2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 39168

Jaman Nilai Jokowi Langgar Trisakti, Nawacita dan Konstitusi

Jakarta, Aktual.co — Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) mendesak agar dalam 2×24 jam ijin khusus ekspor konsetrat yang diberikan kepada Freeport dicabut.
Ketua Umum Jaman, A. Iwan Dwi Laksono, mengatakan perlakuan khusus kepada Freeport itu  jelas merupakan pembangkangan terhadap cita-cita politik Presiden Joko Widodo, Trisakti dan Nawacita, serta melanggar konstitusi.
“Kami mendesak juga Presiden Joko Widodo menegur keras Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Suhardiman Said dan  Dirjen Minerba R. Sukhyar yang memberikan perlakuan khusus kepada Freeport,” kata Iwan dalam keterangannya di Jakarta, beberapa saat lalu. 
Iwan juga melanjutkan, DPR RI dalam hal ini Komisi VII segera memanggil dan menegur pelanggar UU yang dilakukan oleh Kementerian ESDM.
“Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga diminta untuk menyelidiki kemungkinan penyalahgunaan wewenang. Polri maupun TNI diminta turun tangan untuk memblokir eksport konsetrat Freeport yang merugikan NKRI,” demikian Iwan.

Artikel ini ditulis oleh:

Tiga Desa Nelayan di Buton Selatan Butuh Pasokan Listrik PLN

Jakarta, Aktual.co — Warga tiga desa di Pulau Kadatua, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra) membutuhkan energi listrik dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), terutama untuk bisa memproduksi es yang menjadi kebutuhan para nelayan.

Salah seorang tokoh masyarakat Pulau Kadatua, La Raawu (61) di Kadatua, Minggu (25/1) mengatakan ketiga desa yang membutuhkan listrik di pulau tersebut adalah Desa Lipu, Bana Bungi Selatan dan Desa Banabungi.

“Ketiadaan energi listrik di pulau itu, terutama di wilayah tiga desa itu, menyebabkan para nelayan harus membeli es untuk mengawetkan hasil tangkapan ikan di Kota Baubau,” katanya.

Sebetulnya kata dia di Pulau Kadatua ada listrik dari PLN yang menyala 12 jam, mulai pukul 18.00 hingga pukul 06.00 Wita.

Namun, energi listrik yang berpusat di Desa Waonu itu baru memenuhi kebutuhan listrik di tujuh desa, yakni Desa Waonu, Mawangunga, Kapoa, Kapoa Barat, Marawali, Kaofe dan Uwe Maasi.

Sedangkan tiga desa lainnya yang menjadi sentra produksi ikan di pulau tersebut belum dialiri listrik PLN. “Kami tidak paham, dosa apa yang dibuat masyarakat di tiga desa ini, sehingga tidak bisa disambungkan energi listrik dari Desa Waonu tersebut,” katanya.

Menurut dia, sudah hampir 20 tahun PLN di Desa Waonu dioperasikan melayani tujuh desa di Pulau Kadatua.

Dalam kurun waktu tersebut, katanya, masyarakat setempat terus mengemis kepada Bupati Buton, bahkan kepada pihak PLN sendiri, agar bisa disambungkan energi listkrik dari Waonu tersebut, namun tak pernah mendapat respons apa-apa.

“Kalau kami harus disuruh bersujud dan mencium kaki orang PLN untuk bisa disambungkan aliran listrik, kami seluruh warga di sini mau melakukannya,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Penegak Hukum Harus Tetap Kedepankan Etika dan Moral

Jakarta, Aktual.co — Pengamat dari Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Budiman Ginting SH berharap aparat penegak hukum dapat menunjukkan etika dan moral dalam melaksanakan tugas, karena ini adalah menyangkut nama baik dari institusi hukum tersebut.

“Penangkapan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto oleh Bareskrim Polri dinilai emosional dan hal ini menjadi sorotan masyarakat,” kata Budiman Ginting di Medan (25/12).

Penangkapan terhadap seorang pejabat negara tersebut, menurut dia, harus sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku karena menyangkut wibawa dari penegak hukum tersebut. “Kita harus melakukan aturan hukum yang berlaku,” ujar Budiman.

Dia mengatakan setelah terjadinya penangkapan tersebut, membuktikan bahwa Polri dengan KPK kurang harmonis dan tidak adanya kerja sama oleh kedua lembaga hukum itu. “Kedua institusi hukum (KPK-Polri) seharusnya tetap bersinergi dalam melaksanakan penegakan hukum, dan bukan saling salah menyalahkan atau tidak menghargai sesama lembaga hukum,” kata Pembantu I Dekan Fakultas Hukum USU.

Budiman menjelaskan setiap orang yang diduga melakukan kesalahan, ada ketentuan hukum yang berlaku, dan tidak dibenarkan bertindak secara arogan di luar hukum.

“Tindakan yang tidak sesuai dilakukan oleh penegak hukum itu, jelas melanggar Undang-Undang yang berlaku,” katanya, Dia menambahkan oknum penegak hukum yang menjalankan tugas harus benar-benar secara profesional dan tidak boleh ada rasa dendam terhadap seseorang.

“Penegak hukum juga harus menerapkan ketentuan hukum tersebut kepada setiap warga Indonesia secara baik dan benar, serta sesuai dengan kaidah, etika dan moral,” kata Guru Besar Fakultas Hukum USU.

Artikel ini ditulis oleh:

Sebanyak 16 Orang Tewas Saat Peringatan Hari Revolusi Mesir

Jakarta, Aktual.co — Peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-4 Revolusi Mesir pada Minggu (25/1) menewaskan sedikitnya 16 orang akibat bentrokan antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan.

“Sedikitnya 16 orang tewas termasuk seorang polisi dan ratusan orang luka-luka,” kata Dinas Kesehatan, Minggu petang waktu setempat.

Disebutkan, korban tewas itu terjadi di beberapa tempat di Kairo dan kota lainnya.

Unjuk rasa dari Ikhwanul Muslimin yang merupakan pendukung presiden terguling Mohamed Moursi itu berlangsung di Kairo dan sejumlah kota provinsi. Di kota Kairo, bentrokan sengit terjadi di Matariyah dan Ain Shams, Kairo Timur.

Bentrokan juga terjadi di Giza, Kairo Barat, yang diawali dengan tembakan gas air mata oleh aparat keamanan untuk membubarkan massa, dan dibalas dengan lemparan batu.

HUT Revolusi ini untuk memperingati pemberontakan pada 25 Januari 2011 menentang rezim Presiden Hosni Mubarak.

Sementara itu, Bundaran Tahrir yang menjadi ikon revolusi Mesir ditutup dengan kawat berduri dan tank tempur dari semua arah jalan untuk menghambat masuknya pengunjuk rasa anti-pemerintah.

Di luar Bundaran Tahrir, tepatnya di belakang Museum Nasional tampak puluhan orang pendukung pemerintah berkumpul dengan mengusung potret Presiden Mesir Abdel Fatah Al Sisi.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri yang membawahi kepolisian, Mohamed Ibrahim, menyatakan larangan unjuk rasa pada 25 Januari, dan berjanji menindak tegas bagi yang melanggar hukum.

Presiden Abdel Fatah Al Sisi dalam pidato televisi untuk memperingati HUT ke-4 Revolusi itu mengatakan, Revolusi 25 Januari 2011, dan Revolusi 30 Juni 2013, merupakan kehendak rakyat untuk kemajuan bangsa, dan menyatakan penghormatan terhadap para korban dalam revolusi tersebut.

“Saya menghormati semua yang gugur, baik sejak Revolusi 25 Januari 2011 maupun mereka yang meninggal sesudahnya,” katanya.

Jalan-jalan utama di kota Kairo tampak lengang dan di sejumlah titik strategis sejumlah tank tempur disiagakan. “Quwwat himayatil wathan” (Angkatan bersenjata pelindung rakyat),” demikian tertulis di badan tank-tank tersebut.

Saat berita ini dikirim, unjuk rasa di Kairo dan berbagai kota lainnya masih terus berlangsung.

Artikel ini ditulis oleh:

BMKG: Diperkirakan Jabodetabek Hari Ini Hujan

Jakarta, Aktual.co — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang akan menguyur wilayah Jabodetabek, Senin (26/1).

Berdasarkan informasi dari website BMKG, hampir seluruh wilayah Jabodetabek akan diguyur hujan dari pagi hingga malam hari.

Berikut prakiraan cuaca dari BMKG untuk Senin ini: Kepulauan Seribu Pagi: hujan ringan Siang: berawan Malam: hujan sedang.
Jakarta Utara,  Pagi: hujan ringan Siang: hujan ringan Malam: hujan sedang.
Jakarta Pusat,  Pagi: hujan ringan Siang: hujan ringan Malam: hujan ringan
Jakarta Selatan,  Pagi: hujan ringan Siang: hujan ringan Malam: hujan ringan
Jakarta Timur,  Pagi: hujan ringan Siang: hujan ringan Malam: hujan ringan
Jakarta Barat,  Pagi: hujan ringan Siang: hujan ringan Malam: hujan ringan
Depok,  Pagi: hujan ringan Siang: hujan ringan Malam: hujan ringan
Tangerang, Pagi: hujan ringan Siang: hujan ringan Malam: hujan ringan
Bekasi, Pagi: hujan ringan Siang: hujan ringan Malam: hujan ringan
Bogor, Pagi: hujan ringan Siang: hujan sedang Malam: hujan ringan.

Artikel ini ditulis oleh:

Harga Elpiji 3 Kg di Pedalaman Lebak Capai Rp23 ribu

Jakarta, Aktual.co — Harga elpiji kemasan tiga kilogram di pedalaman Kabupaten Lebak Provinsi Banten mencapai Rp23.000 dari sebelumnya Rp17.000 per tabung.

“Kami terpaksa membeli elpiji kemasan tiga kilogram itu karena di sini terjadi kelangkaan,” kata Aminah, seorang ibu rumah tangga warga Kampung Tenjo Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Minggu (25/1).

Menurut dia, selama dua pekan terakhir pasokan elpiji kemasan tiga kilogram menghilang. Untuk bisa mendapatkan gas tersebut, warga harus pergi ke Rangkasbitung dengan jarak tempuh 40 kilometer.

“Kami keberatan dengan harga sebesar itu karena harga bahan bakar minyak (BBM) kini sudah turun,” katanya.

Ia mengatakan, semestinya pedagang pengecer menjual elpiji kemasan tiga kilogram Rp17.000 per tabung. Sebab harga elpiji di tingkat agen atau penyalur resmi hanya Rp14.500 per tabung.

Suryati, warga Gunungkencana Kabupaten Lebak mengaku dirinya bingung dengan kenaikkan harga gas elpiji tiga kilogram itu.

Ia terpaksa menggunakan bahan bakar kayu untuk keperluan memasak karena harga elpiji kemasan tiga kilogram mencapai Rp23.000 per tabung. “Kami berat dengan harga elpiji sebesar itu karena penghasilan pedagang keliling relatif kecil,” katanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Wawan Ruswandi, mengatakan, pihaknya akan memanggil para agen maupun pangkalan resmi penyalur elpiji kemasan tiga kilogram. “Kami akan menindak tegas jika penyalur resmi menaikkan elpiji bersubsidi itu,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain