan aktivitas pendakian menuju kawah. Selanjutnya bila terjadi sesuatu, bukan lagi menjadi tanggung jawab pemerintah. Kami berharap hal ini dipatuhi,” ungkapnya.

Dia menambahkan, dalam beberapa hari ke depan, instansinya akan menambah papan peringatan serupa di pintu-pintu masuk jalur pendakian menuju kawah ataupun puncak gunung.

Data pos pengamatan sejak pukul 18.00-24.00 WITA Senin (16/2), terekam satu kali gempa tektonik jauh, enam kali gempa vulkanik dalam, 13 kali gempa vulkanik dangkal dan tiga kali gempa embusan.

Selanjutnya pukul 00.00-06.00 WITA hari ini, terekam satu kali gempa tektonik jauh, lima kali gempa vulkanik dalam dan 15 kali gempa vulkanik dangkal, sementara periode enam jam berikutnya terekam empat kali gempa tektonik jauh, 12 kali gempa vulkanik dalam dan delapan kali gempa vulkanik dangkal.

Sejak kegempaan meningkat Minggu pukul 09.00 WITA hingga Senin pukul 18.00 WITA terekam sebanyak 82 kali gempa vulkanik dalam dan 148 kali gempa vulkanik dangkal.

Artikel ini ditulis oleh:

Persegres Minta BOPI Libatkan Klub Untuk Komunikasi

Jakarta, Aktual.co — Persegres Gresik United meminta Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), mengajak bicara atau berkomunikasi klub peserta Liga Super Indonesia (LSI), agar permasalahan pelaksanaan kompetisi bisa diselesaikan.

Manajer Persegres, Bagus Cahyo Yuwono, mengatakan dengan mengajak komunikasi dan duduk bersama, persoalan terkait pelaksanaan dimulainya kompetisi tidak akan berlarut-larut.

“Klub juga punya hak bicara untuk menyampaikan uneg-uneg, sehingga bisa mengurai benang kusut, karena jika dibiarkan khawatir klub akan meradang mengingat segala infrastruktur terkait dengan persiapan kompetisi sudah dijalankan,” katanya, Selasa (17/2).

Ia mengatakan, apabila pelaksanaan kompetisi ditunda, akan merugikan klub, karena sebagian besar pemain yang didaftarkan ikut kompetisi sudah dibayar sebesar 25 persen.

Selain meminta BOPI, Bagus juga meminta PT Liga Indonesia sebagai operator kompetisi untuk bersikap tegas, dan tidak saling membenturkan.

“Jika sampai persoalan BOPI dan PT Liga Indonesia terus berlarut, efeknya akan panjang, sebab tidak hanya klub dan pemain yang dirugikan, namun perputaran ekonomi di daerah juga turut terimbas,” katanya.

Sebelumnya, Tim Sembilan bentukan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi melalui BOPI merekomendasi agar menunda penyelenggaraan LSI 2015 sampai dipenuhinya lima persyaratan standar organisasi.

Lima rekomendasi itu antara lain seluruh klub peserta LSI harus segera melunasi tunggakan kepada pemain, pelatih dan offisial tim dengan menyertakan bukti pelunasan.

Selanjutnya, klub wajib menyertakan dokumen kontrak kerja profesional pemain, pelatih dan ofisial tim kepada BOPI, ditambah adanya persyaratan garansi bank yang dapat dipenuhi klub paling lambat pertengahan musim kompetisi ISL 2015, Selain itu, operator LSI serta seluruh klub peserta wajib menyerahkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sebagai bukti pembayaran dan pelunasan pajak, ditambah persyaratan lain yang telah ditetapkan BOPI.

Persyaratan ini menjadi rekomendasi BOPI yang wajib dipenuhi dalam proses izin keramaian yang akan dikeluarkan oleh BOPI.

Sesuai rencana, pelaksanaan kompetisi LSI 2015 akan dijadwalkan pada 20 Februari, dan diawali pertandingan antara Persib Bandung melawan Persipura Jayapura. Pertandingan ini terancam batal bila BOPI belum mengeluarkan rekomendasi pertandingan.

Artikel ini ditulis oleh:

Polda Bali Tinjau Tempat Eksekusi Mati “Bali Nine”

Denpasar, Aktual.co — Hari menjelang eksekusi mati terpidana mati Bali Nine, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, semakin dekat saja. Buktinya, Brimobda Polda Bali telah meninjau lokasi eksekusi di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Tersiar kabar jika anggota Brimobda Polda Bali telah dikirim untuk meninjau lokasi eksekusi tersebut.

Tim Brimobda Polda Bali berkoordinasi soal lokasi pengasingan dan eksekusi mati duo Bali Nine tersebut.

Sementara itu, Komandan Satuan Brimobda Polda Bali, Komisaris Besar Rudi Hariyanto, memastikan jika Brimobda Polda Bali akan berkoorsinasi dengan Brimobda Cilacap untuk pengamanan eksekusi mati.

“‘Bali Nine’ pengamanannya bekerjasama dengan Brimob di Cilacap,” katanya, Selasa (17/2).

Ia membenarkan jika anggotanya telah meninjau lokasi eksekusi.

“Fokus kami saat ini soal pengawalan. Satu regu telah siap kawal dan dua regu lagi amankan lokasi di lapas dan bandara,” ujar Dansat.

Artikel ini ditulis oleh:

Yudi: Komisi V Pertanyakan Kemampuan Angkasa Pura II Tangani Penyelamatan Kecelakaan

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi V DPR Yudi Widiana Adia mempertanyakan kemampuan Angkasa Pura II perihal kesiapan bandara terkait penanganan keselamatan. 
Yudi menilai upaya penyelamatan dari sistem ‘rescue’ di bandara masih buruk. Buruknya penyelamatan  yang ada di Indonesia saat kejadian kecelakaan pesawat di sekitar bandara, mengakibatkan banyaknya penumpang yang menjadi korban.
“lalu kalau demikian bagaimana kesiapan bandara-bandara berkaitan penanganan rescue,” katanya, Selasa (17/2).
Sebagai contoh, di bandara Polonia Medan, saat itu (pesawat) Mandala membawa Gubernur Sumatera Utara. Pesawat mandala jatuh dan diperoleh data bahwa penumpang masih hidup tetapi rescue bergerak begitu lambat.
“Hal itu menjadi pertanyaan besar bagi Komisi V khususnya Panja Keselamatan kepada Angkasa Pura II sebagai regulator.”

Artikel ini ditulis oleh:

Penculik Warga Aceh Minta Tebusan Rp500 Juta

Banda Aceh, Aktual.co — Pelaku penculikan warga Aceh, meminta tebusan sebesar Rp500 juta dari keluarga korban. Pelaku menghubungi keluarga korban dan meminta agar Maulidin alias Makwo (24) warga Desa Geulumpang Sulu Barat, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara membayar tebusan. Namun, hingga Selasa (17/2) keluarga korban belum melakukan tindakan hukum apa pun.

“Penculik meminta tebusan Rp500 juta. Penculik menghubungi keluarga korban setelah kejadian. Namun, sampai saat ini belum ditampung permintaan dari penculik itu,” sebut sumber Aktual.co, Selasa (17/2).

Sementara itu, Polres Lhokseumawe terus memburu pelaku perampokan tersebut. Kapolres Lhokseumawe AKBP Cahyu Hutomo menyebutkan pihaknya telah mengumpulkan informasi terkait penculikan tersebut. Di lokasi kejadian, sambung Kapolres, pihaknya menemukan dua selongsong senjata api.  

Ketua Pemuda Desa Geulumpang Sulu Barat, Muliadi menyebutkan selama ini korban dikenal ramah dan mudah bergaul. Korban sehari-hari sambung Muliadi bekerja sebagai agen mobil dan sepeda motor. “Di sela-sela menjadi agen, dia memiliki tambak ikan. Setahu kami, dia tidak pernah memiliki masalah dengan pihak lain di desa ini,” pungkas Muliadi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Maulidin diculik oleh sekelompok pria bersenjata api. Bahkan, mereka sempat melepaskan tembakan ke udara untuk menakuti warga. Hingga kini, polisi belum berhasil menangkap pelaku penculikan tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Pertemuan BOPI dan Klub ISL Alami Kebuntuan

Jakarta, Aktual.co — Pertemuan antara Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dengan klub peserta kompetisi Indonesia Super League (ISL) di Lantai III Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (17/2), mengalami kebuntuan.

Akibat kondisi tersebut, perwakilan 18 klub langsung meninggalkan lokasi pertemuan yang diharapkan mampu mendapatkan keputusan terkait dengan kelangsungan kick off kompetisi tertinggi di Tanah Air itu.

“Kami ingin ada ketegasan. Yes atau No. Tapi mereka (BOPI) menjelaskan dengan berputar-putar. Makanya kami sepakat keluar ruangan,” kata Manajer Arema Indonesia, Rudi Widodo di Lobi Kantor Kemenpora Jakarta.

Menurut dia, yang dibutuhkan oleh klub adalah kepastian kick off ISL. Apalagi PT Liga Indonesia selaku operator telah memastikan kompetisi akan digulirkan pada Jumat (20/2) yang ditandai dengan pertandingan Persib Bandung melawan Persipura Jayapura.

“Kami tunggu sampai besok (Rabu, 18/2) keputusannya. Yang jelas kami sudah siap menggelar pertandingan sesuai dengan jadwal,” katanya dengan tegas.

Tidak hanya perwakilan Arema Indonesia. Perwakilan Persipura juga tetap pada pendiriannya. Mereka akan tetap mengikuti jadwal yang telah ditetapkan oleh PT Liga Indonesia. Bahkan tim saat ini sudah bersiap diri di Jakarta.

Meski perwakilan klub keluar dari tempat pertemuan, CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono, anggota Komite Eksekutif PSSI Erwin Dwi Budiawan dan Ketua Komisi Disiplin PSSI Hinca Panjaitan masih tetap melanjutkan pertemuan dengan BOPI dan perwakilan Kemenpora.

“Bola panas dimulai tidaknya kompetisi ISL di tangan BOPI. Makanya kita akan terus menunggu. Kami ingin semuanya sesuai dengan jadwal,” kata Rudi Widodo menambahkan.

Pelaksanaan kompetisi ISL 2015 saat ini masih tersandung masalah rekomendasi dari BOPI. Jika tidak keluar kemungkinan besar kompetisi tidak akan digulirkan sesuai dengan jadwal. Hal ini terjadi karena BOPI meminta persyaratan yang cukup ketat.

Selain masalah legal, BOPI juga meminta dokumen kontrak pemain serta bukti pembayaran pajak. Kondisi ini belum bisa dilengkapi oleh klub peserta ISL karena salah satu alasannya proses kontrak pemain masih berjalan. Kondisi berbeda terjadi pada Persipura dan Persib. Kedua tim ini sudah lengkap karena turun di kejuaraan level Asia.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain