1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38720

Jokowi: “MoU” Proton Bisnis dengan Bisnis

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo mengatakan nota kesepahaman (MoU) terkait pengembangan bisnis industri otomotif Malaysia, Proton merupakan kesepakatan yang awal sekali dan bersifat antara bisnis dengan bisnis.

“Itu kan ‘bussiness to bussiness’, itu pun saya kira masih sebuah MoU yang awal sekali,” kata Presiden, sebelum mengunjungi Rizal Memorial Park di Manila, Filipina, Senin (9/2).

Presiden menyebutkan studi kelayakan juga belum. “Jadi kemarin karena diundang Dr Mahatir dan Pak PM Najib Razak, ya saya datang jadi masih awal sekali,” ujarnya.

“Ya kita kan terbuka mau yang dari Malaysia masuk untuk investasi ya silahkan, mau dari Korea juga silahkan, mau dari Jepang yang sudah banyak mau investasi lebih besar lagi ya silahkan, kita butuh investasi,” tandasnya.

Seperti diketahui, kerjasama antara perusahaan otomotif asal Malaysia, Proton Holdings Berhad dengan perusahaan yang digawangi AM Hendropriyono, PT Adiperkasa Citra Lestari, terkait proyek pengembangan mobil nasional, menuai sejumlah kritikan tajam dari beberapa pihak.

Hadirnya Presiden Joko Widodo dalam acara penandatangan kesepahaman (MoU) tersebut dinilai sebagai misi balas budi, lantaran Hendropriyono telah memuluskan jalan mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjadi orang nomor satu di Indonesia.

“Tanpa penjelasan yang masuk akal, maka bukan tidak mungkin ada orang yang membaca kehadiran presiden dalam penandatanganan MoU itu benar-benar hanya sekedar membantu kelancaran bisnis seorang tokoh yang menjadi tim suksesnya,  sebagai balas jasa belaka,” kata Anggota DPR RI, Elnino M Husein Mohi di Jakarta, baru-baru ini.

Elnino juga mempertanyakan terkait rencana dan janji manis Jokowi menjadikan mobil Esemka menjadi mobil nasional.

“Jika kerjasama tersebut adalah bagian dari pengembangan mobil nasional Indonesia, mengapa bukan Esemka yang dikembangkan dengan serius sebagai bagian dari program besar Low Cost Green Car?” lanjut politisi Gerindra itu.

Hal serupa juga dikatakan oleh Direktur Pusat Studi Islam dan Pancasila (PSIP) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Mamun Murod Al Barbasy.

“Yang jadi persoalan adalah kerjasama MoU ini justru dengan Proton. Proton aja kan pengembangan dari Honda. Tapi kita kemudian kerjasama dengan Proton itu lho,” ujarnya.

Kritik Mamun juga ditujukan terhadap mantan Kepala Badan Intelejen Nasional (BIN) Hendropiyono yang juga  sempat menjadi tim sukses Jokowi-Jusuf Kalla dalam kampanye Pilpres 2014 kemarin.

“Yang jadi persoalan juga itu kemudian ada Hendro, yang di dalam negeri itu boleh dikata citranya tidak cukup bagus,” mirisnya.

Mamun pun menilai, keputusan kerjasama dengan Malaysia bakal menambah catatan negatif bagi kepemimpinan Presiden Jokowi.

Menurutnya, justru Malaysia yang seharusnya mengajak kerjasama dengan Indonesia. “Malaysia itu kan negara baru kemarin,” pungkasnya kecewa.

Artikel ini ditulis oleh:

Mengejutkan! Ekspor Tiongkok di Januari 2015 Tercatat Anjlok

Jakarta, Aktual.co — Ekspor  Tiongkok membukukan penurunan yang mengejutkan di bulan Januari 2015. Data menunjukkan bahwa pabrik-pabrik yang bergulat dengan penurunan permintaan dari luar negeri maupun di rumah, dikarenakan oleh ekonomi Tiongkok yang sedang mengalami traksi.

Bahkan, impor Tiongkok juga turun tajam selama periode Januari, sebagian disebabkan karena melemahnya permintaan dari industri lokal serta harga minyak dan bahan baku yang jauh lebih rendah.

“Sektor manufaktur China berada di bawah tekanan besar akibat lambannya permintaan eksternal dan domestik,” kata ekonom ANZ, Li-Gang Liu dan Hao Zhou, demikian dilansir dari Marketwatch, Senin (9/2).

Berdasarkan data dari Administrasi Umum Bea Cukai, menunjukkan bahwa ekspor Tiongkok turun 3,3 persen pada Januari dibandingkan tahun sebelumnya. Ini adalah penurunan tajam dari kenaikan bulan Desember 9,7 persen.

Melemahnya ekspor semakin menambah gambaran bahwa Tiongkok sudah mengecewakan dimana hasil survei pemerintah ‘Negeri Bambu’ tehadap aktivitas pabrik di bulan Januari merosot ke level terendah sejak September 2012 lalu.

Ekonomi Tiongkok tumbuh 7,4 persen tahun lalu. Sementara itu, di tahun ini pemerintah secara luas diperkirakan akan menurunkan target pertumbuhan sekitar tujuh persen karena ekonomi global terus membuat pemulihan yang lambat dan permintaan domestik yang masih lemah.

Pada bulan lalu, ekspor ke Asia Tenggara dan Amerika Serikat tercatat lebih kuat, sementara pengiriman ke Uni Eropa, Jepang dan Hong Kong, pasar key transshipment, semua lemah dalam Dolar. Yuan, mata uang Tiongkok sendiri telah kehilangan lebih dari dua persen terhadap Dolar tahun lalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Aksi Dukung Polri di PN Jakarta Selatan

Seorang pendukung Komjen Pol Budi Gunawan melakukan aksi saat sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/2/2015). Dalam aksinya mereka meminta kepada hakim untuk menyatakan yang salah adalah salah dan benar adalah benar. AKTUAL/MUNZIR

Calon Kapolri, Kompolnas Siapkan Empat Nama Baru

Jakarta, Aktual.co — Anggota Kompolnas Adrianus Meliala menyebut bahwa pihaknya telah menyiapkan empat nama yang akan diajukan kepada Presiden Joko Widodo terkait calon Kapolri.
Keempat nama ini disiapkan untuk mengantisipasi bila Komjen Budi Gunawan tak jadi dilantik.
“Kami segera serahkan (keempat calon) kepada presiden,” kata Adrianus, Minggu (8/2).
Kompolnas memberikan empat nama agar presiden bisa memilih dan tak terpatok pada satu nama.
Berdasarkan kabar beredar, keempat nama tersebut adalah Kabareskrim Komjen Budi Waseso, Kabaharkam Komjen Putut Eko Bayuseno, Inspektur Pengawasan Umum Komjen Dwi Prayitno, dan Wakapolri Komjen Badrodin Haiti.

Artikel ini ditulis oleh:

Sidang Praperadilan Komjen BG

Tim Kuasa Hukum Komjen Pol Budi Gunawan saat membacakan permohonan dalam sidang perdana praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/2/2015). Sidang praperadilan Budi Gunawan awalnya diselenggarakan pada Senin (2/2/2015) lalu. Sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Sarpin Rijaldi ini beragendakan pembacaan permohonan penggugat. AKTUAL/MUNZIR

Terkait Banjir Parah di Jakarta, Ini Komentar Pedas Warga kepada Ahok!

Jakarta, Aktual.co — Hujan dan banjir yang melanda ibu kota Jakarta hari ini, membuat beberaparuas jalan mengalami kemacetan dan juga tergenang air di beberapa titik hampirseluruh kota Jakarta dan sekitarnya.

Banjir ini juga pastinya menghambat aktivitas warga Jakarta yang bekerja dihari Senin ini. Apalagi beberapa kendaraan terlihat mogok di beberapa jalan. Dan, ini beberapa komentar warga terkait banjir hari ini.

“Menurut saya sih banjir ini pastinya karena got-got yang banyak sampah,ya jadi karena warga yang bandel juga nggak menjaga kebersihan,” keluh Devi,pegawai perkantoran, kepada Aktual.co, di Jakarta Pusat, Senin (9/2)

“Pak Ahok kan juga kejebak banjir yah, jadi mungkin dia bisa lihat danrasakan sendiri. Dan lebih paham untuk mengambil keputusan seperti apa,” kesalIbu Nani, yang berprofesi sebagai karyawan swasta tersebut, menimpalipembicaraan.

“Saya nggak mau komentar apa-apa, saya cuman berharap cepat surut ajadan berhenti hujannya karena banyak sekali hari ini yang pastinya kejebak danga bisa pulang bahkan beraktivitas,” keluh Darsono, pegawai swasta.

Dengan terjadinya banjir yang bukan sekali atau dua kali terjadi di kotaJakarta, harapan warga kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama(Ahok) dapat memberikan solusi yang tepat agar bisa mengurangi tingkat banjiryang sangat parah di ‘kota Betawi’ ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain