Wakil Ketua DPR: Jokowi Masih Adaptasi Situasi Politik
Jakarta, Aktual.co — Dalam melewati masa 100 hari Pemerintahannya, Presiden Joko Widodo telah banyak didera berbagai permasalahan politik. Berbagai tekanan datang silih berganti dari kelompok tertentu setiap kali mantan Wali Kota Solo ini akan mengambil suatu keputusan.
Wakil ketua DPR RI Taufik Kurniawan mengatakan bahwa masa 100 hari pertama Pemerintahan Jokowi tentu menjadi tolok ukur. Setelah dilantik Jokowi seharusnya sudah menjadi milik rakyat bukan suatu kelompok.
“Dia seharusnya menjadi counterpart bagi DPR. Tapi tentu juga dia masih harus adaptasi dengan situasi politik. Saat ini beliau masih disibukan dengan masalah politik,” kata Taufik di Jakarta, Sabtu (7/1).
Bahkan, trademark ala Jokowi yang identik dengan blusukan perlahan seperti luntur terkuras oleh permasalahan politik yang terjadi sejak akhir desember lalu, yakni pada saat permasalahan penunjukan Kapolri baru dimulai.
“Prerogeratif Presiden menunjuk kapolri sendiri memang perlu minta bantuan kepada DPR. Sebab presiden perlu memberi kesempatan kepada rakyat melalui DPR untuk menanyakan langsung visi misi calon pembantu Presiden seperti Kapolri serta Panglima,” ujarnya.
Lanjutnya, meski dalam rapat Paripurna pemilihan Kapolri sendiri dihujani dengan interupsi dan penolakan, sehingga harus dilakukan lobi panjang yang memakan waktu satu jam setengah, tapi pada akhirnya melahirkan keputusan untuk menyetujui Budi Gunawan menjadi Kapolri.
“Jadi tidak semudah seolah tinggal stempel saja. Singkat cerita kami setuju. Tinggal diajukan kepada presiden. Dan seharusnya bisa menjadi ruang bagi Presiden untuk melantik. Tapi karena ada masalah status hukum dengan calon Kapolri ini, jadi tertunda sampai sekarang,” ungkapnya.
Artikel ini ditulis oleh:
















