7 Mei 2026
Beranda blog Halaman 39128

Jelang Pembicaraan Yunani, Euro Sedikit Menguat di Asia

Jakarta, Aktual.co — Kurs euro sedikit menguat di Asia, karena investor menunggu pembicaraan antara Yunani dan kreditur atas negosiasi ulang kesepakatan dana talangan, sementara dolar menguat terhadap yen didorong ekspektasi Federal Reserve akan menaikkan suku bunga.
Euro dibeli 1,1318 dolar dan 135,31 yen pada perdagangan sore di Singapura, terhadap 1,1315 dolar dan 135,15 yen di New York pada Selasa sore, sementara greenback naik menjadi 119,55 yen dari 119,44 yen. Pasar keuangan Jepang ditutup pada Rabu untuk hari libur umum.
Pada Rabu, kepemimpinan baru Yunani akan mencari penyelamat uang tunai pada pertemuan darurat para menteri keuangan zona euro, menyajikan rencana yang bertujuan merevisi ulang beberapa ketentuan dari dana talangan (bailout) 240 miliar euro (270 miliar dolar AS).
Tetapi dalam sebuah tanda negosiasi menegangkan ke depan, Perdana Menteri Alexis Tsipras mengatakan kepada parlemen ia tidak akan tunduk pada tuntutan Jerman bahwa negara itu terlebih dahulu harus menyelesaikan perjanjian pinjaman dana talangan yang tertunda.
Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble sehari sebelumnya mengatakan bahwa “itu berakhir” jika Yunani tidak menerima tahap akhir dari program bantuan, menurut Bloomberg News.
“Tidak ada keyakinan jelas bahwa Yunani akan mencapai kompromi dengan para krediturnya atas program dana talangan menjelang pertemuan darurat hari ini di Brussel,” kata DBS Bank Singapura.
Namun demikian, dikatakan “tidak ada kepanikan” atas risiko Yunani keluar dari serikat mata uang karena zona euro sekarang “tidak terlalu rentan” dibandingkan dengan 2010, ketika krisis utang di kawasan itu berada di puncaknya.
Bank-bank memiliki eksposur lebih sedikit ke Yunani dan Bank Sentral Eropa (ECB) telah bertindak untuk mendorong pertumbuhan melalui pelonggaran kondisi moneter dan meluncurkan paket stimulus.
Meskipun demikian tetap akan ada drama politik yang tinggi dalam pembicaraan di Brussel, perusahaan pialang Phillip Futures mengatakan, “Kami pikir bahwa kesepakatan pada akhirnya akan dicapai, tetapi akan ada benjol dan memar di sepanjang jalan.”
Dolar memulai kembali tren kenaikannya, karena para analis mengatakan Federal Reserve kemungkinan akan menaikkan suku bunganya pada pertengahan tahun ini ketika ekonomi utama dunia ini terus pulih.
“Dolar AS diperkirakan akan terus menguat dengan kenaikan suku bunga tampak seperti kemungkinan dalam waktu dekat,” kata Phillip Futures dalam komentar pasar.
“Kami pikir itu (kenaikan suku bunga AS) akan terjadi pada Juni.” Dolar sebagian besar lebih tinggi terhadap mata uang utama Asia Pasifik.
Unit AS meningkat menjadi 62,1400 rupee India dari 62,00 rupee pada Selasa, menjadi 31,539 dolar Taiwan dari 31,48 dolar Taiwan dan menjadi 32,6380 baht Thailand dari 32,60 baht.
Greenback juga naik menjadi 1.096,41 won Korea Selatan dari 1.090,46 won, menjadi 12.701,30 rupiah Indonesia dari 12.651 dan menjadi 1,3564 dolar Singapura dari 1,3529 dolar Singapura, sementara berkurang menjadi 44,34 peso Filipina dari 44,35 peso. Sementara itu, Dolar Australia jatuh menjadi 77,74 sen AS dari 78,28 sen AS dan yuan Tiongkok bertambah menjadi 19,1494 yen dari 18,97 yen.

Artikel ini ditulis oleh:

38 Finalis Puteri Indonesia 2015 Ikuti Karantina

Jakarta, Aktual.co — Sejumlah 38 finalis yang mewakili 34 provinsi di Indonesia mulai mengikuti karantina Puteri Indonesia 2015 yang akan berlangsung pada 11-20 Februari.

Karantina itu mengangkat tema “Tingkatkan Kualitas Diri dan Rasa Nasionalisme untuk Menang di Era Globalisasi”.

“Mereka (finalis Puteri Indonesia) memiliki latar belakang budaya berbeda. Wanita-wanita ini merupakan duta-duta yang akan kembali ke daerah untuk mengembangkan misi budaya ke daerahnya,” kata Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia Putri K Wardani saat jumpa pers, Jakarta, Rabu (11/2).

Ia mengatakan para finalis merupakan duta bangsa yang turut berperan membangun bangsa dan peduli terhadap permasalahan di Tanah Air.

“Kita Yayasan Puteri Indonesia tetap konsisten dalam pembinaan generasi muda khususnya wanita dan melakukan hal-hal yang ‘concern’ di masyarakat kita seperti memerangi narkoba, memerangi kemiskinan dan korupsi. Mereka menjadi duta antinarkoba, antikorupsi, ” kata dia.

Selain itu, para finalis merupakan duta lingkungan hidup yang juga berperan dalam melestarikan lingkungan hidup bagi generasi penerus.

“Mereka (finalis Puteri Indonesia) bisa menjadi inspirasi bagi anank muda indonesia,” ujarnya.

Selama karantina finalis Puteri Indonesia akan mendapatkan pembekalan dari berbagai pihak antara lain kementerian seperti Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Pemuda dan Olahraga dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Putri juga mengatakan 38 finalis itu bersama Kamar Dagang Industri Bidang Industri Tradisional Berbasis Budaya akan melakukan Gerakan Minum Jamu bersama di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum.

Kemudian, para finalis akan melakukan kunjungan sosial penderita Kanker Anak di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

“Semoga di masa karantina mereka dapat banyak pelajaran berharga yang nantinya akan berguna untuk mengembangkan bakat dan minat,” katanya.

Dalam ajang pemilihan Puteri Indonesia 2015, lanjutnya, para finalis akan dinilai dari segi kemampuan intelektual (“brain”), kecantikan (“beauty”), dan kepribadian (“behavior”).

“‘Brain’ itu bisa diukur, dan ‘beauty’ dengan mudah bisa dilihat, tapi ‘behavior’ itu paling sulit dan itu kombinasi yang membuat dua lainnya bersinar,” kata Putri.

Ia mengatakan kepribadian finalis akan dilihat lebih dalam melalui wawancara dan tes psikologi serta perjalan selama karantina seperti bagaimana pergaulan dengan teman sekamar, kedisiplinan dan tingkah laku setiap peserta.

Persiapan yang dilakukan seorang peserta perwakilan Sulawesi Tenggara bernama Apriliani adalah mempersiapkan penampilan dan menambah wawasan serta menurunkan berat badan hingga enam kilogram.

“Upaya berjuang melakukan yang terbaik karena kita yang ada di sini merupakan yang terbaik dari daerah masing-masing,” katanya.

Sedangkan persiapan yang dilakukan S. Olvah Ahamid perwakilan dari Papua Barat antara lain menurunkan berat badan hingga 20 kg, lari pagi dan sore setiap hari, kursus Bahasa Indonesia selama dua bulan karena telah lama tinggal di Belanda sejak 2009 dan kembali ke Indonesia untuk mengikuti pemilihan Puteri Indonesia 2015.

Selain itu, Apriliani Puspitawati dari perwakilan Sulawesi Tenggara lebih mengutamakan persiapan mental dan penampilan untuk menghadapi setiap rencana kegiatan dalam karantina selama 10 hari itu.

Sejumlah peserta yang mengikuti ajang kecantikan tersebut antara lain Dewi Anggraini dari perwakikan Sulawesi Selatan, Hany Meiyanz dari Bengkulu, Laras Maranata dari perwakilan Lampung, Farhannisa dari perwakilan Sumatra Utara, Nabila Octasya dari Kepulauan Riau dan Jeyskia Ayunda dari Aceh.

Artikel ini ditulis oleh:

Aksi Segera Lantik BG di Istana

Ratusan simpatisan Koalisi Masyarakat Pengawal Konstitusi (Kompak) melakukan aksi damai dan teaterikal menuju Istana Negara di Jakarta, Rabu (11/2). Aksi tersebut dalam rangka memberikan dukungan kepada Presiden Joko Widodo untuk segera melantik Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Hadiri KUII, Presiden Jokowi Pidato di Hadapan Ulama Yogya

Presiden Joko Widodo memberikan pidato saat menutup acara Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VI 2015 di Yogyakarta, Rabu (11/2). Dalam pidatonya pada penutupan KUII VI tersebut presiden menyampaikan tentang toleransi dan masalah ekonomi Indonesia. ANTARA FOTO/Noveradika

Dapat Tambahan Rp200 miliar, Basarnas Beli Alat Deteksi Bawah Air

Jakarta, Aktual.co — Badan SAR Nasional (Basarnas) menerima tambahan anggaran Rp200 miliar dari pengajuan Rp1,2 triliun oleh Badan Anggaran DPR kemarin. 
Namun demikian, Basarnas mendapat total APBNP Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp2.620.043.625.000.
“Meskipun dari Rp1,2 triliun yang kita ajukan, cuma dapat 200 miliar. Itu sudah menjawab kekurangan di AirAsia kemarin,” ujar Soeliatyo, di Komisi V DPR, Jakarta, Rabu (11/2).
Basarnas memiliki anggaran Rp2,4 triliun dengan masing-masing program. Sebesar 1,7 triliun untuk pengelolaan pencarian pertolongan dan penyelamatan yang berkaitan langsung dengan tugas pokok.
Kemudian pengajuan tambahan anggaran Rp1,2 triliun rencanya akan digunakan untuk menambah peralatan laut, udara, dan darat serta tambahan alat komunikasi dan IT. 
Berdasarkan perkembangan hasil rapat pembahasan panitia kerja belanja pemerintah pusat dalam pembicaraan tingkat 1 pembahasan RUU tentang APBNP 2015, Basarnas mendapat tambahan Rp200 miliar sehingga total anggaran dari Rp2,4 triliun menjadi Rp2,6 triliun.
Menurutnya, dari tambahan 200 miliar itu sebagian besar akan dibelikan alat-alat deteksi bawah air, dimana pada proses evakuasi pesawat AirAsia QZ8501 masih menggunakan peralatan dari pihak lain.
“Kemudian juga akan digunakan sedikit untuk melengakapi alat komunikasi yang kurang, tapi sebagian besar dari 200 miliar itu untuk menjawab kekurangan kita di AirAsia kemarin.”

Artikel ini ditulis oleh:

Pakai Uang Negara, Panja Haji ke Arab Untuk Berantas Mafia Haji

Jakarta, Aktual.co — Panitia Kerja Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (Panja BPIH) yang dibentuk Komisi VIII DPR RI berencana melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Arab Saudi. Panja BPIH yang melakukan kunker menggunakan uang negara bermaksud untuk memberantas mafia haji.
Panja yang dipimpin Sodik Mudjahid sebelumnya menyatakan pembentukan Panja BPIH untuk menelusuri permainan dalam penyewaan pemondokan, transportasi, hingga penyediaan katering.
Panja mengagendakan pemanggilan terhadap mantan Dirjen Penyelenggaraan Haji, Komisi Pengawas Haji, Angkasa Pura, Perbankan, muasasah, asosiasi haji plus, forum KBIH, asuransi, BPK, Pertamina, maskapai Garuda dan Saudi Arabia, serta pihak-pihak terkait.
“Mungkin sekitar Maret 2015, kunjungan itu dilakukan bersama 26 orang anggota panja. Biayanya bukan dari luar, tapi anggaran dari Setjen DPR,” ucap Ketua Komisi VIII DPR, Saleh Partaonan Daulay, di Gedung DPR, Senayan, Rabu (4/2).
Rombongan yang berangkat ke Arab Saudi nantinya akan mendatangi beberapa tempat. Diantaranya ke Mekkah, Madinah dan tempat lainnya. Kunjungan ini ditekankan untuk menelusuri besaran biaya ibadah haji.
“Komponen BPIH itu bukan hanya biaya transportasi semata. Tapi ada komponen lainnya, misalnya biaya katering yang cukup besar,” kata Saleh.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain