7 April 2026
Beranda blog Halaman 38676

Pengamat: Peran Aktif Amien Rais Bisa Jerumuskan PAN

Jakarta, Aktual.co — Peran Amin Rais sangatlah kental dalam suksesi kongres PAN. Itu terlihat bagaimana memainkan kedinastiannya dengan mendorong Zulkifli Hasan sebagai calon Ketua umum yang juga besannya dan anaknya Hanafi rais sekjenya.
Demikian disampaikan pengamat politik Kusnawan, dalam pesan singkatnya yang diterima redaksi, Minggu (22/2).
“Bisa saja terjadi karena bang hatta sudah dianggap anak bandel yang tidak lagi nurut, akan disingkirkan,” ucapnya.
Karena Amin menganggap kader-kadernya semua harus patuh menjadi ‘bonekanya’ dia.
“Celakalah sang deklalator demokrasi dan reformasi itu sejarah akan mencatat catatan buruk dihari tuanya, dengan melakukan kesalahan ke dua kalinya, seperti yang dilakukan saat kepemimpinan Soetrisno Bachir. diberikan aklamasi  kalau ini sampe terjadi,” paparnya.
Kusnawan juga menjelaskan pada saat zulkifli Hasan menjadi ketua umum, PAN akan jadi bulan-bulanan lawan politiknya dan tersandera dengan kasus2nya waktu menjadi  menteri kehutanan.
“PAN akan menjadi PKS jilid 2 ketua umumnya ditangkap KPK tamat sudah suara PAN 2019. ini harus menjadi catatan kader-kader PAN,” demikian Kusnawan.

Artikel ini ditulis oleh:

Penyiar Lawas Toeti Adhitama Telah Berpulang

Jakarta, Aktual.co — Kabar duka dari dunia kewartawanan hari ini, Minggu (22/2) salah satu pembaca berita terbaik di Indonesia Toeti Adhitama, meninggal dunia di usianya yang ke-80 tahun.
“Telah dipanggil menghadap Allah SWT, ibunda kami, Prahastoeti binti Prayitno (Toeti Adhitama) pada usia 80 tahun, tanggal 22 Februari 2015 pukul 00.05 WIB,” tulis Dian Adhitama anak dari almarhumah.
Berkarir sebagai pembaca berita di TVRI di era 80-an, Toeti mendapat tugas tampil dalam program berita Dunia Dalam Berita yang ditayangkan pada pukul 21.00 WIB.
Toeti Adhitama juga berkarir di Media Indonesia.  Toeti juga mengabdi pada majalah Eksekutif selama 20 tahun, mulai 1979-1999.
Dalam pesan berantai itu juga almarhumah Toeti akan dikebumikan di pemakaman San Diego Hills hari ini.
Sebelum dimakamkan, jenazah akan disemayamkan terlebih dahulu di kediamannya, Taman Lestari Indah Blok W-8A, Lebak Bulus.

Artikel ini ditulis oleh:

Ingin Nikmati Kuliner Nusantara? Datang Saja ke Wiskul Pastugu di Smesco Tower!

Jakarta, Aktual.co —  Masih bingung terkait rencana akhir pekan Anda hari ini? Kunjungi saja Gedung Smesco/SME Tower di bilangan Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.  Pasalnya, wisata kuliner (wiskul) akhir pekan yang menawarkan beragam jajanan tradisional dari seluruh nusantara digelar di pelataran Gedung Smesco/ SME Tower Jakarta bertajuk Pastugu Smesco.

Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) KUKM Ahmad Zabadi di Jakarta, Minggu (22/2), mengatakan pihaknya mengundang berbagai komunitas untuk “nongkrong” di Pasar Jajanan Kue Shubuh Sabtu Minggu (Pastugu) di area pelataran SME Tower Jakarta. “Upaya ini juga dalam rangka memfasilitasi pelaku usaha mikro bidang kuliner,” katanya.

Selain itu, Pastugu sekaligus diharapkannya sebagai upaya mempromosikan Kawasan SME Tower sebagai rumah bagi pelaku Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (KUMKM) kepada masyarakat luas. Ia mengatakan, sesuai namanya, Pastugu secara rutin diselenggarakan setiap Sabtu dan Minggu pukul 05.00 sampai dengan 10.00 WIB di halaman depan Kawasan SME Tower.

Pembukaan Pastugu sebelumnya diadakan pada Sabtu, 31 Januari 2015 pukul 07.00 WIB dan melibatkan 50 pedagang kue dan jajanan lainnya. Para pedagang berasal dari lapisan masyarakat yang tergabung dalam Koperasi Profesional dan Wirausaha Indonesia atau Koprowira, Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia atau FPPI serta anggota KUBE (Kelompok Usaha Bersama) binaan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta.

Selain itu BPJS Gatot Subroto yang juga menjadi sponsor acara ini sudah mendaftarkan para pedagang kue yang berdagang di acara Pastugu ini sebagai anggota BPJS Keselamatan Kerja. “Menu yang disajikan oleh para pedagang ini sangat beragam yaitu aneka kue tradisional basah dan kering, makanan khas daerah seperti pempek, asinan betawi, dan lain-lain,” katanya.

Zabadi menambahkan, acara pastugu itu akan selalu dimeriahkan dengan aerobik bersama dipimpin oleh Personal Trainer dari Holistic Healing and Beauty dan diikuti oleh pengunjung yang berasal dari komunitas pecinta senam, para pedagang, jajaran pejabat dan karyawan LLP-KUKM, serta anggota komunitas lainnya yang turut hadir meramaikan acara ini. “Kerap juga kami gelar live musik dan panggung pada pekan-pekan tertentu,” katanya.

Sejumlah komunitas yang kerap meramaikan acara pastugu di antaranya WWCI-komunitas bikers perempuan dan komunitas fotografi cahaya (iLightThis).

Artikel ini ditulis oleh:

Dua Tahanan Polres Merauke Kabur

Jakarta, Aktual.co — Dua tahanan di Markas Kepolisian Resor Merauke, Papua, masing-masing Bambang Bapaimu dan Apolo Narius Pakaimu, Minggu (22/2) dini hari kabur.
Wakapolres Merauke Kompol Muhsin Ningkeula, SH saat dikonfirmasi Antara melalui telepon Minggu, membenarkan kejadian tersebut.
Dia mengatakan, Bambang Bapaimu dan Apolo Narius Pakaimu melakukan tindak pidana pencurian sehingga ditahan di ruang tahanan Polres Merauke.
“Kami sudah menyebarkan personel ke seluruh wilayah Kabupaten Merauke dan sekitarnya untuk mencari dan menangkap mereka,” katanya.
Sebagian personel memantau Bandar Udara Mopah dan Pelabuhan Laut Kabupaten Merauke guna menjaga jangan sampai kedua pelaku melarikan diri keluar dari Kabupaten itu.
Selain itu, Polres melakukan pendekatan dengan keluarga kedua pelaku tersebut supaya membantu pihak kepolisian mencari keberadaan kedua orang tersebut.
“Kami juga sudah menyebarkan identitas kedua pelaku kepada seluruh Polsek jajaran Polres Merauke dan Polres daerah tetangga untuk membantu mencari dan menangkap kedua pelaku,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Aksi Usir Brutus Dari Istana

Relawan Jokowi melakukan aksi Usir Brutus Istana meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mencopot Sekretaris Kabinet, Andi Widjajanto dan Kepala Staff Kepresidenan, Luhut Binsar Panjaitan dari jabatan masing-masing, di acara Car Free Day, Jakarta, Minggu (22/2/2015). Keduanya dituding ingin menjatuhkan Presiden Jokowi dalam kisruh yang terjadi antara Polri dan KPK. AKTUAL/MUNZIR

PKL Ini Gunakan Tongsis sebagi Tempat Jualan

Jakarta, Aktual.co — Pedagang kaki lima ada yang menggunakan tongkat narsis, atau lebih dikenal dengan tongsis untuk melayani para pembelinya sehingga menjadi pemandangan menarik yang terlihat di pinggir pagar Stasiun Besar Bogor, Jawa Barat.
Salah seorang pedagang, berjualan di pinggir pagar Stasiun Besar Bogor di Jalan Kapten Muslihat, dengan sepeda motonya ia menjual kopi, rokok, tissue, juga permen dan lainnya.
Tongsis dibuat dari tangkai payung yang dimodifikasi pada bagian ujungnya diberi kawat melingkar sebagai penggantung cangkir plastik sebagai media untuk mengirimkan barang dagangan, uang bayaran, maupun kembalian uang.
Panjang tongsis hampir satu meter, cukup untuk melayani konsumennya yang berbelanja dari balik pagar yang dibatasi dua pagar, yakni pagar stasiun dan pagar pedestrian sekeliling stasiun.
Langkah ini dilakukan pria paruh baya itu karena beberapa penumpang kereta yang sudah berada di stasiun membutuhkan dagangnyanya baik kopi maupun rokok.
Cara berjualan ala Asep itu mendapat perhatian sesama pedagang yang juga ikut menjajakan dagangannya dari balik pagar yang mengelilingi Stasiun Besar Bogor.
“Ohh itu Tongsis, kreatif juga yah,” kata salah seorang pedagang gantungan kunci.
Asep, demikian panggilan akrabnya, menjadi satu-satunya pedagang yang menggunakan tongsis untuk berjualan, sejumlah pedagang lainnya masih menjajakan secara manual, terkadang mereka kesulitan untuk melayani pembeli yang sudah berada di dalam stasiun, namun banyak juga masyarakat yang berbelanja sebelum masuk ke dalam stasiun, atau bahkan mereka harus berdiri di atas pedestrian untuk bisa jual beli.
Belum diketahui persis sejak kapan tepatnya pedagang kaki lima tadi menggunakan tongsis untuk membantunya berjualan melayani pembeli dari dalam stasiun. Namun alat bantu itu telah memberikan kemudahan dan keuntungannya baginya untuk tetap berjualan.
Dua pagar yang mengelilingi Stasiun Besar Bogor tidak menjadi halangan bagi Asep untuk mengais rejeki di tengah hiruk-pikuknya Kota Bogor.
Minggu(22/2)  pagi itu, misalnya, seorang penumpang kereta yang hendak berangkat membeli sebatang rokok dari Asep, dengan sigap Asep mengulurkan tongsis yang di bagian ujungnya sudah ada sebungkus rokok yang diletakkan di dalam gelas palstik.
Transaksi jual beli terjadi dengan bantuan tongsis, setelah mengirimkan rokok, pembeli mengembalikan sekaligus memasukkan uang sebagai tanda bayar. Lalu Asep kemabali mengirimkan tongsis berisi korek api, sambil mengirimkan uang kembalian.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain