16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38506

Pemerintah Kembangkan CCS Guna Kurangi Emisi Karbon

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah melalui Kementerian ESDM mulai mengembangkan teknologi Carbon Capture and Storage untuk mengurangi emisi karbon secara signifikan akibat penggunaan bahan bakar fosil, baik minyak, gas bumi, maupun batu bara.

“Teknologi CCS harus dikaji mendalam karena akan berdampak signifikan terhadap pengolahan energi, ini adalah waktunya kita mengkapitalisasi dan mengorganisasi teknologi CCS,” kata Menteri Energi Sumber Daya Mineral Sudirman Said saat membuka International Carbon Capture and Storage (CCS) Workshop di Jakarta, Selasa (17/2).

Ia menjelaskan teknologi ini merupakan rangkaian kegiatan mulai dari menangkap CO2 (capture) dari sumber CO2 seperti fasilitas pengolahan gas alam dan pembangkit listrik, lalu mentransportasikannya ke lokasi penyimpanan pada formasi geologi yang sesuai (storage). Aplikasi teknologi CCS dalam Enhanced Oil Recovery (EOR), katanya, merupakan strategi yang sesuai dengan karakteristik formasi geologi di Indonesia. “Banyak sumur migas tua yang dapat dimanfaatkan kembali dengan teknologi CO2-EOR,” tuturnya.

Metode ini dinilai berbiaya rendah, dimana sumber dayanya disuplai dari pengolahan gas alam, sementara “depleted reservoir” migas menjadi tempat penyimpanan. Sudirman mengatakan bahwa kesediaan pemerintah mengeluarkan kebijakan insentif bagi operator migas yang mengaktifkan kembali sumur tua akan mendorong operator terlibat aktif mengembangkan teknologi CCS khususnya di subsektor migas.

Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) ESDM F.X. Sutijastoto mengatakan teknologi CCS ini sudah diaplikasikan di beberapa negara seperti AS dan Inggris. “Di AS, implementasinya dikolaborasikan dengan EOR karena teknologi EOR yang paling bagus ada di sana, sedangkan pemerintah Inggris mengalokasikan dana sebesar satu miliar Euro bagi para operator yang mau mengembangkan CCS,” tuturnya.

Untuk perkiraan “cost” dalam pengembangan CCS di Indonesia, pihaknya merekomendasikan penetapan “carbon tax” sebesar 100 dolar AS per ton karbon yang dihasilkan. “Selama ini kan belum ada ‘carbon tax,”, katanya.

Pelaksanaan workshop internasional bertema “The Role of CCS as Low-Carbon Energy Technology to Achieve Low-Carbon Development Path: Associated Key Issues” itu merupakan hasil kerja sama Balitbang ESDM, Global Carbon Capture and Storage Institute (GCCSI), dan Shell Upstream Indonesia.

Workshop yang diselenggarakan pada 17-18 Februari 2015 tersebut melibatkan para pakar dari perwakilan institusi terkait yaitu Kementerian ESDM, Global CSS Institute, Shell Upstream Indonesia, ASEAN Forum Coal, CSIRO, UK Policy for CCS, dan beberapa perguruan tinggi. Workshop internasional tersebut akan difokuskan pada identifikasi pengembangan tingkat lanjut implementasi “pilot project” CCS di Indonesia yang memungkinkan untuk diterapkan secara luas di negara anggota ASEAN lainnya.

Artikel ini ditulis oleh:

HUT Partai Golkar ke 47

Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (tengah) bersama Menteri Kesehatan Nila Moeloek (kedua kiri), Ketua Fraksi Golkar Ade Komarudin (kedua kanan), Sekertaris Fraksi Golkar Bambang Soesatyo (kiri) dan Ketua Pelaksana Aditya Anugrah Moha, mengikuti Forum Group Discusion (FGD) Partai Golkar di Jakarta, Selasa (17/2). Kegiatan yang berlangsung dalam rangka memperingati HUT Partai Golkar ke-47 tersebut mengambil tema “mewujudkan Indonesia sehat tanpa sekat”. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Kritik Superman is Dead: Australia Boikot Bali Itu Berlebihan!

Denpasar, Aktual.co — Band ‘punk rock’ asal Bali, Superman Is Dead bereaksi atas rencana boikot warga Australia terhadap Bali menyusul rencana eksekusi mati dua warga negaranya, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan.

Melalui Fanpage Facebook miliknya, band pemilik singel ‘Sunset di Tanah Anarki’ menganggap rencana boikot warga ‘Aussie’ terhadap Bali terlalu berlebihan.

“Kami tidak rasis terhadap apapun. Sama sekali tidak. Tapi keinginan warga Australia memboikot terkait hukuman mati yang diberikan Indonesia terhadap WN Australia (yang tertangkap menyelundupkan narkotika), kami rasa berlebihan,” tulis SID di akun Facebook-nya.

Dengan nada sedikit keras, band dengan fans fanatik outsider dan lady rose ini sesumbar jika tanpa Australia, pariwisata Bali tetap bergeliat.

“Mereka tidak sadar Bali mulai muak dengan kelakuan sebagian turis ‘Aussie’ yang sering seenaknya memperlakukan warga/budaya lokal. Mereka fikir dirinya raja dan semua bisa dibeli dengan dolar. Dan, Bali tidak perlu turia-turis sampah seperti itu!,” kecam SID.

Hingga hari ini, kiriman yang diposting pada Senin 16 Februari 2015 pukul 13.43 WITA kemarin itu sudah mendapat komentar 1.991 dan disukai (like) 38.636 pengguna akun Facebook.

Menurut SID, selain orang Aussie Bali banyak dikunjungi turis dari, Jepang, China, Rusia, Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Selandia Baru dan berbagai negara Asia sekitarnya.

“Bali has very high numbers of tourist from countries other than Australia, including Japan, China, Rusia, USA, UK, Canada, New Zealand and all our Asian neighbours and can infact survive without Australian tourism,” tulis SID di postingan-nya dalam bahasa Inggris.

SID mengimbau agar Australia mematuhi dan menghargai negara lain. Sama halnya ketika warga Indonesia bertamu ke Australia, warga Indonesia mematuhi hukum yang berlaku di Australia.

“Dan, kalian seharusnya melakukan hal yang sama ketika bertamu ke Bali. Bali tidak butuh sampah! Tidak ada negara yang butuh sampah. RESPECT! THAT’S WHAT WE ALL NEED!~SID,” tutup SID dalam postingan-nya.

Artikel ini ditulis oleh:

Dirut Angkasa Pura Akui Bandara Soetta Belum Penuhi Standar

Jakarta, Aktual.co — Dirut Angkasa Pura II, Budi Karya Sumadi, mengakui Bandara Soekarno-Hatta belum memenuhi standar yang baik sebagai bandara internasional. 
Pernyataan itu disampaikan dalam Kunjungan Kerja Panitia Kerja oleh Komisi V DPR RI.
“Kami mengerti bahwa bandara Soekarno-Hatta belum memenuhi standar yg baik, dari itu kita akan memenuhi permintaan anggota dewan,” ujar Budi, di kantor Angkasa Pura, Bandara Soetta, Tangerang, Selasa (17/2).
Budi menyebut kunjungan ini adalah sebuah atensi dari anggota dewan. Pihaknya mengaku belum berencana menambah fasilitas lain. “yang lain-lain belum komoditif, yang penting dari itu masalah keselamatan,” katanya.
Pertanyaan DPR mengenai peraturan apa saja yang belum terlindungi merupakan respon baik antara aparat dan regulator. Oleh karenanya, pihak Angkasa Pura akan membenahi persoalan tersebut.
Diinformasikan, pengoperasian terminal tiga Bandara Soekarno-Hatta akan dimulai tahun depan sebagai upaya pembenahan pelayanan.
Sebagai langkah jangka pendek pihaknya akan menertibkan calo, supir nakal, porter dan lain-lain di bandara dalam tiga bulan. 
“Ada anggapan bandara kok kayak pasar, kami ngerti terminal 1 hanya kapasitas 22 juta orang sedangkan pengunjung 60 juta orang, jadi kami harus menertibkannya dalam 3 bulan.”

Artikel ini ditulis oleh:

Menpora Dukung BOPI Tak Takut Ancaman Dari PT LI dan Klub ISL

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, menegaskan kepada Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI), agar tidak takut dengan ancaman yang dikeluarkan oleh PT Liga Indonesia (PT LI) maupun klub peserta Indonesia Super League (ISL).

“Jangan takut dengan ancaman-ancaman. Ini negara hukum,” kata menpora ketika dihubungi, Selasa (17/2).

PT LI selaku operator kompetisi profesional di Tanah Air, bertekad untuk tetap menggelar kompetisi ISL pada 20 Februari mendatang, meski rekomendasi dari BOPI belum dikeluarkan.

Selain itu, klub-klub peserta ISL juga akan mengancam keluar dari kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu jika jadwal kompetisi tetap ditunda. Bahkan, klub yang memberikan pemainnya masuk ke dalam skuat Timnas Indonesia, mengancam akan menarik mereka.

BOPI belum mengeluarkan rekomendasi kompetisi ISL karena, PT LI belum memenuhi lima persyaratan yang diberikan. Syarat itu seperti pelunasan gaji pemain dan pelatih bagi klub yang masih menunggak.

“BOPI harus tegas dan berani (untuk) tidak mengeluarkan rekomendasi sebelum syarat-syaratnya lengkap,” tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Kemensos akan Sosialisasikan Lagi Empat Pilar Kebangsaan

Menteri Sosial Khofifa Indar Parawangsa bersama Wakil Ketua MPR Oesman Sapta menandatangani kerjasama terkait sosialiasi Empat Pilar Kebangsaan di kantor Kementrian Sosial, Jakarta, Selasa (17/2/2015). Sosialisasi Empat Pilar ini penting untuk mengingatkan generasi muda Indonesia terhadap nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. AKTUAL/MUNZIR

Berita Lain