3 Mei 2026
Beranda blog Halaman 38944

Sebanyak 650 Ribu Orang yang Menganggur di Arab Saudi

Jakarta, Aktual.co —Angka pengangguran di negara superkaya Arab Saudi mencapai 650 ribu orang. Di antara jumlah tersebut meliputi 258 laki-laki dan 392 orang kaum perempuan. Namun demikian, melalui pernyataan yang disampaikan pada Ahad, (15/2), Kerajaan mengaku berhasil menurunkan angka tersebut hingga 11,7 persen lewat program nasional Nitaqat. Menurut Departemen Statistik dan Informasi Arab Saudi, angka pengangguran yang selama ini ditulis oleh media massa adalah tidak benar. “Angka tersebut tidak mewakili jumlah pengangguran di Arab Saudi,” jelas Departemen.

Sebelumnya beredar laporan yang menyebutkan bahwa angka pengangguran di kalangan kaum peremuan Saudi pada 2013 mencapai 34 persen sedangkan di lingkungan lelaki berjumlah 6,2 persen. “Angka di lingkungan lelaki berkurang karena tenaga ahli di kalangan mereka meningkat.” Untuk mengatasi pengangguran, Kementerian Perburuhan Arab Saudi melalui program nasional Nitaqat sejak 20 April 2014 melakukan tiga aksi bagi warga Saudi. Mereka disebarkan ke berbagai sektor swasta. Tidak dijelaskan secara detail apa saja program tersebut

Hingga akhir 2015, program Nitaqat diperkirakan dapat menyediakan lapangan kerja bagi 750 ribu warga Saudi. Hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatan hingga 15,6 persen sepanjang 2015. Pencapaian tersebut dibantah oleh para penggiat blog di Saudi. Mereka mengatakan, angka pengangguran di kalangan kaum pria dan wanita Arab Saudi jauh lebih besar daripada data yang disampaikan Kerajaan kepada publik. “Jumlah total angka pengangguran di Saudi lebih dari satu juta orang,” ucap salah seorang blogger. Bahkan blogger lainnya menyebut angka enam juta orang.

Sementara itu blogger yang tak bersedia disebutkan identitasnya menerangkan, pengangguran di Saudi mencapai 1,5 juta jiwa terdiri dari kaum lelaki dan perempuan. Dia meragukan angka yang dikeluarkan oleh Departemen. “Saya rasa kaum pengangguran di desa-desa terpencil tidak dihitung oleh Departemen,” tulisnya.

Mahasiswi Turki Dibakar, Aksi Solidaritas Pun Merebak

Jakarta, Aktual.co —Tubuhnya ditemukan di sungai dekat sebuah pemakaman, hangus terbakar dan terbengkalai. Dikutip dari CNN, Tubuh Ozgecan Aslan, 20, ditemukan setelah beberapa hari keluarganya mencarinya, tepatnya pada Jumat (13/2), di Mersin, distrik Tarsus, selatan Turki. Kini, warga Turki memprotes kematiannya, yang melihat tewasnya Aslan sebagai simbol tren kekerasan terhadap perempuan di negara itu. Pemerintah Turki telah berjanji akan menghukum pelaku pembunuhan Aslan dan mencegah kejadian serupa terjadi lagi. Tiga orang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan sudah ditangkap.

Kantor berita Turki, Anadolu, melaporkan bahwa Aslan diduga diperkosa sebelum akhirnya dibunuh oleh sopir bus yang ia tumpangi dalam perjalanan pulang ke rumh. Ia adalah mahasiswa tahun pertama, yang dilaporkan hilang sejak Rabu (11/2). Tubuhnya ditemukan dituangi bensin, dibakar dan kemudian dibuang ke sungai, kata Kepolisian Mersin. Pemakamannya  dilangsungkan pada Sabtu (14/2) dan di hari yang sama, aksi solidaritas mengenang Aslan diselenggarakan di Istanbul dan Ankara.

“Kau tak akan berjalan sendirian,” teriak para pemrotes, seperti dilaporkan Anadolu. “Kami akan mengakhiri pembunuhan terhadap perempuan.” Para pemrotes juga membawa spanduk dan foto-foto Aslan, sambil berteriak, “Kami di sini hari ini. Kami akan berjuang dan akan terus berjuang hingga ini berhenti.” Protes juga terjadi di media sosial, tanda pagar #OzgecanAslan berisi ribuan cuitan di Twitter, memprotes dan menunjukkan belasungkawa atas kematiannya.

Petisi secara online yang menyerukan pemerintah Turki untuk mengambil langkap atas peristiwa yang menimpa Aslan sudah mengundang 600 ribu tanda tangan. Menurut Anadolu, putri Presiden Tayyip Erdogan, Sumeyye Erdogan dan Esra Albayrak, mengunjungi keluarga Aslam pada Ahad (14/2). “Ini sungguh situasi yang menyedihkan. Kami datang ke sini untuk berbagi kesedihan dengan mereka. Tujuan kami adalah agar para pembunuh itu dihukum dengan cara yang efektif,” ujar Sumeyye.

Yenny Wahid: KPK dan Polri Harus Diselamatkan

Jakarta, Aktual.co — Putri Presiden keempat Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid berharap, Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa bebas dari kepentingan politik. 
“Institusi KPK dan Polri harus diselamatkan,” tegas Yenny kepada Aktual.co ketika diminta untuk menanggapi kisruh antara dua lembaga tersebut di gedung KPK, Senin (16/2).
Dia mengungkapkan, kedatangannya ke KPK untuk mengetahui sikap lembaga anti rasuh itu pasca pembacaan putusan praperadilan terkait penetapan status tersangka Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Budi Gunawan (BG).
Namun, ketika ditanya mengenai tanggapanya terhadap putusan tersebut, Yenny tidak mau menanggapi. Begitu juga saat ditanya langkah apa yang menurutnya harus dilakukan oleh Abraham Samad Cs.
“Tidak ada tanggapan. Saya cuma mau tahi sikap KPK. Saya tidak mau melampui KPK,” pungkasnya.
Setelah pembacaan putusan praperadilan BG, KPK memang mendapatkan banyak saran dan tanggapan. Salah satu sarannya adalah mengajukan Peninjauan Kembali (PK) dan meminta fatwa Mahkamah Agung (MA).

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Ketinggian Air Katulampa Aman, Pasar Ikan Siaga III

Jakarta, Aktual.co —Pagi ini, pukul 07.00Wib, ketinggian air di Bendung Katulampa terpantau aman stabil di ketinggian air 40 centimeter.
Begitu juga di pos pemantauan lainnya di Jabodetabek, ketinggian air terpantau aman stabil.
Seperti di Pos Depok, Pintu Air Manggarai, Pintu Air Karet, Pos Krukut Hulu, Pos Pesanggrahan, Pos Angke Hulu, Waduk Pluit, semua terpantau aman stabil.
Kecuali di Pasar Ikan, ketinggian air Siaga III, meski air stabil di ketinggian 192cm.
Ketinggian air di Pos Cipinang Hulu, Pos Sunter Hulu, Pintu Air Pulo Gadung, Kali Bekasi, Kali Cikeas, dan Kali Cilengsi juga terpantau aman.

Artikel ini ditulis oleh:

KONI Berpeluang Tetap Gunakan Logo Lima Ring

Jakarta, Aktual.co — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), berpeluang tetap memakai logo lima ring. Hal ini sesuai dengan ketentuan di Olympic Charter “Piagam Olimpiade”.

Sebelumnya Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah memberi surat peringatan pada KONI untuk menanggalkan lambang tersebut.

“Dalam Olympic Charter disebutkan bahwa ada (pasal) yang memberikan peluang besar bagi semua organisasi non lembaga untuk bisa menjadi anggota IOC. Jadi, sementara ini tidak ada penanggalan (logo),” kata Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman usai pertemuan dengan KOI di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (16/2).

Tono mengatakan, Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mencari solusi untuk menanggapi surat yang dilayangkan pada 27 Januari 2015 tersebut dengan tembusan ke Dewan Olimpiade Asia (OCA).

“Kami memberi solusi kepada OCA bahwa lima ring dituangkan ke dalam bahasa yang lebih halus dan logo tersebut ada di Olympic Charter. Ibu Rita ingin mencari solusinya dan mau mengajak kami bertemu dengan Presiden OCA di waktu yang tepat,” kata Tono menambahkan.

Senada dengan itu, pihak Kemenpora yang awalnya meminta KONI menanggalkan logo tersebut, menerima masukan dari KONI dan mempelajari ketentuan dalam Olympic Charter yang mengatur logo lima ring masih bisa dipertahankan.

“Di Olympic Charter kami menemukan beberapa pasal yang masih menjadi bahan diskusi surat tersebut. Kami mengerti masalah lima ring pada KONI memiliki nilai sejarah yang tinggi,” kata Deputi V Kemenpora Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Gatot Dewa Broto.

Gatot mengatakan ada dua pasal yang memberikan peluang bagi KONI memakai lima ring, yakni pada Pasal 7 tentang properti dan Pasal 3 yang menyebutkan bahwa penggunaan simbol dan properti atau pengakuan dari IOC bisa digunakan oleh lembaga lain yang bukan menjadi komite olimpiade nasional di negaranya, dalam hal ini KOI.

Terkait dengan solusi yang diambil, KONI pun menyerahkan segala sesuatunya kepada Kemenpora, khususnya dalam pengiriman surat kesepakatan KONI dan KOI kepada pihak IOC dengan terlebih dahulu Kemenpora berkonsultasi bersama dua lembaga tersebut mengenai konsep surat yang dikirimkan.

“Kami langsung mengirimkan surat tetapi mempertimbangkan aspek legal yang ada di Olympic Charter. Mereka bilang akan nurut pemerintah, namun kalau masalah lima ring (agar) dibuat form surat yang lebih halus,” kata Gatot.

Dalam pekan ini, rencananya Kemenpora akan mengirim konsep surat IOC kepada KONI terlebih dahulu karena masalah lima ring berada di ruang lingkup KONI kemudian diserahkan pada KOI sebagai perwakilan IOC di Indonesia sehingga saat surat tersebut sampai di pihak IOC sudah sesuai dengan yang diinginkan.

Artikel ini ditulis oleh:

Taksi Ringsek Ditabrak di Depan Mall

Jakarta, Aktual.co —Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan Tol depan Mall Season City, arah Pluit, Jakarta Barat.
Antara Taxi dan kendaraan pribadi jenis Toyota Rush. Dari foto yang terpampang, terlihat bagian belakang taxi berwarna putih itu ringsek. Kemungkinan ditabrak dari belakang.
Dari informasi yang dilansir di TMC Polda Metro Jaya pukul 07.57Wib, kecelakaan terjadi saat hujan deras. Saat ini kasus sudah dalam penanganan petugas.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain