2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38532

Kudeta Venezuela Gagal

Jakarta, Aktual.co —Presiden Venezuela Nicholas Maduro menyebut, pihaknya berhasil menggagalkan upaya kudeta yang dilakukan oleh lima orang pejabat penerbangan.”Kami telah merusak dan menggagalkan upaya kudeta terhadap demokrasi dan stabilitas negara kita,” ujar Maduro di ibukota Caracas, seperti yang dikutip Republika.co
.
Maduro menyebut, upaya kudeta itu didalangi oleh Amerika Serikat dengan cara merencanakan penyerangan udara ke istana presiden dan target lainnya. Lebih lanjut ia menyebut bahwa salah satu dari lima orang yang berupaya melakukan kudeta adalah seorang jenderal yang disebut Hernandez, alias el Oso (the bear). Ia dan empat pejabat tinggi penerbangan lainnya telah merancang upaya kudeta bersama.

“Ini adalah upaya untuk menggunakan kelompok perwira penerbangan militer untuk memprovokasi peristiwa kekerasan,” kata seorang kepala eksekutif Venezuela seperti dimuat Press TV. Ini bukan kali pertama upaya kudeta terjadi di Venezuela. Negara tersebut sebelumnya telah mengalami sejumlah upaya kudeta yang didukung Amerika Serikat.

Venezuela memang merupakan negara yang tetap memilih untuk berselisih dengan Amerika Serikat semenjak masa kepemimpinan Hugo Chavez berakhir pada tahun 1999. Kedua belah pihak telah menolak untuk bertukar duta besar sejak tahun 2010.

Indonesia Dikalahkan Suriah

Pesepak bola Tim Nasional Indonesia U23, Yogi Rahadian (kiri) terpental usai diganjal oleh pesepak bola Tim Nasional Suriah U23, Wesam Diab (kanan) dalam pertandingan uji coba internasional di Gelora Delta Sidoarjo, Jatim, Sabtu (14/2). Timnas Indonesia U23 dilakahkan Timnas Suriah U23 dengan skor 0-3. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Penembakan Massal di Hari Valentine Digagalkan Polisi Kanada

Jakarta, Aktual.co —Kepolisian Kanada, RCMP, menyatakan berhasil menggagalkan rencana serangan penembakan massal yang melibatkan setidaknya dua orang di provinsi pantai timur Nova Scotia, pada Jumat (13/2). Polisi menyatakan pelaku berencana meluncurkan serangan pada Hari Kasih Sayang, atau Valentine’s Day, Sabtu (14/2), seperti yang dilansir CNN.

Polisi menyatakan plot serangan melibatkan seorang pria berusia 19 tahun asal Timberlea, Nova Scotia, dan seorang wanita berusia 23 tahun dari Jenewa , Illinois. Polisi menyatakan mereka memperoleh informasi yang menunjukkan dua tersangka memiliki sejumlah senjata api dan berencana membawa senjata tersebut ketika mengunjungi sebuah ruang publik di Halifax, Nova Scotia pada Sabtu (14/2) untuk meluncurkan tembakan kepada publik sebelum melakukan aksi bunuh diri.

Pernyataan polisi tidak tersebut tidak disertai dengan penjelasan mengenai motif serangan. Meskipun demikian, petugas polisi menyatakan rencana serangan tersebut sebagai “kejadian teroris”. “Saya menilai rencana ini dilakukan oleh sekelompok individu yang memiliki sebuah keyakinan dan bersedia untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap warga. Namun, proses penyelidikan tidak mengklasifikasikan (rencana ini) sebagai serangan teroris,” kata Komandan Polisi Nova Scotia, Brian Brennan, dikutip dari Reuters (13/2).

“Saya menilai, serangan tersebut tidak berhubungan dengan sentimen budaya,” kata  Brennan melanjutkan. Bukti yang dikumpulkan polisi merujuk bahwa terdapat tersangka lainnya, yaitu dua pria asal Nova Scotia, berusia masing-masing 20 tahun dan 17 tahun. Meskipun demikian, nama dan keterlibatan mereka dalam rencana serangan ini tidak dijelaskan oleh kepolisian.

Polisi menyatakan mereka menemukan jenazah seorang pria berusia 19 tahun di sebuah rumah pada Jumat (13/2) malam. Polisi menduga tewasnya pria tersebut terkait dengan rencana serangan penembakan massal ini.

Sementara, seorang pria berusia 20 tahun dan wanita berusia 23 tahun ditangkap di bandara Halifax. Tersangka lainnya,  pria berusia 17 tahun ditangkap di tempat lain. ” Kami percaya kami telah menangkapnya semua tersangka dalam rencana serangan ini dan berhasil menggagalkan (serangan). Kami yakin tidak ada tersangka lain,” kata Brennan.

Pemerintah Kanada mulai gencar menghadapi kelompok radikal setelah serangan lonewolf pada Oktober 2014. Para pejabat keamanan Kanada mengatakan mereka prihatin dengan apa yang mereka gambarkan sebagai serangan potensial yang dilakukan oleh lonewolf, individu radikal yang bergerak sendiri. Akhir Januari lalu, Kanada memperkenalkan RUU yang memberikan kewenangan lebih kepada badan intelijen agar bisa bertindak menghadapi ancaman terorisme. RCMP mengatakan pada Oktober pelacakan sekitar 90 orang yang bisa menimbulkan bahaya di Kanada atau di luar negeri, dan bersumpah untuk membuat lebih banyak penangkapan.

Ribuan Guru di Kalimantan Tengah Belum Sarjana

Jakarta, Aktual.co — Jumlah guru di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, yang belum menyandang gelar sarjana sebanyak 1.765 orang.
“Bagi guru yang belum menyelesaikan strata satu, supaya bisa meningkatkan kualifikasinya sesuai Undang-Undang tentang Guru dan Dosen yaitu minimal S1 (sarjana) atau akta 4, paling lambat 31 Desember 2015 nanti,” ujar Wakil Bupati Kotim, HM Taufiq Mukri, di Sampit, Sabtu (14/2).
Dia mengakui, syarat ini memang tidak mudah, terlebih bagi guru yang bertugas di pedalaman. Luasnya wilayah Kotim jadi kendala cukup berarti bagi guru-guru di pedalaman untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan mereka.
Meski begitu, Taufiq berharap hal itu tidak menjadi penghalang yang membuat para guru putus asa. Apalagi, saat ini para guru bisa kuliah di Universitas Terbuka yang sistemnya lebih mudah.
“Ini kebijakan pemerintah pusat maka kita harus menaatinya. Bagi yang belum agar ikuti, baik perkuliahan maupun di UT,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Suparmadi, menyebutkan, saat ini jumlah guru se Kabupaten Kotim sebanyak 5.699 orang. Jumlah tersebut terdiri dari guru berstatus PNS sebanyak 3. 384 orang dan non PNS sebanyak 2.315 orang.
Dilihar dari kualifikasi pendidikannya, guru PNS yang sudah menyandang gelar sarjana sebanyak 2.628 orang atau 27 persen dan yang belum sarjana sebanyak 756 orang atau 26 persen. Sedangkan guru non PNS dengan kualifikasi diatas sarjana sebanyak 1.306 orang atau 57 persen dan yang belum sarjana sebanyak 1.009 orang atau 43 persen.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen bahwa pada tahun 2016 guru-guru harus sudah harus bergelar sarjana. Syarat ini harus dipenuhi para guru jika ingin tetap mengajar di sekolah.

Artikel ini ditulis oleh:

Jokowi Akui Bahas Budi Gunawan dengan Petinggi KIH di Solo

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui pertemuan dengan para petinggi Koalisi Indonesia Hebat (KIH) di Solo, salah satunya membahas soal pencalonan Budi Gunawan (BG) sebagai Kapolri.
“Namanya ketemu membahas masalah-masalah yang ada, problem-problem yang ada. Ya salah satunya (tentang BG),” kata Jokowi di Pangkalan TNI AU Halim Perdana Kusumah, Jakarta, Sabtu (14/2).
Jokowi masih enggan menjawab saat ditanya kapan putusan pelantikan Kapolri diumumkan.
“Belum bisa saya sampaikan, tapi secepatnya nanti kalau sudah saatnya, secepatnya saya sampaikan,” katanya.
Dirinya juga tidak secara tegas mengatakan apakah keputusan itu akan disampaikan setelah praperadilan diumumkan hasilnya. “Tambah sedikit sehari masa enggak dapat,” katanya.
Soal sejumlah nama yang menjadi calon kuat, Jokowi mengaku belum mengetahui secara resmi sejumlah nama baru terkait calon Kapolri.

Artikel ini ditulis oleh:

Gubernur Papua Desak Freeport Segera Bangun Smelter

Jakarta, Aktual.co — Gubernur Papua Lukas Enembe mendesak PT Freeport Indonesia segera membangun industri smelter di Timika, lantaran kawasan itu dianggap sebagai lokasi yang paling cocok.
“Tidak ada alasan apapun bagi Freeport untuk tidak membangun smelter di Papua. Lokasi yang paling tepat yaitu di Timika, bukan di tempat lain,” kata Gubernur Enembe, di Timika, Sabtu (14/2).
Enembe menilai, Pemerintah Pusat sangat mendukung dan menyetujui rencana pembangunan industri smelter di Papua. Dari semua wilayah di Papua, lokasi yang paling tepat untuk dibangun industri smelter yaitu di Timika karena berdekatan dengan daerah produksi pertambangan emas dan tembaga PT Freeport Indonesia.
“Mulai dari Presiden, Wakil Presiden, Menteri ESDM serta DPR RI semuanya telah menyetujui untuk smelter dibangun di Papua,” jelasnya.
Guna mendukung investasi triliunan rupiah itu, Pemprov Papua menyiapkan potensi hidro power Sungai Urumuka sebagai sumber energi listrik untuk menggerakan industri tersebut.
Pemprov Papua dan PT Freeport Indonesia sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman bersama menyangkut pembangunan PLTA Urumuka tersebut saat Papua masih dipimpin Gubernur Barnabas Suebu beberapa tahun lalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain