14 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38882

Rupiah Dibuka Melemah Lima Poin ke Rp12.635

Jakarta, Aktual.co — Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak melemah tipis sebesar lima poin menjadi Rp12.635 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp12.630 per dolar AS.

“Laju rupiah masih bergerak stabil, namun bisa terganggu jika angka produk domestik bruto (PDB) Indonesia yang akan diumumkan badan pusat statitistik (BPS) hari ini (5/2) di bawah ekspektasi,” kata Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Kamis (5/2).

Dari eksternal, Rangga mengatakan bahwa bank sentral Eropa (ECB) yang melarang Yunani menggunakan obligasi negara sebagai jaminan untuk pasokan likuiditas bisa memicu aksi jual mata uang berisiko salah satunya rupiah.

Kendati demikian, menurut dia, masih ada sentimen positif bagi pasar uang berisiko yakni pemangkasan Giro Wajib Minimum (GWM) oleh bank sentral Tiongkok (PBOC) yang berlaku hari ini.

“PBOC mengambil kebijakan lebih longgar seiring dengan perlambatan ekonominya, itu akan menjadi sentimen positif di Asia walaupun dibayangi ketegangan Yunani dan ECB,” katanya.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan bahwa biasanya pelonggaran kebijakan oleh Tiongkok akan menopang performa mata uang di kawasan Asia, salah satunya rupiah sehingga potensi bergerak ke area positif cukup terbuka.

Di sisi lain, lanjut Ariston, rupiah juga masih memiliki sentimen positif terkait lelang surat utang negara (SUN) yang cukup diminati investor. Pemerintah menyerap dana sebesar Rp16 triliun dari lelang empat seri obligasi negara untuk memenuhi sebagian pembiayaan dalam APBN, dengan total penawaran yang masuk mencapai Rp40,23 triliun. Lelang ini melebihi target indikatif yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp12 triliun.

Menurut Ariston Tjendra, jumlah lelang yang melebihi target itu menandakan kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia. Pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus pemerintah akan menopang perekonomian secara jangka panjang.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Tepis Rumor Pasar, ADHI Tetapkan Right Issue Sekitar Rp4.000 per Lembar

Jakarta, Aktual.co — Manajemen PT Adhi Karya (ADHI) mengemukakan bahwa harga pelaksanaan rencana penawaran umum terbatas atau “right issue” sekitar Rp4.000 per lembar saham.

“Target ‘pricing’ untuk ‘right issue’ ADHI sebesar Rp4.000 per lembar saham,” ujar Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan di Jakarta, ditulis Kamis (5/2).

Ia mengemukakan bahwa pelaksanaan “right issue” itu dilakukan dengan cara mengeluarkan saham dari portepel atau saham yang belum dikeluarkan oleh perseroan.

“Rasio sahamnya belum dihitung karena masih menunggu persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR),” katanya.

Dari aksi korporasi itu, perseroan mengharapkan dapat meraih dana mencapai Rp2,8 triliun. Dana itu rencananya akan digunakan untuk menyelesaikan “mass rapid transit” (MRT) dan properti pendukung.

“Pembangunan tahap I ‘mass rapid transit’ (MRT) meliputi meliputi Cibubur-Cawang-Senayan dan Bekasi Timur-Cawang-Senayan dengan nilai investasi sekitar Rp10 triliun,” paparnya.

Ia mengatakan bahwa pembangunan MRT itu juga sekaligus untuk mendukung pelaksanaan Asian Games ke-18 yang sedianya akan diselenggarakan di Indonesia pada 2018 mendatang.

Sebelummnya beredar kabar di kalangan pelaku pasar, ADHI bakal melakukan “rights issue” dengan harga pelaksanaan sebesar Rp2.525 per lembar saham. Situasi itu membuat harga saham ADHI anjlok sebesar Rp390 atau 10,26 persen menjadi Rp3.410 per lembar saham pada Rabu (4/2).

Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada mengatakan bahwa adanya pemberitaan itu membuat saham ADHI tertekan cukup dalam dan diikuti beberapa saham-saham konstruksi lainnya.

“Secara psikologis, kabar itu membuat pelaku pasar banyak melakukan aksi jual sehingga membuat indeks properti di BEI ikut menurun,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Jaksa Bacakan Tuntutan Penyuap Annas Maamun

Jakarta, Aktual.co — Sidang lanjutan kasus suap pengajuan revisi alih fungsi lahan perkebunan di Provinsi Riau, dengan terdakwa Gulat Medali Emas Manurung kembali digelar di Pengadilan Tindak Pindan Korupsi Jakarta, Kamis (5/2). 
Sidang yang akan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu akan mengagendakan pembacaan tuntutan jaksa terhadap penyuap Gubernur Riau nonaktif Annas Maamun.
“Saudara sehat, dan siap menjalani persidangan tuntutan?” Kata ketua majelis hakim Supriyono.
Gulat kemudian menjawab bahwa dia siap menjalani sidang. “Siap pak,” jawab Gulat.
Dalam dakwaan Gulat disebut memberikan uang sejumlah USD166.100 kepada Gubernur nonaktif Riau Anas Maamun. Uang tersebut diberikan supaya Annas mau memasukkan lahan miliknya dan teman-temannya ke dalam surat revisi Kementerian Kehutanan SK.673/Menhut-II/2014 tentang Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan menjadi Bukan Kawasan Hutan.
Atas perbuatannya tersebut, Gulat diancam pidana dalam Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Nantikan PDB, IHSG Dibuka Turun 6,15 Poin

Jakarta, Aktual.co — Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah tipis sebesar 6,15 poin ke posisi 5.309,12 didorong sentimen negatif dari eksternal. Sementara itu indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah sebesar 1,55 poin atau 0,17 persen ke posisi 918,79.

“Adanya faktor negatif di pasar ekternal membuat indeks BEI mengalami tekanan namun masih cenderung tertahan seirng dengan pelaku pasar yang sedang menantikan data produk domestik bruto (PDB) Indonesia periode kuartal IV 2014,” kata Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah di Jakarta, Kamis (5/2).

Ia mengemukakan bahwa sentimen eksternal terutama dari Tiongkok terbilang negatif. Indeks yang mengukur aktivitas industri (PMI) sektor jasa Tiongkok versi HSBC Holdings Plc dan Markit Economics mengalami penurunan pada bulan Januari.

Ia menambahkan bahwa sebagian indeks Wall Street ditutup melemah tadi malam setelah adanya kabar mengenai bank sentral Eropa (ECB) mencabut surat pernyataan yang memungkinkan bank umum mengunakan obligasi Yunani sebagai jaminan.

Dari dalam negeri, lanjut dia, pengumuman PDB Indonesia akan menjadi salah satu katalis bagi pergerakan IHSG BEI. Jika data rilis lebih baik dari ekspektasi, diperkirakan dapat menjadi salah satu faktor positif bagi bursa domestik pada Kamis ini.

Sementara itu, Analis Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya mengatakan bahwa masih mengalirnya dana asing ke pasar modal domestik akan menjadi salah satu penopang IHSG untuk kembali bergerak menguat.

“Di sisi lain, nilai tukar rupiah yang stabil terhadap dolar AS juga akan menjadi faktor positif bagi pasar saham domestik,” katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 178,45 poin (0,72 persen) ke 24.858,21, indeks Bursa Nikkei turun 159,63 poin (0,90 persen) ke 17.519,11, dan Straits Times melemah 17,88 poin (0,52 persen) ke posisi 3.399,15.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Subsidi Gas Melon Bakal Didistribusikan Tertutup

Jakarta, Aktual.co — Plt Dirjen Migas Kementerian ESDM, I Gusti Nyoman Wiratmadja mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pendistribusian elpiji 3kg atau elpiji subsidi secara tertutup agar tepat sasaran. Hal itu disampaikannya di depan para anggota komisi VII DPR RI dalam lanjutan rapat kerja kemarin, Rabu (5/2).

“Pemerintah telah memiliki rencana kebijakan baru, di mana ada dua opsi mengenai subsidi elpiji 3kg. Pertama penyesuaian harga elpiji 3kg sebesar Rp3.000 per tabung, atau menambah besaran subsidi elpiji,” kata Wiratmadja.

Wirat menyebutkan, jikalau salah satu opsi tersebut berjalan, maka pihaknya akan melakukan pendistribusian elpiji secara tertutup agar mencapai tepat sasaran.

“Kami nantinya akan terapkan subsidi tertutup. Jadi hanya yang berhak yang boleh membeli. Pakai kartu yang nanti disinkronisasikan dengan program Kartu Indonesia Sehat (KIS),” ucapnya.

Dirinya menuturkan, dengan mensinkronikan pendistribusian melalui KIS maka pemerintah bisa menekan kebocoran elpiji 3kg yang terjadi.

“Sebab, jika tidak menunjukan kartu tersebut masyarakat dipastikan tidak dapat membeli. Jadi yang membeli dipastikan orang-orang yang benar membutuhkan,” tambahnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah menerapkan hal tersebut di Malang dan Batam. Di mana, penghematan atau penekanan kebocoran dinilai terbukti menunjukan hasil yang baik.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Timbulkan Ketidakpastian Pendidikan, Wajar Anies Diberi Rapor Merah

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Komisi X DPR RI Ridwan Hisjam menilai wajar jika Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah Anies Baswedan diberi rapor merah.
Politisi Golkar ini juga menambahkan bahwa Anies Baswedan tidak bekerja dan menginisiasi kebijakan-kebijakan baru.
“Diawal-awal, Anies selalu melakukan kebijkan yang off side tanpa koordinasi dulu ke DPR,” ungkapnya kepada Aktual.co, Kamis (5/2).
Selain itu, Anies juga menyebabkan ada dua kurikulum yang menjadikan kebingungan dunia pendidikan Indonesia.
“Ini jadi catatan penting Anies telah membuat dua kurikulum yang berbeda dalam satu negara. Mungkin faktor inilah yang menjadikan kewajaran Anies diberi rapor merah,” papar mantan Ketua DPD Golkar Jatim ini.
Masalah, sambung dia, dua kurikulum ini juga menjadi sorotan dunia internasional dimana kebijakan ini dinilai sangat tidak mendidik.
“Pak Anies sering membuat ketidakpastian dalam dunia pendidikan,” tutupnya.
Seperti diwartakan, Dalam 100 hari kerja, Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah, di bawah pimpinan Anies Baswedan telah bekerja dan menginisiasi kebijakan-kebijakan baru.
Namun, disayangkan karena berbagai upaya tersebut belum mengarah pada agenda Nawacita yang secara eksplisit menyatakan “menyelenggarakan pendidikan 12 tahun yang berkualitas dan tanpa biaya di seluruh Indonesia dan menerapkan nilai-nilai kesetaraan gender dan perhargaan terhadap keberagaman dalam pendidikan.”
“Dalam 100 hari kerja, Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah, Anies Baswedan belum menunjukkan kinerja yang baik dalam pendidikan karena belum mengarahkan kebijakan pada agenda Nawacita sehingga mendapatkan rapor merah,” ujar Direktur Institut Kapal Perempuan Misiyah dalam acara diskusi yang bertemakan “Rapor 100 Hari Kerja Pemerintahan Jokowi-JK dalam Bidang Perempuan Indonesia” di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (3/2).

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain