Apel Amerika Berbakteri Berbahaya Masih Beredar Bebas di Tapteng
Medan, Aktual.co — Di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Apel asal Amerika Serikat dengan merek Grunny Smith yang telah dilarang peredarannya masih beredar bebas di pasaran.
Pantauan Aktual.co, salah satu kios yang menjual apel yang mengandung bakteri berbahaya bernama Listeria Monocytogenes itu yakni di kios buah di jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Pandan.
Pemilik kios yang namanya tak mau disebut mengaku, dirinya sudah mengetahui kabar terkait bahaya apel itu. Namun, dirinya mengaku masih menjualnya karena peminat apel itu masih cukup tinggi.
“Iya sudah tau (berbahaya-red). Tapi masih banyak yang nanyak (beli-red) bang,” ujar pemilik kios kepada Aktual.co, Kamis (5/2)
Ditanya mengapa tidak mengembalikan saja apel itu, sebab sudah ada pelarangan untuk diperdagangkan, pemilik kios mengaku distributor asal medan tempat ia memperoleh apel itu tidak mau lagi menerima apel itu.
“Gak mau dikembalikan,” katanya.
Sementara itu, Kadisperindag Sumut, Bidar Alamsyah yang dikonfirmasi Aktual.co terkait hal tersebut mengaku heran. Pasalnya, Bidar menyebutkan telah menyurati Disperindag Kabupaten dan Kota se Sumut untuk mengawasi peredaran apel itu.
“Ah apa iya? Kita sudah surati kabupaten kota agar apel itu ditarik,” ujar Bidar.
Diberitakan sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI terhitung mulai Senin (26/1) lalu, telah melarang masuknya Apel Granny Smith dan Gala dari Amerika Serikat masuk ke Indonesia.
Penghentian impor berawal dengan adanya peringatan Kementerian Pertanian Amerika Serikat terkait dugaan bahwa apel tersebut yang mengandung bakteri berbahaya bernama Listeria Monocytogenes.
Artikel ini ditulis oleh:
















