16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38844

Mantan Ketua MK Sebut Presiden Lamban Selesaikan Kisruh KPK-Polri

Jakarta, Aktual.co — Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus segera mengambil tindakan tegas untuk menyelesaikan kisruh yang melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Polri.
“Sekarang sudah harus mengambil tindakan dan kewenangannya sebagai kepala negara dan saran itu sudah disampaikan orang lain dan saya,” tegas Mahfud di gedung KPK, Jumat (6/2).
Selama konflik ini mencuat, dia menilai presiden yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak cekatan dalam menetapkan sebuah keputusan terkait kasus tersebut.
Menurutnya jika, Presiden tidak segera mengambil tindakan tegas, dirinya takut permasalahan tersebut akan semakin mengakar dan sulit untuk diselesaikan.
“Makin lama, masalahnya makin berakumulasi dan makin sulit diselesaikan” sesal Mahfud di gedung KPK, Jumat (6/2).
Diketahui, untuk menyelesaikan kisruh KPK-Polri, Presiden membentuk sebuah tim independen yang dinamakan Tim Sembilan. Ti tersebut dibentuk untuk memberikan rekomendasi penyelesaian kasus kepada Presiden.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Serangan Udara Tewaskan 76 Orang di Damaskus

Jakarta, Aktual.co — Serangan udara telah menewaskan 76 orang yang dikuasai oleh pemberontak di wilayah Damaskus. Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (HAM) mengatakan, sekitar enam anak juga tewas seketika kerena sebuah bom menghancurkan di wilayah tersebut.

Setidaknya 140 orang terluka dalam hampir 60 serangan udara di Ghouta Timur, Kabupaten Douma, benteng kelompok bersenjata Jaish al-Islam – serta Kaferbatna, Irbin, Saqba dan Ain Tarma.

Serangan mematikan itu juga membuat kekacauan warga di wilayah tersebut. Laman Al-Jazeera melaporkan warga sipil banyak dibawa ke sebuah klinik darurat. Paramedis, kewalahan dengan jumlah yang banyak itu.

Ghouta Timur adalah benteng pemberontak utama di pinggiran Damaskus, dan telah dikepung selama hampir dua tahun.
The SOHR mengatakan, bahwa pasukan keamanan juga menembakkan rudal di daerah tersebut. Serangan udara itu dilakukan setelah puluhan mortir, artileri, dan rudal menargetkan Damaskus ditembakkan oleh Jaish al-Islam mulai awal pada Kamis pagi.

Aktivis mengatakan bahwa lima orang tewas dan puluhan terluka oleh tembakan kelompok bersenjata itu. Kantor berita pemerintah Suriah SANA melaporkan bahwa tiga orang telah tewas. (Laporan: Wisnu Yusep).

Artikel ini ditulis oleh:

Dibilang Gaji Dua Kali UMP, Tukang Parkir Sabang: Ahok Bohong!

Jakarta, Aktual.co —Stempel sebagai ‘tukang bohong’ dilontarkan petugas parkir e-parking di kawasan Jalan Sabang, Jakarta Pusat kepada Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Bukan tanpa sebab mereka mengucapkan itu. 
Saat ditemui Aktual.co, salah seorang petugas parkir yang enggan menyebut namanya, mengatakan pernyataan Ahok bahwa mereka mendapat gaji besar hingga dua kali besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI tidak sesuai kenyataan.
Si petugas malah tampak emosional saat dikonfirmasi soal itu. “Ah bohong, ga ada itu bohong (Ahok) penipu,” ucap dia dengan nada kesal, saat ditemui di Jalan Sabang, Jakarta Pusat (6/2). 
Sang petugas yang sudah paruh baya itu mengaku gajinya saat ini malah di bawah UMP DKI. “Sebulan cuma Rp2,5 juta dengan kerja 9 jam,” ujar dia.
Belum yakin, Aktual.co kembali meminta keterangan dari petugas parkir lainnya di lokasi yang sama. Pengakuan petugas parkir lainnya, berinisial Cl, pun tak jauh berbeda. Iming-iming gaji dua kali UMP hanya didengarnya lewat berita. Kenyataannya, “Gaji saya masih Rp2,5 juta.”
Dia yang sudah 10 tahun bekerja sebagai juru parkir itu juga mengaku pemberlakuan e-parking justru malah sering menuai keluhan dari pengguna. “Ribet katanya,” ujar dia.
Kemarin, Ahok mengklaim penerapan parkir elektronik di Jalan Sabang sejak 29 Januari, yang dibarengi dengan pemberian gaji besar bagi petugas parkir di sana, berjalan efektif.
“Efektif, kan (petugas parkir) takut kalau dipecat. Sedangkan mereka sudah dapat gaji dua kali UMP (Upah Minimum Provinsi),” kata Ahok, di Balai Kota, Jakarta, Kamis (5/2).
Untuk mengawasi petugas parkir, Ahok mengaku sudah melakukan pengecekan bagaimana mereka menjalankan sistem e-parking. Caranya, dengan mengirim petugas yang menyamar jadi pengendara.  “Saya mah ngga main-main, begitu dia (petugas parkir) terima tip ya langsung pecat,” ancamnya.
Menurutnya, sangat keterlaluan jika ada petugas parkir yang masih menerima uang dari pengguna parkir, sedangkan mereka sudah mendapat gaji besar. Lagi pula, tugas petugas parkir di e-parking saat terbilang lebih mudah. Dari semula menarik uang parkir kepada pengendara, sekarang hanya menyosialisasikan penggunaan sistem e-parking saja sambil mengawasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Fenomena Kecantikan Terpancar dari Tata Rias Khas Raja Keraton Yogyakarta

Jakarta, Aktual.co — Makna filosofi dan aura kecantikan yang terpancar dari tata rias khas Raja Keraton Yogyakarta menjadi alasan ketertarikan banyak calon pengantin memilih menggunakan tata rias “Paes Ageng” dibanding corak modern.

“Fenomena itulah yang kemudian ditangkap para perias pengantin di Yogyakarta dalam upaya mengembangkan bisnis riasnya,” kata perias profesional di Yogyakarta Tri Widarti, Jumat (6/2).

Dengan ketekunannya belajar dan mencoba, ibu tiga anak ini sukses mengibarkan bendera Wiwied Kembar Salon miliknya menjadi pusat segala kebutuhan pernikahan, one stop wedding, dengan spesifikasi gaya “Paes Ageng”.

“Hampir semua perias mengakui bahwa gaya tata rias ‘Paes Ageng’ ini memang rumit, namun Paes Ageng ala Kraton Yogyakarta memiliki detail indah dan kaya makna,” katanya.

Ia mengatakan, hal itulah alasan utama kenapa makin banyak calon pengantin yang tertarik dan kepingin dirias dengan gaya “Paes agengl ini di hari pernikahannya.

“Namun kami juga senang melihat peminat gaya rias pengantin tradisional Yogyakarta terus melebar sampai ke luar kota bahkan luar pulau,” katanya.

Tri Widarti yang merupakan pengurus paguyuban perias DPC Harpi Melati Kabupaten Sleman ini, mengatakan, tidak jarang dirinya diundang untuk merias pengantin di luar Kota Yogyakarta seperti Jakarta, Semarang, Surabaya dan lainnya.

“Ciri khas paling menonjol dalam gaya rias ‘Paes Ageng’ adalah cengkorongan, yakni lengkung-lengkung cantik yang dilukis di dahi mempelai perempuan, terdiri lengkung pangunggul, pangapit, dan panitis,” katanya.

Ia mengatakan, siliran bunga mawar tersebut merupakan lambang bahwa mempelai perempuan masih suci.

“Meskipun versi kontemporernya berkembang sedemikian rupa, ada dua pakem yang nyaris tak pernah hilang dari ‘make up’ Paes Ageng. Alis mata dibentuk bercabang sebagaimana tanduk rusa, binatang elok yang spirit ketangguhannya diharapkan menyatu dalam diri mempelai,” katanya.

Di antara kedua alis, kata dia, terlukis citak, stiliran daun sirih sebagai penolak bala.

Di kalangan perias pengantin Yogyakarta, Tri Widarti dikenal sebagai perias yang memiliki kelebihan sebagai pelukis alis yang istimewa.

Artikel ini ditulis oleh:

Mabes Polri: Feriyani Lim Pernah Diperiksa Polda Sulbar

Jakarta, Aktual.co — Penyidik Bareskrim Mabes Polri belum memeriksa Feriyani Lim, pelapor dugaan pemalsuan dokumen yang diduga dilakukan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad.
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Div Humas Polri, Kombes Rikwanto menuturkan, Lim belum diperiksa lantaran saat ini perempuan yang berstatus tersangka di Polda Sulawesi Selatan dalam kasus yang sama.
“(Feriyani_red) sudah pernah diperiksa sebagai tersangka oleh Polda Sulbar. Jadi, belum diperiksa (di Mabes),” kata Rikwanto, di Mabes Polri, Jumat (6/2).
Sebab itu, lanjut Rikwanto, Mabes Polri memberikan kesempatan kepada Polda Sulselbar untuk melakukan pemeriksaan terlebih dahulu, sehingga tidak menggangu proses penyidikan yang dilakukan oleh Polda setempat.
“Jadi kita biarkan dulu untuk Polda Sulsel melaksanakan tugasnya dalam kaitan laporan polisi yang ditangani di sana,” ungkapnya.
Feriyani Lim juga sudah meminta perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban. Namun, belum diputuskan apakah permohonan perlindungan itu diterima atau ditolak.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Menperin Raker dengan DPD Bahas Program Kerja 2014 dan 2015

Jakarta, Aktual.co — Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin bersama Eselon I Kemenperin menghadiri rapat kerja dengan Komite II DPD RI untuk menjabarkan pelaksanaan program kerja Kemenperin 2014 dan rencana program kerja Kemenperin 2015. Menperin menyampaikan capaian program kerja Kemenperin pada 2014 dari 10 Program Revitalisasi dan Penumbuhan Industri di bawah kewenangan Kemenperin.

“Salah satunya, telah dilakukan restrukturisasi industri tekstil dan aneka sebanyak 122 perusahaan dengan nilai bantuan sebesar Rp94,22 miliar dan mendorong nilai investasi sebesar Rp 2,28 triliun,” kata Menperin di Jakarta, Jumat (6/2).

Selain itu, lanjut Menperin, capaian lain adalah restrukturisasi dan modernisasi Pabrik Gula BUMN melalui bantuan keringanan pembiayaan mesin/peralatan kepada 22 Pabrik Gula di 3 (tiga) Perusahaan Gula dengan nilai Rp 54,72 Miliar.

Menperin juga menjelaskan capaian tentang fasilitasi pengembangan kawasan industri ysng siap beroperasinya kawasan industri yang berstatus sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Sei Mangkei dan Palu, dengan terbentuknya Dewan Kawasan Ekonomi Khusus dan Badan Usaha Pengelola KEK.

Selain itu, Menperin menyampaikan arah Kebijakan Pembangunan Industri Nasional sesuai RPJMN 2015-2019, di antaranya. pengembangan perwilayahan Industri di luar pulau Jawa.

“Kemudian penumbuhan Populasi Industri, dengan menambah paling tidak sekitar 9 ribu usaha industri berskala besar dan sedang dimana 50 persen tumbuh di luar Jawa, serta tumbuhnya Industri Kecil sekitar 20 ribu unit usaha,” kata Menperin Kemudian, lanjutnya peningkatan daya saing dan produktivitas dengan meningkatkan nilai ekspor serta nilai tambah tenaga kerja.

Pemerataan Pembangunan Industri Beberapa anggota Komite II DPD RI menyoroti soal pemerataan pembangunan industri, yang seharusnya tidak lagi terpusat di Pulau Jawa, namun juga menyebar ke Indonesia bagian Timur hingga ke Papua Barat.

Seperti yang disampaikan anggota Komite II asal Kalimantan Barat Rubaeti Erlita, yang menyampaikan Kalbar merupakan daerah penghasil Crude Palm Oil (CPO) atau minyak Sawit, namun pabrik pengolahan sawit di sana masih kurang.

“Jika di Banten banyak pabrik, di tempat kami malah kekurangan pabrik. Sebagai penghasil CPO, daerah kami tidak memiliki industri hilir CPO, sehingga kami belum menikmati hasil sumber daya alam kami sendiri,” ujarnya.

Selain itu, Anggota Komite II DPD RI asal Sulawesi Selatan Bahar Ngitung juga meminta agar Menperin segera membangun kawasan industri di daerahnya, sehingga perekonomian bisa semakin berkembang.

“Di Sulsel itu kondisi kawasan kawasan industrinya sudah semakin parah, sehingga butuh dibangun kembali industri-industrinya, sehingga perekonomian semakin berkembang,” ujar Bahar.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain