16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38849

Gubernur Papua Sambangi KESDM Bahas Renegoisasi Freeport

Jakarta, Aktual.co — Pada hari ini, Jumat (6/2), Gubernur Papua Lukas Enembe bersama perwakilan DPRD Papua, dan empat bupati dari kabupaten yang berada di wilayah sekitar pertambangan PT Freeport Indonesia, menyambangi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna membicarakan mengenai kelanjutan renegoisasi dengan Freeport.

Dalam pertemuan yang berlangsung selama dua jam itu, dihadiri langsung oleh Menteri ESDM Sudirman Said dan Direktur Jenderal (Dirjen) Batubara R Sukhyar.

Sudirman mengatakan, kedua belah pihak sepakat bahwa pasca ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) perpanjangan ekspor Freeport 25 Januari 2015 lalu, Pemerintah masih punya cukup waktu untuk dapat memasukkan seluruh aspirasi agar mendapatkan keuntungan maksimal bagi pembangunan Papua.

“Bahwa pemerintah kemarin (setelah MoU) telah mengambil keputusan, itu tidak tepat. Perpanjangan MoU itu untuk mendapatkan waktu yang baik agar aspirasi maksimal,” katanya di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (6/2).

Ia menjelaskan, baik Pemda Papua ataupun Pemerintah pusat telah sepakat untuk mengintegrasikan negosiasi Freeport, dengan rencana pembangunan di Papua. Pembangunan akses ke daerah wilayah lokasi pertambangan Freeport, harus dikaitkan dengan proses negosiasi.

“Minggu depan dengan ajakan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan ke Timika. Menengok dan untuk mengintegrasikan wilayah ini. Pemda sudah punya budget, dan kita akan gunakan leverage untuk mendukung planning itu,” imbuh mantan bos Pindad itu.

Menurutnya, dengan menyambangi lokasi secara langsung, pemerintah akan dapat memutuskan dan menyusun rencana yang tepat mengenai pembangunan smelter Papua. Wajib dan tidaknya Freeport untuk membangun smelter di Papua, juga diputuskan di lokasi tersebut.

“Kita bisa melihat lokasi secara langsung, dan menyusun rencana di tempat supaya feel diperoleh,” jelasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Wapres Kunjungan Kerja ke Batam

Jakarta, Aktual.co — Wakil Presiden Jusuf Kalla kunjungan kerja ke Batam, Kepulauan Riau, untuk meninjau kawasan industri serta menghadiri pembukaan ASEAN Summit dan Kongres XXIV Serikat Perusahaan Pers Tahun 2015.
Keterangan Sekretariat Wapres yang diterima di Jakarta, Jumat (6/2), menyebutkan Wapres yang didampingi Ibu Mufidah Jusuf Kalla ke Batam menggunakan pesawat Kepresidenan Boeing 737-400 TNI-AU dari Pangkalan TNI-AU Halim Perdanakusuma.
Agenda pertama selama di Batam, Wapres Kalla akan meninjau Kawasan Industri Terpadu Kabil untuk meninjau pabrik “handphone” PT Sat Nusapersada.
Dari situ Kalla akan menunaikan shalat Jumat di Masjid Raya Batam dan selanjutnya beserta rombongan akan menghadiri pembukaan ASEAN Summit dan Kongres XXIV SPS 2015 di kawasan Batam Center.
Usai membuka acara tersebut, Wapres dan rombongan menuju Bandar Udara Internasional Hang Nadim untuk kembali ke Jakarta.
Ikut dalam rombongan itu, antara lain Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara serta Seswapres Mohammad Oemar.

Artikel ini ditulis oleh:

Survei Nielson: 70 Persen Masyarakat Indonesia Gemar Menabung

Jakarta, Aktual.co — Pengamat dari Nielsen Global Survey menjelaskan hasil risetnya terhadap konsumen di Indonesia, diketahui bahwa mayoritas masyarakat cenderung mengalokasikan uangnya untuk disimpan atau ditabung.

“Lebih dari dua per tiga responden, atau sekitar 70 persen mengatakan akan menggunakan kelebihan uangnya untuk ditabung,” kata Managing Director Nielsen Indonesia Agus Nurudin di Jakarta, Jumat (6/2).

Menurutnya, Masyarakat Indonesia termasuk dalam golongan penabung yang paling antusias, karena mayoritas memilih menabung, lebih tinggi jika dibandingkan dengan skala global 48 persen, dan Asia-Pasifik 62 persen, menurutnya.

Selain menabung, masyarakat juga ingin mengalokasikan kelebihan uangnya untuk berlibur dengan persentase sekitar 40 persen, sedangkan sepertiga responden atau sekitar 32 persen ingin berinvestasi di saham atau reksadana.

“Meskipun menurun dibanding kuartal sebelumnya, riset terakhir ini menunjukan konsumen di Indonesia tetap merencanakan masa depan finansial mereka dengan penuh perhitungan,” kata Agus.

Dia berpendapat, jika semakin banyak masyarakat yang menginvestasikan atau menabung kelebihan uang mereka, maka akan mendorong permintaan yang lebih tinggi terhadap layanan finansial dan perbankan.

Agus menambahkan, metode riset yang digunakan menggunakan pilihan ganda tertutup, sehingga bisa memberikan hasil yang lebih beragam terhadap kecenderungan konsumen dalam aksi finansialnya.

Lebih lanjut, apabila dibandingkan dengan hasil riset pada skala Asia-Pasifik, terdapat perbedaan pada urutan ketiga yaitu lebih memilih untuk membeli pakaian baru sebesar 40 persen, berbeda dengan konsumen Indonesia yang ingin berinvestasi.

Selain itu, konsumen Indonesia juga memiliki keinginan untuk membeli gadget atau produk teknologi terbaru sebagai pilihan dalam mengalokasikan kelebihan uang mereka.

“Di Indonesia, ketertarikan masyarakat terhadap gadget masih sangat tinggi. Sekitar 30 persen responden menganggap itu perlu, dan hasilnya menunjukan kenaikan dari kuartal-kuartal sebelumnya,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

DPR Bisa Ambil Peran Selesaikan Konflik KPK-Polri

Jakarta, Aktual.co — Pengamat Politik dan Ketatanegaraan dari Sinergi Demokrasi untuk Masyarakat Demokrasi (Sigma) Said Salahudin mengatakan DPR dapat mengambil peran dalam penyelesaian konflik KPK dan Polri.
“Selama ini kan terbangun kesan di masyarakat bahwa Polri melakukan kriminalisasi terhadap pimpinan KPK, pascalembaga antirasuah itu menetapkan status tersangka terhadap calon Kapolri Budi Gunawan,” ujar Said Salahudin, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (6/2).
Menurut dia, untuk membuktikan ada atau tidaknya kriminalisasi terhadap KPK, ada baiknya DPR memanggil para pelapor pimpinan KPK ke polisi untuk dimintai keterangan.
“Dengan mendengarkan keterangan langsung dari mereka maka bisa diketahui motif pelaporan orang-orang itu. Apakah mereka melapor karena mendapatkan tekanan dari pihak-pihak tertentu ataukah laporan itu mereka sampaikan karena ingin menegakan hukum,” ujar dia.
Dia menambahkan, belum lama ini Komisi III DPR RI pernah memanggil sejumlah orang yang menjadi saksi kasus pelaporan Ketua KPK Abraham Samad ke Polisi.
“Nah, mestinya seluruh pelapor pimpinan KPK juga dipanggil oleh DPR agar publik bisa menilai alasan dibalik laporan mereka itu,” ucap dia.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan pembatalan pencalonan Budi Gunawan sebagai Kepala Kepolisian RI merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo sebagai pengguna dan yang mengusulkan.
“Presiden yang mengusulkan. Kalau merasa ada koreksi, bisa saja dilakukan. Menurut saya tidak ada masalah,” kata Fadli Zon di Jakarta, Kamis (5/2).

Artikel ini ditulis oleh:

Penangkapan BW, Polri: “Jangan Bilang Ini Pelanggaran HAM”

Jakarta, Aktual.co — Mabes Polri tak terima jika disebut Komnas HAM telah melanggar hak asasi manusia dalam melakukan penangkapan terhadap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW).
Namun demikian, Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso mengatakan, apa yang disampaikan oleh Komnas HAM sah-sah saja.
“Boleh saja itu pendapat Komnas HAM, tapi bukti yang pasti melalui praperadilan biar diuji secara hukum. Jangan bilang ini pelanggaran HAM,” ungkap Budi, Jumat (6/2).
Komnas HAM menduga ada penanganan paksa yang melampaui langkah yang seharusnya dilakukan Polri. Salah satunya soal surat pemanggilan.
“Penangkapan tidak didahului surat panggilan. Prosesnya tidak jujur melihat dimensi waktu dan dimensi politik,” kata anggota Komnas HAM.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Panglima TNI: TNI Siap Jaga Stabilitas Negara

Jakarta, Aktual.co — Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko mengatakan tugas dari TNI adalah menjaga stabilitas negara dan selalu berlatih mempersiapkan kemungkinan apapun tanpa berpihak, kecuali demi bangsa.
Ia mengimbau kepada masyarakat luas agar tenang dan tidak perlu khawatir mengenai keamanan negara.
Selain itu ia menyampaikan bahwa TNI masih ada dan siap membantu apabila dibutuhkan.
“Biar bagaimanapun kami mematuhi perintah jabatan tertinggi, dalam hal ini instruksi Presiden adalah yang kami laksanakan,” katanya.
Moeldoko berharap semua aparat keamanan negara, termasuk unsur TNI, selalu kompak dan terkoordinasi setiap melaksanakan tugas.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain