1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 38918

Abraham Bantah Amankan Kasus di KPK

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengakui pernah bertemu dengan petinggi partai politik baik dalam formal maupun informal.
Terkait isu pelanggaran akibat pertemuan antara petinggi partai politik dengan Ketua lembaga anti rasuah tersebut Abraham mengakatan pernah bertemu dalam acara formal maupun informal, namun demikian dia menjelaskan bahwa pertemuannya itu di lakukan tidak sendiri namun dengan beberapa petinggi partai yang lainnya.
“Dalam pelaksaan tugas, saya bertemu dengan banyak politisi partai, baik formal maupun informal saya tidak mungkin tidak bertemu,” ucap Abraham saat konpers di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said Jaksel, Senin (2/2).
Abraham menambahkan, dirinya tidak pernah menemui dan menjanjikan sesuatu kepada tersangka korupsi karena akan menciderai integritas Ketua lembaga anti rasuah tersebut.
“Namun saya tidak pernah bertemu dan menjanjikan sesuatu kepada tersangka korupsi itu akan menciderai integritas saya,” tambah Abraham.
Seperti diketahui, Sekjen PDIP Hasto Kristianto sempat menyebut bahwa Abraham Samad menjanjikan dan telah mengamankan kader PDIP yang bermasalah di KPK.
Kasus ini pun, telah dilaporkan KPK Watch ke mabes polri, atas dugaan pelanggaran kewenangan sebagai ketua lembaga anti rasuah yang mengadakn pertemuan dengan elit parpol, untuk membicarakan pencalonannya sebagai wapres dan pemberian janji penangguhan kasus pidana korupsi yang mendera beberapa petinggi parpol.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Kostum Elvira Devinamira Raih Best National Costume Miss Universe 2014

Putri Indonesia 2014 Elvira Devinamira berpose dengan kostum Nasional Kostum “Chronicle of Borobudur” di Jakarta, Senin (2/2/2015) Elvira berhasil meraih penghargaan Best National Costume Miss Universe 2014 dan Top 15 Miss Universe 2014 pada ajang Miss Universe 2014 yang diadakan di Florida International University, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu. AKTUAL/VINA FATMA SARI

Dinas PU DKI Klaim Pompa Air Sudah ‘Siap Tempur’

Jakarta, Aktual.co —Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta mengklaim siap tanggulangi banjir. Menyusul telah diperbaikinya sejumlah pompa air yang rusak. Salah satunya di rumah pompa Rawa Badak dan Teluk Gong di Jakarta Utara.
Kepala Dinas PU DKI Agus Priyono mengatakan pompa yang sudah dicek oleh jajarannya saat ini sudah dalam kondisi baik.
“Saya juga mengintruksikan seluruh suku dinas untuk mengecek pompa air. Mungkin masih ada satu atau dua pompa tidak bisa digunakan disebabkan akinya soak,” ujar Agus, di Balai Kota DKI, Senin (2/2).
Mengenai masih adanya genangan di sejumlah titik pemukiman, dia berdalih itu disebabkan oleh lambatnya petugas menyalakan pompa untuk menyedot air.  Seperti yang terjadi di Kelurahan Kapuk saat hujan Sabtu (31/1) malam hingga Minggu (1/2) sore. Sehingga ketinggian air mencapai 30 sentimeter.
“Kita sudah tegur, dan ke depan akan pasang kamera pengintai (CCTV). Jadi, tidak akan ada lagi yang begitu. Semua kasudin dan kepala bidang, saya telah insturksikan untuk pengecekan di lapangan agar semua petugas pompa dan pintu air siaga di tempatnya masing – masing,” ujar dia.
Ditemui terpisah, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akui banjir masih terjadi di sejumlah titik di ibu kota di puncak musim penghujan saat ini.
Menurutnya, banjir terjadi akibat sistem pompa penyedot air yang belum berjalan maksimal di sejumlah titik rawan banjir. Diakuinya, meski sudah diupayakan pengadaan pompa, tetap saja ada daerah yang banjirnya sulit diatasi cepat.
“Yang repotnya di Jakarta Selatan ini. Karena rata-rata sungainya diduduki rumah-rumah mewah sampai kumuh,” keluh Ahok di Balai Kota.
Akibatnya, ada sungai yang lebar idealnya 20 meter dan 12 meter, namun sekarang tinggal tiga meter saja.
Untuk itu dia janji terus lakukan penertiban atas temuan tersebut. Ahok juga berjanji daerah yang biasanya jadi langganan banjir, di 2015 ini akan berkurang. “Minimal Grogol, Slipi harus bebas (banjir). Termasuk Green Garden.” 

Artikel ini ditulis oleh:

Demokrat Bantah Isu Campur Tangan Cikeas

Jakarta, Aktual.co — Politisi Demokrat, Ruhut Sitompul bantah rumor perseteruan antara Komisi Pemberantasan Korupsi dengan Polri tidak terlepas dari campur tangan Cikeas alias mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Enggak lah, orang selalu apa-apa ke kita (Demokrat), biasalah. Tetapi itu tidaklah, kita selama ini, aku orang (di Komisi III DPR RI) yang paling vokal dukung KPK,” ucap Ruhut kepada wartawan, di Komplek Parlemen, Senayan, Senin (2/2).

Rumor perseteruan itu, menyusul ketidaksukaan penunjukan Komjen pol Budi Gunawan sebagai calon Kapolri oleh Jenderal Polri lainnya, yang dulu diangkat oleh SBY saat menjabat dua kali presiden RI. Ruhut pun, punya pandangannya sendiri, dalam kasus Budi Gunawan, jenderal bintang tiga itu tak terlepas dari kedekatan dengan Megawati Soekarnoputri.

“Orangkan selalu (berpandangan.red) BG ini orangnya ibu Mega, tetapi perlu diingat di era pak SBY dia berprestasi, dia dapat bintang dua dan tiga. Jadi BG orang baik,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

PT LI Akan Berikan Subsidi Jika Persik dan Persiwa Ikut Kompetisi

Jakarta, Aktual.co — Persik Kediri dan Persiwa Wamena, akan diberikan dana subsidi oleh PT Liga Indonesia (PT LI) selaku operator kompetisi. Namun, pemberian subsidi tersebut, akan diberikan dengan syarat tetap mengikuti kompetisi 2015.

“Liga akan memberikan subsidi kepada Persik dan Persiwa, jika mereka ikut kompetisi,” kata CEO PT LI, Joko Driyono di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (2/2).

Ditegaskan pria yang juga menjabat sebagai Sekjen PSSI itu, Persik dan Persiwa tidak akan mendapatkan subsidi dari PT LI, jika keduanya tidak mengikuti kompetisi pada musim ini.

“Ada kabar jika Persik dan Persiwa akan istirahat (berkompetisi) pada musim ini. Jika ini dilakukan, maka jelas Liga tidak akan memberikan subsidi kepada mereka,” tegasnya.

Untuk diketahui, kedua tim tersebut dicoret dari kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim ini, karena dinyatakan tidak lolos verifikasi.

Selain itu, jika keduanya memaksakan untuk ikut kompetisi, maka mereka dipersilakan untuk mengikuti kompetisi Divisi Utama.

Artikel ini ditulis oleh:

Richard : Mafia dan Konspirasi Dalam Pertandingan Belum Selesai



Jakarta, Aktual.co —Ketua Umum The Jakmania, Richard Achmad Supriyanto mengatakan bahwa persoalan adanya mafia di dalam dunia sepak bola Indonesia sudah tidak asing lagi ditelingah para pecinta olah raga, khususnya sepak bola.  Pergerakan mafia, serta  konspirasi yang dilakukakan pemain, dinilai masih ada dan belum terselesaikan hingga saat ini. Hal itu dia katakan dalam agenda diskusi Aktual Forum bertema “Mau Dibawa Kemana Sepak Bola Kita ?” yang digelar di Jakarta, Minggu, 1, Februari, 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Warnoto

Berita Lain