15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38526

Mastel: New York Time Ikut Soroti Kasus IM2

Jakarta, Aktual.co — Kasus Indosat-IM2 yang menyeret mantan Dirut IM2 Indar Atmanto ke LP Sukamiskin Bandung untuk menjalani hukuman selama delapan tahun, selain menarik simpati penggiat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Indonesia juga menarik perhatian media internasional yakni New York Times (NYT).

“Kasus ini sudah terjadi sejak satu setengah tahun yang lalu, dan bukan saja masalah kepastian hukum, tapi menyangkut keamanan investasi sehingga layak menjadi sorotan dunia internasional,” ujar Direktur Eksekutif Masyarakat Telekomunikasi Indonesia (Mastel), Eddy Thoyib, di Jakarta, Senin (16/2).

Menurut dia, dengan pemberitaan di media sekaliber NYT, harusnya dapat dijadikan momentum pemerintah menunjukkan posisi Indonesia di area yang aman untuk investor.

“Jangan malah membuat Indonesia gigit jari karena investor ketakutan. Juga jangan selalu berdalih, eksekutif tak bisa menyampuri urusan yudikatif dan bersembunyi di balik kata-kata semua itu di ranah hukum,” tambah Eddy.

Pasalnya, bukti-bukti yang ada sudah jelas dan gamblang menunjuk kerjasama Indosat – IM2 sesuai regulasi. Regulator atau Kementerian Kominfo sendiri sudah menegaskan bukti tersebut dan membantah semua tuduhan-tuduhan jaksa soal penyalahgunaan frekuensi.

“Saat ini masih ada celah hukum. Momentumnya ada diPeninjauan Kembali (PK). pemerintah perlu mengawal agar hasilnya baik,” kata dia.

Sebelumnya, dalam “headline” halaman pertama 12 Februari edisi US dan 13 Februari edisi Asia lalu, surat kabar terkemuka asal Amerika Serikat inimenayangkan artikel tentang perlawanan korupsi di Tanah Air yang menyeret orang yang seharusnya tidak bersalah ke balik jeruji penjara.

Artikel yang dikutip dari NYT menyebut ada tiga orang yang tidak bersalah, namun mereka harus mendekam di LP Sukamiskin. Ketiganya adalah Indar Atmanto, mantan Direktur Utama IM2. Lalu Hotasi Nababan, mantan Presiden Direktur Merpati Nusantara Airlines, dan terakhir, Bachtiar Abdul Fatah, mantan manajer proyek untuk Chevron Pacific Indonesia. Indar harus menjalani hukuman delapan tahun, sedangkan Hotasi dan Bachtiarmasing-masing melayani empat tahun.

Penanganan kasus yang melibatkan tiga orang yang seharusnya tidak bersalah itu, ditegaskan oleh NYT telah memicu kemarahan sejumlah kalangan.

Selain dari dalam negeri, NYT mengungkapkan kemarahan yang disampaikan oleh organisasi internasional hak asasi manusia. Sedangkan para pebisnis internasional mempertanyakan jaminan keamanan di Indonesia ketika mereka hendak menanamkan investasi dan menjalankan bisnisnya.

Bahkan, Presiden Amerika Serikat Barack Obama menaruh perhatian atas kasus ini yang dilukiskan NYT sebagai “an outsider willing to clean house”.

Khusus untuk kasus IM2, pada kesempatan lain, berbagai kalangan juga menyatakan adanya berbagai kejanggalan, di antaranya mengenai pengabaian dua surat Menkominfo, pejabat yang berwenang sesuai UU Telekomunikasi untuk menilai ada-tidaknya pelanggaran di sektor telekomunikasi, dalam suratnya telah menegaskan tidak ada undang-undang dan peraturan pelaksanaan yang dilanggar.

Bahkan, Onno W Purbo, pakar internet di Indonesia menginisiasi gerakan petisi online di change.org utk pembebasan Indar, dengan “shortlink” http://bebaskanIA.tk. Lebih dari 36.000 masyarakat dalam dan luar negeri telah menyuarakan keprihatinannya dalam petisi online yang digagas Onno tersebut.

NYT dalam artikelnya memaparkan bahwa dengan mengatasnamakan pemberantasan korupsi, telah mengkriminalisasi kasus ini dengan menyatakan adanya kerugiaan negara, meski kementerian telah menegaskan tidak ada kerugian negara yang ditimbulkan dari kasus itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ini Dia Keterangan Lengkap Supriansyah Tentang Pertemuan Abraham dan Elvira, Serta Cerita Gado-Gado



Jakarta, Aktual.co — Pemilik unit Apartemen Capitol Residence SCBD, Supriansyah, membenarkan jika Putri Indonesia 2014 Elvira Devinamira pernah datang ke apartemennya. Supriansyah yang mengaku sebagai kerabat dekat Abraham Samad itu mengatakan tidak tahu awal kedatangan putri Indonesia ke apartemennya, dirinya ketika itu hanya diminta untuk menjemput Elvira atas permintaan Abraham Samad. Demikian keterangan yang diberikan Supriansyah dalam agenda RDPU Komisi III DPR RI, di Senayan, Jakarta, Senin 16, Februari, 2015.
Ia pun sempat mengatakan, sesampainya di ruangan unit, dirinya sempat menawarkan makan kepada Elvira. Elvira-pun meminta  untuk makan gado-gado, yang kemudian langsung dibelikan oleh Supriansyah di Pacific Place SCBD. Mendengar pernyataan itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Demokrat Benny K Harman kemudian mencecer sejumlah pertanyaan pada Supriansyah. Ia pun menjawab, yang berada di unit ruangan apartemennya hanya diisi tiga orang, yakni Abraham Samad, Elvira dan Supriansyah.

Artikel ini ditulis oleh:

Warnoto

Semen Padang Jalani Pertandingan Perdana Lawan Barito

Jakarta, Aktual.co — Tim Semen Padang FC, akan melakoni laga perdana kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 melawan Barito Putra di Stadion Demang Lehman, Kalimantan Selatan, Minggu (22/2).

“Dari jadwal yang dikeluarkan PT Liga Indonesia, kita menjalani partai tandang melawan Barito Putra,” kata Direktur Teknik PT Kabau Sirah Semen Padang, Asdian di Padang, Senin (16/2).

Ia menjelaskan jadwal tersebut membatalkan jadwal pertandingan sebelumnya yang sudah dikeluarkan PT Liga Indonesia. Pada rilis pertama tersebut, tim Semen Padang berhadapan dengan Persija Jakarta pada 20 Februari di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Persija sendiri pada jadwal baru tersebut akan menjamu Pelita Bandung Raya (PBR) pada laga perdana di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 22 Februari.

Menurut dia, meskipun ada perubahan jadwal tersebut, namun tidak mempengaruhi persiapan Semen Padang menjalani pertandingan pertama.

“Sejak persiapan awal, kita memang harus menjalani laga perdana di kandang lawan, jadi tidak ada pengaruh sama sekali,” katanya.

Namun, ujarnya, secara teknis, pelatih dan tim sekarang lebih fokus mempersiapkan diri menghadapi tim Barito Putra, termasuk mengkaji kekuatan lawan yang akan dihadapi.

Dalam draf yang dikeluarkan PT Liga Indonesia, sebagai pengelola kompetisi ISL, setelah menjalani laga perdana melawan Barito, tim yang berjuluk “kabau sirah” itu selanjutnya akan berhadapan dengan Persija Jakarta.

Ia menjelaskan secara keseluruhan tim sudah siap menghadapi kompetisi. Dua pertandingan uji coba di Kota Batam menjadi persiapan akhir tim yang dilatih Nil Maizar tersebut.

Sementara itu, Media Officer Tim Semen Padang FC, Hardi Andri mengatakan, stadion Haji Agus Salim Padang yang menjadi kandang tim menjamu lawan-lawan di kompetisi ISL sudah dibenahi.

“Sebelumnya kita sudah melakukan perbaikan rumput, termasuk saluran air agar tidak ada lagi genangan ketika hujan,” ujarnya.

Selain itu, beberapa perbaikan juga dilakukan di ruang ganti pemain dan toilet. Hal itu sesuai rekomendasi dari PT Liga Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Film Ini Berkisah Tentang Rumitnya Politik dan Permasalahan Polisi

Jakarta, Aktual.co — Produsen film tanah air, Mahaka Picture mempersembahkan sebuah film denganlatar belakang pemilihan Presiden Indonesia pada Pemilu tahun lalu, denganmenampilkan situasi keriuhan politik. Film tersebut berjudul ‘2014’.

Bekerja sama dengan Dapur Film, penyutradaraan film dipercayakan kepada Sutradaramuda Rahabi Mandra yang disupervisi oleh Hanung Bramantyo.

“Rasanya deg-degan, karena kan orang kita sangat sensitif entah tentangagama, atau politik. Ini kan film tentang politik, background politik, tapikita harus hati-hati menempatkan elemen di film supaya tidak ada yangtersinggung,” ungkap Rahabi Mandra dalam jumpa pers film ‘2014’, Senin (16/2), dikawasan Epicentrum, Jakarta.

Sebelumnya film ini direncanakan akan tayang sebelum Pemilu tahun lalu.Tetapi, karena saat itu pemilu sedang kisruh, maka penayangan dibatalkanlantaran takut menyinggung salah satu pihak. Dan, akhirnya mendapat kesempatantayang pada Februari 2015.

Film politik tersebut serupa dengan keadaan dan citra polisi di tahun 2015saat ini. Permasalahan terkait polisi di film ini juga terpaparkan persisdengan situasi pro dan kontra seperti sekarang.

“Nah film ini kan dibuat pada tahun kemarin 2014 udah lama jauh sebelumkekisruhan ini terjadi, yah jadi semua itu kebetulan banget dan momentum penayanganfilmnya juga pas,” kata Rahabi.

Film itu diperankan oleh Ray Sahetapi, Rizky Naza, Maudy Ayunda, DonnyDamara, Rudy Salam, Atiqah Hasiholan, Rio Dewanto dan Donna Harun. Film iniakan meluncur pada tanggal 26 Februari 2015 mendatang.

Artikel ini ditulis oleh:

Jepang Siap Bantu Teknologi Pengolahan Air Bersih di Sumut

Medan, Aktual.co — Jepang menyatakan kesiapannya untuk membantu penyiapan teknologi pengolahan air bersih di Sumatera Utara (Sumut).

Teknologi tersebut diharapkan dapat mengatasi kendala dalam mendapatkan air bersih, terutama pemukiman masyarakat di kawasan pesisir pantai.

“Sebagian alat yang digunakan dari bambu. Teknologi pengolahan air ini dapat menyuplai air tanah dari kedalaman hingga 1.400 meter. Teknologi ini tepat bagi masyarakat di daerah pantai yang kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar Konjen Jepang Yuji Hamada saat diterima Wagub Sumut, Tengku Erry Nuradi di kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (16/2).

Dikatakan Hamada, teknologi pengolahan air bersih tersebut merupakan rangkaian dari Project People to People untuk menunjang taraf hidup masyarakat Sumut. Terutama mereka yang tinggal di daerah pesisir pantai yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih. Teknologi ini menggunakan alat sederhana dan telah diterapkan di Jepang selama berabad-abad.

“Kami berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mau dapat membantu dan mendorong project people to people  yang nantinya dilaksanakan di kabupaten/kota di Sumatera Utara,” tutup Hamada.

Sementara itu, Wagub Sumut, menyatakan menyambut baik kesiapan Jepang membantu Sumut dalam pengolahan air bersih tersebut. Dirinya meyakini, program itu menjadi salah satu solusi dalam mengatasi kesulitan air bersih di sejumlah kawasan di Sumut, terutama di daerah pesisir pantai Timur dan Barat Sumatera.

“Tidak sedikit daerah di Sumut yang hingga kini masih kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan minum, cuci dan lain sebagainya. Jika ada teknologi sederhana dan biayanya terjangkau, ini akan menjadi solusi tepat dalam menjaga ketersediaan air bersih bagi masayarakat,” kata dia.
 
Erry mengatakan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Sumut, belum mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Sebagian daerah bahkan tidak mendapatkan air bersih olahan yang laik minum.
 
“Untuk kebutuhan memasak dan minum, masyarakat masih memanfaatkan air alam yang ada dilingkungan pemukiman. Ada yang memnggunakan sumur bor. Tidak sedikit yang masih mengandalkan air sumur atau air alam,” papar Erry.

Erry menghimbau, Kabupaten/Kota di Sumut yang daerahnya menjadi pilot project untuk mendukung program tersebut agar berjalan dengan lancar.
 
“Program ini sangat baik. Saya optimis Pemkab maupun Pemko yang mendapatkan program ini juga akan menyambut baik. Untuk itu, Pemkab dan Pemko harus berkoordinasi dengan masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan kesulitan air,” saran Erry.

Artikel ini ditulis oleh:

Indonesia-Sudan Teken MoU Perdagangan Bilateral

Jakarta, Aktual.co — Wakil Menteri Luar Negeri RI A.M. Fachir mengatakan bahwa Indonesia dan Sudan sepakat untuk meningkatkan volume perdagangan bilateral.

“Khusus bidang ekonomi, kedua pihak sepakat untuk meningkatkan volume perdagangan dengan melibatkan pelaku usaha untuk turut ambil andil dalam mencari peluang dan mengidentifikasi komoditas ekspor dan impor yang diperlukan oleh kedua negara,” kata Wamenlu Fachir di Jakarta, Senin (15/2).

Pertemuan konsultasi bilateral itu dilakukan di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri RI.

Fachir menyebutkan bahwa volume perdagangan antara Indonesia dan Sudan mencapai 87 miliar dolar AS pada 2013.

“Kami tadi juga mendiskusikan tentang cara-cara terbaik untuk meningkatkan kerja sama di bidang komersial,” ujar dia.

Menurut dia, kedua pihak juga menyambut baik dan mengapresiasi suksesnya kerja sama panen perdana proyek penanaman padi Indonesia di negara bagian Gedarif, Sudan pada 2 November 2014.

“Selain itu, sebagai bentuk dukungan kepada Sudan, Indonesia telah memberikan bantuan kerja sama teknik kepada Sudan sejak 2006 hingga 2014, yaitu sebanyak 29 program dengan jumlah peserta sebanyak 114 orang,” ungkap dia.

Pada kesempatan tersebut, kedua pihak juga menandatangani Nota Kesepahaman mengenai Konsultasi Bilateral.

Selain itu, turut ditandatangani Nota Kesepahaman Kerja Sama bidang Perikanan dan “Joint Communique” mengenai pemberantasan tindak penangkapan ikan secara ilegal, tidak terdaftar, dan tidak sesuai peraturan (Illegal, Unregulated, Unreported Fishing).

Nota Kesepahaman bidang Perikanan itu ditandatangani oleh Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Sjarief Widjaja dan Wakil Menteri Luar Negeri Sudan Obiedalla Mohamed Obiedalla Hamdan.

Terkait hal itu, Wamenlu Obiedalla mengatakan pihaknya akan berusaha sebaik mungkin untuk memastikan nota kesepahaman itu dijalankan dengan baik.

“Ini merupakan kesempatan bagus bagi kami untuk berada di Indonesia. Kami berharap agar hubungan antara Indonesia dan Sudan dapat terus berlangsung baik. Kami akan siap untuk menjalankan MoU (nota kesepahaman) ini di masa depan,” ujar Wamenlu Sudan itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain