20 April 2026
Beranda blog Halaman 38579

Seskab: Presiden Dorong Kota Besar Bangun Infrastruktur Transportasi Massal

Jakarta, Aktual.co —  Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan kota-kota besar di Indonesia agar segera memulai pembangunan infrastruktur transportasi massal.

“Kita masih dalam pembicaraan tahap awal, Presiden menginstruksikan supaya kota-kota besar di Indonesia mulai pembangunan infrastruktur transportasi massal sehingga tidak terjebak ruwet seperti Jakarta,” kata Andi seperti dikutip dari laman resmi Setkab.go.id, Kamis (26/2).

Presiden sendiri, kata Andi, menganggap Jakarta sudah terlambat membangun transportasi massal yang seharusnya telah dilakukan sejak 20 tahun lalu. Ia menambahkan, kota-kota lain misalnya Surabaya, Bandung, dan kota-kota di luar Jawa termasuk di Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatera juga diminta untuk segera mengembangkan transportasi massal.

“Memang (di APBN) itu dikalkulasikan anggaran yang diminta, tadi dikalkulasi bagaimana mekanisme subsidi yang bisa dilakukan,” ungkapnya.

Menurutnya, akan ada rapat lanjutan dalam waktu segera, masing-masing kementerian atau lembaga hingga Pemerintah daerah akan memberikan masukannya soal infrastruktur massal ini.

Khusus untuk tiga kota metropolitan terbesar yakni Jakarta, Bandung, dan Surabaya diminta untuk segera memulai pengembangan transportasi massal. “Kalau bisa tahun ini dimulai misalnya KAI diminta untuk segera menginisiasi kereta api dari Bogor, Cibubur, Jakarta, sampai Cengkareng,” katanya.

Ia juga mencontohkan, ada masukan dan permintaan dari Gubernur Jawa Timur tentang perlunya dibangun infrastruktur double track di seluruh kota-kota utama di Jawa Timur sehingga bisa dioperasikan commuter line mengitari Surabaya, Sidoarjo, hingga Mojokerto. “Hal-hal seperti ini ada tindak lanjut, tentunya akan dibahas lagi dalam rapat kabinet selanjutnya,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Harga Beras Melambung,Siapa yang Bermain

Ketua Kelompok (Kapoksi) IV Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPR,Daniel Djohan (kiri) bersama Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Golkar Sarmuji (tengah) dan Peneliti Pertanian IPB, Jan Prince Permata menjadi pembicara dalam diskusi dialektika Demokrasi bertajuk “Harga Beras Melambung,Siapa yang bermain” di Presroom DPR-RI Jakarta.Kamis (26/2/2015). Agar harga beras stabil pemerintah harus segera mengambil langkah cepat dan menentukan harga dasar beras di pasar. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Pertamina: Lebih Untung Impor Daripada Produksi Kilang

Jakarta, Aktual.co —   Direktur Pemasaran PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang mengatakan, harga BBM jenis solar dan premium periode Maret 2015 masih dalam pembahasan.

“Saat ini, sedang dirapatkan, karena keputusannya cukup berat. Kalau dihitung berdasarkan impor, memang kami untung, tapi kalau dari harga produksi kilang, maka kami rugi,” ujarnya di Jakarta, Kamis (26/2).

Menurut dia, pihaknya juga tidak bisa menutup kilang pengolahan karena memberikan dampak lebih buruk.

“Menutup kilang bukan perkara gampang. Contohnya, kilang di Plaju, Palembang kalau ditutup, maka ‘crude’ dari Jambi akan diolah dimana, karena selama ini ‘crude’ itu dibawa dengan pipa ke Plaju,” ujarnya.

Dari sisi hilir, lanjutnya, penutupan kilang juga mempengaruhi distribusi BBM ke masyarakat.

“Kalau kilang Plaju ditutup, lalu masyarakat Palembang mau dapat BBM dari mana. Selama ini, pasokan BBM untuk Palembang hanya dari Plaju,” ujarnya.

Ahmad juga menambahkan, jika dilihat dari aspek efisiensi dan produktivitas, maka kilang Kasim di Papua dengan kapasitas 10.000 barel per hari adalah paling tidak efisien.

Tingkat produksinya, lanjutnya, hanya sekitar satu persen dari total produksi kilang Pertamina yang mencapai 1,04 juta barel per hari.

“Tapi, kita juga perlu mempertimbangkan aspek politiknya, kalau kilang Kasim ditutup, bagaimana reaksi masyarakat Papua,” katanya.

Harga minyak mentah jenis Brent, posisi 19 Februari 2015 adalah 60,21 dolar AS per barel dan West Texas Intermediate (WTI) 51,16 dolar per barel.

Posisi harga tersebut mengalami kenaikan cukup signifikan setelah sebelumnya sempat di bawah 50 dolar per barel.

Sementara, harga minyak mentah Indonesia (Indonesia crude price/ICP) untuk Februari 2015 adalah 53,69 dolar per barel, ICP Desember 2014-Februari 2015 sebesar 52,85 dolar per barel, dan ICP Januari-Februari 2015 sebesar 49,5 dolar per barel.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Istri Terpidana Mati Asal Perancis Minta Maaf ke Rakyat Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Istri warga negara Prancis yang divonis mati di Indonesia terkait kasus pabrik ekstasi Serge Atlaoui, Sabine Atlaoui, meminta maaf kepada pemerintah dan rakyat Indonesia atas kesalahan yang telah dilakukan suaminya.
“Saya dan suami saya meminta maaf kepada pemerintah serta masyarakat Indonesia atas tindakan yang telah dilakukan suami saya selama di Indonesia,” kata Atlaoui dalam konferensi pers di Kedutaan Besar Prancis di Jakarta, Kamis (26/2).
Terkait hukuman mati suaminya, Sabine Atlaoui menyatakan bahwa dia dan keluarganya menghormati semua proses hukum di Indonesia dan pihaknya akan mengajukan peninjauan kembali (PK) sebagai satu-satunya jalan hukum yang masih bisa ditempuh.
“Semoga upaya hukum ini dapat berjalan dengan baik dan dapat diterima oleh pengadilan. Saya berharap suami saya bisa bebas dari hukuman mati,” ujar ibu yang memilki empat orang anak dari hasil pernikahannya dengan Serge Atlaoui.
Dia menambahkan selama ini suaminya adalah tulang punggung keluarga, namun sejak dia ditahan dirinya yang mengambil alih peran suaminya dengan melakukan berbagai pekerjaan dari pelayan di rumah makan hingga petugas kebersihan di hotel.
Sementara itu dia mengaku belum bertemu secara langsung dengan suaminya sejak kedatangannya pada tahun 2013 dan mengatakan akan berangkat ke LP Pasir Putih Nusakambangan, tempat suaminya ditahan, sesegera mungkin.
Serge Atlaoui divonis mati pada tahun 2007 oleh Mahkamah Agung atas kasus narkoba.
Saat itu dia dinyatakan terlibat dalam pengoperasian pabrik ekstasi terbesar di Asia yang berlokasi di Cikande, Kabupaten Serang, Banten.
Hukuman mati di tingkat kasasi tersebut lebih berat daripada vonis di Pengadilan Negeri Tangerang tahun 2006 dan Pengadilan Tinggi Banten tahun 2007, yang menyatakan Atloui harus menjalani hukuman penjara seumur hidup.
Namanya masuk dalam daftar narapidana yang akan dieksekusi mati oleh Kejaksaan Agung RI setelah grasinya ditolak oleh Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden (Keppres) No. 35/G tahun 2014.
Sebelumnya Kejaksaan Agung RI telah mengeksekusi mati enam terpidana narkoba pada 18 Januari 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Intervensi Penegakan Hukum, Pakar: Presiden Langgar Sumpah Jabatan

Jakarta, Aktual.co — Ketua Pelaksana tugas (Plt) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Taufiqurahman Ruki dibuat bingung dengan intruksi Presiden Joko Widodo tentang akan mengintervensi penegakan hukum dalam kondisi kepepet.
Menanggapi hal tersebut,  Pakar Hukum Universitas Muhamadyah Jakarta, Chairul Huda, menilai sikap Presiden Jokowi tersebut, sama saja melanggar sumpah jabatan dan peraturan perundang-undangan.
“Proses hukum, biarlah proses hukum, Presiden tak perlu ambil bagian,” ujar Chairul Huda ketika berbincang dengan Aktual.co, Kamis(26/2).
Chairul mengatakan, Presiden tidak boleh ikut campur pada kasus-kasus penegakan hukum. Namun sambung dia, Presiden hanya boleh menerima laporan-laporan pertanggungjawaban dari para penegak hukum.
“Penegak hukum bertanggung jawab pada presiden, itu iya, Kapolri, Jaksa Agung bertanggungjawab pada presiden,” Ujar Chairul.
Pelaksana Tugas (Plt) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Taufiqurrahman Ruki mengungkapkan jika dirinya tidak mengerti maksud beberapa poin pengarahan yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi), terkait perbaikan hubungan antara KPK, Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung).
Salah satu pernyataan yang membuat dirinya sedikit kebingungan adalah, ketika Presiden menyatakan tidak akan intervensi apapun bentuk penegakan hukum yang dilakukan KPK. Namun, seketika itu pula Presiden menambahkan bahwa dia bisa saja melakukan intervensi jika sudah dalam keadaan mendesak. (Baca:Ruki Bingung Presiden Minta KPK Tak Hambat Program Pemerintah)
“Saya nggak tahu yang dimaksud kepepet bagi seorang Presiden sehingga perlu mengintervensi penegakan hukum. Saya nggak tahu bagaimana prakteknya,” ujar Taufiqurrahman, saat jumpa pers di gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/2).

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Viva Yoga: Zulkifli Didukung Lebih dari 50 Persen Suara

Jakarta, Aktual.co — Politisi PAN kubu Zulkifli Hasan, Viva Yoga, mengklaim sudah mengantongi dukungan 50 persen suara untuk memenangkan Zulkifli sebagai Ketum PAN periode 2015-2020.
Hal ini berdasarkan konsolidasi yang sudah dilakukan di Yogyakarta dua hari menjelang Kongres PAN.
“Kita tidak menyebut jumlahnya, tapi intinya lebih dari 50 persen suara,” kata Viva, Kamis (26/2).
Viva menyebutkan, visi dari Zulkifli kedepan menjadikan PAN sebagai rumah besar Indonesia. Selain itu, menggelar konvensi calon presiden dan wakil, yang artinya ketum tak otomatis menjadi capres.
PAN menggelar kongres di Bali pada 28 Februari-3 Maret 2015. Pada kongres juga akan dilakukan pemilihan Ketum PAN periode 2015-2010, yang diikuti oleh dua kandidat caketum yaitu Hatta Rajasa dan Zulkifli Hasan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain