15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38525

PM Australia: Saya Bersumpah akan Selamatkan Duo ‘Bali Nine’

Jakarta, Aktual.co —Australia akan menempuh semua cara legal untuk menyelamatkan dua warganya dari eksekusi mati di Indonesia. Demikian ditegaskan Perdana Menteri Tony Abbott pada sejumlah awak media, seperti dikutip AFP, Senin (16/2). “Saya tidak ingin memberikan harapan palsu, tapi saya ingin semua orang mengerti, bahwa kami sedang melakukan segala cara untuk menolong kedua orang itu,” tutur Abbott, merujuk pada dua terpidana mati Myuran Sukumaran dan Andrew Chan.

Sukumaran dan Chan ditangkap pada 2005 lalu di Bali karena menyelundupkan 8,3 kilogram heroin dari Australia. Belum ada tanggal pasti kapan keduanya akan dieksekusi mati. Brasil dan Belanda telah memanggil duta besarnya atas eksekusi mati warga negara masing-masing. Abbott belum menjelaskan respon apa yang akan diambil jika eksekusi Sukumaran dan Chan pada akhirnya dilakukan.

Menteri Luar Negeri Julie Bishop pekan lalu mengancam memboikot pariwisata Indonesia, termasuk ke wilayah Pulau Dewata Bali. Abbott telah melontarkan berbagai pernyataan sejak dua hari lalu agar dua warganya tidak dieksekusi. “Yang kami minta pada Indonesia adalah yang diminta Indonesia pada negara lain saat warganya menjadi terpidana mati,”  ujar Abbott. “Jika Indonesia meminta dan mengharapkan semacam pengampunan, maka kita juga berhak meminta dan mengharapkan pengampunan,” sambung dia.

Djohar Dorong Pengembangan Sepakbola di Papua Barat

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Pesatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin Husin, mendorong klub-klub di Papua Barat lebih berperan mengembangkan prestasi sepak bola di daerah tersebut.

“Terutama klub sepak bola yang ada di Provinsi Papua Barat seperti Persiram Raja Ampat, Peseman Manokwari, Persewon Teluk Wondama perlu terus meningkatkan prestasinya dalam sepak bola nasional,” kata Djohar di Manokwari, Papua Barat, Senin (16/2).

Dia mengatakan, pengurus PSSI Papua Barat akan segera dilantik untuk menjalankan roda organisasi serta memajukan sepak bola di Papua Barat.

“Saya berharap pengurus PSSI Papua Barat yang baru dengan semangat baru pula dapat membangkitkan semangat olahraga khususnya sepak bola di provinsi itu,” katanya.

Ia juga berharap pengurus PSSI yang baru dapat membangkitkan kembali klub sepak bola di Papua Barat yang telah redup seperti Perseman Manokwari dan beberapa klub lainya.

Djohar Arifin menyampaikan, PSSI Pusat ke depan akan memberikan perhatian serius terhadap infrastruktur dan perkembangan sepak bola di Provinsi Papua Barat.

Oleh sebab itu, PSSI Pusat juga mengharapkan dukungan pemerintah daerah untuk memajukan sepak bola di Papua Barat sebab tanpa dukungan pemerintah, maka sepak bola di provinsi ini tidak akan maju.

Artikel ini ditulis oleh:

Al Azhar: Penembakan di AS Tindakan Teroris dan Rasis

Jakarta, Aktual.co — Kampus Al-Azhar, pusat pembelajaran Islam di Mesir mengutuk pembunuhan tiga pemuda Muslim yang dilakukan oleh seorang atheis Amerika Serikat. Al Azhar menyebut tindakan tersebut sebagai tindakan teroris dan rasis. Aktivis Muslim di Amerika Serikat dan di seluruh dunia menuntut pemerintah AS menyelidiki kemungkinan motif kebencian agama. Sebelumnya, polisi mengatakan  kasus tersebut berawal dari sengketa parkir. Namun polisi membuka kemungkinan terjadinya kejahatan rasial.

“Al-Azhar mengungkapkan  rasa terguncang yang mendalam dan menyatakan, aksi teroris ini adalah pengecut, yang menunjukkan bahwa terorisme tidak memiliki kewarganegaraan atau agama,” kata pernyataan yang dikeluarkan oleh kampus agama paling tua diseluruh dunia dan dihormati oleh umat Islam di seluruh dunia. Al-Azhar mendesak pemerintah AS untuk membawa para pelaku ke pengadilan untuk mencegah kejadian berulang yang dapat menyebabkan terjadinya pelebaran kesenjangan antara timur dan barat.

Beberapa Muslim di negara-negara Arab telah menuduh media Barat dan pemerintah tak memberi perhatian lebiha pada pembunuhan ini. Situasi ini sangat berbeda dengan pemberitaan saat terjadi serangan di kantor majalah satir Perancis Charlie Hebdo, dan toko halal untuk warga Yahudi.

Persipura Bertekad Petik Poin Perdana Lawan Persib

Jakarta, Aktual.co — Klub Persipura Jayapura, membidik poin pada laga pembuka kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015, menghadapi tuan rumah Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, Jumat (20/2).

“Kita tak boleh kalah. Harus mampu dapat poin,” kata salah satu pemain Persipura, Ruben Sanadi usai berlatih di Lapangan C Senayan, Jakarta, Senin (16/2).

Pemain dengan posisi bek ini mengaku, membidik poin tidak hanya menghadapi Persib Bandung, tetapi juga saat menghadapi Sriwijaya FC di Stadion Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, 28 Februari nanti.

Keinginan sama dikatakan pemain asing Persipura, Bio Paulin. Pemain yang saat ini mengurus naturalisasi ini juga ingin membawa Persipura meraih poin, apalagi pertandingan itu ibarat ulangan final ISL musim lalu.

Demi mendapatkan hasil terbaik, tim yang berjuluk Mutiara Hitam itu terus bersiap diri. Dibawah asuhan pelatih Osvaldo Lessa, Boaz Solossa dan kawan-kawan terus digembleng dengan materi yang sudah disiapkan oleh pelatih asal Brasil itu.

Menjaga stamina dan pemantapan teknik menjadi salah satu fokus saat latihan di Lapangan C Senayan. Pelatih Osvaldo Lessa bahkan memantau langsung latihan pemain termasuk saat memberikan materi tambahan pada empat pemain diantaranya Bio Paulin dan Gerald Pangkali.

“Kompetisi saat ini beda dengan sebelumnya yang dua wilayah. Makanya kita harus memanajemen dengan baik kondisi pemain. Kuncinya adalah banyak istirahat,” kata Osvaldo Lessa usai memimpin latihan.

Dengan ketatnya persaingan di kompetisi ISL musim ini, rotasi pemain juga sangat penting. Apalagi selain turun di kompetisi tertinggi di Tanah Air, Persipura juga akan turun di kompetisi level Asia yaitu AFC Cup.

Sesuai dengan jadwal yang ada, Persipura akan menjalani pertandingan pertama AFC Cup yaitu melawan klub asal Singapura, Warriors FC di Singapura, 24 Februari. Selama ini, tim Mutiara Hitam memiliki rekor bagus saat turun di AFC Cup.

Hasil terbaik tim kebanggaan masyarakat Papua itu didapat pada AFC Cup musim lalu. Tim yang saat itu dilatih oleh Jacksen F Tiago itu bahkan mampu bertahan hingga babak semifinal.

Artikel ini ditulis oleh:

Rumah Pembunuh Muslim di AS Bak ‘Gudang Senjata’

Jakarta, Aktual.co —Polisi terkejut menemukan banyak senjata api saat menggeledah kondominium tempat tinggal pelaku pembunuhan tiga mahasiswa Muslim di Chapel Hill, Amerika Serikat, Craig Stephen Hicks, akhir pekan lalu. seperti yang dilansir CNN Indonesia.comDiberitakan The Guardian, polisi mendapati empat pistol tangan, dua senapan berburu dan enam senapan serbu, salah satunya adalah senapan militer AR-15.

Selain itu, di rumah pria 46 tahun itu juga ditemukan beberapa magasin yang terisi peluru dan banyak kotak amunisi. Delapan selongsong peluru ditemukan di apartemen sebelah tempat Deah Shaddy Barakat, 23, Yusor Mohammad Abu-Salha, 21, dan Razan Mohammad Abu-Salha, 19, tewas ditembak. Hicks dikenal sebagai pendukung hak-hak kepemilikan senjata di Amerika Serikat. Dia menentang segala bentuk upaya pembatasan kepemilikan senjata yang direncanakan Presiden Barack Obama setelah maraknya penembakan di negara itu.

Hicks didakwa atas tiga dakwaan pembunuhan tingkat pertama pekan lalu. Jika menilik dari akun Facebooknya, Hicks yang mengklaim sebagai ateis melakukan pembunuhan atas dasar kebencian terhadap agama. Namun polisi mengaku masih belum menemukan bukti bahwa kebencian tersebut menjadi dasar penembakan itu. Potensi lainnya, Hicks murka dan menembak ketiga korban karena cekcok masalah lahan parkir.

Membenci Islam dan Kristen
Pada postingannya tahun 2012, Hicks terang-terangan menyatakan kebencian terhadap Islam dan agama lainnya. Namun dia juga menegaskan menghargai kebebasan beribadah. “Saya membenci Islam sama seperti Kristen, tapi mereka punya hak untuk beribadah di negara ini seperti yang lain,” tulis Hicks, berbicara soal rencana pembangunan masjid dekat gedung WTC di New York.

Karena sikapnya yang penuh kebencian ini, putri Hicks dari pernikahan sebelumnya Sarah Hurley, 20, mengaku memutuskan hubungan dengan ayahnya beberapa tahun yang lalu. “Saya memutuskan hubungan dengan dia bukan hanya karena dia tidak menghargai keyakinan beragama orang lain tapi juga menghina mereka di Facebook,” kata Hurley yang bahkan enggan memanggil Hicks dengan sebutan “ayah”, dilansir Huffington Post.

Perum Perhutani Siap Rambah Bisnis Perhotelan

Jakarta, Aktual.co — Direktur Utama Perhutani Mustoha Iskandar mengatakan bahwa pihaknya akan merambah bisnis properti, khususnya perhotelan. Sebab, selain lahan kawasan hutan, Perhutani juga memiliki lahan yang merupakan aset perusahaan sebanyak 500.000 hektar.

“Lahan kita sertifikasikan ada 583 titik. Dengan luasan bervariasi. Semuanya kira kira 500.000 hektar persegi. Kita akan kembangkan, kerja sama aset Perhutani seperti pembangunan hotel,” kata Mustoha di Hotel Peninsula, Jakarta, Senin (16/2).

Meski begitu, Mustoha masih enggan membeberkan secara rinci kapan rencana ini diimplementasikan serta berapakah nilai investasi yang dibutuhkan.

“Hotel pertama nanti di Bandung ada di Jalan Laswi, kemudian Semarang ada tengah kota,” ucapnya.

Dalam pembangunannya, Perhutani juga  bakal menggandeng perusahaan BUMN yang bergerak di bidang properti. Namun Mustoha tetap memilih pelit bicara ketika ditanyai perusahaan plat merah manakah yang akan digandengnya itu.

“Masih proses, masih PDKT (pendekatan), nantilah,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain