2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38905

Polisi Cokok Tiga Warga Jatim Miliki Sabu

Jakarta, Aktual.co — Anggota Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Cilacap, Jawa Tengah menangkap tiga orang warga Jawa Timur karena diduga memiliki sabu-sabu.
“Penangkapan tiga tersangka itu merupakan hasil dari penyelidikan anggota Satresnarkoba selama satu bulan terkait peredaran narkoba di Cilacap,” kata Kepala Polres Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Ulung Sampurna Jaya di Cilacap, Selasa (3/2).
Dia mengatakan, penangkapan ketiga tersangka berawal dari kecurigaan petugas terhadap mobil Isuzu Elf berpelat nomor S-7062-N yang berhenti di pintu masuk lapangan Eks Batalyon, Jalan Jenderal Soedirman, Kelurahan Sidanegara, Kecamatan Cilacap Tengah.
Menurut dia, tiga penumpang mobil itu terdiri atas RHS, 33 tahun, warga Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jatim, Sun, 46 tahun, warga Dusun Pangi, Desa Sumberagung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jatim, dan Rmd alias Memet, 27 tahun, warga Desa Tumpang, Kabupaten Malang, Jatim.
“Oleh karena curiga, anggota kami segera menggeledah mobil itu hingga akhirnya menemukan sebuah kardus roti yang di dalamnya terdapat paket plastik isi sabu-sabu yang dibungkus tisu warna putih dan dilakban warna cokelat seberat 23,11 gram dan sebuah telepon seluler serta uang Rp200 ribu.”
Ketiga penumpang mobil itu segera diamankan petugas dan dibawa ke Markas Polres Cilacap untuk menjalani pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. Menurut dia, ketiga tersangka bakal dijerat Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun.
“Kasus sabu-sabu kali ini merupakan jumlah yang terbesar yang pernah diungkap oleh Polres Cilacap dan tidak lepas dari informasi masyarakat mengenai peredaran narkoba,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Mabes Polri Belum Akan Tahan BW

Jakarta, Aktual.co — Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) VI, Bareskrim Mabes Polri Kombes Daniel Bolly Tifaona, mengungkapkan pemeriksaan kedua terhadap Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto tak akan disertai penahanan.
Dikatakan Daniel, pemeriksaan terhadap Bambang kali ini akan fokus pada sejumlah pertanyaan pada pemeriksaan sebelumnya. Pada pemeriksaan pertama, BW menolak menjawab sejumlah pertanyaan yang dilayangkan penyidik.
“Belum akan ditahan. Pemeriksaan masih seputar pertanyaan yang ditolak untuk menjawab,” jelas Bolly saat dikonfirmasi di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/2).
Dalam pemeriksaan pertama, delapan pertanyaan yang ditolak untuk dijawab oleh BW antara lain, mengenai pasal dituduhkan yaitu Pasal 242 KUHP juncto Pasal 55 karena dianggap jelas ayat dimaksud.
“Tidak jelas 242 ayat 1 atau 2. Pasal 55 apakah ayat 1,2 atau 3 itu tidak jelas,” kata kuasa hukum BW, Todung Mulya Lubis di Mabes Polri, Jumat (23/1).
Kabareskrim Irjen Budi Waseso menegaskan pertimbangan akan ditahan atau tidaknya BW berada di tangan penyidik. Mengenai perbedaan cepatnya penanganan kasus BW dibanding perkara lain, Budi menjawab hal itu dikarenakan bukti telah mencukupi.
Sekedar informasi, Sugianto Sabran melaporkan Bambang Widjojanto ke Bareskrim Mabes Polri dengan perkara dugaan menyuruh atau mengarahkan para saksi untuk memberikan keterangan palsu dalam sidang sengketa Pilkada Kotawaringin, Kalteng, di Mahkamah Konstitusi (MK) 2010 silam.
Sugianto Sabran merupakan calon Bupati Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, yang pernah berperkara di MK soal sengketa pilkada pada tahun 2010. Saat ini, Sugianto menjabat sebagai anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Pejabat PBB untuk Penyelidikan Gaza Mengundurkan Diri

Jakarta, Aktual.co — Kepala penyelidikan PBB dalam perang Israel-Palestina Juli-Agustus tahun lalu mengundurkan diri pada Senin (2/2) setelah tuduhan bias Israel terkait pekerjaan konsultasi yang ia lakukan untuk Organisasi Pembebasan Palestina, PLO. Agustus lalu, akademisi Kanada William Schabas ditunjuk oleh kepala Dewan Hak Asasi Manusia PBB untuk memimpin satu kelompok yang terdiri dari tiga orang untuk menyelidiki tuduhan kejahatan perang selama serangan militer Israel di Gaza.

Dalam sebuah surat kepada komisi PBB, dikutip dari Reuters, Schabas mengatakan ia akan mundur segera untuk mencegah masalah ini membayangi persiapan temuan dan laporan, yang dijadwalkan akan rilis pada Maret mendatang. Pengunduran Schabas menyoroti sensitivitas penyelidikan PBB hanya beberapa minggu setelah jaksa di Pengadilan Pidana Internasional di Den Haag mengatakan mereka telah memulai penyelidikan awal terhadap dugaan kekejaman di wilayah Palestina.

Dalam surat itu, Schabas mengatakan ia menulis saran hukum untuk PLO pada 2012, dan dibayar US$1.300 (setara Rp16 juta). Menurut Schabas, opini itu  tak berbeda dengan saran yang dia diberikan kepada banyak pemerintah dan organisasi lainnya. “Pandangan saya terhadap Israel dan Palestina serta pada banyak isu-isu lain yang terkenal dan sangat umum,” tulisnya. “Pekerjaan dalam membela hak asasi manusia ini tampaknya telah membuat saya menjadi target besar untuk serangan berbahaya.”

Israel telah lama mengkritik pengangkatan Schabas, mengutip rekornya sebagai kritikus Yahudi dan kepemimpinan politik Israel saat ini.  Schabas mengatakan pekerjaannya terkait PLO telah mendorong eksekutif Dewan Hak Asasi Manusia pada Senin (2/2) untuk mencari nasihat hukum tentang posisinya dari markas PBB.

“Saya percaya bahwa sulit untuk bekerja terus sementara prosedur untuk mempertimbangkan apakah ketua komisi harus ganti sedang dilakukan,” tulisnya. Komisi telah selesai mengumpulkan sebagian besar bukti dan telah mulai menulis laporan tersebut, tambahnya. Komisi menyelidiki tak hanya apa yang dilakukan oleh Israel, namun juga Hamas. Penunjukan Schabas, yang tinggal di Inggris dan mengajar hukum internasional di Universitas Middlesex, disambut pada saat itu oleh Hamas tetapi dikecam keras oleh kelompok-kelompok Yahudi di Amerika Serikat.

Kembangkan E-Tiket Berbentuk Gelang, KCJ Gandeng Sony Felica

Jakarta, Aktual.co — PT KAI Commuter Jabodetabek dan Perusahaan Jepang Sony FeliCa mengembangkan tiket elektronik berbentuk gelang untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang.

Direktur Utama PT KCJ Tri Handoyo mengatakan melalui kerja sama tersebut maka perangkat tiket elektronuk KCJ akan dapat membaca jenis chip tipe F yang dibuat oleh Sony FeliCa.

“Perkembangan ini melengkapi kemampuan perangkat ‘electronic ticketing’ PT KCJ yang sebelumnya telah mampu membaca jenis kartu dengan chip tipe A dan B,” ujar Tri Handoyo dalam konferensi pers di Stasiun Juanda, Jakarta, Selasa (3/2).

Tri menjelaskan Sony FeliCa memiliki fitur teknologi “contactless” yang dapat diaplikasikan dengan berbagai bentuk, sehingga ke depannya proses “tap in and tap out” (tempel) di gerbang elektronik KRL Jabodetabek tidak hanya menggunakan kartu.

Dia mengatakan harga tiket gelang tersebut sama dengan harga tiket, yakni sekitar Rp50.000 termasuk saldo Rp30.000.

Untuk tes pasar, KCJ akan mengeluarkan tiket gelang tersebut sebanyak 200 buah, untuk kartu akan dijual 800 buah, dan selanjutnya akan dijual 1.000-2.000 buah.

Sementara, selama Februari penumpang bisa gratis menggunakan tiket gelang tersebut dalam rangka promo. Selain itu, Tri mengatakan Chip Tipe F tersebut dapat diintegrasikan ke telepon seluler, selain bentuk gelang yang akan diproduksi.

“Teknologi ini tentunya semakin memudahkan akses para pengguna KRL Jabodebatek yang kini jumlahnya sudah mencapai rata-rata 700.000 per harinya,” katanya.

Pengembangan teknologi pada perangkat e-ticketing menjadi sangat penting untuk mendukung target 1,2 juta penumpang per hari pada 2019. Hingga akhir 2014, KCJ telah membeli 664 unit KRL untuk melayani jumlah pengguna yang terus bertambah, sementara setiap harinya, PT KCJ mengoperasikan 757 perjalanan KRL.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Direksi Bank of Beijing Diperiksa

Jakarta, Aktual.co — Seorang anggota Dewan Direksi Bank of Beijing Co Ltd diselidiki karena pelanggaran disiplin serius dan dan menjadi pejabat tinggi perbankan paling akhir yang diselidiki oleh gerakan antikorupsi Tiongkok. Pada Jumat (30/1) Badan antikorupsi Partai Komunis, Komisi Pusat untuk Pemeriksaan Disiplin, mengatakan tengah menyelidiki Lu Haijun yang disebut sebagai mantan direktur Beijing Energy Investmen.

Pernyataan Bank of Beijing kepada Bursa Shanghai menyebutkan bahwa Lu adalah mantan direktur Beijing Energy Investment Holding Co Ltd, salah satu pemegang saham Bank of Beijing. Beijing Energy Investment memiliki 5,08 person saham bank yang memiliki nilai pasar sebesar US$16,93 miliar dan beroperasi di pasar domestik.

Penyelidikan ini dilakukan setelah presiden China Minsheng Banking Corp, Mao Xiaofeng, mengundurkan diri pada Sabtu (31/1) karena alasan pribadi setelah media melaporkan dia diselidiki oleh badan antikorupsi Tiongkok. Gerakan antikorupsi Tiongkok telah menyelidiki para pemimpin bisnis dan politisi seperti mantan kepala keamanan dalam negeri Zhou Yongkang, dan Ling Jihua yang pernah menjadi penasihat utama mantan Perdana Mengeri Hu Jintao.

Media Tiongkok mengkaitkan kejatuhan Mao Xiaofeng dengan penyelidikan terhadap Ling Jihua tanpa rincian jelas, kecuali catatan bahwa kedua tokoh ini meniti karir melalui Liga Pemuda Komunis. Ling dipecat dari jabatan kepala departemen di bidang menyatukan non-komunis pada Desember setelah disebut-sebut terlibat dalam skandal terkait kematian puteranya dalam kecelakaan mobil mewah.

Mao yang merupakan bintang di dunia perbankan Tiongkok baru memegang jabtan di China Minsheng Banking Corp pada Agustus lalu. Langkah pemerintah Tiongkok untuk menyelidiki korupsi di sektor finansial dilakukan sebagai bagian dari kampanye lebih luas untuk mengentaskan tindak korupsi di konglimerasi raksasa milik pemerintah.

Kantor berita resmi Xinhua mengatakan pada Senin (2/1) bahwa tim antikorupsi telah dikirim ke 72 perusahaan besar milik pemerintah, termasuk 19 perusahaan finansial dan kereta.

Bahas APBNP, Empat Menko Temui DPR

Jakarta, Aktual.co — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggelar acara pertemuan dengan empat menteri kordinator kabinet kerja Jokowi-JK, di Aula Nusantara IV, Gedung MPR RI.
Ketua DPR RI, Setya Novanto mengatakan jika pertemuan tersebut merupakan tindaklanjut dari pertemuan yang dilakukan antara pimpinan DPR dengan Presiden Jokowi, di Istana, Senin (2/2) kemarin.
“Agenda sekarang mengundang empat Menko untuk hadir, kemarin udah saya sampaikan pada presiden bahwa rapat ini penting untuk APBNP yang harus diselesaikan tepat waktu,” kata Setya kepada wartawan, disela-sela acara pertemuan, di Komplek MPR RI, Senayan, Selasa (3/2).
Dikatakan dia, diharapkan dengan adanya pertemuan ini, para Menko dapat menjelaskan secara detail ikhwal perubahan nomenklatur dalam pemerintahan Jokowi-JK.
“Diharapkan Menko dengan perubahan nomenklatur baru diharapkan menyampaikan beberapa program-program sehingga bisa diselesaikan di kementerian dibawahnya,” ucapnya.
“Diharapakan juga bisa selesai. Fraksi dan komisi bisa selesaikan sehingga program pemerintah bisa direalisasikan untuk kepentingan rakyat,” tandasnya.
Untuk diketahui, rapat konsultasi yang dilakukan secara tertutup, digelar sekitar pukul 11.00 WIB. Keempat Menko pun terlihat hadir dalam acara rapat tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain