2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38530

Didik Rachbini: Konflik KPK-Polri Berisiko ke Ekonomi

Jakarta, Aktual.co —Ekonom senior Didik J. Rachbini menilai konflik politik dan hukum yang berkepanjangan serta melibatkan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dan Kepolisian RI (Polri) membuat kepercayaan pelaku pasar kepada pemerintah menurun. Dia mengingatkan akibat fatal yang berpotensi terjadi jika petinggi Istana Negara tidak segera turun tangan menyelesaikannya. “Nantinya pasar akan mempertanyakan kemampuan pemerintah menjalankan kepemimpinan,” kata Didik seusai diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2).

Didik, yang juga politisi Partai Amanat Nasional (PAN), menyayangkan kisruh KPK dan Polri terjadi di tengah kondisi ekonomi yang belum sembuh’. Sejauh ini diakuinya konflik kedua entitas hukum tersebut belum terlalu mengganggu investasi. “Namun, kalau berlarut larut, bahaya. Sebagian orang akan berpendapat bahwa investasinya menggantung,” tuturnya.

Di sisi lain, pemerintah masih punya tugas berat untuk menstabilkan ekonomi. Hal itu tercermin dari nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang tidak stabil serta posisi neraca perdagangan Indonesia yang masih defisit. Menurutnya, Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla belum menemukan pola kebijakan ekonomi yang diyakini pelaku pasar akan menstabilkan makroekonomi.

“Masyarakat dihadang masalah politik dan hukum yang dibuat-buat sendiri oleh pemerintah. Coba, kasus KPK dan Polri siapa yang bikin? Yang bikin ‘kan istana,” katanya. Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai Indonesia memperoleh dampak positif dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar, salah satunya terhadap kegiatan perdagangan yaitu ekspor. “Banyak faktor yang mempengaruhi rupiah bisa melemah, tapi ini masih dalam batas stabil. Jadi it’s OK dan ekspor akan lebih baik,” ujar JK baru-baru ini.

Menurut JK, dengan ekspor yang tinggi maka peluang mengurangi impor akan semakin tinggi pula. Kendati melihat peluang yang besar mantan Ketua Umum Partai Golkar tidak menampik bahwa melemahnya rupiah sewaktu-waktu akan bisa berbalik sehingga semua kesempatan atau peluang ekonomi harus dicermati dengan baik. 

Pembunuhan di Chapel Hill Kemungkinan Bermotif Kebencian?

Jakarta, Aktual.co —Namee Barakat, ayah salah satu dari tiga korban penembakan di Chapel Hill, North Carolina, Amerika Serikat, menyatakan bahwa pembunuhan yang menimpa anak dan menantunya didasari oleh kebencian, dan bukan karena masalah lahan parkir semata. “Kami yakin, pembunuhan itu karena adanya kebencian,” ujar Barakat sebagaimana dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (14/2). Saat ini, investigasi atas kasus pembunuhan itu dilakukan oleh petugas setempat dan penegak hukum federal, FBI.

Dalam kasus ini, tiga orang meninggal, yakni Deah Shaddy Barakat (23), mahasiswa jurusan Kedokteran Gigi University of North Carolina; pasangannya yakni Yusor Mohammad (21); dan saudara perempuannya, Razan Abu-Salha (19). Para korban itu telah dimakamkan pada Kamis waktu setempat dan dihadiri tak kurang dari 5.000 orang.

 “Saat ini kami masih shock dan tidak percaya dengan tragedi ini. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mencurahkan cinta dan dukungannya kepada kami,” ujar Suzanne Barakat, saudara perempuan Deah Barakat. Pada Jumat kemarin, Presiden Obama menyatakan bahwa FBI telah menelusuri kasus ini. “Tak ada seorang pun di AS yang bisa menjadi target pembunuhan, seperti apa pun penampilan mereka,” ujar Obama.

Rebutan parkir
Pihak berwenang AS telah menangkap tersangka pembunuhan, yaitu Craig Stephen Hicks (46). Pada pernyataan awalnya, polisi menjelaskan bahwa pembunuhan tersebut dilatari oleh sengketa masalah parkir di rumah yang saling bertetangga itu. “Saat ini kami memberikan perhatian mengenai berkembangnya wacana anti-Muslim, yang pada akhirnya membangkitkan kemarahan terhadap warga Muslim di Amerika Serikat,” ujar Azhar Azeez, President of the Islamic Society of North America, yang juga hadir dalam prosesi pemakaman tersebut.

“Saat ini kami meminta para pejabat pemerintahan hingga Presiden untuk memberikan pernyataan yang tegas bahwa memusuhi warga Muslim sungguh tidak dibenarkan di negeri ini (Amerika Serikat),” ujar Osama Abuirshaid yang menjabat sebagai National Coordinator for American Muslims for Palestine.

Kepala polisi Chapel Hill, Christopher Blue, yang hadir pada pemakaman tersebut menegaskan kembali bahwa pihaknya akan terus menyelesaikan investigasi atas kasus tersebut. “Saya berkomitmen bahwa kami akan menginvestigasi dari semua perspektif, termasuk motivasi kebencian yang menyebabkan terjadinya pembunuhan,” ujarnya. FBI dalam penyelidikan awal menemukan belasan senjata api di rumah tersangka pembunuh tersebut.

Astaghfirullah…Irak Rayakan Valentine

Jakarta, Aktual.co —Jalan-jalan di kota Baghdad, Irak, dipenuhi oleh nuansa merah, yang menjadi warna khas Valentine. Mulai dari beruang teddy raksasa, mawar merah, puluhan balon berwarna merah dan bantal berbentuk hati. “Baghdad hari ini merah,” Hameed Qassim, Direktur Berita di media lokal, Al-Sumaria kepada Al Arabiya, Sabtu (14/2).

“Persiapan untuk merayakan acara Valentine dimulai dua pekan lalu. Toko-toko mulai menjual boneka beruang berwarna merah dan bunga-bunga. Merah menjadi warna utama di Baghdad,” kata Qassim menjelaskan. Perayaan Valentine di Irak menuai kritik dari para pengguna media sosial. Pasalnya, Irak tengah menghadapi pertempuran sengit dengan kelompok militan ISIS. “Irak, seperti orang lain dari bangsa lain, mereka ingin hidup, mereka sudah cukup menderita, ” kata Qassim menjelaskan.

“Irak ingin mengirim pesan yang jelas bahwa mereka ingin menikmati hidup ketika mereka menentang pemerintah Irak dan jam malam. Kami bergadang hingga pagi untuk merayakan Tahun Baru di Baghdad,” Kata Qaasim. Meskipun kekerasan yang terus-menerus terjadi di negara ini, pemerintah Irak memutuskan untuk mengakhiri jam malam pada 8 Februari lalu.

Selain di Baghdad, perayaan Valentine juga akan berlangsung di Basra selatan, kota metropolis terbesar ketiga di Irak. “Sama seperti tahun lalu, sekelompok relawan akan memberikan bunga bagi para pejalan kaki yang melewati di Al-Huriya Square dan Basra Corniche. Relawan akan mengibarkan bendera Irak dan akan membaca puisi,” kata Louay al-Khamisi, Kepala sebuah LSM Peace and Love Association yang berbasis di Basra,” katanya kepada Al-Arabiya, Jumat (13/2).

” Orang-orang bahkan mulai merayakan kemarin (Kamis) sampai pukul 11 malam, membaca puisi di alun-alun,” kata Khamsi melanjutkan. “Penduduk Basra adalah warga yang penuh kasih. Sayangnya, media sengaja tidak meliput ini, karena mereka yang tengah berperang kekuasaan mengecam acara seperti ini. Mereka ingin terlihat relijius,” kata Khamsi. Untuk beberapa Muslim konservatif, Hari Valentine memang dipandang sebagai pengaruh Barat yang bertentangan dengan tradisi dan keyakinan mereka.

” Agama adalah tentang kemanusiaan, saling mencintai,” ujar Khamisi. “Disamping luluh lantaknya infrastruktur kota, warga tetap keluar rumah, mengunjungi taman, memberi hadiah boneka beruang berwarna merah dan mawar merah,” katanya. Haidar Mohammed, warga kota Nasiriyah, yang terletak 370 km di tenggara Baghdad, telah menikah selama sembilan tahun dan siap untuk merayakan Hari Valentine dan selama satu minggu penuh bersama istrinya.

Namun, Haidar, 35 tahun, menyatakan hanya beberapa orang di kota saja yang merayakan Hari Valentine, sementara “di daerah lainnya, khususnya di pedesaan pemuka agama menentang perayaan ini”.  “Pemuka agama menentang perayaan ini dan menyatakan bahwa perayaan ini memalukan,” ujar Haidar.

IHSG Tinggi Cerminan Kepercayaan Investor

 Jakarta, Aktual.co —Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir terus menciptakan rekor tertingginya. Otoritas Jasa Keuangan menilai tren kenaikan IHSG di  Bursa Efek Indonesia sebagai kepercayaan investor terhadap industri pasar modal domestik. “Indeks saham itu bergerak naik-turun tergantung persepsinya. Kenaikan tinggi saat ini menunjukan kepercayaan investor terhadap saham-saham emiten di dalam negeri,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Nurhaida, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (14/2).

IHSG BEI Jumat (13/2) ditutup menguat sebesar 18,74 poin atau 0,58 persen ke posisi 5.374,16 yang merupakan level tertinggi sepanjang sejarah. Nurhaida mengatakan kinerja IHSG BEI di kawasan ASEAN juga merupakan salah satu yang tertinggi pertumbuhannya selama 2015 ini. “Secara ASEAN kita bagus. Sentimen positif di dalam negeri juga bagus dan secara global mendukung pasar saham,” ucapnya.

Ia mengharapkan investor yang aktif masuk ke pasar saham memiliki orientasi jangka panjang karena secara fundamental perekonomian Indonesia masih memiliki pertumbuhan yang cukup tinggi pada tahun 2015 ini. “Iklim ekonomi Indonesia masih bagus ke depan, itu yang akan memberikan kepercayaan kepada investor sehingga indeks akan meningkatkan,” katanya. Ketua Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Haryajid Ramelan menambahkan bahwa pada tahun ini indeks BEI berpotensi menyentuh level 6.000 poin.

“Sementara dalam waktu dekat ini, IHSG BEI berpotensi menyentuh level 5.400 poin,” ujarnya. Ia mengemukakan bahwa penopang indeks BEI itu salah satunya ditunjang dari fokus pemerintah yang akan mendorong pembangunan infrastruktur, situasi itu nantinya cukup mumpuni untuk menopang perekonomian Indonesia mendatang.

Artikel ini ditulis oleh:

Ingin Berinvestasi, Investor Asing Wajib Punya SDM Lokal

Jakarta, Aktual.co —Kepala BKPM, Franky Sibarani, blusukan ke Taman Siswa Yogyakarta hari ini. Franky bertemu dengan Ketua Umum Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa Prof Sri Edi Swasono seputar ketersediaan SDM siap kerja, seiring dengan tumbuhnya investasi ke Indonesia, baik investasi baru maupun perluasan. Franky menjelaskan, saat ini pemerintah, khususnya BKPM, Kementerian Perindustrian (Kemenperin), dan Kementerian Tenaga Kerja bekerja keras mencapai target penyediaan dua juta tenaga kerja setiap tahun, seperti yang dikutip dari Metrotvnews.com.

“Elastisitas tenaga kerja kita semakin menurun. Pada 2004, setiap satu persen pertumbuhan ekonomi dapat menyerap 450 ribu tenaga kerja. Tahun lalu, satu persen pertumbuhan ekonomi hanya mampu menciptakan 160 ribu tenaga kerja,” kata dia dalam siaran persnya, di Jakarta, Sabtu (14/). Oleh karena itu, dirinya bersama engan Menteri Perindustrian Saleh Husin dan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri sepakat untuk mendorong pertumbuhan investasi industri padat karya. Tentunya harus diimbangi dengan ketersediaan SDM siap kerja.

Franky Sibarani dan Sri Edi Swasono, dalam pertemuan tersebut sepakat bahwa setiap investor yang menanamkan modalnya di Indonesia wajib atau harus menggunakan sumber daya manusia (SDM) dalam negeri. Tentu saja, kebijakan tersebut harus diimbangi dengan ketersediaan SDM siap kerja. Untuk itulah, baik Franky maupun Sri Edi menekankan peran penting Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)  penyedia SDM siap kerja. “Ke depan peran SMK cukup penting untuk memastikan ketersediaan SDM siap kerja. SMK yang menjadi ujung tombak dalam menyiapkan SDM siap kerja sehingga kebutuhan tenaga kerja yang muncul seiring pertumbuhan industri dapat terpenuhi,” tambah Sri Edi Swasono.

Koalisi Indonesia Hebat Makan Soto

Presiden Joko Widodo ( kanan) menyantap soto bersama (kiri ke kanan) Ketua Umum PDI Perjuangan, Ketua Umum PPP hasil muktamar Surabaya M. Romahurmuziy, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, dan Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella di Soto Gading, Solo, Jateng, Sabtu (14/2). Sejumlah petinggi Koalisi Indonesia Hebat bertemu di Solo seusai menghadiri Munas ke-2 Partai Hanura yang dibuka di Solo Jumat (13/2). ANTARA FOTO/HO/Andika Betha

Berita Lain